• Breaking News

    Masjid Megah Tumbuh Pesat: Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Ajak Generasi Muda Ramaikan Saf dan Makmurkan Masjid


    Padang- Pertumbuhan pembangunan masjid dan musala di Sumatera Barat terus menunjukkan tren positif. Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, , mengapresiasi pesatnya pembangunan rumah ibadah tersebut, seraya mengajak masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dalam memakmurkan masjid, terutama dari kalangan generasi muda.

    Hal itu disampaikannya saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Barkah Sungai Lareh, Kota Padang, Senin (23/2/26).

    Menurutnya, pembangunan masjid di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat berkembang cukup pesat. Tidak hanya di pusat kota, bangunan masjid yang megah juga berdiri hingga ke pelosok nagari. Ia menilai kondisi ini merupakan capaian yang patut disyukuri, namun harus diiringi dengan peningkatan jumlah jamaah dalam pelaksanaan ibadah berjamaah.

    “Pembangunan fisik masjid sudah sangat baik. Sekarang yang perlu kita dorong adalah bagaimana masjid semakin ramai dan makmur dengan kehadiran jamaah, khususnya di luar bulan Ramadan,” ujarnya.

    Ia menyoroti bahwa di luar Ramadan, jumlah jamaah laki-laki yang melaksanakan salat berjamaah masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, momentum Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih aktif ke masjid.

    Evi Yandri juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam kegiatan keagamaan. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter, pendidikan sosial, dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi pelajar dan pemuda.

    Melalui kegiatan Safari Ramadan, pihaknya memanfaatkan meningkatnya kehadiran masyarakat di masjid untuk menyampaikan pesan-pesan edukasi sosial dan keagamaan secara lebih efektif. Ia menilai, suasana Ramadan yang penuh kebersamaan menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan umat.

    Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumbar turut menyerahkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp50 juta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sarana ibadah dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.(Put)

    Sekilas Surya Tri Harto, Urang Awak di Pucuk Pimpinan PT Pertamina International Shipping

    Padang - Ir. H. Surya Tri Harto, MT., MBA akrab dipangil leh eman-teman atau adik-adik alumninya Oyon. Ternyata adalah urak awak. Dari Namanya, orang bakal menduga dia orang Jawa. Padahal dia adalah orang asli Solok yang memulai kariernya di PT Pertamina pada 1994 dan kini menjabat sebagai Direktur Utama PT International Shipping, salah satu sub-holding Petamina di bidang Integrated Marine Logistics. 

    “Saya kelahiran Solok, dibesarkan  di Solok dan baru meninggalkan Solok ketika kuliah. Sementara kampung di Jorong Batu Panjang, Nagari Koto Laweh Kecamatan X Koto Tanah Datar. Anak Kemenakan dari Dt Rangkayo Mulia. Suku saya Guci,” ujarnya sambil tertawa saat ditanya orang soal namanya yang berbau Jawa itu.

    Sebagai penegas keminangannya, dia berhak menyandang gelar Datuak Rangkayo Mulia Nan Di Apa. Ia lahir di Solok Tanggal 21 Oktober 1966, dari rahim Ibu bernama Yasminar yang berasal dari klan suku Guci Nagari Koto Laweh, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kaum suku Guci asal ibunya inilah yang memercayakan amanah kepadanya untuk memimpin kaum dengan gelar adat Dt. Rangkayo Mulia Nan Di Apa. 

    Sedangkan ayahnya Syamsuar berasal Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Ayahnya seorang guru yang mengakhiri pengabdiannya sebagai Kepala Sekolah di SMP Negeri Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
    Surya menghabiskan masa kecilnya di Kota Solok sampai menyelesaikan pendidikan menengahnya di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Solok. Ia melanjutkan pendidikan sarjana di Fakultas Teknik Universitas Andalas Jurusan Teknik dan lulus pada tahun 1991, dan kemudian berkiprah di Pertamina, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang minyak dan gas (migas).


    Perjalanan Karir

    Sebagai praktisi perminyakan, ia telah menjalani berbagai penugasan yang memperkaya dirinya dengan berbagai pengetahuan, keterampilan dan pengalaman baik di dalam maupun di luar negeri di bidang Engineering, Project Management, Operation Management, Supply Chain Management, Sales & Marketing, Strategic Planning, Business Development, Business Partnership & Negotiation Management serta Leadership.

    "Saya memulai karier di Pertamina sebagai engineer staff (tahun 1994)," ungkapnya. 

    Ia pernah memegang berbagai jabatan mulai dari Business Development Manager, Supply Chain Management & Infrastructure Manager, Vice President Ship Chartering & Performance (2019-2020), Vice President Petroleum Product Operation[10]. Lalu Director of Human Capital & Corporate Services PT Pertamina International Shipping. Dan saat ini memegang amanah sebagai Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.

    Sebagai penujang karirnya, Surya mengikuti pendidikan eksekutif, General Management Program di Harvard Bussiness School, Amerika Serikat tahun 2012. Juga ikut Global Executive Development Program, kerjasama Pertamina dengan INSEAD Singapore tahun 2014. 

    Surya juga tak lupa dalam pendidikan akademik lanjutan. Ia meraih gelar Magister Teknik dalam bidang Manajemen Proyek dari Universitas Indonesia pada tahun 2002 serta Master of Business Administration (MBA) dari Universitas Gadjah Mada tahun 2009.
         

    Suka Berorganisasi

    Sejak di Sekolah Menengah Pertama, ia telah dipercaya memimpin organisasi di antaranya sebagai Ketua Umum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 2 Solok, serta Sekretaris Umum OSIS di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Solok.

    Semasa kuliah, ia pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Andalas periode 1987-1990. Setelah berkiprah sebagai profesional bisnis, ia juga memiliki aktivitas organisasi kemasyarakatan dengan menjadi pendiri dan terpilih sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas (KATUA) dalam dua kali Kongres KATUA periode 2005 - 2010 serta periode 2010-2015.

    Pada tahun 2016, eksponen KATUA memberikan dorongan kuat baginya untuk menjadi salah satu calon dalam pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) periode 2016-2021. Proses pemilihan berlangsung dengan bergairah di antara dua calon yaitu Surya Tri Harto dan Asman Abnur yang saat itu adalah Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pemilihan berakhir dengan antiklimaks dengan musyawarah mufakat yang menetapkan Asman Abnur sebagai Ketua Umum dan Surya Tri Harto sebagai Wakil Ketua Umum/Ketua Harian IKA Unand Periode 2016-2021.

    Di tengah kiprahnya sebagai profesional di BUMN, ia pun dipercaya menjadi Anggota Dewan Penasehat Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) Sumatera Barat yang dipimpin oleh Fadli Amran yang saat itu adalah Wali kota Padang Panjang. Dia juga didapuk sebagai Anggota Dewan Penyantun Gebu Minang Pusat yang dipimpin oleh Osman Sapta Odang (OSO) Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo.


    Peduli Alumni

    Bersama beberapa sahabat aktifis sosial kemasyarakatan, ia mendirikan Yayasan Kateda yang bergerak di bidang introduksi perubahan perilaku, alih teknologi dan pemberdayaan masyarakat dengan salah satu programnya Gerakan Keluar Bersih. 

    Lewat Kateda, Surya ingin membantu adik-adik alumninya, terutama alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas. Kateda menjadi semacam incubator bagi para alumni agar memiliki pengalaman dan skill yang dibutuhkan dunia kerja.

    Dengan adanya Kateda, Surya membuktikan keinginannya berkontribusi nyata terhadap kampung halaman dan niat tulusnya agar para alumni meraih pekerjaan yang dicita-citakannya. Kateda berhasil bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan nilai tambah terhadap pembangunan daerah Sumbar sebagai daerah tujuan wisata. 

    Kateda mengajak masyarakat Sumatera Barat 'berinvestasi' lewat toilet. Toilet dibuat dengan memperhatikan nilai Kesehatan, aksesibilitas, keamanan, kenyamanan serta lokasi dan ketersediannya. Gerakan Keluar Bersih adalah cara Kateda mengedukasi masyarakat agar memperhatikan kebersihan toilet setelah mereka gunakan. (*)


    Pimpin Tim II Safari Ramadhan, Wabup Iraddatillah Berikan Bantuan Rp 10 Juta dan 25 Sak Semen Untuk Masjid An Nur.

    SIJUNJUNG (Sumbarkini. Com) - Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Kabupaten Sijunjung tergabung dalam Tim II yang dipimpin Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah,S. Pt kunjungi Masjid An Nur, di Jorong Muaro Gambok, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung pada Senin 23 Februari 2026 malam. 

    Kualitas Air Buruk, Dirut Perumda: Tim Teknis Tengah Memperbaiki Kerusakan di Pipa Dosing

    Padang - Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan kualitas air bersih pada Senin 23 Februari 2026. Gangguan diakibatkan oleh kerusakan pada pompa dosing di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.

    Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan pompa dosing memiliki peran vital dalam proses pengolahan air bersih, terutama dalam pengaturan dosis bahan kimia untuk menjernihkan dan menstabilkan kualitas air sebelum dialirkan ke pelanggan. Jika terjadi kerusakan pada sistemnya tentu saja berdampak langsung pada kualitas air yang didistribusikan.

    “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang hari ini menerima air dalam kondisi keruh atau kurang baik. Tim teknis sedang bekerja maksimal melakukan perbaikan agar distribusi air kembali normal secepatnya,” ujar Hendra.

    Selain kerusakan pada pompa dosing, kekeruhan air baku terjadi di intake Kampung Koto. Hal ini disebabkan teradinya peningkatan melampaui batas pengolahan.

    Hendra menegaskan bahwa gangguan ini merupakan situasi yang tidak diharapkan. Ini berada di luar kendali operasional rutin. Namun demikian, pihaknya memastikan langkah cepat telah diambil untuk meminimalisir dampak terhadap masyarakat.

    “Kami memahami bahwa air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat, baik untuk rumah tangga maupun aktivitas usaha. Karena itu, perbaikan dilakukan secara intensif agar kualitas air kembali sesuai standar pelayanan,” tambahnya.

    Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik, manajemen memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang. Perumda AM Padang juga mengimbau pelanggan agar segera melaporkan melalui kanal layanan resmi perusahaan jika masih mengalami gangguan kualita air yang mereka terima. 

    Tak lupa Hendra Pebrizal mewakili seluruh jajaran di perusahaan milik daerah tersebut, menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses perbaikan berlangsung. Pihaknya optimis distribusi air bersih di wilayah terdampak akan kembali normal. (*)

    Inilah Sosok Ketua Komisi Informasi Sumbar yang Mundur Demi Soliditas Lembaga

    Musfi Yendra, tokoh muda Nagari Tabek Sumatera Barat kelahiran Nagari Tabek Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar, 22 Mei 1982. Dia menjabat Ketua Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat sejak 12 Februari 2024 dan mundur demi soliditas lembaga hingga purna tugas pada 2028. Musfi mundur digantikan Idham Fadhil pada 18 Februari 2026. Kini dia menjabat Ketua Bidang PSI Komisi Informasi Sumatera Barat, 

    Musfi dikenal juga sebagai peneliti, dosen, filantropis, penulis, public speaker. D iajuga tercatat sebagai akademisi. Mengajar di Kampus STISIP YPKMI (2007-2016), dosen luar biasa STISIPOL Imam Bonjol Padang (2009-2012), dosen luar biasa Universitas Dharma Andalas (2019). 

     Universitas Taman Siswa mempercayakan sebagai dosen teknis (2019-2022). Dia baru mau menjadi dosen tetap di Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Ekasakti Padang (2016 sekarang).

    Pada tahun 2024 lalu, Musfi menerima Pin Emas piagam penghargaan tersebut dari Pemerintah Kota Padang. Pin dan penghargaan itu diberikan atas jasa dan dedikasinya dalam pembangunan Kota Padang di Bidang Sosial. Bersamaan dengan 11 tokoh lainnya termasuk Gubernur Sumbar, Mahyeldi. 

    Suami dari Syafitri Ikhnas ini merupakan alumni SDN 15 Nagari Tabek, MTSN Batusangkar, MAN 2 Batusangkar. Ia menamatkan S-1 di Universitas Andalas (Unand) Jurusan Ilmu Politik dan S-2 Prodi Politik Lokal dan Otonomi Daerah di kampus yang sama. 

    Musfi juga lulusan Certified of Mediator (C.Med) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan terakreditasi Mahkamah Agung Republik Indoenesia. Dengan gelarnya itu, Musfi bisa menjadi mediator profesional untuk persidangan di pengadilan (litigasi) maupun di luar pengadilan. Kemudian ia juga alumni Lemhannas RI. Mengikuti program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai) pada 2014. 

     

    Perjalanan Karir 

    Musfi aktif di organisasi kemanusiaan. Pada 2011—2016 ia menjadi Kepada Cabang Dompet Dhuafa Singgalang, cabang Dompet Dhuafa Republika di Sumatera Barat. Kemudian ia mendirikan Dompet Dhuafa Riau pada 2013. 

    Lalu periode 2016—2021 Musfi menjadi Direktur PT. Dompet Dhuafa Niaga, unit sosial bisnis di bawah holding Social Enterprise Dompet Dhuafa. Kemudian dipercaya sebagai General Manager di PT. Daya Consumers Good 2021—2023. Masih di holding yang sama. 

     

    Penghargaan yang Diterima

    Melalui aktivitas sosial yang ia tekuni, Musfi menerima penghargaan Marketeer of The Year Padang kategori Public Service tahun 2014 dari MarkPlus. Ia juga menerima Social Welfare Award Sumbar tahun 2016 dari Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), lembaga sosial di bawah Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sumbar. 

    Dia pun didapuk sebagai Ayah GenRe Kategori Inspirator Tahun 2023 dari Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat. Menerima pin emas dan piagam penghargaan dari Pemko Padang di Bidang Sosial tahun 2024. 

     

    Sosok Pengusaha

    Di dunia usaha, Musfi mendirikan perusahaan di bidang event organizer, pertanian, pelatihan, dan lingkungan. Tercatat sebagai Direktur CV. Prisma Promosindo (2011—2018). Usaha ini bergerak di bidang event organizer dan MICE. 

    Dia juga dipercaya sebagai Komisaris PT. Bumi Subur Jaya (2016—2021). Perusahaan ini merupakan distributor pupuk Petrokimia Gresik. Di CV. Shoulifa Resource yang merupakan distributor pupuk organik, dia pun jadi Komisaris dari 2019 hingga sekarang. 

    Dia pun tercatat sebagai Komisaris PT. Ecovisi Sahabat Alam (2019—sekarang) yang bergerak di bidang konsultansi lingkungan. Terakhir, ditunjuk sebagai Komisaris PT. Obor Creativa Serangkai (2022—sekarang), sebuah usaha di bidang training. 

     

    Aktif Berorganisasi 

    Ia aktif di berbagai organisasi sejak siswa, mahasiswa, sosial, kepemudaan, pengusaha dan ormas. Ia pernah bergabung dengan organisasi Remaja Masjid (1998). Pernah jadi Wakil Ketua OSIS MAN 2 Batusangkar (1999), Ketua Forum Studi Islam FISIP Unand (2003—2004), Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Sosial Unand (2003—2004). 

    Dia termasuk pendiri dan Sekjen Unit Kegiatan Mahasiswa Pengenalan Hukum dan Politik Unand (2003—2004), Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Unand (2005—2006), Menteri Dalam Negeri BEM KM (2006—2007). HIngga dia dinobatkan sebagai Bintang Aktivis Kampus saat wisuda sarjana pada 2007. 

    Sejumlah posisi strategis pada beberapa organisasi tingkat Sumatera Barat pernah didudukinya. Antara lain Wakil Sekretaris Forum Komunikasi Mahasiswa Kekaryaaan Sumbar (2011—2017), Wakil Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumbar (2011—2014) dan Anggota Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Sumbar (2014—2017). 

     Ia pernah menjadi Ketua Depertemen Hubungan Media Massa BPD HIPMI Sumbar (2011—2014), Ketua Bidang Koperasi dan UMKM BPD HIPMI Sumbar (2014—2017), Ketua Bidang Perdagangan, Perindustrian dan ESDM BPD HIPMI Sumbar (2017—2020), dan Dewan Pembina BPD HIPMI Sumbar (2021—2024). 

    Beberapa jabatan di KADIN Sumatera Barat pernah dipegangnya. Ketua Komite Tetap Pengembangan Koperasi Kadin Sumbar (2017—2022) dan Wakil Ketua Umum Kadin Sumbar Bidang Sosial dan Kebencanaan (2022—2027). Dia juga pernah jadi Pengurus LKKS Sumbar Bidang Pendidikan dan Pelatihan (2016—2021), Ketua Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga KONI Sumbar (2017—2021), Wakil Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah Sumbar (2018—2021), Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni Ilmu Politik Unand (2019—2023 dan 2024-2029). (zul)

    Perumda Air Minum Kota Padang Lakukan Pengurasan Tangki, Distribusi Air Terhenti

    Padang - Perumda Air Minum Kota Padang terus berupaya menjaga kualitas yang akan didistribusikan kepada pelanggan. Untuk itu, Perumda melakukan pengurasan reservoir utara dan pengerjaannya dilaksanakan Sabtu 21 Februari 2026 pukul 09.00 WIB. 

    Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan, “Pembersihan rutin ini memastikan suplai air tetap sehat, mencegah kontaminasi, serta menjaga kinerja infrastruktur optimal selama penyaluran air bersih,” ujarnya Jumat (20/2).

    Dikatakannya, pengurasan itu dilaksanakan untuk membuang endapan dasar tangki reservoair air. Tentu saja pengerjaan ini berdampak terhadap distribusi air untuk sementara waktu. Pelanggan terdampak meliputi Tabing, Linggarjati, Asrama  Haji, Dadok Tungguh Hitam, Siteba, Lubukbuaya, RSUD, Rumah Sakit Baiturahmah, Padangsarai, Lp Anakair dan sekitarnya.

    "Kita berharap pelanggan bisa memahami pentingnya pengurasan air ini. Perumda Air Minum hanya ingin memastikan kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan jernih, layak dikonsumsi serta sehat," ungkapnya.

    Pelanggan diberi ahu lewat media social Perumda Air Minum Kota Padang. Pelanggan juga diedukasi untuk selalu menampung air sebagai cadangan agar aktivitas sehari-hari perti mandi, cuci, kakus tetap lancer. Meski distribusi air terganggu, apakah karena pengurasan rutin tersebut atau hal-hal lain di liuar perkiraan kita.  

    Ditegaskan Adhie, pekerjaan yang dilakukan oleh tim teknis mereka, kata Adhie, juga sekaligus dalam rangka perawatan rutin. Perumda Air Minum beruaya melakukan Tindakan pencegahan kerusakan instalasi yang pastinya berpotensi mengganggu distribusi air.

    “Ini bentuk tanggung jawab PDAM dalam memberikan layanan air bersih yang bersih, aman, dan berkelanjutan kepada masyarakat. Pengurasan ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) untuk memastikan fungsi penampungan air berjalan optimal,” ujarnya. (zul)


    Pemko Akan Akselerasi Realisasi Visi Misi dan Progul

    Padang - Kota Padang di bwah kepemimpinan Fadly Amran dan Maigus Nasir akan mepucayakan akselerasi visi misi dan program unggulan (Progul) mereka. Sisa empat tahun akan diupayakan semaksimal mungkin pencapaian itu. Hal itu disampaikan Fadly Amran dalam Rekleksi Satu Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Padang, Jumat 20 Februari 2026 di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan Padang.

     

    Dikatakan Fadly, sejumlah program prioritas telah mulai direalisasikan sepanjang tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Maigus Nasir. Terlihat pada penguatan infrastruktur peningkatan mutu pelayanan publik serta mengembangan ekomomi masyarakat.


    Selain itu, Pemko Padang juga harus fokus pada pemulihan pascabencana hidrometeorologi ang melanda kota pada akhir November 2025. Namun semua itu tidak akan melupakan upaya pembangunan menuju visi besar Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar yang berlandaskan nilai agama dan budaya. 

     

    "Setahun ini adalah fondasi awal, Kami berupaya menjalankan program prioritas secara bertahap dan terukur agar arah pembangunan semakin jelas dan berdampak bagi masyarakat," ujarnya.  

     

    Fadly juga meminta semua stakeholder di Kota Padang mengambil peran dalam memajukan kota ini. "Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi adalah kunci agar Padang semakin maju dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Mari kita tetap satu tujuan untuk kejayaan Kota Padang,” katanya.

     

    Maigus Nasir, menyebut refleksi satu tahun kepemimpinan bukan hanya untuk memaparkan capaian, tetapi juga sebagai bahan evaluasi agar kinerja pemerintahan ke depan semakin optimal.

     

    Ia menambahkan, dalam empat tahun sisa masa jabatan, pemerintah daerah akan terus mengakselerasi realisasi visi-misi serta sembilan Program Unggulan (Progul) sebagai instrumen percepatan pembangunan.

     

    “Kami berkomitmen memastikan setiap program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kota Padang,” tegas Maigus. (*)

    Adu Argumen Soal Parkir Berujung Pelemparan Batu di Pantai Padang, Ketua DPRD Padang, Muharlion Minta Penertiban Juru Parkir


    Padang- Insiden dugaan pelemparan batu terhadap kendaraan pengunjung terjadi di kawasan Pantai Padang, Jumat (20/2/2026). Peristiwa tersebut dipicu adu argumen antara seorang pengunjung dengan oknum juru parkir saat singgah di tepi pantai.

    Pengunjung bernama Sisca (46) mengaku mobilnya dilempari batu berukuran cukup besar setelah terjadi perdebatan terkait penarikan retribusi parkir. Kejadian itu berlangsung tidak jauh dari posko (Satpol PP) di kawasan itu.

    Sisca menuturkan, awalnya ia hanya berhenti sejenak di pinggir pantai untuk menikmati pemandangan laut bersama anaknya. Setelah turun sebentar, ia kembali masuk ke dalam mobil dan membalas pesan di telepon genggamnya.

    “Saya hanya berhenti sebentar karena anak minta lihat laut, lalu membalas pesan di HP. Tiba-tiba didatangi juru parkir dan diminta bayar. Saya jelaskan cuma singgah sebentar, bukan parkir. Tapi terjadi adu argumen dan saya diminta segera pergi,” ujarnya.

    Menurutnya, juru parkir berdalih bahwa pungutan tetap dilakukan karena ada kewajiban setor ke (Dishub). Setelah percakapan itu berakhir, Sisca mengaku tetap berada di dalam mobil untuk menyelesaikan aktivitasnya.

    Tak lama kemudian, sebuah batu dilempar ke arah mobilnya. Ia mengaku terkejut, sementara anaknya mengalami ketakutan akibat insiden tersebut.

    Merasa terancam, Sisca mendatangi posko Satpol PP terdekat untuk meminta bantuan. Salah seorang petugas Satpol PP di lokasi menyatakan bahwa alasan yang disampaikan oknum juru parkir tersebut tidak tepat dan mengada-ada.

    Petugas juga menegaskan, kehadiran Satpol PP di kawasan wisata itu bertujuan menjaga ketertiban serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan bagi masyarakat dan wisatawan.

    Sisca menekankan bahwa dirinya tidak mempersoalkan kewajiban membayar parkir. Namun, ia menilai aturan harus disosialisasikan secara jelas tanpa disertai tindakan intimidatif.

    “Saya bukan tidak mau bayar. Saya sering bayar parkir, bahkan kadang lebih. Tapi kalau hanya berhenti sebentar di dalam mobil untuk membalas pesan, apakah itu langsung dianggap parkir? Yang saya harapkan aturan jelas dan tidak ada kekerasan,” katanya.

    Ia juga menyayangkan adanya ucapan bernada menyinggung yang dilontarkan oknum tersebut, serta aksi pelemparan batu yang dinilai mencederai rasa aman pengunjung kawasan wisata.

    Menanggapi kejadian itu, Ketua DPRD Kota Padang, , menegaskan bahwa tindakan kekerasan di kawasan wisata tidak dapat dibenarkan dan harus segera ditertibkan.

    “Hal seperti itu tidak bisa dibiarkan. Harus ada penertiban. Untuk biaya parkir memang ada penyetoran ke Dishub, tetapi ada aturan dalam memungut parkir,” tegasnya.

    Muharlion menilai, tindakan anarkis seperti pelemparan batu terhadap kendaraan pengunjung sangat tidak etis dan berpotensi menimbulkan rasa takut bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana Pantai Padang.

    “Kalau sampai terjadi pelemparan batu, ini bisa membuat orang enggan datang. Citra kawasan wisata juga bisa terdampak,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Dishub Kota Padang hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut.

    Masyarakat berharap pengawasan terhadap aktivitas parkir di kawasan wisata diperketat agar keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga. (putra)

    Satu Tahun Kepemimpinan Fadli-Maigus, Perkuat Sinergi di Acara Buka Bersama

    Padang - Pemerintah Kota Padang gelar Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Padang di gedung Youth Centre Bagindo Aziz Chan, Jumat 20 Februai 2026.  Ratusan orang  hadiar dalam acara yang tutup dengan buka bersama itu.

     

    Pj. Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan acara bertema Satu Tahun Kepemimpinan, Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang merupakan momentum untuk menguatkan komitmen dalam. "Ini adalah momentum untuk mewujudkan pembangunan Kota Padang yang unggul dan berkelanjutan," tegasnya. 

     

    Raju mengatakan acara itu dihadiri berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Dalam kegiatan ini pemimpin Kota Padang ingin lebih dekat dengan warganya. Mereka ingin mendengarkan aspirasi masyarakat. Keduanya, Fadli dan Maigus berkesempatan memaparkan apa saja yang telah dilakukan sesuai visi dan misi pasangan tersebut. Masyarakat yang hadir diberi waktu untuk menyampaikan pendapat dan harapannya. 

     

    "Kita ingin acara ini menjadikan pertemuan ini hangat dengan diskusi membangun untuk kemajuan kota yang kita cintai. Makanya acara ini diselaraskan dengan buka bersama untuk menambah suasana kekeluargaan," pungkasnya. (zul)

    Okupansi PT KAI Divre II Sumbar Tembus 99 Persen di Libur Imlek 2026

    Padang (sumbarkini.com) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat lonjakan penumpang yang signifikan selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Hingga Selasa (17/2/2026), tercatat sebanyak 30.896 tiket telah terjual, atau setara dengan 99,2 persen dari total kapasitas yang disediakan.

     

    Menyambut antusiasme masyarakat, KAI Divre II Sumbar tidak hanya fokus pada aspek operasional, tetapi juga menghadirkan kemeriahan khas Imlek di lingkungan stasiun dan kereta api.

     

    Selama periode 14–17 Februari 2026, suasana Stasiun Padang dan rangkaian kereta api tampak berbeda dengan dominasi ornamen merah dan emas. Selain dekorasi, para petugas baris terdepan (frontliner) juga mengenakan pakaian bertema Imlek guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi pelanggan.Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyatakan bahwa momentum ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada masyarakat. 

     

    “Kami ingin menghadirkan suasana perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga penuh kehangatan. Melalui pembagian souvenir dan dekorasi khusus, kami berharap pelanggan merasakan kegembiraan Imlek bersama KAI,” ujar Reza.


    Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang ini, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan total 112 perjalanan KA lokal. Secara rata-rata, tersedia 7.792 kursi per hari untuk melayani berbagai rute di wilayah Sumatera Barat.


    Melihat tingginya angka okupansi yang hampir menyentuh angka 100 persen, KAI terus mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal.


    Bagi masyarakat yang masih ingin bepergian, KAI menyarankan pemesanan online menggunakan aplikasi access by KAI atau kanal resmi lainnya untuk efisiensi. Nanun PT KAI juga dapat dibeli langsung di loket stasiun mulai tiga jam sebelum keberangkatan. Tiket Go Show itu sangat bergantung pada sisa ketersediaan kursi.


    KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu di tengah tingginya volume penumpang pada musim libur ini. (*)

    Gaspool KJI Sulsel Tancap Program Lima Tahun

    SIDRAP (Sulsel) — Baru sepekan dilantik, mesin organisasi Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan belum dibiarkan dingin. Ketua KJI Sulsel, Edy Basri, langsung tancap gas.


    “Usai pelantikan 14 Februari kemarin, agenda berikutnya adalah rapat kerja (Raker) setelah Idul Fitri 1447 Hijriah,” kata Edy Basri, Kamis, 19 Februari 2026.


    Tidak ada euforia berkepanjangan. Tanpa fase bulan madu organisasi. Hanya ada  konsolidasi cepat.


    Menurut Edy, Raker nanti bukan sekadar formalitas tahunan. Itu akan menjadi peta jalan lima tahun kepengurusan KJI Sulsel periode 2026–2031.


    “Struktur sudah terbentuk. Sekarang waktunya menyusun arah gerak. Kita tidak ingin organisasi ini hanya hidup saat pelantikan,” tegasnya.


    Edy sadar, tantangan organisasi wartawan di era digital tidak ringan. Disrupsi media membuat lanskap berubah drastis. Kecepatan informasi sering mengalahkan akurasi. Monetisasi makin kompetitif. Trust publik naik turun.


    Karena itu, Raker nanti akan difokuskan pada penguatan struktur kabupaten/kota, peningkatan kapasitas anggota, serta positioning KJI Sulsel sebagai organisasi yang adaptif dan relevan.


    “Target kita jelas. Kepengurusan lima tahun ini harus meninggalkan legacy, bukan sekadar laporan kegiatan,” ujarnya.


    Ia juga menyebut, momentum pasca-Lebaran dipilih agar seluruh pengurus bisa hadir dengan energi baru. Ramadan dijadikan ruang refleksi. Setelah itu, eksekusi. Bagi Edi KJI Sulsel ingin bergerak sistematis. Tidak sporadis. Tidak reaktif.


    Dalam pandangan Edy, organisasi profesi hari ini harus punya roadmap. Tanpa itu, ia hanya akan jadi klub diskusi tanpa dampak.


    Raker nanti juga akan membahas ekspansi kepengurusan di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Targetnya, KJI Sulsel tidak berhenti sebagai struktur provinsi, tetapi benar-benar berakar di daerah.


    Kepengurusan 2026–2031 ini, lanjut Edy, diharapkan menjadi fase akselerasi. Fase di mana KJI Sulsel naik kelas—bukan hanya dari sisi struktur, tapi juga kualitas program dan pengaruh kebijakan.


    Dan semua itu akan dimulai dari satu meja Rapat Kerja—usai gema takbir Idul Fitri mereda. (*)

    Suksesi di KI Sumbar, Idham Khalid Gantikan Musfi

    Padang – Terjadi pergantian kepemimpinan di Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat. Komisioner KI Sumbar memilih Idham Khalid sebagai ketua untuk menggantukan Musfi Yendra. Pemilihan dilakukan dalam rapat pleno yang dilaksanakan di Kantor KI Sumbar, Rabu, 18 Februari 2026.

    "Saya menghormati Perki 1/2024 tentang Tata Kelola dan Kelembagaan Informasi yang menyatakan bahwa masa jabatan ketua satu periode, tapi menghargai kesepakatan saat pleno pertama terpilih sebagai ketua KI pada 12 Februari 2024, bahwa setelah 2 tahun dilakukan rotasi komisioner, untuk itu saya mengundurkan diri sebagai ketua," ujar Musfi, Kamis 19 Februari 2026.

    Selanjutnya Musfi mengatakan dia memberi kesempatan kepada komisioner lain untuk sisa 2 tahun masa jabatan. Keputusan ini untuk menjaga agar semua komisioner tetap solid dalam menjalankan tugas hingga sisa masa jabatan.

    “Dengan terpilihnya saudara Idham Fadhli, Insya Allah apa yang sudah saya lakukan dua tahun ini sebagai Ketua KI Sumbar, saya yakin akan dilanjutkan dan disempurnakan, karena 2 tahun ini beliau juga selalu mendampingi saya dalam melakukan berbagai inovasi untuk kemajuan KI Sumbar,” ujar Musfi.

    Selain pemilihan ketua, juga dilakukan pemilihan wakil ketua dan jabatan ketua-ketua bidang. Mona Sisca terpilih sebagai wakil ketua. Kemudian Musfi Yendra sebagai Ketua Bidang PSI, Riswandy Ketua Bidang ESA dan Tanti Endang Lestari Ketua Bidang Kelembagaan. (zul)

    Ketika Seragam Cokelat Bersentuhan Ayat Suci: Polres Pasaman Barat Meluncurkan Program Polisi Mengaji

     


    Pasaman Barat - Masjid Agung Baitul Ilmi di Simpang Empat, Pasaman Barat, Rabu (18/2), seolah menyimpan cerita baru. Tampak seragam cokelat kebanggaan Korps Bhayangkara. Bukan untuk pengamanan rutin, melainkan untuk sebuah misi spiritual yang mendalam: mendekatkan diri pada Al-Qur’an. Polres Pasaman Barat baru saja meluncurkan program 'One Day One Khatam' atau lebih dikenal sebagai 'Polisi Mengaji', sebuah ikhtiar merajut integritas dari balik lembaran-lembaran kitab suci.



    Inisiasi mulia ini bukan tanpa alasan. Program ‘Polisi Mengaji’ merupakan implementasi nyata dari arahan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA. Sang Kapolda memang mendorong seluruh jajaran Polda Sumbar untuk meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an. Baginya, kitab suci itu adalah kompas moral dan etika, penuntun jalan bagi setiap personel dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum dan pelayanan masyarakat.


    Peluncuran program ini digelar khidmat, dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menjadi nakhoda acara, didampingi Kabag Ops Kompol Muzhendra dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasbar. Dari lingkar pemerintah daerah, tampak Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muharram, Kepala Badan Kesbangpol Yosmar Divia, Kabag Kesra Getri Ardenis, serta KTU Kemenag Suharjo Lubis dan para pemangku kepentingan lainnya.



    AKBP Agung Tribawanto, dengan sorot mata penuh harap, menjelaskan esensi program ini. “Membaca Al-Qur’an bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga sarana memperkuat mental dan integritas personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” tegasnya. Sebuah pernyataan yang menohok, menggambarkan visi kepolisian yang tak hanya kuat di lapangan, tapi juga kokoh di batin.


    Secara teknis, program 'One Day One Khatam' ini dirancang dengan sangat terstruktur. “Program dilaksanakan dengan sistem pembagian juz kepada setiap personel dan satuan fungsi. Melalui pembacaan yang dilakukan secara konsisten setiap hari, Polres Pasaman Barat menargetkan satu kali khataman Al-Qur’an per hari selama Ramadan,” terang Kapolres. Sebuah target ambisius, namun menunjukkan keseriusan penuh.


    Harapan besar pun digantungkan pada program ini. AKBP Agung Tribawanto berharap tercipta lingkungan kerja yang lebih religius dan harmonis di internal kepolisian. Lebih dari itu, ia melihat ini sebagai jembatan untuk mempererat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah. Muaranya jelas: mewujudkan Pasaman Barat yang aman, religius, dan sejahtera. Sebuah cita-cita yang hanya bisa terwujud jika semua lini bergerak seirama, dengan hati yang bersih.


    Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, menyambut baik inisiatif ini. “Pemerintah daerah memandang pendekatan spiritual sebagai bagian penting dalam pembinaan mental aparatur. Dengan integritas yang kuat, pelayanan kepada masyarakat akan semakin profesional dan humanis,” ujarnya, menggarisbawahi bahwa integritas bukan hanya soal pencegahan korupsi, melainkan juga tentang empati dan profesionalisme dalam melayani.


    Kegiatan peluncuran ditutup dengan doa, sebuah penanda dimulainya babak baru bagi Polres Pasaman Barat, tempat seragam cokelat dan ayat suci berpadu, membentuk barisan penjaga keamanan dengan tagline "Polisi Mengaji". (Jimi)

    Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Resmikan Samsat Drive Thru Pertama di Kabupaten Sijunjung.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah meresmikan layanan Samsat Drive Thru Lansek Manih yang berlokasi di Kompleks Kantor DPRD Kabupaten Sijunjung, pada Rabu, 18 Februari 2026. Peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-77 Kabupaten Sijunjung.

    Dikesempatan itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan rasa syukur karena pada momentum hari jadi daerah, masyarakat Sijunjung mendapatkan tambahan layanan publik yang memudahkan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

    Ia menyebut kehadiran Samsat Drive Thru Lansek Manih sebagai langkah nyata pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

    Gubernur mengapresiasi dukungan Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung yang telah menyediakan lokasi strategis di tepi Jalan Lintas Sumatera, dekat Kantor DPRD Kabupaten Sijunjung. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

    "Melalui layanan drive thru ini, masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak kendaraan tanpa harus turun dari kendaraan. Wajib pajak cukup membawa STNK dan KTP dengan nama yang sama sesuai dengan kepemilikan kendaraan, " ujarnya.

    Gubernur Sumbar, Mahyeldi menjelaskan proses pembayaran di Samsat Drive Thru Lansek Manih dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari lima menit. Efisiensi tersebut diharapkan dapat mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu.

    Ia juga menegaskan bahwa kesesuaian nama pada KTP dan STNK menjadi syarat utama dalam layanan ini guna memastikan administrasi berjalan tertib dan akurat.

    Sementara itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir didampingi Wakil Bupati, H. Iraddatillah dan unsur forkopimda lainnya menyampaikan apresiasi dan bangga atas diresmikannya layanan Samsat Drive Thru Lansek Manih sebagai inovasi pelayanan publik pertama di tingkat kabupaten di Sumatera Barat.

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas hadirnya layanan Samsat Drive Thru di Kabupaten Sijunjung. Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berpihak kepada masyarakat," ujar Benny.

    Ia menegaskan, kehadiran layanan tersebut tidak hanya memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Dengan sistem drive thru, masyarakat tidak perlu lagi menghabiskan waktu lama. Prosesnya cepat, praktis, dan nyaman. Ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas padat,” tambahnya. 

    Bupati berharap, keberadaan Samsat Drive Thru Lansek Manih dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah.

    “Kami berharap layanan ini mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam membayar pajak, karena selain memudahkan, juga memberikan rasa nyaman dan efisiensi. Pajak yang dibayarkan masyarakat inilah yang nantinya akan kembali untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sijunjung,” tutupnya. (Diko/Andri)

    Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka HJK Sijunjung ke-77 Dihadiri Menteri PPPA RI, Arifatul Fauzi dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.

    SIJUNJUNG ( Sumbarkini. Com) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sijunjung menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke- 77 Kabupaten Sijunjung pada Rabu, 18 Februari 2026 bertempat di Aula Gedung DPRD Kabupaten Sijunjung.

    Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung, Rengga Wana Putra, S. M didampingi Wakil Ketua, Drs. H. Syahril Syamra dan Kepridaus. S. Ag yang hadir bersama anggota DPRD lainnya.

    Teristimewa hadir pada rapat paripurna tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah S. P. MM beserta unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat, dan Kepala OPD Prov Sumbar, Mantan Anggota DPR RI, Guspardi Gaus, Bupati Solok, Dr (HC) Jon Firman Pandu, SH beserta perwakilan Bupati dan Walikota se Sumatera Barat.

     


    Kegiatan ini turut dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M. Si dan H. Iraddatillah, S. Pt, Unsur Forkopimda, Pj. Sekdakab Sijunjung, Jaheri M. Si beserta asisten, Kepala OPD dan Camat se Kabupaten Sijunjung, Instansi Vertikal, BUMN/BUMD, Ketua TP PKK, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Ketua GOW, Ny. Donna Iraddatillah beserta ketua organisasi wanita lainnya, tokoh masyarakat, niniak mamak, bundo kanduang dan undangan lainnya.

    Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung, Rengga Wana Putra dalam sambutannya mangatakan, melalui peringatan hari jadi kabupaten Sijunjung ini, menambah semangat kita dalam memajukan Kabupaten Sijunjung sesuai dengan tema hari jadi yaitu " Berkolaborasi membangun, mewujutkan Sijunjung idaman".

    "Diharapkan melalui peringatan hari jadi ini, tidak hanya sekedar retrorika belaka dan slogan tanpa makna, namun tema ini merupakan ajakan serta tekat yang kuat untuk berbuat dan beraksi secara nyata agar dapat mewujutkan masyarakat yang adil dan makmur, maju sejahtera lahir dan batin, dan bagi jajaran birokrasi pemerintah Kabupaten Sijunjung tema ini tentunya menjadi pendorong dalam terwujutnya pemerintahan yang efektif, "ujarnya.

    Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri PPPa, Ibu Arifa Fauzi bersama Anggota DPR RI, Andre Rosiade dan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sijunjung yang ke 77 tahun 2026 ini.

    Ia juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Unsur Forkopimda, Anggota DPRD serta masyarakat Kabupaten Sijunjung yang selalu solit dan kompak dalam membangun Kabupaten Sijunjung sehingga sampai saat ini berjalan dengan damai dan tentram.

    Dikatakan Benny bahwa Peringatan hari jadi ke-77 ini bertema "berkolaborasi membangun, wujudkan sijunjung idaman (inovatif, berdaya saing dan mandiri)". momentum ini merupakan refleksi untuk memberikan yang terbaik dan bekerja sama mencapai visi misi daerah. semangat kebersamaan dan inovasi menjadi kunci pembangunan yang berkelanjutan.


    Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan selamat kepada Kabupaten Sijunjung yang saat ini berulang tahun yang ke 77..

    "Kami berharap diusia yang ke 77 tahun ini, Kabupaten Sijunjung bisa menjadi jati diri yang lebih baik lagi dan menjadi Kabupaten Percontohan bagi daerah lainnya.

    " Kami akui, Kabupaten Sijunjung sangat kaya dengan kearifan lokalnya, kaya dengan geoparknya. Apalagi sangat kaya dengan sektor perkebunan dan pertanian. Kalau ini bisa dikelola dan dijaga dengan baik, nanti akan sangat meningkatkan jati dirinya, "ujar Gubernur Mahyeldi.

    Tokoh Masyarakat Kabupaten Sijunjung yang juga selaku Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengawali sambutannya juga mengucapkan selamat memperingati hari jadi ke 77 bagi Kabupaten Sijunjung.

    " Di usia ke 77 tahun ini, kita berharap akan lebih maju dan berkembang lagi dibawah Kepemimpinan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir bersama Wakil Bupati, H. Iraddatillah yang selalu kompak sampai dua periode. Kekompakan Inilah yang bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya, "ujar Andre.


    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi juga mengucapkan selamat hari jadi ke-77 Kepada Kabupaten Sijunjung.

    " Semoga selalu bersemangat dalam mempromosikan daerah terutama Geopark Silokeknya,"ujarnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung bersama Anggota DPRD dan Unsur Forkopimda nya yang selalu kompak sehingga roda pemerintahan bisa berjalam dengan baik dan sukses. (Andri) .

    Leonardy Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Ramadhan, Jadikan Perbedaan sebagai Rahmat Allah

    Padang -  Anggota DPD RI periode 2014-2019 dan 2019-2024 mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriyah. Dia mengajak umat Islam di Sumatera Barat khususnya dan Indonesia umumnya untuk memanfaatkan momen Ramadhan tahun ini sebagai ladang amal terbaik kita selama ini.

    "Mari manfaatkan Ramadhan tahun ini untuk melaksanakan amalan-amalan yang mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Bisa meraih derajat taqwa, menjadi orang yang bersyukur dan kembali fitrah," ujar politisi senior yang akrab di sapa Bang Leo ini.

    Dikatakan oleh Leonardy, guru-guru kita telah sering menyampaikan pesan-pesan Al-quran bahwa Allah itu dekat dan ketika Allah dekat, maka Allah akan mengabulkan doa-doa kita.  

     

     

    Untuk itu Leonardy mengajak, "Marilah kita mendekatkan diri kepada Allah. Perbaiki hubungan dengan Allah melalui taubat dan memperbaiki shalat. Lalu perbaiki dan perbanyak zikir. Di bulan puasa inilah kekuatan untuk beribadah itu semakin tinggi. Makanya manfaatkan momen ini sebaik-baiknya."

    Banyak yang menanti Ramadhan datang menjelang, Bahkan menjadi jeritan rindu orang yang beriman. Mereka tidak akan pernah menyambutnya dengan biasa-biasa saja. Akan ditunggunya bagai orang yang kehausan menunggu air, bagaikan jiwa yang letih menunggu pelukan.

    Leonardy mengingatkan, Ramadhan datang setiap tahun. Tapi kita belum tentu selalu ada. Betapa banyak yang tahun lalu puasa bersama kita, kini namanya tinggal di doa. "Kalau tahun ini kita masih diberi kesempatan bertemu Ramadhan, maka sejatinya ia membawa pesan yang sangat halus namun mendalam, Jika Allah masih memanggilmu ke Ramadhan, berarti Allah masih menginginkanmu. Ramadhan adalah undangan untuk pulang," ungkapnya. 

    Terkait perbedaan yang terjadi akibat penggunaan metode hilal dan rukyat dalam penentuan awal puasa, Leonardy mengajak semua elemen untuk menahan diri, tidak memperuncing keadaan dengan memperbanyak perdebatan di media sosial atau ruang publik lainnya. 

    "Masing-masing pihak pasti memiliki dasar, dalil atau hujjah yang kuat untuk menentukan awal Ramadhan 1447 H. Perbedaan itu terjadi bukan hanya saat ini, sejak dulu. Jangan sampai kita merusak kesucian hati, merusak silaturahmi," tegasnya.

    Ditegaskan Leonardy, baik Pemerintah, Muhammadiyah, NU, Syattariyah, Naqsabandiyah sering berbeda memulai puasa. Namun jangan sampai itu yang dipermasalahkan. "Permasalahkanlah apakah puasa kita sudah sesuai tuntunan Allah dan rasul-Nya. Apakah puasa kita membawa dampak signifikan pada diri kita? Apakah puasa kita diterima?" ujarnya.

    Leonardy juga mengingatkan pentingnya saling memafkan sebelum memasuki Ramadhan. "Marhaban yaa Ramadhan. Saya, Leonardy Harmainy Datuak Bandaro Basa mengucapkan selamat meunnaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan bathin," pungkasnya. (zul)

    Angin Cinta dari Timur, Andarizal Optimis KJI Semakin di Hati

    Sidrap (Sulsel) -  Pengurus Kolaborasi Jurnalistik Indonesia Sulawesi Selatan (KJI Sulsel) sengaja memilih 14 Februari 2026 sebagai hari pelantikan mereka. Tanggal 14 Februari yang disebut sebagai Hari Kasih Sayang itu mewujudkan Kasih Sayang yang terbentuk antara para jurnalis di Sulawesi Selatan dengan KJI.

    Dimotori oleh Edi Basri, jurnalis yang sudah banyak memimpin organisasi wartawan di Negeri Angin Mamiri itu memutuskan bergabung dengan KJI. 

    Ketua KJI Sulsel, Edi Basri pun tancap gas. Dia menyatakan, "Kita konsolidasi secepatnya. Rapat kerja kita agendakan usai Lebaran sekaligus penguatan struktur daerah. Pokoknya gaspol, tapi tetap terukur. Kita memulai dengan Bismillah,"

    Edi Basri pun mengungkapkan meski tak hadir dikarenakan agenda penting yang tak bisa diwakilkan, Dandim 1420/Sidrap, Andi Zulhakim tetap mengirim pesan moral. KJI dan TNI, khususnya Kodim 1420/Sidrap harus lebih bersinergi lagi. Senada, Kapolres Sidrap, Dr. Fantry Taherong, dan Kapolres Parepare, Indra Waspada Yuda, juga memberi dukungan penuh. Keduanya bahkan mengirim karangan bunga berukuran jumbo untuk KJI Sulsel.

    Ditegaskannya, kontribusi Dandim dan dua Kapolres ini tidak perlu diteriakkan. Tapi terasa. Mereka menjaga ruang publik tetap kondusif. Mereka memastikan organisasi seperti KJI bisa tumbuh tanpa beban psikologis. "Itu modal besar kami, KJI Sulsel," tegasnya.

    Tentus saja hal ini membanggakan. Ketua Umum KJI Andarizal dan Ketua KJI Nasional Nurfandri jelas bahagia melihat gegap gempitanya dukungan terhadap KJI di Sulsel. Dalam pelantikan itu hadir unsur Kejari Sidrap, Ketua Kadin Sidrap Andi Muh Yusuf Ruby, Owner Puncak Bila Ahmad Shalihin Halim, pimpinan PWI, JMSI, HIPSI, KWRI, SMSI, KNPI dan ormas. 


    "KJI Sulsel lahir bukan dalam ruang hampa. Ia lahir di tengah ekosistem. Tak banyak kata, tak banyak drama mereka membuktikan tekadnya untuk membesarkan KJI di Sulawesi Selatan. Terbukti hanya selang dua bulan, mereka melaksanakan pengukuhan pengurus tanda mereka resmi mengusung nama KJI," ungkap Ketua Umum KJI, Andarizal, usai pelantikan.

    Betapa Andarizal tak berbunga-bunga, perjuangan berat mewujudkan organisasi wartawan yang lahir di Ranah Minangkabau akhirnya berbuah manis. 

    Andarizal, ingin organisasi lahir di tempat kelahiran tokoh pers terkemuka Indonesia: ADINEGORO. tak hanya lahir di Sumatera Barat, organisasi itu harus berkembang, mengepakkan sayapnya ke seantero nusantara.

    Dan di tahun kedua KJI hadir, KJI mulai resmi dikukuhkan sebagaimana layaknya sebuah organisasi. "Kami ingin kebangggaan para jurnalis terhadap organisasi wartawan yang lebih dulu hadir, membuncah pula untuk KJI. Sulawesi Selatan telah memulainya," ungkap Andarizal.

    Andarizal pantas bangga, sepanjang tahun 2026 ini, akan beruturut-turut provinsi lainnya minta dikukuhkan pula kepengurusannya. Bulan depan direncanakan KJI Medan akan dikukuhkan, "Jabar, Bali dan sejumlah lainnya terlah mengonfirmasi untuk dikukuhkan pula. Semoga angin cinta dan penuh sayang dari Sulawesi Selatan ini, dari Timur ini, menjadikan KJI sebagai organisasi wartawan yang punya marwah, punya harkat dan martabat namun dibungkus dengan etika," tegasnya. (zul)

    Libur Imlek, PT KAI Divre II Siapkan 31.168 Tempat Duduk

    Padang
    - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat siapkan sarana transportasi dalam menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir lonjakan mobilitas masyarakat dan PT KAI menyiapkan total 31.168 tempat duduk selama periode 14–17 Februari 2026.


    Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyatakan bahwa ketersediaan tempat duduk tersebut setara dengan rata-rata 7.792 kursi per hari. Langkah ini diambil untuk memastikan konektivitas masyarakat dan wisatawan di Sumatera Barat tetap lancar selama long weekend.


    KAI menyiagakan tiga layanan kereta api lokal yang menjadi favorit masyarakat untuk bepergian maupun berwisata. KA Pariaman Ekspres yang melayani Pauh Lima – Naras beroperasi 10 perjalanan sehari dengan tarif terjangkau Rp5.000. Kereta ini menjadi andalan wisatawan yang hendak menuju objek wisata Pantai Gandoriah, Pariaman.

    KA Minangkabau Ekspres yang melayani rute Pulau Aie – BIM beroperaso 12 perjalanan sehari dengan tarif Rp10.000. Selain akses ke bandara, layanan ini mendukung wisata edukasi melalui program tiket rombongan.

    Sementara KA Lembah Anai yang beroperasi pada rute Kayutanam – Padang melayani 6 perjalanan sehari. Untuk rute ini ditawarkan pengalaman perjalanan dengan pemandangan alam asri khas Sumatera Barat.

    "Kehadiran ketiga layanan ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pariwisata dan perekonomian lokal Minangkabau," ujar Reza dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/2).

    Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari. Tiket kereta api lokal dapat dipesan secara bertahap mulai H-7 sebelum keberangkatan.

    Reza juga menekankan agar calon penumpang hanya melakukan transaksi melalui aplikasi resmi Access by KAI. Hal ini penting untuk menjamin keamanan transaksi dan menghindari potensi penipuan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

    "Kami berkomitmen terus meningkatkan layanan, baik dari sisi ketepatan waktu maupun kenyamanan, guna menjawab dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat yang tinggi pada momen libur panjang ini," pungkasnya.  (*/nelvi) 

    Bukan Sekadar Sawit, Ada 12 Miliar Ton Batu Kapur: Sumbar Serius Garap Percepatan Pembangunan Pasbar


    Pasaman Barat - Usai meresmikan jembatan Bungo Tanjung–Teluk Tapang, Air Bangis, Pasaman Barat, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, langsung memimpin Rapat Kerja (Raker) bersama jajaran Pemkab Pasaman Barat (Pasbar) di Auditorium Kantor Bupati Pasbar pada Jumat (13/2). Agenda tunggalnya jelas: mendobrak stagnasi dan menggencarkan "Percepatan Pembangunan Pasbar" melalui optimalisasi potensi logistik dan sumber daya alam yang melimpah. Pelabuhan Teluk Tapang menjadi sorotan utama, diproyeksikan sebagai urat nadi konektivitas baru wilayah utara Sumatera.

     

    Raker yang dihadiri perangkat daerah terkait, termasuk Bupati Yulianto dan Wakil Bupati M. Ihpan, ini menjadi momentum strategis. Fokusnya tak hanya pada infrastruktur jalan, tapi juga pada harta karun alam yang selama ini terpendam. Mahyeldi menekankan perlunya tindak lanjut cepat terhadap sejumlah agenda vital.

     

    Salah satu bahasan yang paling menarik perhatian adalah Potensi Batu Kapur Gunung Tuleh yang diperkirakan mencapai 12 miliar ton—sebuah angka fantastis yang bisa mengubah peta ekonomi daerah. Selain itu, Raker juga membahas rencana pengembangan Bandara Laban agar statusnya dapat dikelola oleh Kementerian Perhubungan, serta upaya perluasan jaringan kereta api menuju Pasbar. Tak ketinggalan, isu percepatan penurunan status lahan seluas 168,2 hektare dan pengembangan peternakan di lahan ADP Air Runding turut dibahas, termasuk penataan skema distribusi BBM lokal.


    Mahyeldi menegaskan bahwa Pasbar menyimpan potensi yang luar biasa. “Potensi Pasbar sangat melimpah, terutama sawit dan air permukaan, kualitas pasir besinya sangat baik,” ujar Gubernur. Ia menambahkan, pembangunan trase baru Jalan Talu Pasbar sangat mendesak. Komitmen pendanaan pusat untuk penanggulangan bencana banjir dan longsor Pasbar beberapa bulan lalu juga menjadi angin segar bagi daerah.


    Pengembangan akses menuju Teluk Tapang, menurut Gubernur, adalah langkah mutlak yang akan memperkuat konektivitas dan menunjang pertumbuhan ekonomi Pasbar. Pelabuhan tersebut diproyeksikan menjadi jalur alternatif strategis untuk distribusi komoditas dari wilayah utara, termasuk Kepulauan Mentawai, menuju Pasbar dan Sumatera Utara. “Distribusi hasil perkebunan, pertambangan, dan perikanan pun diharapkan menjadi lebih efisien,” tambahnya, melukiskan visi efisiensi logistik.


    Menyambut dukungan tersebut, Bupati Pasbar Yulianto menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar. Ia menegaskan bahwa Percepatan Pembangunan Pasbar sangat membutuhkan sinergi kuat dengan pemerintah provinsi guna mengoptimalkan potensi daerah. Menurut Yulianto, Pelabuhan Teluk Tapang memiliki posisi sentral dalam mendukung konektivitas antarwilayah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.(Jimi)

    Edi Basri Resmi Nakhodai KJI Sulsel, Lawan Tsunami Hoaks dengan Kolaborasi


    Sidrap
    - Pengurus Kolaborasi Jurnalis Indonesia Sulawesi Selatan (KJI Sulsel) masa bakti 2026-2031 resmi dilantik. Acara yang berlangsung di kawasan wisata Puncak Bila, Kabupaten Sidrap, Sabtu (14/2) ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP KJI, Andarizal, Ketua KJI Nasional, jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan khususnya Kabupaten Sidrap, tokoh pers, serta sejumlah jurnalis senior. Mereka hadir menyaksikan  Edi Basri secara resmi menakhodai organisasi ini bersama jajaran pengurus baru.

    Ketua Umum DPP KJI, Andarizal, menegaskan bahwa KJI hadir bukan sebagai kelompok eksklusif, melainkan sebagai wadah perjuangan untuk masyarakat. "Hari ini bukan sekadar seremoni pelantikan atau memakai atribut baru. Hari ini adalah Ikrar. Sebuah janji bahwa KJI hadir bukan untuk menjadi 'menara gading' yang eksklusif, melainkan menjadi jembatan informasi yang kokoh bagi masyarakat," tegasnya.

    Andarizal juga menyoroti tantangan dunia pers saat ini yang harus berhadapan dengan "tsunami" informasi dan maraknya hoaks. Ia menekankan pentingnya nama "KOLABORASI" dalam organisasi ini sebagai kunci profesionalisme.

    Ia menitipkan tiga misi utama bagi pengurus KJI Sulsel. Pertama, mencerdaskan masyarakat. Kedua menyuarakan kebenaran. Ketiga menjaga etika jurnalistik.

    "Khusus untuk pengurus yang dilantik, jaga marwah organisasi ini. Ingat, kartu pers yang rekan-rekan pegang adalah amanah besar. Gunakan untuk membuka kebenaran, bukan untuk kepentingan pribadi. Makassar adalah kota pejuang, maka berjuanglah lewat pena dan karya," pesannya dengan tegas.

    Andarizal pun erharap agar para pengurus menghormati sumpah dan janji pengurus yang diucapkan saa dilantik. Patuhi kepemimpinan Edi Basri. Pengurus hendaknya komitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, patuh terhadap AD/ART organisasi, serta menjaga marwah profesi dan kode etik jurnalistik.


    KJI Sulsel juga dimintanya untuk berkomitmen memperjuangkan kemerdekaan pers dan membangun kolaborasi yang sehat demi kemajuan informasi di Sulawesi Selatan dan Indonesia secara luas. Dengan pelantikan ini, KJI Sulsel diharapkan segera bergerak menjalankan program kerja yang inovatif dan berdampak positif bagi dunia pers di wilayah Sulawesi Selatan. (KJI/Elsi) 

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2