• Breaking News

    Bangun Citra Perusahaan Bersama KJI, Agar Tangguh di Mata Publik

    DI era informasi yang begitu dinamis dan penuh tantangan, membangun citra perusahaan yang positif dan melekat di hati dan fikiran publik  bukanlah tugas yang mudah. Tantangan ini semakin kompleks dengan adanya fenomena fake news dan hoaks. Dua hal yang dengan cepat mampu merusak reputasi yang telah dibangun dengan susah payah. 

    Indahnya Ramadhan

    oleh : H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH

    (Penasehat Jemaah Syattariyah Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu) 

     

    RAMADHAN adalah bulan yang penuh cahaya. Ia datang bukan sekadar membawa kewajiban puasa, tetapi membawa kesempatan untuk membersihkan hati, menata ulang niat, dan mendekatkan  diri kepada Allah. 

    Indahnya Ramadan terasa sejak fajar menyingsing. Saat sahur, ada keheningan yang berbeda. Doa-doa terangkat dengan penuh harap. Di siang hari, lapar dan dahaga bukan sekadar menahan diri, tetapi latihan kesabaran dan pengendalian jiwa.

    Rasulullah bersabda dalam hadis riwayat Muhammad:

    "Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."  (HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim)

    Batapa indahnya janji ini. Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi jalan menuju ampunan.

    Indahnya Ramadan juga terlihat saat Al-Qur'an kembali akrab di tangan dan di hati kita. Rasulullah adalah manusia paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan ketika malaikat jibril menemuinya untuk mengulang bacaan Al-Qur'an. (HR. Muhammad al-Bukhari). Ini mengajarkan bahwa Ramadan adalah bulan Al-Qur'an dan bulan kedermawanan.

    Dalam hadis yang lain, Rasulullah bersabda:
    "Apabila datang bulan Ramadan, dibukalah pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu."(HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim)

    Lihatlah bagaimana Allah memudahkan  hamba-Nya untuk berbuat baik. Suasana kebaikan terasa lebih kuat, hati lebih mudah tersentuh.

    Rasulullah juga bersabda:
    "Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang disebut Ar-Rayyan,  yang hanya di masuki oleh orang-orang yang berpuasa." (HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim)

    Betapa mulianya orang yang menjaga puasanya. Bukan sekadar menahan makan dan minum, tetapi menahan lisan, pandangan, dan hatinya.

    Ramadan juga indah karena mengajarkan kepedulian. Rasulullah bersabda:
    "Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadan." (HR. Al-Tirmidzi)

    Kita merasakan lapar agar memahami saudara yang kekurangan. Kita belajar memberi dengan tulus. Dan yang paling indah, Ramadan adalah bulan perubahan. Rasulullah bersabda:
    "puasa itu adalah perisai."  (HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim)

    Perisai dari dosa, dari amarah, dari keburukan diri sendiri.

    Kiranya kita tidak hanya merasakan indah Ramadan, tetapi menjaga keindahan itu setelah ia pergi. Karena sejatinya, Ramadan bukan hanya tentang satu bulan, tetapi tentang perjalanan menuju takwa sepanjang kehidupan.

    Salam
    LH.

    Wabup Iraddatillah Buka RAT Tutup Buku Tahun 2025 Koperasi Sijunjung Success Mandiri Kamang Baru.


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah,S. Pt membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 Koperasi Sijunjung Succsess Mandiri yang dilaksanakan di UDKP Kecamatan Kamang Baru, pada Kamis 26 Februari 2026.

    Rapat ini turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menangah (Dagperinkop UKM) Kabupaten Sijunjung, Hasmizon, SE, M. Si dan Camat Kamang Baru, Asrijal.

    Dalam arahannya Wakil Bupati Sijunjung, H Iraddatillah mengatakan bahwa agenda RAT hendaknya tidak hanya sekadar agenda tahunan. Namun juga sebagai wadah untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya sekaligus menyusun rencana kerja untuk tahun yang akan datang.

    Wabup menambahkan, Koperasi Sijunjung Success Mandiri harus mampu menjadi wadah terciptanya perkembangan ekonomi demi kesejahteraan anggotanya.

    “Koperasi sebagai badan usaha yang berdasarkan atas azas kekeluargaan harus dapat memberi jawaban terciptanya kesejahteraan bagi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya," ucap nya.

    Selain itu, Ia juga meminta kepada pengurus dalam mengelola koperasi harus transparansi dan akuntabilitas agar dapat terus berkembang , Karena koperasi juga sebagai wadah bagi para anggota untuk mengembangkan kegiatan ekonomi.

    "Yang terpenting selalu jaga kekompakan dan kebersamaannya, " pesan Wabup Iraddatillah.


    Sementara itu, Yondra selaku ketua Koperasi Sijunjung Sukses Mandiri menyampaikan bahwa rapat anggota tahunan ini merupakan salah satu bentuk kepatuhan dan tanggung jawab kita sebagai komponen organisasi dalam melaksanakn kewajiban dan hak kita sebagai pengurus, pengawas, maupun sebagai anggota.

    "Rapat ini merupakan kegiatan strategis dan penting, saat ini momentum perbaikan kinerja pengurus dan pengawas tahun buku 2025, dibuka kesempatan seluas-luasnya pada kita semua mengkritisi dan memberikan masukan untuk tahun buku 2025 dan demi kemajuan Koperasi, " Ujarnya. (Andri/Alvino). 


    Safari Ramadan 1447 H, Evi Yandri Gaungkan Rehabilitasi Narkoba dan Zero Pasung di Padang

    Padang- Momentum Safari Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Dt Rajo Budiman, untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap persoalan penyalahgunaan narkoba dan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

    Hal itu disampaikan Evi saat bersilaturahmi dengan jamaah Masjid Jabal Nur, Seberang Padang, Kota Padang, Selasa (24/2/26) malam.

    Dalam kesempatan tersebut, ia secara khusus mengingatkan pentingnya rehabilitasi bagi pelaku penyalahgunaan narkoba agar tidak terus terjerumus dalam lingkaran kecanduan.

    “Pada momen Safari Ramadan ini saya mengajak masyarakat, jika ada dunsanak, anak, keluarga, atau kenalan yang menggunakan narkoba, bawalah mereka untuk direhabilitasi. Jangan dibiarkan,” ujar Evi di hadapan jamaah.

    Sebagai bentuk edukasi nyata, Evi turut menghadirkan pasien yang telah menjalani proses rehabilitasi dan menunjukkan perkembangan positif. Mereka berbagi pengalaman tentang kondisi sebelum dan sesudah menjalani rehabilitasi, sehingga jamaah mendapatkan gambaran langsung pentingnya penanganan yang tepat.

    Menurut Evi, masyarakat tidak perlu merasa malu jika ada anggota keluarga yang terjerat narkoba. Justru, rehabilitasi menjadi langkah penting untuk memulihkan dan menekan angka penyalahgunaan narkoba di Sumatera Barat.

    Sejak 2014, jauh sebelum menjadi anggota dewan, Evi bersama rekan-rekannya telah mendirikan (YPJI), sebuah lembaga yang bergerak di bidang rehabilitasi penyalahguna narkoba dan penanganan ODGJ.

    “Kalau ada yang ingin direhabilitasi, silakan kabarkan kepada kami. Insyaallah akan kita bantu,” katanya.

    Tak hanya fokus pada narkoba, YPJI juga aktif menangani ODGJ yang masih mengalami praktik pemasungan. Evi menyebut, salah satu target yang ingin dicapai bersama Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, adalah mewujudkan zero pasung di Sumatera Barat.

    Ia mengungkapkan, pihaknya telah menjemput sejumlah ODGJ dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar, termasuk yang telah dirantai selama belasan hingga puluhan tahun.

    “Dirantai itu bukan tindakan manusiawi. ODGJ harus diobati, bukan dipasung. Jika ada di lingkungan bapak ibu yang mengalami hal seperti itu, silakan hubungi YPJI,” tegasnya.

    Dalam Safari Ramadan tersebut, Evi Yandri juga menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk Masjid Jabal Nur yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Selain itu, ia turut berbagi hadiah kepada jamaah menggunakan dana pribadi.

    Melalui kuis interaktif untuk anak-anak, Evi membagikan hadiah seperti tas sekolah dan mukena bagi yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Ia juga memberikan bantuan sembako kepada keluarga yang hadir lengkap di masjid.

    Menurutnya, langkah tersebut bertujuan mendorong orang tua agar membiasakan anak-anak datang dan meramaikan masjid, terutama di bulan suci Ramadan.

    “Saya lihat masih banyak masjid yang sepi. Anak-anak lebih sibuk bermain handphone di rumah. Mari kita ubah kebiasaan ini. Dekatkan anak-anak dengan masjid agar memiliki pondasi kuat dan terhindar dari hal-hal negatif, termasuk narkoba,” tutupnya.(put)

    Mau Tagihan Setelah Lebaran Aman? Ini Kiat dari Perumda Air Minum Padang

    Padang – Ramadhan sudah bergulir beberapa hari. Tak lama lagi datang Idul Fitri. Untuk itu Perumda Air Minum Kota Padang mengingatkan pelanggannya untuk lebih rhati-hati terutama jika memanaatkan mmen dul fitri itu dengan berkumpul engan keluarga du kampung halaman. 

    Agar momen itu makin berkesan dan pelanggan tidak mengalami kejutan di Bulan April 2026, sebaiknya pelanggan melakukan beberapa hal yang disarankan oleh Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, Selasa 24 Februari 2026.  

    alam libur idul 1447 H/2026 sebentar lagi. Momen ini biasanya di gunakan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman, merayakan lebaran bersama sanak keluarga.

    "Pertama, saat meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama, pelanggan harus memastikan stop kran dalam keadaan terkunci. Jika masih khawatir, mematikan stop kran di dekat meteran air untuk memastikan tidak ada air mengalir akibat kebocoran di instalasi pemipaan di rumah pelanggan," ujar Adhie.

    Adhie mengingatkan seperti itu, berkaca dari pengalaman-pengalaman atau keluhan dari pelanggan. Mereka merasa tidak memakai air sebanyak itu, lantaran cukup lama di kampung. 

    Biasanya, kata Adhie, karea buru-buru mau pulang kampung ada beberapa hal yang terlupa. Termasuk mematikan kran air dan stop kran dekat meteran. Tentu hal ini akan mengakibatkan air akan mengalir terus, angka di meteran pun selalu bergerak sesuai kecepatan aliran air yang melewati meteran tersebut. Dan ujung-ujungnya tagihan membengkak.

    "Selama terjadi aktivasi stop keran meteran dan keran air yang ada di rumah, akan mengakibatkan angka meteran bergerak sesuai kecepatan air yang mengaliri meteran tersebut. Berapa yang tertera, dan selisihnya dengan angka meteran bulan lalu, sebesar itulah yang harus dibayar pelanggan," tegasnya.

    Petugas hanya mencatat angka yang tertera di meteran. Dan pihak Perumda pun hanya berpedoman kepada angka yang tertera tersebut, untuk menentukan berapa besar tagihan pelanggannya.

    "Jadi sebelum hal ini terjadi, makanya pihak kami mengingatkan demi kebaikan berasma. Pelanggan senang, petugas kami pun tenang," ungkapnya sambil bercanda.

    Adhie berharap, pelanggan tidak terkena kejutan di tagihan airnya pada April nanti. Jangan disangka Perumda tengah melakukan April mop terhadap pelanggannya. 

    "Lebih baik berhati-hati dan memastikan semuanya mati. Kran air mati, semua peralatan listrik mati, kompor mati sebelum bepergian. Tagihna aman, liburannya pun nyaman," pungkasnya. (zul)

     


    Hal ini tak lepas dari aktivasi kran saat penghuni rumah berada di kampung halaman. Termasuk rembesan air di pipa yang berdampak pada tagihan.

    Humas Perumda Air Minum Kota Padang memberikan trik kepada pelanggan sebelum bepergian ke kampung halaman atau saat melakukan libur lebaran.



    Hal ini sebagai antisipasi dari aktivasi air dari beberapa kran yang ada di dalam rumah yang mengakibatkan membengkaknya tagihan air. (rif)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2