• Breaking News

    Optimalisasi DAK Jadi Perhatian DPD RI

    Padang - Dana alokasi khusus (DAK) buat Sumbar masih belum mengakomodir usulan dari seluruh kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD)

    Apalagi jika ditelaah lebih mendetail. Makin membuat miris, masa kebutuhan sesuai detailed engineering design (DED) didapat kebutuhan Rp160 miliar, ternyata yang dialokasikan hanya Rp16 miliar.

    Padahal itu untuk kebutuhan OK Central dan rawat inap rumah sakit yang notabene sangat vital untuk dukungan terhadap kesehatan masyarakat. Rumah sakit itu pun jadi rujukan regional seperti Rumah Sakit Khusus Paru Pariaman, RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi, RSU Solok, rumah sakit jiwa dan lainnya. 

    "Pemerintah pusat sebaiknya memperhatikan kebutuhan dan skala prioritas untuk usulan
    masing-masing OPD di daerah. Jika hanya 10 persen dari total usulan tentu selesainya paling cepat 10 tahun. Sektor kesehatan pendidikan dan yang bersentuhan lansung untuk kehidupan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat hendaknya dapat perhatian khusus," ujar Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy prihatin usai rapat membahas optimalisasi DAK dengan Wakil Gubernur Nasrul Abit, Asisten I Setdaprov Sumbar Nasir Ahmad dan Kepala OPD penerima DAK beserta jajarannya, Rabu (27/12). (z01)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2