• Breaking News

    Pers Tetaplah jadi Alat Perjuangan Negara

    Padang - Momen Hari Bela Negara dimanfaatkan Dinas Komunikasi dan Infornasi Sumbar untuk menyelenggarakan seminar. Kegiatan bertema pers dalam perjuangan bela negara ini mengharapkan awak media terus bisa jadi alat perjuangan bangsa dan negara.

    "Pers itu dari dulu seiring dengan gerakan memperjuangkan kemerdekaan. Lewat pers orang bisa tau tentang perjuangan tersebut," ujar Ketua PWI Sumbar Heranof.

    Heranof menceritakan bagaimana insan pers menggelorakan seangat perjuangan untuk menghadapi penjajah. Perannya sangat terasa saat penjajah menyuarakan Indonesia tak ada lagi seiring Agresi Belanda ke II tahun 1948.

    Dalam agresi tersebut, kedua proklamator: Soekarno Hatta mereka tawan. Berbekal itu mereka meneriakkan ke dunia bahwa Indonesia tak ada lagi. Pers lah yang mengkonternya, waktu itu RRI yang terus mengikuti  kemana Pemerintah Darurat Republik Indonesia berpindah dari Bukittinggi ke lokasi lainnya hingga ke Bidar Alam di Solok Selatan berhasil meyakinkan dunia tetap mengakui kemerdekaan Indonesia.

    Saat ini, pers pun harus tetap dipertahankan menjadi alat perjuangan. Mempersatukan bangsa dan mencegah pengaruh buruk terhadap keutuhan bangsa.

    Heranof meminta agar para wartawan untuk menyaring dulu informasi dari media sosial. Jangan ikut menyebarkan kabar yang belum terkonfirmasi. "Pers harus cerdas menerima informasi dan jjangan ikut menebar informasi yang salah," tegasnya. (z01)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2