• Breaking News

    Bajamba Pada Buka Puasa Arafah, Syiarkan Islam

    Andaleh, Limapuluh Kota (sumbarkini.com) - Jorong Kapalo Koto, Nagari Andaleh,
    Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota kini punya kebiasaan baru. Tiga tahun ini mereka melaksanakan buka puasa Arafah bersama-sama di masjid.

    Anak-anak, pemuda, tokoh masyarakat menikmati buka puasa itu dengan penuh gembira. makan bajamba. Tampak sekali kebersamaan dan kekompakan mereka. Apalagi dalam kesempatan itu dibagikan bantuan untuk anak yatim dan warga kurang mampu di Jorong Kapalo Koto itu.

    "Membiasakan buka puasa Arafah,  di masjid pula, merupakan tindakan mulia. Memakmurkan masjid dan mensyiarkan ajaran Islam," ujar Anggota DPD RI, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP, MH, Selasa 21 Agustus 2018.

    Leonardy mengapresiasi inisiasi pengurus Masjid Nurul Ihsan yang didukung tokoh di Kapalo Koto Nagari Andaleh, Kecamatan Luak itu untuk menyemarakkan Puasa Arafah. Melalui buka puasa bersama ini, pengurus dan tokoh di sana mengajarkan pentingnya puasa Arafah.

    Dia menegaskan, Puasa Arafah merupakan puasa yang sangat dianjurkan nabi kepada umatnya yang tidak melaksanakan ibadah haji. Bahkan saking besarnya keutamaan berpuasa di hari kesembilan bulan Zulhijjah tersebut, nabi menyatakan puasa itu dapat menghapus kesalahan/dosa orang yang berpuasa Arafah tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya.

    Makan bajamba yang dipilih menunjukkan betapa mereka menjunjung tinggi kebersamaan. Satu jamba dipersiapkan satu keluarga, dihidangkan dalam satu dulang dan dinkmati oleh minimal lima orang. Kebersamaan yang terbina selama proses makan itu sungguh indah.

    Sebagai Ketua KAN Koto Gadang di Kecamatan IV Koto Agam, tentu saja salut dengan kecerdikan masyarakat di Andaleh untuk menghidupkan suatu kebiasaan yang berguna bagi kehidupan beragama di sana. Buka Puasa Arafah secara bersama-sama selain mensyiarkan ajaran agama, bisa juga menjadi aset nagari itu di sektor pariwisata.

    "Kemas acara ini dengan baik, tunjang dengan kegiatan lain dan sarana/prasarana yang bagus. Jadikan iven ini penarik kunjungan ke Nagari Andaleh sehingga bermanfaat bagi perekonomian masyarakat di nagari itu," ulasnya.

    Bukan hanya itu. Kebiasaan Buka Puasa Arafah tersebut berarti menyediakan ladang amal baru. Satu jamba boleh saja 'ditawarkan'  kepada tokoh masyarakat, walinagari, perantau maupun pejabat kecamatan hingga kabupaten. "Siapa saja yang melihatnya sebagai ladang amal, pasti menyambutnya dengan sukacita. Seperti kami yang datang dari Padang untuk hadir bersama bapak dan ibu di sini," pungkasnya. (*)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...