Dispora-KONI Pasbar Gaspol Persiapan Porprov Sumbar XVI 2026
Pasaman Barat(sumbarkini.com) – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mulai memanaskan mesin persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), langkah awal dilakukan lewat rapat koordinasi strategis guna memastikan kesiapan atlet dan kontingen berjalan optimal.
Rapat yang digelar di Kantor Dispora Pasaman Barat, Selasa (28/4), menjadi titik awal sinkronisasi program pembinaan atlet, penguatan sarana dan prasarana, hingga perencanaan anggaran. Pertemuan ini dihadiri langsung Kepala Dispora Pasbar Randy Hendrawan, Ketua KONI Pasbar Wahidu Basri, serta jajaran pengurus KONI.
Rapat koordinasi ini membahas sejumlah aspek krusial yang akan menjadi penentu performa kontingen Pasaman Barat pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Salah satu agenda utama adalah validasi data atlet potensial dari berbagai cabang olahraga. Langkah ini penting untuk memastikan atlet yang diproyeksikan benar-benar siap bersaing dan memiliki peluang meraih prestasi.
Selain itu, pembinaan atlet sejak dini menjadi perhatian utama. Dispora dan KONI sepakat bahwa persiapan tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus terencana dan berkelanjutan.
Kepala Dispora Pasaman Barat, Randy Hendrawan, menegaskan pentingnya perencanaan matang sejak awal.
“Persiapan harus dilakukan secara matang sejak dini. Kami ingin memastikan atlet Pasaman Barat mendapat dukungan optimal agar mampu tampil maksimal dan berprestasi di Porprov,” ujarnya.
Selain pembinaan atlet, rapat juga menyoroti kesiapan fasilitas olahraga. Evaluasi dilakukan terhadap kelayakan sarana dan prasarana, termasuk peralatan latihan dan perlengkapan pertandingan yang harus sesuai standar kompetisi.
Ketersediaan fasilitas yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan performa atlet. Oleh karena itu, Dispora dan KONI akan melakukan pengkajian lebih lanjut terkait kebutuhan yang masih harus dipenuhi.
Aspek lain yang tak kalah penting adalah penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dalam rapat tersebut, dibahas bagaimana anggaran dapat digunakan secara efektif dan transparan.
Anggaran tersebut nantinya akan mencakup kebutuhan akomodasi, konsumsi, serta teknis kontingen selama mengikuti Porprov Sumbar 2026. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan tidak ada kendala selama pelaksanaan event berlangsung.
Koordinasi antara pemerintah daerah dan KONI menjadi sorotan utama dalam rapat ini. Sinergi kedua pihak dinilai sebagai kunci dalam mencapai target prestasi olahraga daerah.
Ketua KONI Pasaman Barat, Wahidu Basri, menyampaikan optimisme terhadap kesiapan kontingen jika koordinasi terus diperkuat.
“Kami optimistis, dengan persiapan yang terencana dan sinergi semua pihak, atlet Pasaman Barat mampu bersaing dan meraih hasil terbaik untuk mengharumkan nama daerah,” katanya.
Berdasarkan konfirmasi dari KONI Provinsi Sumatera Barat, Porprov Sumbar XVI Tahun 2026 akan dilaksanakan dengan sistem panitia bersama yang melibatkan 13 kabupaten/kota.
Rencananya, pembukaan ajang olahraga bergengsi tersebut akan digelar pada 2 Oktober 2026.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh seluruh tahapan persiapan. Dukungan ini mencakup pengawasan progres latihan atlet hingga kesiapan administrasi agar tidak mengalami kendala saat pendaftaran.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah sekaligus memperkuat posisi Pasaman Barat di tingkat provinsi.
Dengan dimulainya persiapan sejak dini melalui rapat koordinasi strategis ini, Pasaman Barat menunjukkan keseriusan dalam menghadapi Porprov Sumbar 2026.
Melalui pembinaan atlet yang terarah, dukungan fasilitas memadai, serta sinergi antara Dispora dan KONI, harapan untuk meraih prestasi maksimal bukan sekadar wacana, melainkan target yang realistis untuk dicapai.(Jimi)
