window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-2BWP9LK8PX'); Gapopin Sumbar Perkuat Profesionalisme Optik, 100 Kacamata Gratis Disalurkan untuk Pelajar Padang - Sumbarkini

Header Ads

  • Breaking News

    Gapopin Sumbar Perkuat Profesionalisme Optik, 100 Kacamata Gratis Disalurkan untuk Pelajar Padang


    PADANG (SUMBARKINI.COM) — Penguatan layanan kesehatan penglihatan tidak hanya berbicara tentang bisnis optik, tetapi juga menyentuh kualitas pendidikan dan masa depan generasi muda. Pesan itu mengemuka dalam pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) Sumatera Barat 2026 di Hotel Mercure, Sabtu (3/10/2026).

    Mengusung tema “Penguatan Organisasi untuk Mewujudkan Optik Profesional Melalui Regulasi dan Kolaborasi”, Rakerda menjadi ruang bagi insan optik di Sumatera Barat untuk memperkuat organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    Wali Kota Padang, Fadly Amran, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Ia menilai keberadaan dan kontribusi Gapopin sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang membangun kota yang sehat sekaligus cerdas.

    “Pemko Padang memiliki visi menjadikan Padang sebagai kota sehat dan kota pintar. Alhamdulillah, Gapopin turut berkontribusi dalam mewujudkan visi tersebut,” ujar Fadly.

    Salah satu rangkaian kegiatan yang mendapat perhatian adalah bakti sosial pemeriksaan mata serta penyerahan 100 kacamata gratis bagi peserta didik SD dan SMP di Kota Padang.

    Bagi anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan, kacamata bukan sekadar alat bantu. Kemampuan melihat dengan baik dapat berpengaruh terhadap kenyamanan mengikuti pelajaran, membaca, menulis, hingga berinteraksi di lingkungan sekolah.

    Karena itu, Fadly mengapresiasi konsistensi Gapopin Sumbar dalam menghadirkan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

    “Pemberian kacamata gratis dari Gapopin sangat membantu peserta didik mengikuti pembelajaran dengan lebih baik tanpa terkendala masalah penglihatan. Langkah ini juga mendukung Program Unggulan (Progul) Padang Juara dalam mencetak generasi muda berkualitas,” katanya.

    Di sisi lain, Rakerda juga menjadi momentum evaluasi dan konsolidasi organisasi. Ketua Gapopin Sumbar, Indra Yunaidi, menyampaikan bahwa organisasi mengalami pertumbuhan keanggotaan yang cukup signifikan.

    Dari 49 optik pada awal kepengurusan, jumlah anggota meningkat menjadi 94 optik pada 2023, menembus 100 optik pada 2024, dan kini mencapai 118 optik di Sumatera Barat.

    Pertumbuhan tersebut, menurut Indra, perlu diikuti dengan semakin kuatnya kepatuhan terhadap regulasi, kelengkapan legalitas usaha, serta peningkatan standar pelayanan profesional.

    “Dalam tiga tahun terakhir, alhamdulillah Gapopin Sumbar telah menggelar berbagai kegiatan sosial, mulai dari pemeriksaan mata dan pembagian 1.000 kacamata di Kepulauan Mentawai pada 2023, penyaluran 1.000 paket kebutuhan sekolah bagi korban longsor di Agam dan Tanah Datar, hingga pemeriksaan mata terhadap 9.340 siswa pada 2024,” ungkap Indra.

    Ia berharap Rakerda 2026 tidak berhenti sebagai agenda organisasi, tetapi menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat profesionalisme insan optik sekaligus meningkatkan manfaat keberadaan Gapopin bagi masyarakat.

    “Semoga Rakerda ini semakin memperkuat organisasi dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan optik di Sumbar,” ujarnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Profesi Optometris Indonesia (Iropin) Mohammad Husein, Anggota DPP Gapopin Budi Riawan dan Parlin Simanjuntak, serta jajaran pengurus Gapopin Sumbar.

    Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, Ketua Yayasan Akademi Refraksi Optisi YLPTK Amril Amir, serta perwakilan sponsor.

    Selain Rakerda dan bakti sosial, kegiatan dirangkai dengan pameran lensa, frame, serta instrumen optik.

    Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa penguatan sektor optik memiliki ruang yang luas untuk bersinergi dengan kesehatan dan pendidikan. Ketika layanan profesional berjalan beriringan dengan kepedulian sosial, manfaatnya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan.

    Bagi seorang pelajar, kemampuan melihat jelas mungkin terlihat sederhana. Namun dari penglihatan yang baik, ada kesempatan untuk membaca lebih nyaman, belajar lebih optimal, dan menatap masa depan dengan lebih percaya diri. (elsi)



    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad