H. Bakri Bakar: HUT ke-81 Sumbar Momentum Menjaga Marwah, Etika dan Amanah
PADANG, SUMBARKINI.COM) — Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat yang diperingati 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus meneguhkan kembali nilai integritas, tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan H. Bakri Bakar, SH, selaku Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya, perjalanan panjang Sumatera Barat tidak hanya dapat dimaknai sebagai catatan usia daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan tanggung jawab seluruh elemen dalam menjaga marwah daerah dan menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Atas nama pribadi dan selaku Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Sumatera Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat,” ujar Bakri Bakar.
Ia berharap momentum hari jadi tersebut dapat semakin memperkuat tekad bersama untuk membangun Sumatera Barat yang maju, bermartabat dan berkeadilan.
Menurut Bakri, pembangunan daerah membutuhkan lebih dari sekadar program dan kebijakan. Integritas, tanggung jawab, kedisiplinan serta keteladanan juga menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.
Menjaga Kepercayaan Masyarakat
Sebagai anggota DPRD sekaligus Ketua Badan Kehormatan, Bakri menilai kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui sikap dan pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab.
Dalam konteks lembaga legislatif, menjaga marwah DPRD tidak hanya berkaitan dengan hasil kerja kelembagaan, tetapi juga menyangkut etika, kedisiplinan dan perilaku setiap anggota dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
“Sebagai bagian dari lembaga legislatif, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Karena itu, marwah lembaga DPRD harus senantiasa dijaga melalui sikap, etika, kedisiplinan dan pelaksanaan tugas yang sungguh-sungguh,” katanya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan peran Badan Kehormatan yang berkaitan dengan penegakan kode etik dan kehormatan anggota DPRD. Bagi Bakri, keberadaan BK bukan semata-mata berkaitan dengan persoalan pelanggaran etik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kelembagaan yang menjunjung profesionalisme dan tanggung jawab.
Etika Menjadi Bagian dari Pengabdian
Pria yang kerap disapa Pak Bek ini menegaskan, anggota DPRD membawa mandat masyarakat dari daerah pemilihannya. Karena itu, setiap pelaksanaan tugas perlu ditempatkan dalam kerangka pengabdian dan tanggung jawab kepada publik.
Badan Kehormatan DPRD Sumbar, lanjutnya, berkomitmen mendorong terpeliharanya kehormatan dan etika anggota DPRD agar amanah masyarakat dapat dijalankan secara baik dan bertanggung jawab.
“Badan Kehormatan DPRD Sumatera Barat berkomitmen terus mendorong terpeliharanya kehormatan dan etika anggota DPRD, sehingga setiap amanah yang diberikan masyarakat dapat dijalankan secara bertanggung jawab,” tuturnya.
Untuk tahun ini, tanggal 1 Oktober 2026, Badan Kehormatan menganugerahkan BK Award bagi anggota yang sungguh-sungguh hadir pada setiap sidang atau rapat yang ditetapkan Bamus. Akan ditingkatkan terus dimaksimalkan penilaiannya untuk memberikan apresiasi terhadap anggota yang berkinaerja baik dan berprestasi.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-81 Sumatera Barat sebagai momentum memperkuat kebersamaan. Peringatan hari jadi, menurutnya, akan lebih bermakna apabila diterjemahkan melalui peningkatan pengabdian dan kerja nyata.
Di tengah perjalanan Sumatera Barat memasuki usia ke-81, Bakri berharap semangat membangun daerah terus tumbuh di seluruh lapisan masyarakat, pemerintah daerah, lembaga legislatif maupun berbagai elemen lainnya.
Kolaborasi dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Sumatera Barat.
“Dari Ranah Minang untuk Sumatera Barat yang semakin bermartabat,” pungkasnya.
Selamat Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat. (Zul/DaAn)
