• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Agam. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Agam. Tampilkan semua postingan

    Tokoh Masyarakat Agam Kenang 'Lakek Tangan' Mulyadi

    Kandidat Gubernur Sumbar, Mulyadi. ist

    Agam, sumbarkini.com-Calon Gubernur Sumatera Barat, Mulyadi telah memperlihatkan kerja nyata yang banyak membantu masyarakat. Salah satu 'lakek tangan' atau kerja nyata Mulyadi yakni saat berjuang membangun jalan menuju Puncak Lawang di Matur, Agam.

    Tokoh Masyarakat Lawang, Kabupaten Agam, Jamal Muchtar, Senin (21/9) mengungkapkan kekaguman atas perjuangan pria kelahiran Bukittinggi itu dalam membangun infrastruktur. Menurut dia inisiatif Mulyadi membangun jalan menuju Kawasan Wisata Puncak Lawang menuai banyak pujian dari masyarakat.

    "Alhamdulillah jalan dari Matur ke Lawang dibangun dengan anggaran Rp 29,8 miliar," ujar Jamal.

    Jamal menyebut, sebelum mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumbar, Mulyadi telah banyak memperjuangkan aspirasi selama menjalankan amanat sebagai anggota DPR RI. Terbukti banyak desa yang mendapatkan banyak sentuhan pembangunan. Termasuk Puncak Lawang sebagai salah satu destinasi wisata.

    Bahkan menurut Jamal, Mulyadi memiliki karakter seorang Gubernur Sumbar. Mulyadi banyak mewujudkan pembangunan demi kepentingan banyak orang.

    "Belum mencalonkan gubernur, kontribusi beliau (Mulyadi) ke Matur sangat besar. Beliau sudah berbuat jauh-jauh hari," jelas Jamal

    Jamal tak segan memuji kepemimpinan Mulyadi. "Seorang pemimpin memang harus nampak hasil kerja tangannya," ujar Jamal.

    Menanggapi apresiasi dari tokoh masyarakat Agam, Mulyadi mengaku semakin bergairah mewujudkan pembangunan yang adil bagi warga. Apalagi, dia menilai, wilayah Matur hingga Puncak Lawang memiliki potensi yang bisa diberdayakan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

    Oleh karena itu, Ketua DPD Demokrat Sumbar ini tidak ingin potensi tersebut terabaikan. Dia ingin Puncak Lawang bisa menjadi destinasi wisata andalan.

    "Saya ingin mendukung sarana dan prasarana untuk tempat wisata. Supaya orang kalau pergi ke Puncak Lawang itu nyaman dan menambah pendapatan daerah," ujar Mulyadi. (zl)

    Jadi Lokasi Karantina ODP, Muslim M. Yatim Bantu Disenfektan Nagari Cubadak

    Staf ahli DPD-RI, Edo menyerahkan bantuan disenfektan ke Nagari Cubadak. ist


    Agam, Sumbarkini.com-Berada di wilayah yang terdapat gedung yang dijadijan tempat karantina dan observasi orang dalam pengawasan virus korona atau covid-19 membuat masyarakat Nagari Sei Cubadak, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam menjadi was-was. Untuk menenangkan masyarakat dan mencegah virus korona, anggota DPD-RI asal Sumbar, Muslim M. Yatim memberikan bantuan 1.000 liter disenfektan kepada Nagari Sei Cubadak.

    Bantuan diserahkan oleh staf ahli DPD-RI, Edo Andrefson, Rabu (1/4). Bantuan diterima oleh wali nagari dan staf.

    Nagari Sei Cubadak terletak berseberangan dengan gedung PPSDM Kemendagri Baso yang dijadikan tempat karantina sejumlah ODP virus korona. Ada kewaspadaan tingkat tinggi dari masyarakat nagari. "Dengan bantuan disenfektan ini semoga bisa mencegah merebaknya virus korona," ujar Edo.

    Menyikapi merebaknya virus korona di Sumatera Barat, anggota DPD-RI, Muslim M. Yatim telah melakukan sejumlah aksi sosial. Disenfektan telah dibagikan ke sejumlah nagari dan keluruhan di Sumbar. Muslim M. Yatim yang juga Komisaris Utama HNI membagikan produk herbal untuk menambah imunitas para petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan yang berada di garda depan mencegah virus korona. Selain itu, bersama anggota DPD asal Sumbar lainnya, Muslim M. Yatim terus mendesak pemerintah pusat, seperti Menteri Perhubungan dan Presiden RI untuk mengeluarkan intruksi tentanf penggunaan dana APBD dalam menangani dan mencegah virus korona. Desakan kepada Menhub agar penerbangan dari dan ke Sumatera Barat diharapkan segera disikapi. (zal)

    Muslim M.Yatim Bantu 1.000 Liter Disenfektan untuk Nagari Simarasok

    Staf ahli DPD-RI, Edo menyerahkan bantuan disenfektan dari anggota DPD, Muslim M. Yatim yang diterima langsung Walinagari Simarasok. ist


    Agam, Sumbarkini.com-Upaya mencegah merebaknya virus korona atau covid-19 terus dilakukan oleh anggota DPD-RI asal Sumbar, Muslim M. Yatim. Sebanyak 1.000 liter cairan disenfektan dibagikan kepada masyarakat Nagara Simarasok, Kacematan Baso, Kabupaten Agam.

    Bantuan diserahkan secara langsung oleh staf ahli DPD-RI, Edo Andrefson, Selasa (31/3). Bantuan diterima langsung oleh walinagari setempat.

    Bantuan disenfektan ini menurut Edo untuk mencegah virus korona. "Kemarin sudah dimulai beberapa titik lokasi penyemprotan disinfektan di Nagari Simarasok, Baso. Hari ini kita serahkan 100 botol cairan disinfektan untuk 1.000 liter air kepada wali nagari Simarasok. Insyaallah cukup untuk 1 nagari disemprot. Semoga warga nagari Simarasok agar terbebas dari virus korona," ujar Edo.

    Selain menyerahkan bantuan disenfektan, anggota DPD-RI, Muslim M. Yatim berpesan kepada masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah. Masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, menjaga imunitas tubuh dengan memakan makanan sehat, selalu mencuci tangan, melakukan karantina mandiri, dan menghindari aktivitas di luar rumah. (zal)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2