• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan

    Rumah Sakit Adventist Penang Terapkan QRIS Sebagai Metode Pembayaran

    Penang (sumbarkini.com) – Rumah Sakit (RS) Adventist Penang, salah satu rumah sakit terbaik di Penang, Malaysia secara resmi menerapkan metode transaksi pembayaran dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Langkah ini bertujuan memberikan kemudahan bagi WNI dalam transaksi pembayaran yang melakukan pemeriksaan kesehatan atau pengobatan di RS Adventist Penang. Transaksi pembayaran dapat dilakuan secara nontunai hanya dengan memindai (scan) QRIS/DuitNow QR Code yang disediakan pihak rumah sakit, melalui rekening rupiah di aplikasi pembayaran masing-masing.


    Penerapan QRIS sebagai metode pembayaran tersebut diresmikan melalui Launching Ceremony yang dihadiri oleh Konsul Jenderal RI Penang, Wanton Saragih. Sementara dari internal RS Adventist, acara launching dipimpin oleh Mr. Albin Phuah, CEO RS Adventist Penang dan didampingi oleh Mr. Ronald Koh, Presiden Grup RS Adventist Penang (Group President of Penang Adventist Hospital (21/3). 


    Launching QRIS tersebut merupakan respon positif pihak manajemen RS Adventist Penang terhadap upaya Konsulat Jenderal RI (KJRI) Penang yang mendorong pemberlakuan QRIS di Wilayah Kerja KJRI Penang.  “Konsulat Jenderal RI Penang menyatakan tengah berupaya  mendorong para pemangku kepentingan seperti rumah-rumah sakit, apotek-apotek, pusat-pusat perbelanjaan dan, serta sektor usaha lainnya dapat menerapkan QRIS untuk memudahkan WNI dalam transaksi pembayaran”, ujar Wanton 


    Wanton Saragih menyatakan hal tersebut juga sebagai tindak lanjut dari kesepakatan antara bank sentral Indonesia dan Malaysia terkait transaksi pembayaran dengan mata uang lokal dalam kerangka Local Currency transaction (LCT), yang ditandatangani tahun 2018. “Penerapan QRIS diharapkan memudahkan transaksi pembayaran, memberikan rasa aman karena tidak perlu bawa uang tunai, mengurangi ketergantungan terhadap mata uang dolar Amerika (USD), meminimalisir biaya penukaran uang di money changer dan meningkatkan pelayanan publik kepada warga Indonesia di wilayah kerja kami”, ujarnya. 


    Konsul Jenderal RI Penang, Wanton Saragih menyambut antusias terwujudnya penerimaan QRIS di Penang Adventist Hospital. “Hal ini merupakan bukti nyata penguatan kerja sama antara KJRI Penang dan para pemangku kepentingan yang mendukung transaksi pembayaran dengan mata uang rupiah melalui kerangka Local Currency transaction (LCT)”, ujarnya.


    Dalam sambutannya, CEO RS Adventist Penang, Albin Phuah mengatakan peluncuran QRIS ini merupakan bagian dari komitmen RS Adventist Penang dalam mendukung kemudahan transaksi pembayaran yang lebih nyaman, aman dan cepat “QRIS sebagai salah satu solusi pembayaran diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan sehingga pasien WNI dapat fokus pada proses penyembuhan, serta memperkuat kemitraan kami dengan KJRI Penang dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan kepada kepada WNI”, tutupnya. 


    Berdasarkan data dari RS Adventist Penang lebih dari 60 ribu WNI melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan di RS Adventist Penang sepanjang tahun 2024. (*) 

    Krisis Pangan di Gaza, PMI Lanjutkan Layanan Dapur Umum Cairo, Mesir - Perang di Gaza Terus Berlanjut.

    PADANG (Sumbarmini.com) - Dampak yang paling dirasakan oleh warga pengungsi adalah semakin sulitnya mendapatkan akses pangan, akses air bersih dan layanan kesehatan. Situasi yang terus memburuk ini diperparah dengan penutupan pintu-pintu masuk akses bantuan kemanusian yang saat ini dikuasai penuh oleh Tentara Israel. 

    Menanggapi krisis pangan yang terus memburuk ini, Badan Pangan Dunia Perserikatan bangsa Bangsa menekankan pentingnya pembukaan akses pintu masuk bantuan internasional yang aman dan berkelanjutan, khususnya penyeberangan Rafah dan Kerem Shalom. Ini adalah satu satu upaya yang dapat dilakukan mengatasi krisis pangan dan kebutuhan dasar serta untuk memastikan bahwa makanan bergizi dan terdiversifikasi menjangkau mereka yang paling rentan. 

    Walaupun situasinya semakin sulit dan sangat mengkawatirkan, PMI didukung oleh Lembaga Kemanusiaan lokal di Gaza berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan dan memastikan proses pendistribusian bantuan pangan dapat terus dilakukan di kamp kamp pengungsian, termasuk membuka layanan dapur umum bagi para pengungsi. “Penutupan jalur masuk bantuan di pintu Rafah saat ini menjadi kendala utama masuknya bantuan bahan pangan, termasuk bantuan dari PMI yang saat ini masih menunggu jadwal masuk. 

    Warga pengungsi perlu makanan dan minuman untuk menyambung hidup. Ini yang tidak bisa ditunda. Karena itulah PMI saat ini terus melanjutkan layanan dapur Umum di beberapa titik kamp penampungan darurat”, kata Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia, Dr. Abdurrahman Muhammad Fachir. 

    Layanan Dapur Umum PMI dilakukan bersama lembaga kemanusiaan lokal dan tentunya berkat dukungan dan sumbangan donasi dari donor dan masyarakat Indonesia. “Palang Merah Indonesia (PMI) menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para donor sehingga layanan ini dapat terlaksana, ” Kata Fachir. 

    Layanan dapur umu ini dilakukan untuk merespon krisis pangan berkepanjangan. Sejumlah kendala dihadapi karena ketersediaan bahan dasar pangan juga semakin sulit di ketemukan di wilayah Gaza. Termasuk bahan bakar untuk proses memasak makanan juga semakin sulit didapat. 

    Untuk bertahan hidup, warga pengungsi tentu perlu makanan dan juga minuman. Krisis pangan yang sudah mulai terjadi di beberapa bulan yang lalu dan terus berlanjut sampai dengan saat ini. “Layanan dapur umum ini awalnya dilaksanakan di Kamp Pengungsian Rafah, namun karena situasi keamanan tidak memungkinkan, dapur umum dipindahkan ke Kamp Penampungan di Deir Balah. 

    Layanan dapur umum ini melengkapi upaya PMI untuk mendorong bantuan pangan melalui proses pengadaan yang dilaksanakan oleh Egyptian Red Crescent,” jelas Arifin Muh. Hadi, Tim PMI yang saat ini masih berada di Mesir. 

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa pertengahan bulan Februari yang lalu PMI telah menyalurkan bahan pangan sebesar 32,5 ton. Pengiriman barang bantuan bahan pangan ini langsung didorong ke Pusat Dapur Umum di Rafah yang dikelola oleh Egypt Red Crescent. 

    Saat ini, PMI bersama sama dengan Egyptian RC juga sedang mempersiapkan pengiriman bahan pangan berupa beras, gandum, tepung, gula dan garam ke Gaza melalui Jalur Rafah. Pengiriman paket bahan makanan ke Gaza ini melengkapi paket paket bantuan PMI lainnya seperti Minuman, Selimut, pakaian, hygiene kits, obat obatan, dan peralatan kesehatan.

    (Humas PMI Pusat) 

    Tak Ada Nama Danone, Menurut PBB: Ini Daftar Perusahaan Pendukung Israel

    Jakarta - Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (HAM) atau OHCHR merilis daftar nama-nama perusahaan yang jelas-jelas terafiliasi dalam mendukung agresi Israel ke Palestina. Di antara nama-nama perusahaan tersebut, nama perusahaan Danone tidak termasuk dalam daftar.

    Menurut resolusi yang dikeluarkan OHCHR pada 30 Juni 2023 itu, agresi Israel di Palestina ini tidak hanya didukung lembaga negara dan militer saja, tapi juga banyak entitas bisnis. Bentuk bantuannya beragam, ada perusahaan yang memasok peralatan dan bahan konstruksi, membangun infrastruktur, membiayai perluasan permukiman Israel, menyediakan jasa pemeliharaan, komunikasi, dan transportasi. Ada pula perusahaan yang membantu eksploitasi sumber daya alam Palestina untuk bisnis Israel, membuang sampah permukiman Israel ke wilayah Palestina, sampai menyediakan alat berat untuk membongkar rumah, peternakan, dan lahan pertanian warga Palestina.

    Data ini sekaligus meluruskan informasi yang beredar yang menyatakan bahwa Danone, produser AMDK Aqua masuk dalam perusahaan yang terafiliasi dengan Israel. Sebelumnya banyak tokoh-tokoh agama juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam melalukan boikot. 

    Tokoh agama seperti Quraish Shihab, Rais Am Nahdatul Ulama Nadirshyah Hosen dan KH Halim Mahfudz dari Pondok Pesantren Seblak, Jombang yang juga Ketua Dewan Waqaf tebu Ireng mengajak masyarakat untuk bijak menyikapi isu boikot ini. Memberikan donasi bisa menjadi alternatif untuk menolong saudara saudara kita di Palestina. Majelis Ulama Indonesia yang mengeluarkan fatwa boikot sendiri tidak pernah dengan tegas menyebutkan mana perusahaan yang jelas jelas terafiliasi dengan israel. 

    Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh pelaku usaha lain untuk menyudutkan lawan usahanya. Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran  Indonesia) yang juga Ketua Apindo periode 2018-2023, Hariyadi Sukamdani serta beberapa pelaku usaha juga mengingatkan masyarakat agar berhati hati karena banyak ‘penumpang gelap’ yang memanfaatkan isu boikot untuk persaingan usaha.

    Berikut daftar lengkap perusahaan yang membantu pendudukan Israel di Palestina sampai Juni 2023 menurut laporan OHCHR:

    Israel:
    American Israeli Gas Corporation Inc.
    Amir Marketing and Investment in Agriculture Inc.
    Amos Hadar Properties and Investments Ltd.
    Angel Bakeries
    Archivists Ltd.
    Ariel Properties Group
    Ashtrom Industries Ltd.
    Bank Hapoalim B.M.
    Bank Leumi Le-Israel B. M.
    Bank of Jerusalem Ltd.
    Beit Haarchiv Ltd.
    Bezeq the Israel Telecommunication Corp. Ltd.
    C Mer Industries Ltd.
    Café Café Israel Ltd.
    Caliber 3
    Cellcom Israel Ltd.
    Cherriessa Ltd.
    Chish Nofei Israel Ltd.
    Comasco Ltd.
    D.B.S Satellite Services Ltd.
    Delek Group Ltd.
    Delta Israel Brands Ltd.
    Dor Alon Energy in Israel 1988 Ltd.
    Egged Transportation Ltd.
    Electra Afikim
    EPR Systems Ltd.
    Extal Ltd.
    Field Produce Ltd.
    Field Produce Marketing Ltd.
    First International Bank of Israel Ltd.
    Galshan Shvakim Ltd.
    Hadiklaim Israel Date Growers Cooperative Ltd.
    Hot Mobile Ltd.
    Hot Telecommunications Systems Ltd.
    Mivne Real Estate (K.D) Ltd.
    Israel Discount Bank Ltd.
    Israel Railways Corporation Ltd.
    Italek Ltd.
    Kavim Public Transportation Ltd.
    Lipski Installation and Sanitation Ltd.
    Matrix IT Ltd.
    Mayer Davidov Garages Ltd.
    Mekorot Water Company Ltd.
    Mercantile Discount Bank Ltd.
    Merkavim Transportation Technologies Ltd.
    Mizrahi Tefahot Bank Ltd.
    Modi’in Ezrachi Group Ltd.
    Mordechai Aviv Tassiot Beniyah 1973 Ltd.
    Motorola Solutions Israel Ltd.
    Naaman Group Ltd.
    Nof Yam Security Ltd.
    Ofertex Industries 1997 Ltd.
    Partner Communication Company Ltd.
    Paz Oil Company Ltd.
    Pelephone Communications Ltd.
    Proffimat S. R. Ltd.
    Rami Levy Chain Stores Hashikma Marketing 2006 Ltd.
    Rami Levy Hashikma Marketing Communications Ltd
    Re/Max Israel
    Shalgal Food Ltd.
    Shapir Engineering and Industry Ltd.
    Shufersal Ltd.
    Sonol Israel Ltd.
    Superbus Ltd.
    Supergum Industries 1969 Ltd.
    Twitoplast Ltd.
    Unikowsky Maoz Ltd.
    Zakai Agriculture Know-how and inputs Ltd.
    ZF Development and Construction
    ZMH Hammerman Ltd.
    Zriha Hlavin Industries Ltd.
    Alon Blue Square Israel Ltd.
    Ashtrom Group Ltd.
    Delta Galil Industries Ltd.
    Electra Group Ltd.
    Export Investment Company Ltd.
    Hadar Group
    Hamat Group Ltd.
    Mayer’s Cars and Trucks Co. Ltd.
    Natoon Group
    Villar International Ltd.

    Amerika Serikat:
    Airbnb Inc.
    Expedia Group Inc.
    TripAdvisor Inc.
    Booking Holdings Inc.
    Motorola Solutions Inc.

    Belanda:
    Booking.com B. V.
    Tahal Group International B.V.
    Kardan N.V.
    Inggris dan Irlandia Utara:
    J.C. Bamford Excavators Ltd.
    Opodo Ltd.
    Greenkote P.L.C.

    Prancis
    Egis Rail
    Alstom S.A.
    Egis Group

    Luxembourg:
    Altice International Ltd.

    Spanyol:
    eDreams ODIGEO S.A.

     

    Gerakan BDS Indonesia yaitu Boikot, Divestasi, dan Sanksi terhadap Israel, yang merupakan bagian dari Palestinian BDS National Committee (BNC), juga merilis nama-nama perusahaan terafiliasi Irsael dan Danone lagi-lagi tidak masuk dalam target utama pemboikotan. Gerakan BDS Indonesia merilis daftar brand yang menjadi target boikot utama dan brand yang memerlukan tekanan sosial agar tidak mendukung Israel. 

    Di antaranya AXA, Puma, Hewlett Packard (HP), dan Siemens. Kemudian Domino’s Pizza, Starbucks, Burger King, Papa John’s Pizza, Pizza Hut, Mcdonalds, Carrefour, Grup Nesle, P&G, Kraft, Coca Cola, Pepsico, Johnson&Johnson, MARS, Kellogg’s, Disney, dan L'Oréal. (*)

    PusPIK Universitas Andalas Gelar Konferensi Internasional, 90 Pemakalah Hadir

    Padang - Pusat Pengembangan Industri Konstruksi (PusPIK) atau Centre for Construction Industry Development Universitas Andalas menyelenggarakan International Conference and Symposium on Construction Industry Development 2021 (I-Centroid 2021), di Gedung Pasca Sarjana Universitas Andalas, 24-25 Agustus 2021. Acara bertemakan Value Added Engineering ini dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, MH.

    Menteri PUPR yang diwakili Dirjen Bina Konstruksi Ir. Yudha Mediawan, M.Dev.Plg menyampaikan tentang pentingnya peran berbagai stake holder dalam industri konstruksi untuk mewujudkan visi presiden RI untuk mengembangkan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.

    “Kita berharap pihak kampus dapat bersama-sama dengan seluruh para pelaku usaha jasa konstruksi, dapat menyumbangkan pemikiran dalam menyusun gagasan rencana strategis pengembangan industri konstruksi nasional melalui symposium ini,” kata Yudha.

    Sementara itu, Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Yuliandri, MH mengungkapkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi telah mengamanatkan  keterlibatan seluruh stakeholder atau masyarakat jasa konstruksi sebagai salah satu kunci untuk mendukung program pemerintah Indonesia yang saat ini sedang giat-giatnya membangun infrastruktur di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, adanya kegiatan seminar internasional dan symposium ini, menjadi bukti peran aktif Universitas Andalas melalui PusPIK bersama-sama dengan seluruh pelaku usaha jasa konstruksi dalam menyumbangkan pemikiran dan menyusun gagasan rencana strategis pengembangan industri konstruksi nasional.

    Prof. Dr. Yuliandri, MH menyatakan, “Sangat mengapresiasi PusPIK karena walaupun baru didirikan, namun telah sanggup untuk menyelenggarakan dua acara besar konferensi internasional dan symposium tentang industri konstruksi. Pusat Pengembangan Industri Konstruksi (PusPIK) adalah sebuah pusat di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas. PusPIK berdiri di akhir tahun 2020 dan bertugas melaksanakan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pemanfaatan inovasi, publikasi, dan HaKI dalam bidang industri konstruksi.”



    Dikatakannya, dalam tahun ini PusPIK sudah mengadakan beberapa kegiatan masyarakat berupa pendampingan desa instruktur bangunan umum, pelatihan, dan webinar tentang industri konstruksi. Kegiatan I-Centroid ini adalah salah satu kegiatan utama PusPIK di tahun 2021.

    “Melalui simposium ini, kita berharap lahirnya dokumen advokasi bertema Agenda Bersama Pengembangan Jasa Konstruksi (APJK) 2030 atau Construction Industry Transformation Agenda (CITA) 2030 dapat diwujudkan untuk disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Selain itu juga diharapkan dalam kegiatan ini akan terjalin jaringan komunikasi ilmiah antara sesama ahli dan penggiat industri konstruksi baik nasional  maupun internasional,” pungkasnya.

    Berturut-turut, Ketua Panitia Dr. Benny Hidayat dan Dekan Fakultas Teknik Prof. Ikhwana Elfitri, Ph.D dalam sambutan pembukaannya menyebutkan acara yang diadakan pada tanggal 24– 25 Agustus 2021 ini, dihadiri oleh ratusan peserta termasuk 90 pemakalah, 6 pembicara kunci dan 10 pembicara undangan dari dalam dan luar negeri. Mereka mempresentasikan hasil penelitian maupun hasil pengamatan yang berkaitan dengan industri konstruksi.

    Benny memaparkan, “Untuk pembicara kunci diisi oleh para ahli yang fokus dalam bidang konstruksi yang berasal dari berbagai instansi dalam dan luar negeri seperti Prof Charles Egbudari Leeds Trinity United Kingdom, Prof George Ofori, London South Bank University United Kingdom.”

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bekerjasama dengan University of Malaya - Malaysia, Universiti Teknologi MARA Malaysia, Universitas Mataram, Universitas Warmadewa, Mangalore Institute of Technology and Engineering India, Universitas Mataram, Sekolah Tinggi Teknologi Payakumbuh, Politeknik Negeri Padang, Universitas Sriwijaya, Universitas Internasional Batam, Universitas Mulawarman dan Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru. Acara ini juga didukung dan disponsori oleh berbagai pihak, antara lain Hutama Karya, CSM Concrete Malaysia, Inkindo Sumatra Barat, Aspeknas, KADIN, Dinas BMCKTR Pemprov Sumatera Barat, Astekindo, Aspeknas, Intakindo, dan JAKPRO.

     

    Bertabur Ahli

    Dekan Fakultas Teknik Prof. Ikhwana Elfitri, PhD mengungkapkan sebanyak kurang lebih 90 makalah yang terseleksi dipresentasikan dalam konferensi ini. “Para presenter berasal dari Indonesia, United Kingdom, India, UEA, Kuwait, dan Malaysia. Semua makalah yang diterima akan diterbitkan di prosiding internasional yang terindeks Scopus yakni American Institute of Physics (AIP),” ujarnya.

    Prof. Charles memberikan pemaparan bahwa di tengah situasi wabah Covid-19 ini, perlu dilakukan implementasi knowledge management terhadap beberapa indikator: pengembangan keahlian, peningkatan terhadap penggunaan teknologi dan kordinasi melalui virtual, dan peningkatan ketahanan terhadap rantai pasok konstruksi.

    Sementara Prof. George Ofori memberikan beberapa gambaran perkembangan dunia industri konstruksi di beberapa negara seperti, USA, Austalia, Swedia, Afrika Selatan, Hongkong dan Malaysia, yang relevan dengan kondisi Indonesia. Sedangkan pembicara kunci dari Universitas Andalas yaitu Dr. Akhmad Suraji menyampaikan pandangannya tentang perlunya memikirkan kembali implementasi berbagai kebijakan mengenai industri konstruksi di Indonesia, terutama yang terkait langsung pada kualitas konstruksi itu sendiri seperti material, metode dan pekerja konstruksi.

    Prof. Krisna S. Pribadi dari Institut Teknologi Bandung menyinggung ketahanan industri konstruksi terhadap kebencanaan yang terjadi di Indonesia. Dr. Anil Cherian dan Dr. Jayaprakash dari India membahas tentang penggunaan inovasi teknologi pada pekerjaan struktur pondasi dalam yang telah diterapkan di Timur Tengah. Dr. Adzhil dari Malaysia memberikan ulasan mengenai skala mikro terhadap peran karbondioksida sebagai salah satu penyusun material beton dan prospeknya di industri konstruksi. Sedangkan pada acara simposium dilakukan diskusi bersama antara stake holder yang membahas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam dunia industri konstruksi.

     

    Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas juga menegaskan bahwa hasil akhir yang diharapkan dari konferensi internasional dan simposium yang dipandu secara online dari Gedung Pasca Sarjana UNAND ini adalah untuk berbagi ilmu, hasil penelitian terbaru, masukan, ide, yang berkenaan dengan dunia konstruksi untuk dapat diaplikasikan dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia. Informasi lengkap kegiatan ini di tampilkan pada situs https://conference.ft.unand.ac.id/index.php/i-centroid/2021 (*)

     

    Photo2:

     

    Empat Prodi UNP Bakal Raih Sertifikasi Internasional

    Padang (sumbarkini.com) -- Universitas Negeri Padang (UNP) membutuhkan
    sertifikasi internasional agar ada peningkatan kualitas pembelajaran untuk mewujudkan universitas unggul di kawasan Asia Tenggara, terselenggaranya pendidikan yang berkualitas, penelitian  serta model pembelajaran yang inovativ. Terkait dengan hal itu, selama tiga hari ke depan, 20 hingga 22 Agustus 2019 empat program studi akan divisitasi oleh Akreditasi Internasional Asean University Network Quality (AUN-QA).


    Penekanan terhadap sertifikasi internasional dan memacu kualitas pembelajaran disampaikan Rektor UNP, Prof Ganefri, PhD dalam Opening Session AUN-QA di Ruang Rapat Senat Lt 4, Gedung Rectorate, Selasa 20 Agustus 2019.


    "UNP dalam pembangunan bangsa dan kapasitas inovasi untuk mendukung revolusi industri 4.0 demi membangun tata kelola universitas yang transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil. UNP juga menyelenggarakan pendidikan superior, melakukan penelitian yang sangat baik untuk diproduksi publikasi yang memiliki reputasi baik, menerapkan ilmu untuk kesejahteraan bangsa, menerapkan universitas yang baik dan juga mendorong semua pihak untuk berkomitmen pada filosofi pendidikan Universitas "Alam Takambang Jadi Guru ". Filosofi ini akan mendorong Universitas menuju tujuan yang diinginkan dan menjadi agen positif perubahan untuk negara ini," ujarnya,


    Menurutnya, kedatangan asseor AUN-QA  yang berkedudukan di Bangkok, Thailand guna memvisitasi 4 Program Studi, yaitu Prodi Pendididikan Teknik Elektro (FT), Pendidikan Kimia (FMIPA), Pendidikan Bahasa Inggris (FBS) dan Prodi Manajemen (FE), yang merupakan langkah awal bagi UNP menuju International Recognation.


    "Visi UNP adalah menjadi salah satu universitas Unggul di Kawasan Asia Tenggara dalam bidang pendidikan, sains, teknologi, seni, olahraga, dan bidang vokasional," tegas Rektor Prof. Ganefri.

    Visitasi sertifikasi oleh AUN-QA ini dilakukan delapan asesor Internasional dari beberapa negara di Asean yakni Prof Dr Ngo Van Thuyon (Hi Chi Minh City of Technology and Education), Prof Dr Kiran Kaur (University of Malaya) untuk prodi Manajemen, Prof Chavalit Wong  (Mahidol University Bangkok),  Dr Nguyen Huy Phuc (Industrial University of Ho Chi Minh City) untuk prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Prof Marilou G Nicolas (Philipna) dan Prof Dr Ajaree Supasteekul (Thailand) untuk Prodi Pendidikan Kimia serta Prof Dr Evangeline P (Philipina) dan Suwat BMD (Thailand) untuk Prodi Pendidikan Teknik Elektro. (*/MAR)

    Tahun ini, UNP Buka 15 Prodi Kelas Internasional




    PADANG (Metrans)
    Civitas akademika Universitas Negeri Padang (UNP) terus berbenah sesuai dengan tuntutan zaman. Kini, UNP tidak hanya sekadar menyiapkan tenaga pendidik dalam negeri, pasalnya tahun 2018 ini UNP telah membuka Kelas Internasional untuk 15 program studi (Prodi).

    “Mulai tahun ini, UNP telah membuka Kelas Internasional untuk strata satu (S1) di 15 Prodi, dengan proses seleksi dan disaring secara ketat,” sampai  Rektor UNP, Prof.Ganefri, Ph.D., usai Silaturahmi dan Buka Bersama Pimpinan UNP dengan Tenaga Pendidik di Auditorium UNP, Rabu (23/5).

    Ganefri menjelaskan, upaya UNP untuk Kelas Internasional ini dengan cara mengubah input kualitas mahasiswa. Salah satunya dengan cara menarik lulusan terbaik di sekolah, kemudian akan diseleksi lagi untuk bisa masuk dalam Kelas Internasional. Tujuan upaya ini, agar UNP bisa menghasilkan tenaga pendidik profesional di kawasan negara Asia.

    “Mahasiswa Kelas Internasional ini nanti, separohnya akan praktik di luar negeri, yakni daerah yang telah ditunjuk dan kerjsama dengan UNP,” jelas Ganefri.

    Ia menambahkan, dalam menghadapi Kelas Internasional ini pihaknya juga akan mempersiapkan dosen-dosen yang mumpuni, salah satunya dengan syarat telah memiliki minimal nilai TOEFL 450. Upaya ini dilakukan agar UNP mampu melahirkan lulusan yang unggul dan profesional sesuai visi dan misi UNP.

    Ia berharap, ke depannya tenapa pendidik UNP terus meng-upgrade ilmu, keahlian, pengetahuan, serta mengoptimalkan teknologi informasi. Menurutnya, keberadaan tenaga pendidik sangat penting untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Apa lagi tahun ini UNP tengah membuka Kelas Internasional.

    “Setiap dosen atau tenaga pendidik, bahkan pegawai UNP nanti diwajibkan mampu memanfaatkan IT. Sebab, nanti setiap transaksi harus non-tunai, dan administrasi di UNP semuanya melalui online,” ujar Ganefri.

    Semua itu kata Ganefri, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Ia menilai, mahasiswa merupakan pelanggan, yang harus dilayani secara maksimal, aman, nyaman, dan menyenangkan.

    “Mahasiswa itu pelanggan, jadi pihak kampus harus memberi pelayanan sebaik mungkin, sehingga mereka nyaman belajar di UNP,” sebutnya.

    Terkait Buka Bersama ini, ia mengatakan untuk menjalin silaturahmi dengan seluruh pegawai dan tenaga pendidik yang ada di lingkungan UNP. “Selama ini kita belum pernah Buka Bersama serentak, biasanya per fakultas,” sebutnya mengakhiri.

    Turut hadir dalam Buka Bersama ini, semua wakil rektor, senat beserta jajarannya, dekan beserta jajarannya, dosen, pegawai, mitra kerja UNP, serta civitas akademika UNP. Adapun ustad penceramahnya ialah, Wakil Rektor III UIN IB Padang, Ikhwan Matondang, yang membahas tentang cara menjadi mukmin yang dicintai Allah Swt. (why)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2