• Breaking News

    Walinagari Padang Ganting Minta Awasi Lembaga Keuangan di Padang Ganting

    Padang Ganting, Tanah Datar (sumbarkini.com)Maraknya lembaga keuangan yang meminjamkan uang door to door ke masyarakat begitu mengemuka dalam pertemuan di Kantor Camat Padang Gantiang. Begitu juga permasalahan Pasar Ambek Pagi di Simpang Dadok Nagari Atar yang bisa saja memicu perselisihan.

    "Kini di Padang Ganting ada Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang modalnya telah berkembang hingga Rp2,5 miliar. Sangat menggembirakan. Tapi hadirnya lembaga keuangan berbentuk koperasi yang memberikan pinjaman dengan cepat dan syarat yang mudah," ujar Ketua SPP Padang Ganting Azwar Basri, Senin 6 Agustus 2018.

    Azwar Basri prihatin lantaran lembaga keuangan itu mengacaukan sistem yang dibangun sejak PNPM masuk ke kecamatan itu. Kemudahan syarat dan layanan cepat membuat masyarakat beralih ke lembaga itu. Padahal bunga yang diterapkan relatif besar.

    Ditengarai, mereka bukannya membantu tapi memiskinkan masyarakat. Sebab Hari ini meminjam, besok sudah ditarik angsuran berikut pinjamannya. "Kami mohon hal ini jadi perhatian pihak terkait, terutama OJK. Mereka punya izin usaha mengelola keuangan," ungkapnya.

    Anggota DPD RI, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S. IP, MH menjadikan laporan Ketua SPP yang juga Ketua LPM itu sebagai catatan khusus buat rapat paripurna DPD RI.

    Menurut hemat Leonardy, jika pengelola keuangan itu berbentuk koperasi, tentu dia hanya bisa meminjamkan uang kepada anggota dan calon anggota. Anggota ini terdaftar di buku anggota dan membayar simpanan pokok, simpanan wajib maupun sukarela. Mereka berhak atas keuntungan pengelolaan keuangan itu berdasar kontribusi yang diberikannya terhadap koperasi.

    Leonardy mengapresiasi Camat Padang Ganting Drs. Agusli, Walinagari Atar dan Bundo Kandung Rosmiati yang telah berkontribusi positif terkait Pasar Ambek Pagi. Dia berharap tidak ada hal yang tak diinginkan dengan adanya ultimatum penghentian operasional pasar tersebut.

    "Permasalahan yang krusial telah terlewati dengan pindahnya pasar ke lokasi lain. Ini sudah kemajuan yang sangat menggembirakan," ujar Camat Padang Ganting, Drs. Agusli, Senin 6 Agustus 2018.

    Khusus keluarga besar Bundo Kandung di kecatan itu, Rosmiati yang telah menyediaka ulayat mereka sebagai penampungan pedagang Pasar Ambek Pagi. Selagi itu dimanfaatkan, berkah Allah akan dinikmati oleh keluarga pemilik ulayat. "Terimakasih, negara dan daerah butuh kerelaan warganya melepas tanak milik pribadi atau ulayat untuk pembangunan fasilitas umum. Sangat kita hargai," tukasnya. (*)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...