Hadapi MTQ Sumbar 2027, Pemkab Sijunjung Mulai Seleksi Calon Kafilah
SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) – Pemerintah Kabupaten Sijunjung mulai mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-42 Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2027 mendatang di Kabupaten Pesisir Selatan.
Sebagai langkah awal, Pemkab Sijunjung melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) menggelar seleksi calon kafilah Kabupaten Sijunjung. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua LPTQ Kabupaten Sijunjung yang juga Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt., MM., bertempat di Balairung Lansek Manih, Sabtu (7/11/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Iraddatillah menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pimpinan pondok pesantren, camat, serta pihak terkait yang telah hadir dan menunjukkan komitmen dalam mempersiapkan kafilah Kabupaten Sijunjung.
Ia mengatakan, pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Sijunjung ke-42 yang telah berlangsung sebelumnya berjalan lancar dan meriah. Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, khususnya Kecamatan Koto VII, yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, hasil pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten telah melahirkan qari dan qariah terbaik yang selanjutnya dipersiapkan untuk mengikuti seleksi calon kafilah menuju MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2027.
"Menghadapi MTQ tingkat provinsi nanti, tentu kita membutuhkan persiapan yang matang. Karena itu, persiapan harus dimulai sejak sekarang, salah satunya melalui seleksi untuk mendapatkan peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Sijunjung," ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta seleksi merupakan para peraih juara I hingga juara III pada MTQ tingkat Kabupaten Sijunjung. Melalui proses seleksi tersebut, diharapkan dapat terpilih putra-putri terbaik yang nantinya akan membawa nama Kabupaten Sijunjung pada ajang MTQ tingkat provinsi.
Wabup juga berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Kepada pimpinan pondok pesantren dan para pelatih, ia meminta agar terus memberikan pembinaan dan pendampingan secara maksimal kepada para calon peserta.
"Kita berharap adik-adik semua dapat mempersiapkan diri dengan baik. Kepada pimpinan pondok dan para pelatih, kami mohon agar terus memberikan pembinaan secara matang sehingga kemampuan para peserta semakin meningkat," harapnya.
Lebih lanjut, Iraddatillah menyampaikan harapan agar prestasi Kabupaten Sijunjung pada MTQ tingkat provinsi mendatang dapat menyamai, bahkan melampaui capaian pada Porprov Sumatera Barat XVI lalu, ketika Kabupaten Sijunjung berhasil meraih posisi enam besar.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan berupaya memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi di bidang keagamaan, sebagaimana dukungan yang diberikan terhadap pengembangan prestasi olahraga.
"Kita berharap melalui proses seleksi, pemusatan latihan (TC), dan pembinaan yang terencana, anak-anak kita nantinya mampu mewakili daerah serta mengharumkan nama Kabupaten Sijunjung," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Sijunjung, Hendri Nurka, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi tersebut didasarkan pada surat Gubernur Sumatera Barat terkait penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi serta surat LPTQ Sumatera Barat mengenai petunjuk teknis pelaksanaan MTQ.
Ia menjelaskan, seleksi ini dilatarbelakangi telah selesainya pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Sijunjung yang menghasilkan qari dan qariah terbaik. Para peraih prestasi tersebut kemudian dipanggil untuk mengikuti seleksi sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat provinsi.
"Jumlah peserta yang direncanakan mengikuti seleksi sebanyak 96 orang. Namun, terdapat beberapa peserta yang berhalangan hadir karena izin. Terhadap peserta yang belum dapat hadir, nantinya akan ditindaklanjuti melalui media digital," jelasnya.
Kegiatan seleksi dilaksanakan selama satu hari. Setelah pembukaan, peserta akan dibagi berdasarkan masing-masing cabang lomba dan mengikuti proses penilaian yang dipandu oleh tim seleksi, dewan hakim, serta tenaga profesional.
Pada siang harinya, tim seleksi dijadwalkan melaksanakan rapat untuk menentukan calon kafilah yang akan mengikuti pembinaan lanjutan melalui program pemondokan dan Training Center (TC).
Hendri juga menyampaikan bahwa waktu persiapan menuju pelaksanaan MTQ tingkat provinsi relatif terbatas. Karena itu, jadwal pembinaan nantinya akan disesuaikan dengan kalender pendidikan, termasuk agenda ujian sekolah serta waktu pelaksanaan ibadah puasa dan Lebaran.
Apabila usulan anggaran dapat disetujui sesuai perencanaan, program pembinaan direncanakan meliputi satu kali pemondokan dan lima kali Training Center (TC). Seluruh pembiayaan kegiatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Sijunjung.
Pada kesempatan itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung, para camat, ofisial, tim seleksi, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung persiapan kafilah MTQ Kabupaten Sijunjung.
Ia juga berharap dukungan, saran, dan masukan dari seluruh pihak terus diberikan demi meningkatkan prestasi Kabupaten Sijunjung pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat mendatang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setdakab Sijunjung Aprizal, M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung, H. Okto Verisman, S. Ag.,MA, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, H. Asrizal, S.Ag, M.A. Kabag Kesra Hendri Nurka, S.Sos., M.Si., beserta jajaran, para camat se-Kabupaten Sijunjung, tim seleksi, dewan hakim, serta unsur terkait lainnya.
(Andri)
