• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label KPB Kota Padang. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label KPB Kota Padang. Tampilkan semua postingan

    KPB Tingkatkan Sinergitas dengan Stake Holder di Padang Selatan

    Padang – KPB Kota Padang terus meningkatkan sinergitas dengan Pemerintah Kecamatan yang ada di Kota Padang dan stakeholder terkait di masing-masing kecamatan tersebut. Senin 10 Juni 2024, giliran Padang Selatan yang dikunjungi oleh Tim KPB Kota Padang. Acara silaturrahmi tersebut dijlain oleh Sekretaris KPB Kota Padang, Rivendi Utama.

    “Kita berkunjung dalam rangka silaturahmi dengan Camat Padang Selatan dan stakeholder yang ada di kacamatan ini. KPB Kota Padang sangat mendorong KPB Kecamatan Padang Selatan mampu menjalin hubungan harmonis dengan Camat beserta jajarannya dan stakeholder yang ada,” tegas pria yang akrab disapa Pak Sek ini. 

    Diungkapkan Rivendi Utama, pertemuan dengan Camat Padang Selatan bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antar elemen yang ada di tingkat Kecamatan Padang Selatan dalam penanganan dan penanggulangan bencana. 

    Sekretaris KPB Kota Padang serahkan HT dan baju seragam lapangan.

     “Harapan kami, dengan kehadiran KPB Kecamatan Padang Selatan memberikan dampak positif bagi masyarakat Padang selatan khususnya dalam penanggulangan bencana. Sebab kecamatan ini rawan bencana seperti longsor, banjir dan bencana lainnya,” ujarnya.

    Rivendi berharap semoga kedepannya integritas dan kekompakan yang berhasil dibangun oleh KPB Padang Selatan memberikan rasa aman dan nyaman terhadap Masyarakat. “Sebagai wujud harapan kami itu, kami menyerahkan 1 unit HT dan 25 helai baju kaos lapangan untuk anggota KPB Kecamatan Padang Selatan. Dan kami meminta KPB Padang Selatan bisa aktif ke lapangan dan terus berkoordinasi dengan KPB Kota Padang, Pihak Kecamatan, dan insan kebencanaan yang ada di Kecamatan Padang Selatan,” ulasnya.

    Camat Padang Selatan, Anhal Mulya Perkasa, S.STP.,M.P.A mengatakan, “Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Padang Selatan sangat bangga dengan adanya KPB Kecamatan Padang Selatan. Kami pun berhahap dapat saling bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan dan insan kebencanaan yang berada di Kecamatan Padang Selatan.”

    Anhal membenarkan kecamatan yang ada di bawah kepemimpinannya termasuk wilayah rawan bencana banjir, longsor dan bencana lainnya. Tentu dengan keberadaan KPB Kecamatan Padang Selatan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana. Sehingga Ketika bencana terjadi, masyarakat lebih tanggap dan mampu mengambil Tindakan preventif.

    “Kami sangat berharap KPB dapat membantu masyarakat Padang Selatan dalam penanggulangan bencana. Lebih terasa lagi dampaknya bagi masyarakat, dan saya selaku camat mengucapkan terimakasih atas binaan dan kehadiran Sekretaris KPB Kota Padang,” ujarnya.

    Sebagai pemimpin terdepan di kecamatan, camat  itu menyatakan siap bersinergi dengan KPB Kecamatan Padang Selatan dalam penanggulangan bencana di daerah itu. Banyak hal yang perlu didiskusikan dan dikoordinasikan demi tercapainya Padang Selatan Tanggap Bencana.



    Terkait harapan yang disandangkan kepada KPB Kcamatan Padang Selatan, Hadis Qudrattullah selalku ketua tegas menyatakan dirinya atas nama ketua KPB Kecamatan Padang Selatan beserta seluruh pengurusnya siap bekerjasama dengan Camat beserta jajarannya, KSB Kecamatan Padang Selatan dan stakeholder terkait lainnya.

    “Kami sangat berterima kasih atas arahan Sekretaris KPB Kota Padang dan Pak Camat. Terimakasih atas HT dan baju seragam lapangan buat kami. Mohon bimbingan dan dukungan agar kami berhasil melaksanakan pengabdian di bidang kebencanaan ini,” harapnya.

    Sementara itu, Ketua KSB Kecamatan Padang Selatan, Benny Abeng Law juga siap memberikan dukungan. “Sangat berbangga dengan keberadaan KPB Kecamatan Padang Selatan. Kedepanya kita bersama-sama untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana khususnya di Padang Selatan. Walaupun KSB dan KPB organisasi yang berbeda tetapi tujuan kita sama,” tegasnya.

    KSB dan KPB sama-sama membantu masyarakat korban bencana. Untuk itu dibutuhkan saling kompak, saling koordinasi dan mau berjibaku membantu masyarakat Padang Selatan dalam penanggulangan bencana. “Sukses selalu KPB kecamatan Padang Selatan,” pungkasnya. (zulfadli)

    KPB Kota Padang, Bagikan 10.000 Masker ke di Lokasi Erupsi Merapi

    Sungai Pua – Komite Peduli Bencana (KPB) Kota Padang bagikan 10.000 masker kepada masyarakat. Petugas SAR dari berbagai lembaga juga diberikan masker.

    “Kami bagikan 10.000 masker kepada masyarakat sekitar posko utama , petugas serta keluarga dan kawan korban bencana yang ingin melihat proses evakuasi dari dekat,” ungkap Ketua KPB Kota Padang, Zulkifli.

    Dikatakan Zulkifli, mereka membagikan masker di sekitar lokasi erupsi Merapi karena masih terjadinya hujan abu vulkanik. Hujan abu vulkanik ini menyebabkan gangguan pernapasan. Sebab hujan abu membawa material halus hasil letusan gunung berapi yang berbahaya. Apabila material halus itu terhirup dan masuk ke paru-paru dengan paparan cukup tinggi maka dapat membuat kesulitan bernapas disertai batuk dan iritasi.



    “Kami tak ingin hal ini menimpa saudara-saudara kita yang turun dalam proses evakuasi dan para korban bencana erupsi Merapi umumnya,” tegasnya.

    Sekretaris KPB Kota Padang, Rivendi Utama menambahkan, bahwa mereka membagikan bentuk kepedulian Anggota DPR RI Andre Rosiade kepada korban erupsi Merapi. “Kami pun ada disini atas perintah Pak Andre yang merupakan Dewan Penasehat KPB Kota Padang,” ungkap Rivendi.

    Rivendi juga memaparkan Gunung Marapi secara administratif terletak  dalam wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Gunung Marapi dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) yang berada di Jl. Prof. Hazairin no 168 Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat.

    Rivendi juga mengungkapkan bahwa kita perlu mencermati hasil pengamatan, analisis data visual maupun instrumental Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badang Geologi Kementerian ESDM hingga tanggal 3 Desember pukul 18.00 WIB, maka tingkat aktivitas G. Marapi masih tetap pada Level II (Waspada).

    Maka dari itu diharapkan masyarakat yang ada di sekitar G. Marapi diharapkan tenang tidak terpancing isu-isu tentang letusan gunung. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah. Dan Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak abu vulkanik bagi kesehatan. “Kami pun harus menggunakan masker dan kami ajak masyarakat terutama yang berada di sekitar lokasi untuk memakai masker dengan cara membagi-bagikan masker seperti saat ini,” ujarnya.

    Jangan lupa untuk mengamankan sarana air bersih. Juga bersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh. (*)

    Erupsi Merapi, KPB Turunkan Tim Ke Agam

    Agam – Erupsi Merapi yang terjadi pada Minggu Sore pukul 14.56 tanggal 3 Desember 2023, telah menimbulkan korban jiwa. Di wilayah sekitar terjadi hujan batu dan hujan abu (pasir).

    Dengan adanya video yang beredar di sosial media, membuat Pembina dan Pengurus KPB Kota Padang tersentak dan pantang bagi mereka melewatkan kesempatan berbakti untuk kemanusiaan. Dalam waktu singkat melakukan rapat persiapan untuk turun ke lokasi bencana. 

    “Kami tentu saja ikut merasakan derita para pendaki gunung yang terjebak dan berada sangat dekat dengan pusat erupsi. Kami putuskan turun ke lokasi,” ujar Ketua KPB Kota Padang, Zulkifli.

    Personil KPB yang turun ke Agam.

    Dikatakan Zulkifli, dari rapat pihaknya membawa peralatan penunjang lainnya yang dibutuhkan oleh tim penyelamat dan korban bencana. Termasuk 1 unit ambulance untuk keperluan evakuasi.

    “Dengan menurunkan 11 personil, anggota kami sebagian ditempatkan di pintu evakuasi. Standby di ambulance dan aktif membantu proses evakuasi. Sebagian tim bertugas di Posko Utama Kantor Walinagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam,” ungkapnya.

    Ditambahkan oleh Sekretaris KPB Kota Padang, Rivendi Utama, KPB Kota Padang saat ini terus berkoodinasi dengan pos pengamatan gunung api Marapi, berkoordinasi dengan TWA gunung api Marapi, berkoordinasi dengan pihak nagari dan kecamatan, turut membantu pendataan, ikut rapat terkait erupsi Marapi.

    “Kami melakukannya di bawah komando BPBD Sumbar dan BPBD Kabupaten Agam. Bersama kami juga ada TNI/Polri, BPBD Padang Panjang, BPBD Bukittinggi, PMI Agam, Tagana Agam dan Basarnas,” ungkapnya.

    Dia menambahkan dari tinjauan lapangan, kecamatan yang terdampak hujan batu dan abu adalah Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua, Kecamatan Ampek Angkek, Kecamatan Malalak. Sementara kecamatan yang terdampak hujan abu adalah Kecamatan Banuhampu, Kecamatan Tilatang Kamang, Kecamatan Baso, Kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan Lubuk Basung, Kecamatan IV Koto, Kecamatan Matur, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kecamatan Palembayan dan Kecamatan Kamang Magek.

    Juga sudah tercatat survivor sebanyak 75 orang. Survivor yang sudah terevakuasi dengan selamat 49 orang, Sebagian sudah kembali ke rumah masing-masing dan sebagian lagi masih di rumah sakit (Padang Panjang dan Bukittinggi). Sampai pukul 7.10 pagi hari ini tim gabungan bisa menemukan 3 orang selamat dan 11 orang yang butuh medical care, sedang dievakuasi dari puncak ke bawah. Masih perlu dicari ada 12 orang lagi. (*)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2