• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label kereta api. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label kereta api. Tampilkan semua postingan

    Stasiun KA Nareh Beroperasi Kembali Setelah Mati Suri 30 Tahun

    PARIAMAN (sumbarkini.com) - Kereta Api jalur Stasiun Nareh yang telah lama mati suri bakal hidup kembali, hampir 30 tahun  tidak beroperasi, banyak kabupaten dan kota yang harus diintegrasikan, tapi sekarang masyarakat sudah bisa menggunakan Kereta Api sebagai angkutan darat massal.

    Hari ini diresmikan stasiun Nareh oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, di Pariaman, Jumat (22/3/2019).

    Hadir dalam acara tersebut Menhub RI Budi Karya Sumadi, anggota DPR RI Alex Indra Lukman, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Walikota Pariaman Genius Umar, Wakil Walikota Padang Pariaman Mardison Mahyuddin, Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti, Dirjen Lalin Angkutan Kereta Api Kemenhub Zulmafendi, Kepala BPSDMP Umiyatun Hayati Triastuti, Kepala BKIP Kemenhub Baitul Ihwan, Kepala Dishub Sumbar Heri Nofiardi, Dishub Kota Pariaman Yota Balad dan jajaran Kemenhub dan Dinas perhubungan Sumbar serta undangan lainnya.

    Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang telah menghidupkan kembali Kereta Api (KA) yang selama ini telah mati di Sumbar, ditambah jalur KA jurusan ke Bandara adalah yang ketiga di Indonesia, selain Jakarta dan Medan.

    "Kereta api yang terintegrasi langsung dengan bandara di Sumatra Barat merupakan yang ketiga di Indonesia setelah di Kualanamu, Sumatera Utara, dan Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten," ujar Irwan.

    Lebih lanjut Gubernur menyampaikan, "Kereta api bandara tersebut dinamai Minangkabau Ekspres yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, ini suatu kebanggaan bagi masyarakat Sumbar," ujarnya. (*)

    Menteri Berikan Bus Untuk Memotivasi Anak Bangsa

    PADANG (sumbarkini.com) - Kementerian Perhubungan memberikan masing-masing dua bus, kepada Universitas Andalas dan Universitas Bung Hatta. Pemberian bantuan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat itu bertujuan untuk memotivasi anak bangsa.

    Hal ini ditegaskan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam serah terima bus kampus di Universitas Bung Hatta, Senin 21 Mei 2018. "Universitas Bung Hatta adalah salah satu universitas terbaik di Pulau Sumatera. Saya ingin terus memotivasi para mahasiswa agar menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul. Kita lihat negara maju tentu SDM mereka unggul juga," ujarnya saat diwawancara wartawan usai memberikan kuliah umum di kampus proklamator itu.

    Pada kuliah umum tersebut, Menteri Budi Karya Sumadi memaparkan pembangunan sarana dan prasarana transportasi yang dilakukan Pemerintahan Jokowi. Semua semata-mata karena untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

    Budi mencontohkan, jalur kereta bandara sejauh 22,7 kilometer dibangun untuk memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat. Secara sederhana, ongkos transportasi kereta api tersebut sangat murah dibanding dua jalur kereta bandara yang sudah lebih dulu diresmikan, Kereta Bandara Kualanamu dan Kereta Bandara Soekarno Hatta.

    Kereta bandara senilai Rp200 miliar ini dibuat untuk mendukung pengembangan Bandara Internasional Minangkabau. Kapasitas bandara itu diperintahkan presiden ditingkatkan agar bisa menampung 5,7 juta penumpang. Lebih dua kali lipat sekarang yang hanya 2,7 juta orang.

    Selain itu, kereta bandara ini merupakan penunjang Sumbar sebagai daerah tujuan wisatawan. Membuka lapangan kerja yang lebih banyak di Sumatera Barat ini. "Kita harus bangun bandara di Mentawai, terminal Anak Air Padang, juga membangun tol laut untuk menjangkau pelosok nusantara yang akan membangun pertumbuhan ekonomi," ulas Menhub. (zul)

    Presiden Jokowi Resmikan Kereta Bandara Ketiga di Indonesia

    KETAPING (sumbarkini.com) - Presiden Joko Widodo meresmikan Kereta Api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Ketaping Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat, Senin, 21 Mei 2018. Kereta ini merupakan kereta bandara ketiga di Indonesia setelah KA Bandara Kualanamu dan KA Bandara Soekarno-Hatta.

    "Kereta bandara seperti ini baru ada di Medan, kemudian di Jakarta, kemudian yang sekarang ada di Sumatra Barat di Padang," kata Presiden dalam sambutannya.

    KA bandara ini diberi nama KA Minangkabau Ekspres dan sudah beroperasi perdana pada 1 Mei 2018. Dengan adanya kereta bandara ini, Presiden berharap, penggunaan mobil pribadi bisa dikurangi sehingga bisa mengurangi kemacetan, seperti halnya di Jakarta.

    "Kenapa kereta dibangun di Jakarta Kota ke Bandara? Karena kita ingin mengurangi mobil pribadi. Kita ingin orang naik transportasi massal, busway, kereta, sebentar lagi ada MRT dan LRT. Tanpa itu pasti di seluruh dunia pasti akan macet. Di Sumatra Barat khususnya di Kota Padang, kita ingin hal yang sama," paparnya.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa harga tiket kereta bandara di Padang ini juga sangat terjangkau. Perbedaannya dengan kereta bandara di Jakarta, kata Presiden, adalah kereta bandara di Padang dibiayai dari APBN, bukan swasta.

    "Tiketnya sangat murah sekali. Kalau di Jakarta dikerjakan swasta kalau di sini dikerjakan APBN. Tadi saya ngecek langsung tiketnya. Di sini tiket tercantum Rp10 ribu. Artinya apa? Ya sangat murah sekali. Kalau Bapak, Ibu naik mobil ke airport, mungkin 1 jam. Hitung saja bensin berapa," ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan bahwa Bandara Internasional Minangkabau ini sedang dalam proses perluasan. Dari sebelumnya 2,7 juta penumpang per tahun menjadi 5,7 juta penumpang di akhir 2019.

    "Saya tanyakan Direktur Utama Angkasa Pura, kapan selesai Pak Dirut? Jawabannya insyaallah Pak 2019. Insyaallah 2019 akan selesai sehingga airport Bandara Internasional Minangkabau ini menjadi airport besar dengan kapasitas 5,7 juta penumpang," kata Kepala Negara.

    Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara peresmian KA bandara ini diantaranya adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar, Gubernur Sumatera Barat Iwan Prayitno dan Dirut PT KAI Edi Sukmoro.

    Setelah meresmikan KA bandara ini, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kota Padang dengan menggunakan kereta bandara. Sepanjang perjalanan di dalam kereta, Presiden dan Ibu Iriana pun bertatap muka dengan perwakilan Ketua OSIS SMA dan SMK se-Provinsi Sumatra Barat ini.

    Setibanya di Stasiun Padang, Presiden sempat berdialog dengan beberapa perwakilan Ketua OSIS SMA dan SMK se-Provinsi Sumatra Barat. (mus)

    Pangdam Siap Amankan Kedatangan RI-1 ke Sumbar

    PADANG (sumbarkini.com) – Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Ibnu Triwidodo diwakili Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Mirza Agus mengatakan, pasukan, materil maupun sarana pendukung siap mengamankan kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini.
    Sebanyak 1.100 personil gabungan TNI dan Polri disiapkan untuk pengamanan kunjungan kerja Presiden RI, Joko Widodo dan isteri, Senin (21/5).
    “Ancaman terhadap VVIP bukan hanya ancaman terhadap keselamatan dan keamanan saja, tapi juga ancaman yang dapat menjatuhkan kehormatan dan kedaulatan negara, martabat dan kewibawaan pemerintah,” tegasnya.
    Selaku Pangkoops Pengamanan VVIP, Pangdam ditegaskannya harus memastikan setiap Satgas sudah memiliki kesiapan operasional yang mampu menangkal berbagai kerawanan dan kontijensi yang diprediksikan dapat terjadi. 
    “Apel gelar pasukan ini menggambarkan totalitas kesiapan pengamanan mulai dari H-1 sampai selesai kunjungan Presiden RI dan Ibu Hj. Iriana Joko Widodo,” katanya.
    Disampaikan juga personil pengamanan VVIP akan ditempatkan di lokasi yang menjadi objek kunjungan kerja presiden dan isteri serta sepanjang rute yang dilalui maupun rute cadangan serta rute pengganti. (*)

    Kereta Api BIM Gratis, Hari Pertama Habis 2.027 Tiket



    Inilah kereta api yang melayani Padang - Ketaping (Bandara Internasional MInangkabau.

    PADANG (sumbarkini.com) - Ada kabar baik untuk masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar), terutama yang sedang berada di Kota Padang. Pasalnya yang ingin mencoba naik Kereta Api Minangkabau Ekspres, bisa dinikmati secara gratis selama tiga hari, 1-3 Mei 2018.

    Semua itu dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumbar, untuk memperkenalkan kereta api jurusan Simpang Haru-BIM tersebut kepada masyarakat. Sesuai penjelasan Humas PT KAI Drive II operasional Sumbar Zainir, keberangkatan KA Minangkabau Ekspres ini bisa dinikmati dimulai dari pagi pukul 06.15 WIB dari stasiun Simpang Haru.

    “KA Minangkabau Ekspres ini bisa dinikmati gratis tiga hari, mulai dari 1-3 Mei 2018, tetap pakai tiket tapi nominalnya kosong. Lima kali keberangkatan sehari, mulai dari Simpang Haru, yang melewati Stasiun Tabing, Duku dan berhenti di BIM,” papar Zainir kepada Metrans, Selasa (1/5).

    Sesuai laporan yang ia terima, Zainir mengatakan bahwa di hari pertama Selasa (1/5) ini sebanyak 2.027 tiket gratis digunakan masyarakat Sumbar. Jumlah tiket tersebut total keseluruhan digunakan penumpang, baik dari stasiun Haru-BIM, atau stasiun BIM-Haru.

    Kemudian Zainir menjelaskan, setelah setelah habis masa gratisnya nanti, skema tarif KA Minangkabau Ekspres ini telah disusun yakni Rp10 ribu naik dari stasiun Simpang Haru-BIM. Sementara bagi penumpang yang ingin turun di stasiun Tabing dan Duku hanya dikenakan tarif Rp5.000. “Kalau dari Duku-BIM juga akan dikenakan tarif Rp5.000 juga,” kata Zainir.

    Kemudian berdasarkan hasil rapat dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, direncanakan peresmian Bandara Minangkabau Ekspres ini dilakukan oleh Presiden RI Jokowi pada 8 Mei 2018 mendatang.

    Sementara Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran juga mengimbau masyarakat Sumbar untuk menikmati sensasi naik kereta api ke Bandara ini. Ia menjelaskan, bahwa sebelumnya sudah diusulkan selama sepuluh hari gratis, tapi yang disepakati hanya tiga hari.

    "Bagi masyarakat yang ingin menikmati, silakan diambil tiketnya di stasiun Padang, stasiun Tabing, Stasiun Duku, dan Stasiun BIM. Sebab, nanti Presiden Jokowi akan sosialisasi besar-besaran. Semoga presiden punya waktu untuk peresmian nanti," pungkasnya. (why)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2