• Breaking News

    Balihonya Mulai Bertebar di Mana-mana, Ini Dia Sosoknya!!!

    Padang
    – Pasca Pemilu 2024, mulai bertebar baliho baru. Termasuk baliho atas nama Ir. H. Surya Tri Harto, MT., MBA gelar Datuak Rangkayo Mulia Nan Di Apa bertebar di lokasi-lokasi strategis Kota Padang, Kota Solok, Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar.

    Berbagai spekulasi bermunculan di tengah Masyarakat, juga di berbagai platform media sosial. Ini baliho calon gubernurkah atau ada maksud lain di baliknya.

    Dari penelusuran, ternyata baliho itu merupakan inisiatif dari beberapa orang yang menyebut dirinya Relawan Surya Tri Harto (Relawan STH).

    Surya Tri Harto yang akrab disapa STH, ketika dihubungi membenarkan bahwa puluhan baliho itu merupakan inisiasi dari kelompok yang menamakan Relawan STH. Dan para relawan merasa sudah saatnya mendorong STH untuk memimpin di Ranah Minang mengingat track record-nya di Pertamina dan berbagai organisasi sosial baik lokal, regional maupun nasional.

    “STH untuk Ranah Minang. Begitu kata mereka yang menamakan dirinya Relawan STH tersebut,” ungkap Surya mengulangi penegasan para relawan tersebut, Senin 1 April 2024.

    Surya pun mengakui, ada aspirasi agar dia maju dalam Pilkada 2024. Bahkan aspirasi itu berupa desakan kuat terhadapnya. "Ada beberapa aspirasi agar saya maju di Sumbar atau daerah lain, tapi saya masih butuh waktu untuk mempertimbangkannya," ungkap Surya.

    Dia menegaskan pertimbangan mendalam tentu harus dia lakukan dan harus menghitung potensi dan berbagai kemungkinan sebelum memutuskan untuk maju dalam kancah politik tersebut, karena ia menyadari bukanlah seorang politisi, Tak punya kartu anggota partai (KTA). Apalagi selama ini dia dikenal seorang profesional di bidang perminyakan, dan harus mempertimbangkan amanah yang belum lama disandangnya di PT Pertamina International Shipping (PIS).

    Surya pun pada tahun 2023 mendapat amanah dari kaumnya di Nagari Koto Laweh, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Ia menagku gelar pusako adat Datuak Rangkayo Mulia Nan Di Apa dari kaum suku Guci di Koto Laweh.

    "Kalau pun maju, tentu lewat jalur independen atau ada partai meminang," tukasnya.

     

    Mengenal Lebih Dekat STH

    Seperti yang disebutkan Surya Tri Harto, berbagai pertimbangan harus dia dalami. Apalagi dalam Pemilu 2024 lalu banyak sosok yang familiar di tengah Sumatera Barat, telah banyak berbuat untuk masyarakat, namun tidak berhasil terpilih menjadi wakil rakyat. Fenomena ini harus dikaji dengan sebaik-baiknya.

    Namun tidak ada salahnya jika dipaparkan sedikit tentang STH. Surya lahir di Solok 21 Oktober 1966. Di Kota Beras itu pula, Surya tumbuh besar hingga bangku SMA. Saat menjadi pelajar di SMP Negeri 2 Kota Solok, ia telah dipercaya memimpin organisasi, seperti Ketua Umum OSIS SMP Negeri 2 Solok. Dan kala di SMA, ia dipercaya menjadi Sekretaris Umum OSIS SMA Negeri 1 Solok.

    Setamat SMA Negeri 1 Solok, Surya berkuliah di Fakultas Teknik, Universitas Andalas. Semasa kuliah, ia terpilih sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Andalas periode 1987-1990.

    Di tengah kesibukan mengikuti perkuliahan, ia pun menyempatkan diri untuk menekuni kegemarannya bermain musik. Ketekunannya berbuah manis dan terpilih sebagai drummer terbaik dalam sebuah festival musik di Pantai Kata, Kota Pariaman, Sumatera Barat.

    Dalam pendidikan eksekutif ia mengikuti General Management Program di Harvard Bussiness School, Amerika Serikat tahun 2012 serta Global Executive Development Program, kerjasama Pertamina dengan INSEAD Singapore tahun 2014.

    Dari pendidikan akademik lanjutan, ia meraih gelar Magister Teknik dalam bidang Manajemen Proyek dari Universitas Indonesia pada tahun 2002 serta Master of Bussiness Administration (MBA) dari Universitas Gadjah Mada tahun 2009.

    Kini Surya menjabat sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service di PT Pertamina International Shipping (PIS). Artinya, hingga sekarang aa telah mengabdi di Pertamina selama lebih dari 30 tahun dan menapaki berbagai jenjang karir.

    Di tengah kesibukannya sebagai profesional di BUMN, STH juga berupaya memberikan yang terbaik bagi sekitarnya. Ia aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan, seperti pendiri dan Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas (KATUA) dua periode (2005-2010 dan 2010-2015). Periode 2016-2021 menjabat Wakil Ketua Umum/Ketua Harian Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand).

    Dia pun mendirikan yayasan yang menghimpun segenap potensi, inisiasi dan kolaborasi dari lintas perguruan tinggi, lintas sektoral, lintas badan usaha untuk berbuat yang terbaik bagi Sumatera Barat. Dengan yayasan yang diberi nama Yayasan KATEDA ini dia mengawali mimpi besar memajukan Sumatera Barat lewat Gerakan Keluar Bersih. Lewat kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumbar, dilaksanakanlah Gerakan Sumbar Bersih.

    Dia pun dipercaya menjadi Anggota Dewan Penasehat Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) Sumatera Barat yang dipimpin Fadli Amran yang saat itu adalah Wali Kota Padang Panjang, serta Anggota Dewan Penyantun Gebu Minang Pusat yang dipimpin oleh Osman Sapta Odang (OSO) Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo. (*)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2