Semua Hanyalah Titipan
Oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali."(QS. Al-Baqarah: 156)
"Tidak ada yang benar-benar menjadi milikmu. Semua hanyalah titipan. Bahkan udara yang engkau hirup pun suatu saat harus engkau hembuskan kembali."
Kalimat ini mengingatkan kita bahwa tidak ada satu pun yang benar-benar kita miliki. Harta hanyalah titipan. Jabatan hanyalah titipan. Pasangan, anak-anak, kesehatan, bahkan tubuh yang kita gunakan setiap hari pun hanyalah titipan dari Allah.
Bahkan napas yang baru saja kita hirup bukan milik kita. Allah hanya mengizinkan kita meminjamnya beberapa saat, lalu kita harus mengembuskannya kembali. Jika Allah menahan satu tarikan napas saja, berakhirlah kehidupan kita di dunia.
Karena itu, jangan sombong ketika memiliki, dan jangan berlebihan bersedih ketika kehilangan. Semua yang datang adalah amanah, dan semua yang pergi adalah kehendak Allah.
Yang benar-benar menjadi milik kita hanyalah amal saleh yang kita kerjakan dan dosa yang belum kita tobati. Maka sibukkanlah diri memperbanyak amal, memperbaiki akhlak, dan segera bertobat sebelum semua titipan itu diambil kembali oleh Pemiliknya.
Ya Allah, jadikan kami hamba yang amanah terhadap setiap titipan-Mu. Jangan jadikan dunia memenuhi hati kami, tetapi jadikan ia sebagai jalan menuju ridha-Mu. Wafatkan kami dalam keadaan husnul khatimah dan kumpulkan kami bersama orang-orang yang Engkau cintai.
