window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-2BWP9LK8PX'); Selamat Hari Lalu Lintas, Riwal Martadinata: Jadikan Keselamatan di Jalan Sebagai Kebutuhan - Sumbarkini

Header Ads

  • Breaking News

    Selamat Hari Lalu Lintas, Riwal Martadinata: Jadikan Keselamatan di Jalan Sebagai Kebutuhan






    PADANG, SUMBARKINI.COM — Jalan raya bukan sekadar ruang untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Di sana ada kehidupan yang harus dijaga—pengendara, penumpang, pejalan kaki, hingga keluarga yang menunggu di rumah.

    Momentum Hari Lalu Lintas menjadi pengingat bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi merupakan kepedulian bersama seluruh pengguna jalan.

    Pesan tersebut disampaikan Kasatlantas Polresta Padang Riwal Martadinata dalam semangat memperingati Hari Lalu Lintas. Ia mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam setiap perjalanan.

    Menurutnya, tertib berlalu lintas tidak semata-mata tentang mematuhi aturan karena takut ditilang. Lebih dari itu, kepatuhan merupakan bentuk penghargaan terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

    “Mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban," ujarnya.

    Pesan ini memiliki makna penting di tengah aktivitas masyarakat yang semakin padat. Satu keputusan kecil di jalan—menggunakan helm, mengenakan sabuk keselamatan, tidak menggunakan telepon saat berkendara, mematuhi lampu lalu lintas, serta mengendalikan kecepatan—dapat menentukan keselamatan seseorang.
    Ada keluarga yang menunggu di rumah

    Setiap pengendara memiliki tujuan. Ada yang berangkat bekerja, mengantar anak sekolah, menjalankan usaha, kuliah, atau sekadar melakukan perjalanan sehari-hari.

    Namun di balik setiap perjalanan, ada keluarga yang berharap satu hal: pulang dengan selamat.

    Karena itu, peringatan Hari Lalu Lintas tidak seharusnya berhenti pada seremoni. Momentum ini dapat menjadi ruang untuk kembali membangun kesadaran bahwa jalan raya merupakan ruang bersama yang membutuhkan sikap saling menghormati.

    Kasatlantas Polresta Padang juga mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh pelanggaran sekecil apa pun. Sebab, kecelakaan lalu lintas sering kali berawal dari keputusan yang terlihat sederhana—terburu-buru, tidak menggunakan perlengkapan keselamatan, menerobos aturan, atau kurang memperhatikan kondisi sekitar.
    Polisi dan masyarakat adalah bagian dari keselamatan

    Upaya menciptakan lalu lintas yang aman membutuhkan kerja bersama. Polisi memiliki tugas dalam pengaturan, penjagaan, pengawalan, penindakan, edukasi, serta pelayanan kepada masyarakat. Namun keberhasilan menciptakan keselamatan di jalan juga sangat bergantung pada kesadaran pengguna jalan.

    Karena itu, Hari Lalu Lintas dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.

    Bukan hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga hadir melalui edukasi, pencegahan, pelayanan, dan komunikasi yang humanis.

    Rival Martadinata mengajak seluruh masyarakat Kota Padang untuk menjadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

    Dia menegaskan keselamatan lalu lintas bukan tentang siapa yang paling cepat sampai tujuan. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa sampai tujuan dengan selamat dan orang-orang yang kita sayangi juga tetap aman.

    "Selamat Hari Lalu Lintas. Mari tertib di jalan, saling menghargai, dan pulang dengan selamat. Karena di setiap perjalanan, ada kehidupan yang harus dijaga," ujarnya. (Zul)

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad