Delapan Atlet Biliar Padang Bidik Dua Emas di Porprov XVI Sumbar
PADANG — Delapan atlet biliar Kontingen Kota Padang membawa target terukur ke arena Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Dengan persiapan panjang dan dukungan penuh selama masa pemusatan latihan, tim biliar Padang optimistis mampu membawa pulang sedikitnya dua medali emas.
Optimisme tersebut disampaikan Pelatih Cabor Biliar Kontingen Kota Padang/POBSI Kota Padang, Pringgo Mardesia, saat ditemui di Labewa Cue Sport, Kompleks Fabriec Bloc, Jalan Hamka, Tabing, Selasa (7/10/2026).
Kontingen biliar Kota Padang diperkuat delapan atlet, terdiri atas enam putra dan dua putri. Mereka dipersiapkan untuk tampil pada sejumlah nomor yang dipertandingkan dalam cabang olahraga biliar.
Pada nomor pool putra, atlet Padang turun di empat nomor, yakni 8 ball, 9 ball, 10 ball, dan 15 ball, baik nomor tunggal maupun ganda. Sementara pool putri mempertandingkan dua nomor.
Selain pool, Kota Padang juga mengirimkan atlet pada nomor carom, dengan satu atlet putra yang turun di dua nomor, serta nomor snooker yang juga diikuti satu atlet putra pada dua nomor.
Bagi tim pelatih, kesiapan atlet tidak dibangun dalam waktu singkat. Program persiapan dilakukan melalui Training Center (TC) selama satu bulan, dilanjutkan dengan training camp di penginapan serta latihan intensif di arena pertandingan.
"Alhamdulillah persiapan kita sudah sangat maksimal. Kita sudah menjalankan TC selama sebulan untuk menghadapi persiapan Porprov ini," ujar Pringgo.
Pada hari pertama pertandingan, perjuangan atlet Padang telah dimulai. Dari laga awal yang dijalani, sejumlah atlet berhasil melewati pertandingan dan menembus babak 16 besar, untuk selanjutnya memperebutkan tiket menuju babak delapan besar.
Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dari target yang telah ditetapkan tim. Dari sekitar 18 medali emas yang diperebutkan pada cabang olahraga biliar, Kontingen Kota Padang mematok sedikitnya dua medali emas.
Target itu, menurut Pringgo, bukan sekadar angka. Ada pengalaman pertandingan sebelumnya yang menjadi salah satu pijakan optimisme tim.
"Dari kekuatan kita yang ada saat ini, peluang kita besar itu dua medali emas. Pengalaman dari atlet kita dua orang ini pada dua kali Porprov sebelumnya, setiap nomor yang dimainkan selalu meraih emas," katanya.
Catatan pengalaman tersebut menjadi modal bagi atlet untuk menghadapi persaingan. Namun, di arena pertandingan, setiap nomor tetap harus dijalani dengan konsentrasi, ketenangan dan kemampuan menjaga permainan dari awal hingga akhir.
Di balik perjuangan para atlet, terdapat dukungan yang dinilai penting selama proses persiapan. POBSI Kota Padang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang, KONI, dan Dispora yang memberikan dukungan selama masa persiapan hingga pelaksanaan Porprov.
"Alhamdulillah yang kami rasakan, kontingen Padang selama menjalankan proses TC itu sangat maksimal, sangat full dan sangat mendukung untuk proses kita menghadapi Porprov ini," tutur Pringgo.
Perjuangan delapan atlet tersebut kini berlanjut di meja pertandingan. Setiap pukulan bukan hanya menjadi bagian dari persaingan olahraga, tetapi juga membawa harapan untuk memberikan hasil terbaik bagi kontingen dan masyarakat Kota Padang.
Target dua emas masih terbuka. Namun, yang terpenting, para atlet telah menempuh proses persiapan yang panjang untuk datang ke Porprov dengan kesiapan terbaik mereka.
Kini, perjuangan itu tinggal dilanjutkan dengan ketenangan, disiplin dan fokus di setiap pertandingan. (Tim)