Sekolah Nasional Terintegrasi di Pasaman Barat Ditargetkan Beroperasi Juni 2027
PASAMAN BARAT - (SUMBARKINI.COM) - Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, ditargetkan memasuki tahap lelang pada November 2026. Sekolah yang menjadi bagian dari program prioritas pemerintah di bidang pendidikan tersebut diharapkan sudah siap digunakan pada Juni 2027.
Namun, sebelum pembangunan dimulai, pemerintah daerah masih harus menyelesaikan proses pengalihan status lahan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Persiapan tersebut menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan perwakilan pemerintah pusat yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Kamis (8/10/2026).
Rapat dipimpin Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Sekretaris Daerah Doddy San Ismail dan dihadiri Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumatera Barat Khairullah, Tim Jamintel Kejaksaan RI, Kepala BPN Pasaman Barat, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan terkait.
## Status Lahan Jadi Tahapan Penting Pembangunan SNT
Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan SNT berjalan sesuai ketentuan.
Menurutnya, aspek administrasi dan legalitas lahan menjadi perhatian penting agar proses pembangunan tidak menghadapi kendala ketika memasuki tahap pelaksanaan.
“Pendampingan dari pemerintah pusat maupun provinsi sangat kita butuhkan agar pelaksanaan sesuai ketentuan dan tidak menemui kendala, baik dari sisi administrasi maupun ketersediaan lahan. Saat ini kita sedang dalam proses pemindahan status lahan. Insyaallah, November akan dilakukan lelang dan pada Juni 2027 sudah siap digunakan,” kata Yulianto.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Pasaman Barat.
Yulianto berharap keberadaan sekolah tersebut nantinya mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang memiliki kemampuan untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kita berkomitmen bersama pemerintah pusat dan provinsi untuk mewujudkan pembangunan SNT di Pasaman Barat,” tegasnya.
## Fasilitas Sekolah Bisa Dimanfaatkan Masyarakat
Sementara itu, Kepala BBPMP Sumatera Barat Khairullah menjelaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari program prioritas pemerintah yang diarahkan untuk menghadirkan fasilitas pendidikan lebih lengkap dan memadai.
Kehadiran SNT di Pasaman Barat diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik di sekolah tersebut, tetapi juga bagi masyarakat dan sekolah lain di sekitarnya.
“SNT ini nantinya menjadi sekolah dengan transformasi infrastruktur dan sarana yang lengkap serta memadai. Fasilitas sekolah juga dapat dimanfaatkan masyarakat dan sekolah terdekat. Alhamdulillah, prosesnya menunjukkan hasil yang baik. Yang paling penting, status tanah harus menjadi milik Kemendikdasmen,” ujar Khairullah.
Ia turut mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung realisasi program pendidikan tersebut.
## BPN Bahas Mekanisme Pengalihan Lahan
Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan teknis bersama Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pasaman Barat.
Pembahasan difokuskan pada mekanisme pengalihan status kepemilikan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan SNT menjadi milik Kemendikdasmen.
Penyelesaian administrasi pertanahan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan legalitas lahan terpenuhi sebelum proses pembangunan dilaksanakan.
Melalui koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan instansi terkait, pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Pasaman Barat diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditargetkan. (Jimi)
Sumber : Kominfo Pasaman Barat
