• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label Padang Pariaman. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Padang Pariaman. Tampilkan semua postingan

    Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman Wira Satria Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Olo Bangau


    Padang Pariaman- Ketua DPC Gerindra Padang Pariaman sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Wira Satria, menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana. 

    Pada Jumat (28/11/2025), ia turun langsung ke Korong Olo Bangau untuk menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang sudah hampir satu minggu terdampak banjir.

    Bantuan ini merupakan bentuk perhatian Partai Gerindra, partai yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto, terhadap masyarakat Sumatera Barat yang sedang menghadapi musibah.

    Sejak pagi, Wira Satria menyusuri sejumlah titik banjir dan longsor di Kecamatan Batang Anai. “Kami mengunjungi beberapa lokasi banjir dan longsor, mulai dari Korong Simpang, Olo Bangau, Pauh hingga Nagari Kasang,” ujarnya.

    Di Nagari Kasang, situasinya lebih memprihatinkan. Longsor menimpa permukiman warga dan menelan korban jiwa. 

    “Di Nagari Kasang ada delapan warga terdampak longsor. Dua orang meninggal dunia dan enam lainnya selamat,” tambah Wira dengan nada prihatin.

    Usai meninjau Nagari Kasang, Wira langsung menuju Korong Olo Bangau. Di lokasi ini, ia membagikan paket sembako berupa beras, telur, mie instan, gula, dan teh kepada warga yang rumahnya terendam banjir.

    “Hari ini kami menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat Olo Bangau. Semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ungkapnya.

    Warga yang menerima bantuan tampak bersyukur. Lisa (33), warga Perumahan Alana 4 Olo Bangau, mengatakan banjir telah merendam rumahnya selama seminggu sehingga ia dan keluarga harus mengungsi. 

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wira Satria. Rumah kami sudah tak bisa ditempati karena air setinggi betis,” ujarnya haru.

    Sementara itu, Putra (29), warga Olo Bangau dan wartawan Parlemen Sumatera Barat, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan agar Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman mengarahkan dana pokok pikiran untuk perbaikan saluran air di Korong Olo Bangau. 

    “Hari ini Alhamdulillah Bapak Wira datang melihat kondisi kami. Saya berharap dana pokir diarahkan untuk perbaikan aliran sungai yang dangkal dan tertutup semak,” ujarnya.

    Aksi cepat Wira Satria ini menunjukkan komitmen Gerindra dalam membantu masyarakat di tengah bencana. Kehadiran wakil rakyat di lokasi bencana memberi harapan baru bagi warga yang tengah berjuang melewati masa sulit.

    Bantuan sembako ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga hingga kondisi kembali normal.(putra)

    Wali Korong Olo Bangau Serahkan Bantuan Pribadi untuk Warga Terdampak Banjir


    Padang Pariaman- Wali Korong Olo Bangau, Adek Sudarta, menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak banjir di Korong Olo Bangau, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, pada Kamis sore (27/11/2025). Bantuan tersebut berasal dari dana pribadi serta sumbangan para donatur.

    Sebanyak 35 paket bantuan dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket berisi 1 kilogram beras, dua bungkus mi instan jumbo, dan lima butir telur, yang diharapkan dapat meringankan beban warga di tengah kondisi banjir yang telah berlangsung beberapa hari terakhir.

    Adek Sudarta menjelaskan bahwa total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp1.500.000, terdiri dari Rp700.000 sumbangan donatur dan Rp800.000 dari dana pribadinya sendiri.

    “Ya, hari ini kami menyerahkan bantuan berupa beras, telur, dan mi instan untuk masyarakat Olo Bangau yang terdampak banjir,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa bantuan ini murni dari dana pribadi dan donatur, bukan berasal dari anggaran pemerintah.

    “Bantuan memang tidak seluruh warga dapat karena dana terbatas. Ini saja kami gunakan dana pribadi ditambah donasi dari para pengusaha yang masih memiliki usaha di sekitar Olo Bangau, bukan dari APBD. Kami tetap berupaya mengumpulkan donasi agar semua warga bisa kebagian,” tutur Adek Sudarta yang juga dikenal sebagai Owner RK Tani.

    Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, warga menyebut bahwa pemerintah Nagari Ketaping belum meninjau langsung kondisi masyarakat Olo Bangau yang tengah menghadapi dampak banjir.

    Bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian tokoh lokal terhadap warganya, di tengah minimnya kehadiran pihak pemerintahan nagari pada masa tanggap darurat.(putra)

    Banjir Rendam Perumahan Alana 4 Korong Olo Bangau, Nagari Katapiang: Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

    Padang Pariaman- Hujan deras yang mengguyur wilayah Padang Pariaman sejak Sabtu (22/11) hingga Senin (24/11/2025) menyebabkan banjir melanda Perumahan Alana 4, Korong Olo Bangau, Nagari Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman.

    Pantauan Sumbarkini.com, puluhan rumah di komplek tersebut mulai terendam air setinggi betis orang dewasa. Beberapa warga terpaksa mengungsi, sementara sebagian lainnya masih bertahan di rumah dengan kondisi tergenang. Warga tampak berusaha menyelamatkan peralatan rumah tangga seperti kulkas dan tempat tidur dengan menaikannya ke atas meja.

    Putra, salah seorang warga yang terdampak banjir, mengatakan bahwa banjir kali ini merupakan yang ketiga sejak tahun 2023.

    “Ya, ini banjir sudah ketiga kali dari tahun 2023-2025. Tapi banjir kali ini tidak separah tahun 2023. Hujannya memang tidak berhenti selama tiga hari, berhenti sebentar lalu turun lagi,” ujar Putra.

    Warga berharap pemerintah turun langsung melihat kondisi mereka. Selain kesulitan mengungsi, warga juga menghadapi masalah memasak karena dapur mereka terendam air, sehingga aktivitas memasak tidak bisa dilakukan di rumah.

    Situasi ini menimbulkan keresahan di kalangan warga, yang kini menanti bantuan segera dari pihak berwenang.(putra)

    Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sumatera Barat: Dorong Partisipasi Masyarakat Padang Pariaman

    Padang Pariaman– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat, kali ini berlangsung di Hall Badminton PB.SU, Kataping, Padang Pariaman, pada Kamis (11/9/25).

    Kegiatan ini mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya asupan makanan bergizi sejak dini.

    Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Suparngadi, serta ratusan warga Padang Pariaman.

    Dalam sambutannya, Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada dukungan masyarakat.

    “Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak kita, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM. Namun, keberhasilan MBG sangat bergantung pada dukungan masyarakat. Kita semua harus aktif berperan demi masa depan generasi penerus bangsa,” ujarnya.

    Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program ini menargetkan peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak dan ibu, sekaligus menekan angka stunting dan malnutrisi di Indonesia.
    Perwakilan BGN, Teguh Suparngadi, menyampaikan bahwa pemerintah terus menyiapkan langkah strategis dalam pelaksanaan MBG, termasuk penambahan jumlah Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) secara bertahap.

    “MBG adalah program kunci untuk mengatasi stunting, memperbaiki pola makan, sekaligus membentuk generasi emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Dampaknya sudah terlihat nyata, misalnya di NTT, di mana tingkat kerajinan siswa meningkat karena adanya makanan bergizi gratis di sekolah. Kami berharap semangat positif ini juga terwujud di Sumatera Barat,” jelas Teguh.

    Melalui sosialisasi ini, masyarakat Padang Pariaman diajak untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari penggerak keberhasilan program. Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memperkuat kualitas gizi, meningkatkan prestasi anak, serta memberi dampak positif pada perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM.

    Dengan keterlibatan masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha lokal, Sumatera Barat diharapkan menjadi salah satu daerah percontohan dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis.(**)

    Ketua Bapemperda DPRD Sumbar, Muhammad Yasin Serap Aspirasi Warga Punggung Kasiak Saat Reses di Padang Pariaman

    Padang Pariaman (Sumbarkini.com)- Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Yasin, STP, menggelar kegiatan Reses Dalam Rangka Jemput Aspirasi di Nagari Punggung Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (26/7/2025).

    Kegiatan reses yang dihadiri lebih dari 100 warga tersebut menjadi momentum strategis untuk menyerap langsung kebutuhan dan harapan masyarakat setempat.

    Turut hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Sutan Deddy Firmansyah, ST, tokoh masyarakat Lubuk Alung H. Darmon, S.Ag., MM, serta Ketua Bamus Nagari Punggung Kasiak Algesri. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap sinergi lintas lembaga dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

    Dalam sambutannya, Ketua Bamus Algesri mendorong warga yang hadir agar tidak ragu menyampaikan langsung berbagai aspirasi kepada Anggota DPRD Sumbar Muhammad Yasin. Ia menegaskan pentingnya peran wakil rakyat di provinsi dalam mendorong kemajuan daerah.

    Senada dengan itu, tokoh masyarakat H. Darmon berharap kehadiran Muhammad Yasin mampu menjembatani berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya di Nagari Punggung Kasiak dan Kecamatan Lubuk Alung secara umum.

    Hal serupa juga disampaikan Sutan Deddy Firmansyah yang berharap adanya kolaborasi nyata antara DPRD provinsi dan kabupaten demi pembangunan yang merata.

    Menanggapi hal tersebut, Muhammad Yasin yang juga Anggota Komisi II DPRD Sumbar menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan semua pihak. Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat merupakan fondasi utama dalam memperjuangkan kebijakan dan program di tingkat provinsi.

    Dalam sesi dialog, sejumlah aspirasi mengemuka, antara lain keluhan mahalnya harga pupuk, kebutuhan perbaikan infrastruktur seperti jembatan ambruk di kawasan Sikabu yang sangat vital bagi mobilitas warga dan ekonomi petani, serta permintaan penguatan fasilitas majelis ta’lim.

    Warga juga menyuarakan perhatian terhadap guru mengaji yang dinilai kurang mendapat perhatian dari pemerintah, serta aspirasi untuk menyediakan sarana pembinaan generasi muda agar tidak terjerumus pada hal negatif.

    Sebagai wakil rakyat dari Fraksi PKS, Muhammad Yasin menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dan memperjuangkannya melalui jalur legislatif. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara masyarakat dan wakilnya di DPRD guna mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran.(*)

    Pelaku Pembunuhan Sadis di Padang Pariaman Ditangkap, Mengaku Bunuh Dinda Termasuk Siska Oktavia Rusdi Dan Adek Gustiana yang 1 Tahun Lalu Hilang

    Padang Pariaman– Tim Gagak Hitam Satuan Reskrim Polres Padang Pariaman berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap Septia Adinda, warga Balah Hilia, Lubuk Alung, yang bagian tubuhnya ditemukan terpisah-pisah sejak 17 hingga 18 Juni 2025.

    Pelaku bernama Wanda diringkus di kediamannya di kawasan Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, pada Kamis (19/6/2025) dini hari. Penangkapan Wanda menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus mutilasi yang menggegerkan warga Sumatera Barat beberapa hari terakhir.

    Dalam pengakuannya kepada penyidik, Wanda mengungkap bahwa dirinya telah menghabisi nyawa Dinda, sapaan akrab korban, dan membuang potongan tubuh korban ke sungai yang berada di samping rumahnya.

    Tak hanya itu, fakta mengejutkan terungkap saat Wanda juga mengakui telah membunuh dua wanita lainnya, yakni Siska Oktavia Rusdi, yang dikenal dengan panggilan Cika, dan Adek Gustiana. Kedua korban sempat viral tahun lalu karena dilaporkan hilang secara misterius. Pada saat itu, hanya ditemukan sepeda motor dan sandal milik keduanya, tanpa jejak keberadaan mereka.

    Menurut pengakuan Wanda, jasad Cika dan Adek Gustiana dikubur di sumur tua yang terletak di belakang rumahnya. Penemuan ini menguatkan dugaan bahwa pelaku sudah lama menyimpan rahasia kelam terkait kasus hilangnya wanita muda di Padang Pariaman.

    Hingga pagi ini, Kamis (19/6/2025), tim gabungan dari Polres Padang Pariaman dan BPBD telah bersiaga di lokasi untuk melakukan pembongkaran sumur tua di kawasan Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai.

    Kasus pembunuhan berantai ini kini tengah didalami lebih lanjut oleh pihak kepolisian, termasuk motif di balik tindakan keji pelaku dan kemungkinan adanya korban lain.(**)

    Sumber: Sumbar Headline
    Editor: Putra

    Tradisi Mancaliak Anak, Ayana Izzati Harsa Dilihat Bako

    Padang Pariaman( Sumbarkini.com)- Tradisi budaya Minangkabau kembali terlihat hidup dalam momen penuh kehangatan keluarga, saat Ayana Izzati Harsa, putri dari pasangan Hary Putra Ramadhan dan Resa Afrina, menjalani prosesi mancaliak anak oleh pihak keluarga dari ayahnya, Minggu (15/6/2025).

    Acara berlangsung di kediaman orangtua Resa Afrina di Korong Batang Sariak, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

    Tradisi mancaliak anak merupakan bagian dari budaya Minangkabau, yang berarti melihat bayi yang baru lahir, terutama oleh keluarga dari garis ayah (bako). Prosesi ini menjadi bentuk kasih sayang dan penerimaan keluarga besar atas kelahiran sang buah hati, sekaligus memperkuat tali silaturahmi.

    Tamu undangan dari keluarga besar maupun kerabat tampak antusias menghadiri acara ini. Mereka datang menyaksikan langsung senyum manis Ayana Izzati Harsa, anak pertama dari Putra dan Resa.




    Para tamu disambut dengan jamuan makanan khas yang telah disiapkan tuan rumah, menambah kehangatan suasana kekeluargaan.

    Puncak acara ditandai dengan penyerahan cincin dan gelang emas kepada Ayana, sebagai simbol kasih sayang dari keluarga sang ayah. Nenek dari pihak ayah, Asnimar, bersama kedua tante Ayana Lidya dan Ani memasangkan gelang dan cincin emas di tangan mungil sang bayi.

    Selain itu, Ayana juga menerima sejumlah uang dan kado dari para tamu undangan yang hadir.

    Wajah Ayana tampak berseri saat perhiasan dipakaikan, memperlihatkan aura ceria yang membuat suasana makin haru dan bahagia. Kedua orangtuanya, Hary dan Resa, tak mampu menyembunyikan rasa syukur mereka atas perhatian dan cinta yang tercurah untuk anak pertama mereka itu.

    “Alhamdulillah, kami bersyukur karena masih banyak yang menyayangi Ayana. Hari ini, banyak sekali tamu undangan yang hadir untuk melihat dan mendoakan anak kami. Sebelum Acara Mancaliak kami juga Mengadakan syukuran Aqiqah Ayana yang pada hari sabtu telah melangsungkan prosesi aqiqah di Syamil Aqiqah Padang," ungkap Hary Putra Ramadhan yang juga dikenal sebagai wartawan Parlemen Sumatera Barat.
    Senada dengan itu, sang ibu, Resa Afrina, juga menyampaikan terima kasih khusus kepada kedua orangtuanya dan mertua yang selalu memberikan cinta kepada sang cucu.

    “Terima kasih kepada kedua nenek dan kakek Ayana. Semoga selalu menyayangi semua cucunya. Nenek dan kakek memang yang terbaik,” tutup Resa dengan penuh haru.

    Tradisi mancaliak anak ini menjadi pengingat bahwa adat Minangkabau bukan sekadar warisan, tetapi juga identitas yang hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama dalam menyambut generasi baru.(putra)

    Putra dan Keluarga Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M

    Padang Pariaman- Idul Fitri 1446 H menjadi momen penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Putra dan Keluarga, turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M kepada seluruh sanak saudara, tetangga, dan umat Muslim di mana pun berada.

    "Kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M. Semoga dengan datangnya hari kemenangan ini, kita semua dapat mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat hubungan kekeluargaan serta persaudaraan," ujar Putra yang juga Wartawan Parlemen Sumatra Barat.

    Putra menambahkan bahwa momen Lebaran adalah waktu yang tepat untuk saling merajut kembali hubungan yang sempat renggang. 

    "Idul Fitri membawa berkah bagi kita semua. Semoga yang sempat berjauhan kembali dekat, dan hubungan yang renggang kembali erat. Semoga kedamaian dan kebahagiaan senantiasa menyertai kita semua," ucapnya.

    Selain itu, Putra juga berharap agar ibadah yang telah dijalankan selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT. "Semoga seluruh amalan ibadah kita selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT, dan kita semua diberikan keberkahan dalam menjalani kehidupan ke depan. Mohon maaf lahir dan batin," tutup Putra.

    Hari Raya Idul Fitri menjadi momen spesial untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperbanyak rasa syukur. Semoga kebahagiaan dan keberkahan Idul Fitri tahun ini membawa kebaikan bagi semua.



    Penulis: hpr

    Pencabulan Gadis SMP di Nagari Ketaping, Batang Anai

    Padang Pariaman - Seorang ibu berinisial ZB (55) dari Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat, berjuang sendirian melawan stigma dan tekanan sosial setelah melaporkan tetangganya, D, ke Polres Padang Pariaman atas dugaan pencabulan terhadap putrinya, RHS (15), yang masih duduk di bangku kelas 8 SMP.

    Menurut keterangan ZB, peristiwa tragis itu bermula ketika D mengajak RHS untuk pergi bersama. RHS yang tidak menaruh curiga menyetujui ajakan itu. D menjemputnya di rumah, lalu membawanya ke salah satu Sekolah Dasar di Batang Anai. Di sanalah, menurut pengakuan korban, D melakukan perbuatan terlarang terhadapnya.

    ZB mengetahui kengerian yang menimpa anaknya dari sebuah percakapan whatsApp yang tidak sengaja terbaca. Ia mulai curiga ketika melihat perubahan perilaku RHS yang kerap bermain ponsel hingga larut malam dan berusaha menghindarinya.

    Setelah mengetahui kenyataan pahit tersebut, ZB berusaha mencari keadilan. Ia mendatangi orang tua D dan wali kampung untuk membahas kasus ini. Namun, yang didapatnya justru kekecewaan. Orang tua D menolak menikahkan putranya dengan RHS dan menawarkan 'damai' dengan imbalan uang sebesar Rp15 juta.

    ZB menolak tawaran tersebut dan melaporkan D ke Polres Padang Pariaman pada Jumat (7/3/25). Laporan ini mengubah segalanya. Orang tua D yang sebelumnya menolak pernikahan tiba-tiba berubah pikiran dan bersedia menikahkan anaknya dengan RHS. Namun kali ini, giliran ZB yang menolak.

    "Saya ingin dia dihukum. Saya tidak akan berdamai," ucapnya mantap.

    Keputusan ini membawa konsekuensi besar bagi ZB. Sejak menolak berdamai, ia merasa dikucilkan oleh masyarakat di kampungnya sendiri. Namun, tekadnya tak goyah.

    Dugaan keterlibatan D ternyata bukan satu-satunya tragedi dalam kasus ini. ZB mengungkapkan bahwa D tidak bertindak sendirian. Ia mengajak beberapa temannya untuk ikut melakukan pelecehan terhadap RHS.

    Akibat kejadian ini, RHS mengalami trauma berat. Ia tidak lagi ingin pergi ke sekolah. Rasa malu dan ketakutan menghantuinya setiap saat. ZB pun hanya bisa berusaha menguatkan anaknya di tengah cobaan yang begitu berat.

    "Saya hanya ingin anak saya mendapatkan keadilan. Saya ingin pelaku dihukum. Saya ingin dia mendapatkan keadilan yang seharusnya," kata ZB, suaranya lirih, tetapi penuh keteguhan.

    Kini, ZB hanya bisa berharap pada penegakan hukum. Ia telah mengambil langkah besar, bukan hanya untuk anaknya, tetapi juga untuk banyak korban lain yang mungkin tidak memiliki keberanian yang sama. Di tengah stigma dan tekanan sosial yang harus dihadapinya, ZB tetap berdiri tegak. Seorang ibu yang tak ingin melihat anaknya menjadi korban tanpa pembelaan. Seorang ibu yang memilih melawan, meskipun harus berjuang sendirian. (*)

    Misteri Hilangnya Siska Oktavia Rusdi di Padang Pariaman

    Padang Pariaman(Sumbarkini.com– Siska Oktavia Rusdi, akrab disapa Cika (23), warga Kampung Apar, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, telah setahun menghilang tanpa jejak. Kejadian yang berlangsung sejak Jumat, 12 Januari 2024, ini masih menyisakan misteri dan kepedihan bagi keluarga.

    Menurut Diana, kakak Cika, saat dihubungi Mjnews.id pada Jumat (24/1/2025), Cika terakhir terlihat meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 WIB dengan sepeda motor tanpa memberitahu tujuan.

    "Tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelum kejadian. Semuanya terlihat normal," ungkap Diana.

    Diana menjelaskan bahwa pada Rabu sebelum menghilang, seorang teman kuliah Cika sempat menginap di rumah untuk mengerjakan skripsi bersama. Aktivitas sehari-hari Cika pun berjalan seperti biasa, termasuk rencana memasak bersama ibunya di hari kejadian.

    Sang ibu, yang sedang berjualan lontong di warung, sempat melihat Cika pergi bersama seorang teman perempuan dengan menggunakan sepeda motor Mio.

    "Penampilan Cika saat itu biasa saja, sehingga kami tidak curiga," tambah Diana. Namun, hingga pukul 11.00 WIB, Cika tidak kunjung kembali, dan nomor ponselnya tidak aktif.

    Awalnya, keluarga mengira Cika mungkin berada di rumah teman dan lupa mengisi daya ponselnya. Namun, hingga keesokan harinya, Cika tidak kembali.

    "Barang-barangnya, seperti pakaian, masih di rumah. Ia hanya membawa ponsel saat pergi," jelas Diana.

    Keluarga telah melaporkan hilangnya Cika ke Polsek Batang Anai. Namun, hingga kini, belum ada titik terang terkait keberadaannya.

    "Kami sudah melapor ke pihak kepolisian, tapi belum ada informasi baru," ujar Diana.

    Kehilangan ini membuat keluarga sangat cemas dan terus berharap adanya kabar baik. Mereka juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait Cika untuk segera melapor ke pihak berwajib atau keluarga di Kampung Apar, Batang Anai.

    Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap anggota keluarga yang tiba-tiba hilang tanpa kabar. Hingga saat ini, keluarga masih menunggu dengan penuh harapan agar Cika dapat kembali ke rumah dengan selamat.

    Keluarga juga terus berdoa dan berharap agar masyarakat dapat memberikan informasi yang mungkin membantu menemukan Cika.(hpr)

    Appolo FC Kalahkan Tigo Sapilin 4-2 dalam Laga Uji Coba di Ulakan Padang Pariaman

    Padang Pariaman(Sumbarkini.com)– Appolo FC berhasil melanjutkan tren positifnya dengan kemenangan 4-2 atas Tigo Sapilin dalam laga uji coba yang digelar di Lapangan Tigo Sapilin, Ulak'an, Padang Pariaman,Minggu(5/1/25).

    Bermain dengan hanya 11 pemain tanpa cadangan, tim yang baru saja meraih gelar juara Trofeo pekan lalu ini tampil solid dan penuh semangat.


    Sejak peluit pertama dibunyikan, Appolo FC langsung menekan pertahanan Tigo Sapilin. Dipimpin oleh sang kapten, Zikrullah, mereka tampil agresif dan berhasil menguasai jalannya pertandingan. Rino yang bermain sebagai gelandang bertahan, bersama Andika dan Riko Toing di lini tengah, menjadi motor serangan tim.

    Gol pembuka tercipta pada menit ke-10 lewat aksi cemerlang Fahmi Forlan, yang memanfaatkan umpan matang dari Jon Ameh. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Appolo FC.

    Tak berhenti di situ, pada menit ke-25, Fahmi Forlan kembali mencetak gol lewat tandukannya yang memanfaatkan peluang dari sisi kiri pertahanan lawan, mengubah kedudukan menjadi 2-0.

    Situasi menjadi tegang di kubu Tigo Sapilin, terlihat keributan antar pemain bertahan yang kesulitan mengantisipasi pergerakan Fahmi. 

    Namun, Tigo Sapilin berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-35 melalui aksi striker mereka, yang memanfaatkan umpan akurat dari gelandang Ari, pemain yang pernah berlaga di Liga 3 musim lalu.

    Di menit ke-40, Fahmi Forlan mencatatkan hattrick dengan gol ketiganya, kembali memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan. Skor 3-1 bertahan hingga babak pertama usai.

    Memasuki babak kedua, Tigo Sapilin melakukan pergantian pemain dan mencoba meningkatkan serangan. Mereka mengincar celah di sisi kanan pertahanan Appolo FC. Namun, lini belakang Appolo yang dikawal oleh Boy dan Zikrullah tampil solid, sementara sang kiper juga menunjukkan performa gemilang dengan beberapa penyelamatan penting.

    Pada menit ke-62, Tigo Sapilin berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 lewat gol dari serangan balik cepat. Meski begitu, Appolo FC tetap disiplin dan tidak kehilangan fokus meski tanpa pemain cadangan.

    Kerja sama apik antara Rino, Andika, dan Riko Toing di lini tengah menjadi kunci keberhasilan Appolo menjaga dominasi permainan. Di menit ke-63, Andika mencetak gol spektakuler lewat sepakan kaki kiri dari jarak 20 meter yang tak mampu diantisipasi oleh kiper lawan. Skor berubah menjadi 4-2 untuk keunggulan Appolo FC.

    Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Kemenangan ini semakin mengukuhkan performa positif Appolo FC di awal tahun 2025.

    Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Appolo FC yang terus menunjukkan performa terbaiknya meski bermain dengan keterbatasan skuad. Laga ini sekaligus menjadi modal berharga untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.(*)

    Editor: Putra

    Tim F Apollo Kembali Tunjukkan Mental Juara, Taklukkan Tim C dengan Skor 3-1 di Liga Ketua Pemuda Apollo 2024

    Padang Pariaman( Sumbarkini.com)- Tim F Apollo kembali memperlihatkan mental juara mereka dengan kemenangan gemilang 3-1 atas Tim C dalam lanjutan Liga Pemuda Apollo 2024, Sabtu(19/10/24) yang digelar di Lapangan Bola Tananjan, Korong Olo Bangau, Kec. Batang Anai. Kab. Padang Pariaman

    Tim F, yang dimanajeri oleh Pazon, menurunkan pemain muda di babak pertama. Susunan pemain Tim F meliputi Nur Abadi sebagai penjaga gawang, serta Ipal, Ilham Takua, Hanafi, Ipan, Isap, Putra yang juga Anggota Forum Wartawan Parlemen DPRD Provinsi Sumatera Barat juga Top skor Liga Appolo Cup II dibulan September kemaren dilapangan bola yang sama , dan Inof. Pemain cadangan Tim F di antaranya Jopen, Kalik, Rizki Abadi, Ngahtra, dan Bagindo Wahid.

    Pertandingan dimulai setelah kedua kapten, Putra dari Tim F dan Osriandi dari Tim C, melakukan salam pembuka bersama wasit. Dalam undian coin toss, Tim F memilih bola, dan babak pertama resmi dimulai.

    Tidak butuh waktu lama bagi Tim F untuk memimpin. Pada menit awal, melalui tendangan pojok yang dieksekusi oleh Inof, Ipan berhasil menyundul bola ke gawang Tim C, yang tidak mampu dihalau oleh kiper lawan. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Tim F.

    Tim C tidak tinggal diam. Mereka mencoba membalas dengan memperkuat lini pertahanan dan serangan dengan menurunkan Dayat sebagai penjaga gawang, Riko Toink, Umara,Zikrul, Fery Jomex, Andre, Boy, Oos. Usaha mereka membuahkan hasil ketika Umara, yang ditunjuk sebagai algojo tendangan bebas, berhasil menjebol gawang Tim F, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

    Pertandingan semakin menarik dengan kedua tim saling menunjukkan permainan apik mereka. Namun, Tim F kembali unggul setelah Inof mengeksekusi tendangan pojok yang langsung melengkung masuk ke gawang Tim C, membuat skor menjadi 2-1 untuk Tim F. Skor tersebut bertahan hingga akhir babak pertama.

    Pada babak kedua, permainan semakin intens dengan kedua tim menampilkan pola permainan cepat. Namun, Tim F kembali menambah keunggulan menjadi 3-1 melalui aksi Isup, yang berhasil mengecoh bek lawan dan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

    Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi Tim F di puncak klasemen dengan raihan 4 poin, setelah meraih dua kemenangan dan satu kekalahan. Pertandingan yang berlangsung sengit ini juga disaksikan oleh beberapa tokoh setempat, termasuk Kapalo Mudo, Pak Juo, dan Almi, yang turut meramaikan suasana di pinggir lapangan.

    Ketua Pemuda Korong Olo Bangau, Nurade, dengan antusias menyampaikan candaan terkait performa kiper Tim F, yang menurutnya seperti diberi "limau" oleh Pazon, menambah semaraknya pertandingan hari itu.

    Dengan hasil ini, Tim F semakin memantapkan diri sebagai salah satu tim unggulan dalam Liga Pemuda Apollo 2024.(put)

    Tim F Apollo Tundukkan Tim B dengan Skor 2-0 di Liga Ketua Pemuda Olo Bangau 2024

    Padang Pariaman– Pada lanjutan Liga Ketua Pemuda Korong Olo Bangau 2024, Tim F Apollo berhasil mencatat kemenangan meyakinkan atas Tim B Apollo dengan skor 2-0. Pertandingan yang digelar di lapangan sepak bola Tanjan, Jumaat(18/10/2024) Korong Olo Bangau, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, ini menjadi momentum penting bagi Tim F yang sebelumnya kalah di pertandingan pertama.

    Tim F menampilkan formasi terbaik dengan komposisi pemain muda berbakat seperti Nur Abadi (kiper), Ipan, Ilham Takua, Isap, Kalik, Rizki Abadi, Nof, Isup Kiting, Jo Pen, dan Pazon. Meski tanpa kehadiran tiga pemain kunci, Ngahtra, Putra, dan Hanafi, mereka tetap tampil solid dan mendominasi jalannya pertandingan.

    Gol pembuka tercipta di menit-menit awal babak pertama melalui sepakan Isap yang memanfaatkan bola rebound. Bola gagal ditangkap dengan sempurna oleh kiper Tim B, Pedes, dan Isap tak menyia-nyiakan peluang untuk membawa Tim F unggul 1-0.

    Hingga babak pertama usai, Tim B yang diperkuat oleh Pedes (kiper), Riyan, Ipang, Andika, Nega, Adik Piciang, dan Pahmiang, belum mampu mengejar ketertinggalan.

    Memasuki babak kedua, Tim F kembali menunjukkan dominasi mereka. Rizki Abadi memperbesar keunggulan menjadi 2-0 lewat gol kedua, kembali memanfaatkan bola rebound yang gagal diamankan oleh Pedes. Rizki dengan tenang melepaskan tendangan yang menghujam gawang Tim B.

    Meskipun Tim B terus berusaha menekan dan mencoba menciptakan peluang, pertahanan solid Tim F berhasil menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.

    Kemenangan ini membawa Tim F meraih tiga poin pertama mereka di Liga Ketua Pemuda Olo Bangau, sementara Tim B harus menerima kekalahan setelah sebelumnya bermain imbang di pertandingan sebelumnya.

    Dengan hasil ini, Liga Ketua Pemuda Olo Bangau 2024 semakin menarik untuk diikuti, dengan Tim F yang kembali bersaing ketat di klasemen.(putra)

    Penangkapan Tersangka Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman Heboh di Media Sosial

    Padang Pariaman - Pihak Kepolisian berhasil menangkap IS, tersangka pembunuhan Nia Kurnia Sari, seorang gadis penjual gorengan di Padang Pariaman. Penangkapan IS menjadi sorotan publik dan heboh di media sosial pada Kamis (19/9/24) sore WIB.

    Berita ini dilansir dari berbagai platform media sosial dan telah dibenarkan oleh Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amri.

    "Alhamdulillah (tersangka IS) sudah tertangkap," ujar AKBP Ahmad Faisol Amri, dalam keterangannya kepada media.

    Tersangka IS, yang dikenal sebagai residivis kasus narkoba dan pencabulan, berhasil ditangkap oleh pihak Kepolisian setelah sempat kabur ke kawasan hutan di Nagari Guguak, Kayu Tanam.

    Penangkapan IS berlangsung dramatis dan berhasil direkam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial, termasuk di platform Instagram dan TikTok.

    Dalam video yang beredar, IS terlihat bersembunyi di bagian atap loteng sebuah rumah kosong. Proses penangkapan tersebut menyita perhatian warga sekitar yang mengepung rumah tempat persembunyiannya.

    Petugas Kepolisian akhirnya berhasil membekuk IS dari atap loteng tersebut. Dalam video yang beredar, IS hanya mengenakan celana pendek berwarna hijau saat ditarik oleh Polisi dan warga.

    Setelah ditangkap, IS segera diamankan oleh petugas Kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Warga yang mengepung rumah persembunyian IS sempat emosi dan ingin menindak tersangka, namun berhasil diredam oleh petugas yang langsung membawanya dengan menggunakan mobil.

    Video penangkapan ini pun ramai diunggah oleh netizen di berbagai platform media sosial.

    Berdasarkan pantauan melalui Brand24, setidaknya 50 akun media sosial telah mengunggah video detik-detik penangkapan IS, membuat berita ini semakin viral di dunia maya.

    Sebelumnya, pencarian terhadap IS sempat mengalami kendala ketika tersangka kabur ke dalam hutan di Nagari Guguak, Kayu Tanam.

    Keberadaannya sempat terendus oleh warga, namun ia berhasil melarikan diri kembali sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh petugas Kepolisian yang terus melakukan perburuan, termasuk menggunakan anjing pelacak.

    Penangkapan IS ini menjadi penutup dari kasus yang mengejutkan masyarakat Padang Pariaman dan sekitarnya, sekaligus menegaskan komitmen Kepolisian dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah tersebut.(*)

    Gubernur Sumatera Barat Apresiasi Upaya Pelestarian Budaya Minangkabau Melalui Silek Di Korong Olo Bangau


    Padang Pariaman (Sumbarkini.com) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memberikan apresiasi kepada Ikatan Guru Silek Sakato se-Kabupaten Padang Pariaman yang terus mengajak generasi muda untuk melestarikan kebudayaan Minangkabau melalui Silek.

    Hal ini disampaikan Mahyeldi saat menghadiri acara Silaturahmi Tuo Silek di Korong Olo Bangau, Nagari Katapiang, Batang Anai, pada Minggu, 4 Agustus 2024.

    "Silek adalah bagian dari tradisi dan budaya Minangkabau yang harus kita jaga dan lestarikan sebagai identitas diri yang diwariskan secara turun-temurun dari nenek moyang kita," kata Mahyeldi, yang didampingi Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Mursalim.

    Mahyeldi menegaskan kearifan lokal Minangkabau terlihat jelas dari pola hidup masyarakat yang menjunjung tinggi adat dan agama. Falsafah Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) menjadi karakteristik utama yang mencerminkan nilai-nilai tersebut. Silek sendiri merupakan salah satu perwujudan kearifan lokal yang kaya akan makna dan pengajaran.

    "ABS-SBK yang sebelumnya hanya sebatas Perda, kini sejak tahun 2022 telah dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022. Ini berarti nilai-nilai ABS-SBK sudah diakui oleh negara secara de facto dan de jure," jelas Mahyeldi.

    Mahyeldi menambahkan bahwa adat berlaku di setiap nagari dan pengamalannya bertujuan memperkuat hubungan antar sesama manusia serta hubungan manusia dengan Allah SWT. "Silek juga menjadi sarana pendidikan dalam pembentukan karakter masyarakat dan mempererat tali silaturahim. Saya berharap komunikasi antartuo silek terus terjalin agar tradisi Silek tetap melekat dalam diri masyarakat Minangkabau," ujar Mahyeldi. (*)

    Oknum Wali Nagari Singguliang di Padang Pariaman Mundur Setelah Dituduh Tindakan Asusila

    Oknum wali nagari singguliang padang pariaman diduga terlibat tindakan asusila sesama jenis




    Padang Pariaman - Kantor Wali Nagari Singguliang di Padang Pariaman yang sebelumnya disegel oleh warga, kini kembali beroperasi setelah oknum walinagari yang diduga terlibat dalam tindakan asusila sesama jenis mengundurkan diri.

    Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Rudy Repenaldi, mengonfirmasi informasi tersebut dalam rilisnya pada Selasa (23/04/24) setelah melakukan klarifikasi terkait isu tersebut.

    "Saat ini, kami sedang menyelidiki dan mendalami masalah ini. Kami akan menunggu hasilnya," kata Rudy.

    Rudy menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir pelanggaran etik seperti ini, baik oleh ASN maupun perangkat Nagari, sesuai arahan Bupati.

    Menanggapi penyegelan kantor wali nagari, Rudy mengatakan bahwa pelayanan administrasi dan layanan publik lainnya sudah berjalan normal setelah penyegelan oleh warga.

    "Pelayanan kepada masyarakat sudah kembali normal pasca penyegelan kantor wali nagari oleh warga," tambah Rudy.

    Penyegelan kantor wali nagari dilakukan oleh masyarakat setelah mengetahui bahwa oknum wali nagari tersebut diduga melakukan perbuatan asusila yang melanggar norma agama.

    Hendri Satria, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes), menjelaskan bahwa sesuai prosedur, jika terjadi kekosongan wali nagari, Camat yang membawahi nagari tersebut akan menunjuk Sekretaris Nagari sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

    "Plt ini bertugas sampai ada Penjabat (Pj.) yang diangkat oleh Bupati Padang Pariaman. Pj. akan menjabat hingga terpilih wali nagari definitif," tutup Hendri.


    (*)

    PC IAI Padang Pariaman-Kota Pariaman Berbagai Takjil Serentak di Enam Rumah Sakit

    Aksi berbagi takjil serentak PC IAI Padang Pariaman-Kota Pariaman di enam rumah sakit.


    Pariaman, sumbarkini.com-Pengurus Cabang (PC) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Padang Pariaman-Kota Pariaman menggelar aksi berbagi di bulan suci. PC IAI Padang Pariaman-Kota Pariaman berbagi takjil serentak. Kegiatan ini dilaksanakan di enam rumah sakit yang ada dalam wilayah Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.



    Berbagi takjil serentak ini dilaksanakan pada Kamis (4/4). PC IAI Padang Pariaman-Kota Pariaman menyasar RSUD Pariaman, RSUD Padang Pariaman, RS TMC Pariaman, RS Aisyiah Kota Pariaman, RS dr. Sadikin Kota Pariaman, dan RS Paru.


    Ketua PC IAI Kabupaten Padang Pariaman-Kota Pariaman, apt. Helen Widaya, S. Farm menyebutkan, kegiatan Ramadhan Berbagi merupakan kegiatan tahunan yang rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan oleh PC IAI Kabupaten Padang Pariaman-Kota Pariaman. "Kami berterimakasih pada seluruh direktur RS yg telah memberi izin atas kegiatan berbagi takjil yang kami laksanakan di RS setempat," ujar Helen Widaya.


    Helen berharap, kegiatan berbagi takjil ini bisa bermanfaat bagi pasien dan meringankan beban keluarga pasien yang selalu berjaga untuk sanak-keluarganya. Ibarat sitawa sidingin, hal ini diharapkan bisa menyenangkan hati pasien, sehingga mempercepat kesembuhannya.


    Takjil dibagikan kepada keluarga pasien rawat inap di 6 RS yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman-Kota Pariaman. Ketua Panitia Pelaksana, apt.Indra Rizki Lesmana, S. Farm mengaku sangat antusias karena keluarga pasien menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan PC. IAI Padang Pariaman- Kota Pariaman. "Keluarga pasien berterima kasih sekali dan menyambut hanga," ujar Rizki Lesmana. (Jal)

    Jembatan di Korong Batang Sani Nagari Tandikek Amblas, HM Nurnas Desak Pemda Segera Normalisasi Sungai


    Sumbarkini.com -Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, HM Nurnas, dari daerah pemilihan Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, mengkritik lambannya penanganan amblasnya jembatan di Korong Batang Sani Nagari Tandikek Kecamatan Patamuan Kabupaten Padangpariaman.

    Politisi Partai Demokrat ini menyoroti kurangnya gerak cepat dalam penanganan dan normalisasi sungai, yang ia yakini menjadi penyebab amblasnya jembatan tersebut.

    “Sampai saat ini tidak ada juga tindaklanjutnya dari pemda. Jika Batang Sani itu tidak juga dilakukan normalisasi, maka akan selalu ada musibah seperti sekarang, amblas," ungkapnya, Rabu (3/4/2024).

    HM Nurnas sebelumnya telah mengingatkan pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk segera melakukan normalisasi dan penanganan jembatan tersebut, mengingat pentingnya jembatan itu sebagai jalur perekonomian dan akses transportasi masyarakat.

    "Sungai itu sudah dangkal. Jika tidak hujan, nyaris airnya kecil. Jika hujan, cepat meluap. Maka sejak dulu sudah saya ingatkan agar dilakukan normalisasi,” ujarnya.

    Politisi tersebut juga menyoroti skala prioritas dalam pembangunan infrastruktur di daerah, mengingat dampak yang bisa terjadi jika tidak segera ditangani.

    “Bisa berdampak ke Kayutanam. Dulu tahun 2013 kena di Nagari Anduring. Jembatan ambruk," tuturnya.

    Kondisi ini, menurutnya, bisa meluas ke daerah di Padangpariaman yang beberapa tahun terakhir sering mengalami banjir ketika hujan deras.

    Di luar Padangpariaman, Sumatera Barat juga memiliki masalah serupa dalam perlunya normalisasi sungai, seperti di Padang, Solok, dan Pasbar.

    “Di Padang ada Batang Maransi, Banda Luruih. Sedangkan di Solok ada Batang Lembang. Kemudian, di Pasbar ada juga kawasan yang terkena banjir bandang butuh penanganan jangka panjang terhadap sungai. Jadi, persoalan seperti ini yang mestinya jadi perhatian Pemda karena berdampak langsung ke masyarakat,” tegasnya.

    HM Nurnas juga mencatat minimnya perhatian dan anggaran untuk infrastruktur sejak tahun 2019, khususnya dalam normalisasi sungai, penanganan pantai, dan pelebaran jalan provinsi.

    “Terlalu minim anggaran yang disediakan. Dan, saya juga sudah sering suarakan. Kini, yang terkena dampaknya masyarakat juga. Ini yang saya sesalkan,” pungkasnya.

    Bupati Suhatri Bur Minta Leonardy Terus Dukung Tradisi di Padang Pariaman

     


    Sicincin – Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur , S.E., M.M mengungkapkan kegembiraannya terhadap dukungan Leonardy terhadap kegiatan pemerintah dan kemasyarakatan di wilayah yang dia pimpin. Hal itu diungkapkannya saat pertemuan dengan masyarakat Sicincin di Masjid Raya Sicincin, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Senin 23 Oktober 20243.

    “Abangda Leonardy ini adalah dosen politik saya. Sejak saya kuliah , beliaulah yang mengajarkan bagaimana berorganisasi. Beliau menjadi Ketua di provinsi, saya diberi kesempatan untuk menjadi ketua di kabupaten,” ujar Suhatri Bur di hadapan Anggota DPRD Sumatera Barat Dra. Hj. Siti Izzati Azis, Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman H. Mothia Aziz, Walinagari Sicincin Febriwendi Firdaus, Ketua Bamus Firman Sari, AMk dan masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut.

    Suhatri Bur juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Senator Leonardy atas perhatian dan dukungan Leonardy terhadap kegiatan pemerintah daerah Padang Pariaman dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat apakah itu MTQ, maulid nabi, isra mikraj, alek nagari, pertandingan olahraga dan lainnya. Terlihat sekali upayanya untuk hadir sebagai bentuk dukungan dan memberikan bantuan uang atau hadiah lainnya guna kesuksesan acara tersebut.

    “Terima kasih Abangda atas perhatian dan dukungannya terhadap Padang Pariaman. Semoga Abang sukses mengemban Amanah sebagai wakil daerah dan Masyarakat Sumbar di tingkat nasional serta terus memberikan perhatian terhadap daerah ini,” ungkapnya.

    Suhatri Bur juga meminta Leonardy untuk membawa program pusat ke Padang Pariaman serta turut mendorong usulan program dan kegiatan yang diajukan ke pemerintah pusat. Sebab jika hanya mengandalkan APBD kabupaten cukup sulit untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur prioritas yang dibutuhkan.

    Walinagari Sicincin, Febriwendi Firdaus juga berterima kasih atas kunjungan Leonardy ke nagarinya. Dia juga menyampaikan terima kasih masyarakatnya atas dukungan Leonardy terhadap kegiatan MTQ tingkat Kecamatan 2x11 Enam LIngkung yang tahun ini dipusatkan di Sicincin. Masyarakat sangat gembira. Begitu juga saat perayaan maulid nabi di Masjid Raya Sicincin yang juga dihadiri oleh Leonardy.

    Kepada Leonardy, Febri menyampaikan, sebagai walinagari yang belum berapa lama memimpin daerah Sicincin itu, dia merasakan kesulitan dalam memenuhi harapan warganya terhadap sarana dan prasarana yang sangat didambakan oleh masyarakatnya.

    Hal yang sangat mendesak, kata Febri untuk dibenahi saat ini adalah persoalan banjir di Pasar Sicincin. Jika musim hujan, jalan di depan Pasar Sicincin akan digenangi air. Sudah bertahun-tahun kondisi ini terjadi, namun belum ada tindak lanjutnya.

    Dia berharap jalan nasional tersebut segera mendapat perhatian pemerintah melalui PUPR agar tidak banjir lagi. Dia juga mengungkapkan, arus air di selokan yang melintasi Sicincin cukup deras dan bertambah deras begitu musim hujan. Selokan ini melintasi saluran di bawah jalan dan saluran itu makin kecil seiring banyaknya endapan di sana.

    Kepada Leonardy , Ferbri pun mengungkapkan kesulitan pemerintah nagari memenuhi harapan warga terkait peningkatan infrastruktur di nagari itu. Saat ini dana desa yang diterima sudah ditentukan alokasinya untuk BLT sebesar 25 persen, ketahanan pangan dan hewani, hingga pelaksanaan kegiatan mandatori. Sangat kecil persentase dari dana desa yang bisa digunakan untuk kegiatan yang jadi prioritas nagari. Untuk itu dia berharap ada sumber pendanaan baik pemerintah maupun sumber lain yang sah untuk mendukung pembangunan di Sicincin.

    Anggota DPD RI, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., M.H pun menyambut baik penyampaian Bupati dan Walinagari Sicincin. Dia pun mengapresiasi kemajuan Padang Pariaman dan Sicincin. Terutama pengembangan seni budaya dan tradisi. Makanya, sebagai bentuk dukungan, Senator Leonardy akan berupaya hadir pada setiap undangan kegiatan seni budaya dan tradisi.

    Kepada Walinagari Febri dijelaskan Leonardy tentang tugas pokok, fungsi serta kewenangan DPD RI. Dijelaskan pula mitra kerja dari Komite IV DPD RI sehingga dukungan dan fasilitasi lebih diprioritaskan ke mitra kerja terkait.

    Dijelaskan Leonardy, dukungan atau bantuan dari pemerintah untuk mendukung kegiatan dan program pembangunan nagari tidak bisa lagi dilaksanakan seperti dulu. Peruntukannya harus jelas. Untuk pembangunan sarana dan prasarana di nagari tentu harus dengan menggunakan dana desa. Tidak bisa lagi menggunakan dana dari kabupaten, provinsi maupun dana pusat. Atau sebaliknya.

    Diingatkan Leonardy, walinagari bisa menyampaikan aspirasi masyarakatnya kepada anggota DPRD yang daerah pemilihannya dari Sicincin. Biar anggota dewan tersebut yang mengawal dan memperjuangkan aspirasi tersebut.

    Walinagari bisa mengembangkan BUMNag untuk mendukung program dan kegiatan pembangunan di nagarinya. Keuntungan dari BUMNag bahkan bisa digunakan untuk kegiatan yang tidak dibolehkan jika menggunakan dana desa. Apalagi beberapa nagari dalam satu kecamatan dapat membentuk Bumdes bersama (Bumdesma).

    Leonardy menjelaskan, Bumdesma ini modalnya berasal dari dana simpan pinjam perempuan pada program PNPM. Nagari menyerahkan penyertaan modal ke Bumdesma. “Perkembangan Bumdesma jauh lebih baik dibanding Bumbes/Bumnag karena modalnya jauh lebih besar. Tinggal menentukan unit usaha yang bisa mendatangkan keuntungan bagi nagari-nagari yang ikut di Bumdesma tersebut,” tegasnya.

    Leonardy mengharapkan walinagari terus berkoordinasi dan membina hubungan yang baik dengan dengan pemerintah kecamatan hingga kabupaten dan anggota dewan di kabupaten. Dia pun berharap Bupati dan anggota dewan yang hadir dapat berperan aktif memajukan nagari di Padang Pariaman, minimal di nagari yang menjadi daerah pemilihannya. (*)



    Ali Mukhni : Pembangunan Jalan Tol Pertaruhan Marwah Sumbar

    Padang (sumbarkini.com) - Berkat kegigihan Bupati Padang Pariaman Drs. H. Ali Mukhni salah satu  media elektronik terbesar di Sumatera barat mengundang Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam dialog khusus dengan tema membangun sinergitas lintas sektor dalam percepatan jalan Tol Padang Pariaman- Pekanbaru sepanjang 244 km tersebut, dengan melintasi Padang Pariaman sepanjang 43 kilometer.

    Dalam dialog khusus tersebut Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwasanya pembangunan jalan Tol berimplikasi terhadap peningkatan perekonomian dan menjaga Marwah sumatera Barat di pentas nasional, Bupati juga mengatakan kita harus berpikiran jauh ke depan dalam membangun daerah,' ungkapnya.



    Dr. Asrinaldi pakar kebijakan publik Unand narasumber lainnya mengatakan bahwasanya dengan karakter spesifik seperti Sumatera Barat tentunya harus melalui pendekatan khusus seperti yang telah dilakukan oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dengan terlibat langsung menjumpai pemilik lahan yang dilalui Penlok/terase yang telah ditetapkan pemerintah provinsi sumatera barat dan kementerian PUPR.

    Asrinaldi juga menambahkan Tidak bisa mengambil kebijakan di balik meja saja, tentu harus gigih menyakinkan masyarakat dengan terjun langsung.

    Disamping pendekatan persuasif juga Perlu pendekatan dampak kemajuan yang akan dirasakan masyarakat yang diimbangi dengan komunikasi yang efektif dengan masyarakat, tutupnya. (*)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2