window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-2BWP9LK8PX'); Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung Sosialisasikan Sumbang Duo Baleh kepada 150 Bundo Kanduang - Sumbarkini

Header Ads

  • Breaking News

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung Sosialisasikan Sumbang Duo Baleh kepada 150 Bundo Kanduang

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung menggelar sosialisasi Sumbang Duo Baleh bagi Bundo Kanduang se-Kabupaten Sijunjung di Balairung Lansek Manih, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman perempuan Minangkabau terhadap nilai-nilai adat dan budaya serta perannya dalam menjaga kelestarian tradisi di tengah perkembangan zaman.

    Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Usman Gumanti, S.Pd., M.M. Turut hadir Kepala Bidang Kebudayaan beserta jajaran, serta 150 Bundo Kanduang dari berbagai wilayah di Kabupaten Sijunjung.

    Dalam sosialisasi tersebut, panitia menghadirkan dua narasumber, yakni Bundo Riri Benny Dwifa dan Bundo Gusmanidar. Keduanya menyampaikan materi mengenai pentingnya memahami dan menerapkan nilai-nilai Sumbang Duo Baleh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membentuk perilaku dan menjaga kehormatan perempuan Minangkabau.

    Sumbang Duo Baleh merupakan pedoman adat Minangkabau yang memuat 12 ketentuan mengenai kepatutan perilaku perempuan, mulai dari cara berbicara, bersikap, berpakaian, berjalan, hingga bergaul dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter serta penguatan identitas perempuan Minangkabau yang berlandaskan adat dan budaya.

    Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung berupaya meningkatkan pemahaman Bundo Kanduang agar nilai-nilai luhur adat tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial.

    Bundo Kanduang memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan adat Minangkabau, terutama melalui pendidikan dalam keluarga dan pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Karena itu, keterlibatan 150 Bundo Kanduang dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran perempuan sebagai penjaga adat sekaligus mitra pemerintah daerah dalam pelestarian kebudayaan.

    Di tengah perubahan sosial dan perkembangan zaman, upaya pelestarian adat menjadi semakin penting agar kearifan lokal tetap hidup dan relevan bagi generasi penerus. Sosialisasi Sumbang Duo Baleh diharapkan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga norma, etika, dan nilai-nilai budaya Minangkabau.

    Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi antara pemerintah, Bundo Kanduang, dan masyarakat dalam melestarikan adat serta budaya Minangkabau sebagai warisan luhur yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. (Adek) 

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad