• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Pemprov. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Pemprov. Tampilkan semua postingan

    Wagub Sumbar Serahkan BLT Masyarakat Terdampak Covid 19

    Sawahlunto (sumbarkini.com) - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyerahkan secara sembolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pemprov Sumbar bagi 665 KK yang terdampak di Kota Sawahlunto sebesar Rp. 1,2 juta dari Rp. 600 ribu per KK perbulan yang dibayarkan melalui PT Pos dan Giro bulan April dan Mei. 

    "Di Provinsi Sumbar kita juga mengandeng semua data bagi yang berhak menerima bantuan sosial terdampak covid 19. Mana yang dibantu lewat Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako pusat, Kemensos, Bantuan Desa,  Prakerja. Awalnya bantuan kita berikan per orang Rp.200 ribu sebanyak 339 ribu orang, merasa tidak ideal karena pemerintah pusat akan memberikan Rp. 600 ribu per KK, maka pemprov Sumbar mengikuti kemudian", ungkap Nasrul Abit dalam arahannya pada penyerahan bantuan BLT secara simbolis bagi warga kota Sawahlunto, Kamis (7/5/2020).

    Wagub Nasrul Abit juga katakan,  pada bulan Juni nanti juga akan diberikan bantuan Rp600 ribu per KK mencukupkan tiga bulan yang dijanjikan.

    "Pemprov Sumbar memang tidak memiliki banyak waktu mendatangi semua daerah dalam penyerahan bantuan bagi masyarakat terdampak covid 19. Tapi secara umum Pak Gubernur Sumbar berharap bantuan tunai ini dapat membantu meringankan beban hidup yang dialami masyarakat kurang mampu saat ini," ujar Nasrul Abit.

    Nasrul Abit setujui dengan kebijakan Walikota Sawahlunto yang ketat terhadap prlengawasan orang masuk ke kota Sawahlunto. Sebagai kepada daerah tentunya keselamatan dan kesejahteraan hidup masyarakat didaerah menjadi hal yang penting dalam tanggungjawab memimpin pembangunan daerah.

    "Sumatera Barat saat ini penyaluran BLT bantuan provinsi terhadap masyarakat terdampak covid 19 sudah berjalan 66 persen. Dan kita selalu berharap kepada setiap masyarakat agar memperhatikan diri sendiri,  keluarga dan orang disekitar lingkungan dalam antisipasi penyebaran covid 19 ini, dengan pola hidup bersih cuci tangan pakai sabun,  pakai masker jika keluar rumah, jaga jarak dan tidak berkumpul dalam jumlah ramai", ingatnya.

    Walikota Sawahlunto Deri Asta juga menyampaikan, atas nama pemerintah dan masyarakat sangat berterima kasih atas BLT kepada masyarakat terdampak yang diberikan pemprov Sumbar.

    "Saat ini dengan ada bantuan pemprov Sumbar ini,  maka 64 persen dari 19 ribu KK telah menerima 12 ribu KK masyarakat yang terdampak covid telah mendapatkan menerima bantuan sosial ini", ujarnya.

    Deri Asta juga kami dari pemko juga akan berusaha memberikan bantuan dan perhatian bagi masyarakat yang belum menerima bansos sesuai kondisi anggaran yang ada di Kota Sawahlunto.

    "Mudah-mudahan penanganan covid 19 di Sumatera Barat dapat kita selesaikan dalam waktu cepat sehingga kita kembali berpikir mengambil langkah-langkah dalam membangkitkan kembali kondisi ekonomi daerah,"harapnya. (Zrd)

    Wagub Kunjungi Pasien Covid-19 Yang Isolasi Mandiri

    Padang (sumbarkini.com) - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengunjungi kediaman seorang pasien positif covid-19 yang diisolasi mandiri di kediamannya di RW 2 Kampung KB, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Kamis, 16 April 2020.

    Hal ini dilakukan wagub Sumbar dalam rangka melihat sejauhmana pemahaman masyarakat dalam melawan covid 19, agar tidak tersebar kepada masyarakat lainnya.

    Pasien ini merupakan pasien positif covid-19 yang tergolong Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tertular dari suaminya. Suami pasien saat ini tengah diisolasi di RSUP M Djamil Padang.

    “Ini keluarga kita, korban dari keluarga sederhana. Kita datang memberikan semangat. Jangan sampai ada yang menolak,” kata Nasrul Abit.

    Nasrul Abit juga memberikan bantuan berupa sembako kepada pasien isolasi mandiri tersebut. Selain memberikan suport semangat untuk sembuh, Nasrul memaknai kedatangannya ke kediaman pasien untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di sekitar agar tetap menerima kehadiran pasien.

    “Masyarakat sekitar harus tetap peduli walau harus tetap menjaga jarak dan menggunakan masker, jangan dikucilkan,” ulasnya.

    Nasrul Abit mengatakan masyarakat sekitar di RW 2 Kampung KB, Keluarga Gunung Pangilun juga harus memberikan dorongan semangat agar pasien segera sembuh.

    Nasrul juga berharap pasien disiplin melaksanakan instruksi dari tim medis. Walau tidak isolasi di rumah sakit, pasien isolasi mandiri di rumah menurut Wagub Sumbar tidak boleh keluar rumah dan menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya di rumah.

    “Jaga anak-anak di rumah, jaga jarak, jangan keluar rumah, pola hidup bersih cuci tangan pakai sabun,” ucap Nasrul Abit.

    Ketua RW 2 Kampung KB Amiruddin juga menjelaskan pasien positif yang isolasi di RW nya ini masih merupakan kerabat dekat dari warga kampung tersebut.

    “Pasien ini bukan orang lain. Masih sanak saudara kami. Dan kami masih serumpun,” ujar Amiruddin. (*)

    Wagub Terima Bantuan APD dari PT. Incasi Raya

    Padang (sumbarkini.com) - Pemprov Sumba berterima kasih atas bantuan yang telah diserahkan PT Incasi Raya berupa Alat Pelindung Diri (APD) dan lain-lain ikut serta peduli dalam penanganan Covid-19 di Sumatera Barat.

    Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di sela-sela Acara Menerima bantuan APD dari PT Incasi Raya di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar, Senin 13 April 2020.

    Hadir dalam kesempatan tersebut. Kalaksa BPBD Provinsi Sumbar, Direktur Incasi Raya Husdi Gunawan beserta jajaran.


    Nasrul Abit lebih lanjut menyampaikan, kita juga berterima kasih kepada berbagai pihak yang juga telah memberikan bantuan dalam antisipasi penanganan Covid-19 di Sumatera Barat.

    "Kita juga telah menerima bantuan dari Wardah, BUMN, BUMN dan juga perorangan yang peduli akan penanganan Covid-19 di Sumatera Barat," ujarnya.

    Nasrul Abit juga katakan, saat ini kita perlu mendukung bersama-sama kerja para tenaga medis kita yang menangani pasien Covid-19.

    "Mendukung perjuangan tenaga medis kita dengan menjaga hidup bersih, cuci tangan pakai sabun, menahan diri dirumah dan tidak pulang kampung untuk sementara waktu. Mudah-mudahan para tenaga medis kita diberi kekuatan dan kesehatan yang baik dari Allah SWT, sehingga dapat menjalan tugas dengan baik serta terhindar hal yang buruk," seru doanya.


    Nasrul Abit juga sampaikan, soal membagi kebutuhan di lapangan kita berikan dinas kesehatan yang menentukan agar kebutuhan itu dapat terbagi dengan baik di lapangan.

    Direktur Incasi Raya Husdi Gunawan juga menyampaikan, bantuan ini sebagai sikap peduli kami bagaimana penyakit corona ini cepat berlalu di Sumatera Barat.

    "Hari ini kami menyerahkan bantuan baju APD 500 piece, Nurse Cap 200 piece, Face Shield 200 piece dan Safe Glove 4 Box. Ini merupakan bantuan dalam bentuk Coporate Sosial Responsibility (CSR) PT Inkasi Raya," ungkapnya. (zrd)

    Pesan Gubernur, OPD Mesti Publikasikan Kegiatannya di Media

    Padang (sumbarkini.com) - Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintah mesti mempublikasikan kegiatannya di media massa agar diketahui peran dan fungsi dalam memajukan pembangunan di Sumatera Barat. Dan jangan ada OPD yang takut dengan wartawan dan media, mestinya berteman dalam upaya menyebarluaskan informasi publik sesuai UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

    Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam rapat khusus kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar tentang publikasi keberhasilan dan kegiatan OPD melalui media massa,  di Aula kantor Gubernur,  Jum'at 21 Februari 2020.

    Gubernur lebih lanjut menyampaikan,  kadang kita merasa media tidak adil dalam pemberitaan karena jika ada peristiwa hangat, persoalan hukum, tindak prilaku di kalangan ASN yang tidak ada hubungan dengan kerja, menjadi pemberitaan yang heboh dan terus dikupas.

    "Namun pada saat ada kegiatan pembangunan yang dekat dengan pelayanan publik, kadang beritanya tampil terasa dingin saja dan sepi saja. Malahan kadang wartawannya hadir tapi tidak ada berita yang menjadi hangat dan menarik banyak pembaca," ujar Irwan Prayitno.

    Irwan Prayitno juga mengatakan, sudah 9 tahun menjabat sebagai gubernur, namun banyak kalangan yang mengatakan kita tidak bekerja dan tidak ada apa-apanya. Padahal saya tahu Badan, Dinas, Biro dan Kantor dilingkungan pemprov Sumbar sudah bekerja maksimal.

    "Ini terlihat dari penghargaan MenPAN RB terhadap Laporan Antabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (Lakip) yang saat sudah mendekati nilai A dari BB yang gemuk. Tuduhan kita tidak bekerja itu sesuatu yang tidak benar. Namun juga disadari apa yang kita lakukan tidak pernah kita beritakan di media, sehingga tidak banyak masyarakat yang mengetahuinya", ujarnya.

    Irwan Prayitno mengatakan, bagi saya publikasi bukanlah hal penting, bukti kerja menjadi sesuatu yang wajib. Akan tetapi karena tuntutan aturan perundang-undangan, dalam informasi kegiatan pembangunan yang berdampak pada masyarakat menjadi hak publik untuk mengetahuinya.

    "Sejak itu saya membuka diri dengan wartawan dan saya ketahui kawan-kawan wartawan dilingkungan kantor gubernur amat baik dan cepat mengerti serta tangap tentang apa yang disampaikan. Kadang kawan-kawan wartawan memberikan masukan dan pandangan yang baik juga untuk kebijakan yang diputuskan", ujarnya.

    Oleh karena kata Irwan Prayitno, OPD mesti membuka diri dan menyampaikan kegiatannya selalu kepada media,  apakah berupa event, kegiatan positif sesuai peran dan tupoksi lembaga kita serta juga tentang program kegiatan yang dilakukan dalam aktifitas pekerjaan.

    "Pemberitaan di media itu rutin sesuai aktifitas OPD, tidak mesti setiap hari akan tetapi selalu ada minimal 3 atau empat dalam perbulannya.Tidak perlu selalu dalam bentuk pariwara, akan tetapi pemberitaan itu dapat meningkatkan partisipasi publik untuk mendukung setiap program yang sedang dilaksanakan pemerintah", ajaknya.

    Gubernur juga katakan, saat ini pemprov Sumbar sudah memiliki pergub nomor 30/2018, tentang syarat kerjasama media dan wartawan. Jadi tidak perlu ragu atau khawatir.

    "Namun untuk teknis pelaksanaan bagaimana baiknya silahkan koordinasi ke Biro Humas. Saya ingin dalam setahun terakhir ini masyarakat Sumbar tahu apa yang kita kerja dan keberhasilan apa yang telah kita capai di masing-masing OPD. Sehingga ini dapat menjadi referensi untuk pemerintahan Sumbar berikutnya", tegas Irwan Prayitno. (zrd)

    Wagub Sumbar Himbau Ikuti Sensus Penduduk 2020

    Padang (sumbarkini.com) - Mari Kita sukseskan bersama Sensus Penduduk Tahun 2020 di Sumatera Barat. Sensus Penduduk ini merupakan Perhelatan yang dilaksanakan sertiap satu dasawarsa ini, merupakan sensus ke-7 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS).

    Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada saat memberikan sambutan upacara bulan ASN Pemprov Sumbar, Senin 17 Februari 2020.

    Wagub Sumbar ungkapkan,  ada perbedaan dengan pelaksanaan sebelumnya,  Sensus Penduduk tahun 2020  akan sepenuhnya menggunakan basis data kependudukan by name by address, milik Dukcapil.

    "Sensus ini juga bertujuan untuk menghasilkan satu data yang tersinkronisasi antara Dukcapil dengan BPS," kata Nasrul Abit.

    Nasrul Abit juga sampaikan,  Untuk mensukseskan sensus Penduduk 2020 diminta partisipasi aktif semua pihak, terutama bapak ibu para ASN pemprov Sumbar.

    "Sensus Penduduk 2020 dapat dilakukan dengan 2 cara, pertama partisipasi aktif masyarakat dengan melakukan Sensus Penduduk Online pada 15 Februari-31 Maret 2020 , yang launching secara resmi akan dilakukan oleh Gubernur pada tanggal 18 februari 2020, yang juga akan dilaksanakan oleh beberapa kabupaten kota secara serentak. Kedua, menerima petugas Sensus Penduduk Wawancara di rumah bapak/ibu  pada bulan Juli 2020," himbaunya

    Wagub Sumbar juga katakan,  sensus penduduk sangat penting untuk kemajuan Indonesia pada umumnya dan Sumatera Barat pada khususnya.

    "Marilah kita bersama sama 'Mencatat Indonesia' melalui sensus penduduk 2020," seru Nasrul Abit. (zrd)

    Wagub : Gebu Minang Selalu Peduli Akan Pembangunan Sumbar

    Jakarta (sumbarkini.com) - Gebu Minang atau Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau malam ini mengukuhkan Pengurus DPW DKI dan ketuanya  Irjen Pol (p) Drs. Syahfrizal Ahiar SH, MH. pengukuhan dan pelantikan di lakukan di gedung Balai Tetap Setia Polri Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan.

    Pelantikan ketua terpilih periode 2020 -2025 ini langsung dkukuhkan oleh Ketua Umum DPP Gebu Minang DR.H. Oesman Sapta Datuak Bandaro Sutan Nan Kayo yang juga dihadiri Wakil  Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Bapak Azwar Anas,  dan beberapa undangan istimewa lainya.

    Pelantikan ini cukup ramai karena hampir seluruh DPW mulai dari Provinsi Aceh sampai Propinsi  Jawa Timur turut serta dalam menyaksikan acara pengukuhan dan pelantikan ini. Selain itu hadir juga para Ninik Mamak, Alim Ulama,Tokoh Masyarakat, Cerdik Pandai dan Bundo Kanduang  serta urang Sumando dan dunsanak dari beberapa wilayah.

    Wakil Gubernur Sumatera Barat, H. Nasrul Abit dalam sambutan pidatonya  menyampaikan selamat atas pelantikan Ketua DPW DKI dan juga menyampaikan permohonan maaf  atas ketidakhadiranya Bapak Gubernur sumatera Barat Irwan Prayitno karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan.

    " Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau yang pada awalnya di sebut Gerakan Seribu Minang, merupakan wadah persatuan masyarakat Minang yang dirantau.  Salah satu misi Gebu Minang adalah membangun ekonomi masyarakat perantauan maupun masyarakat  yang ada di kampung halaman," Wagub Sumbar Nasrul Abit.

    Nasrul Abit juga katakan, banyak hal-hal telah terbukti bantuan dari Gebu Minang untuk Sumatera Barat dalam pembangunan kampung halaman dan juga pedulinya terhadap masalah sosial dan ekonomi masyarakat.

    "Gebu Minang telah memberikan kontribusi  pelakasanan pembangunan di Sumbar, baik itu berupa bantuan moril dan materil ketika masyarakat kita yang berada di wamena mengalami konflik sosial. Saat itu Gebu Minang meyumbang 1 Milyar untuk  biaya kepulangan dan rehabiltas masyarakat kita,” Ujar Nasrul Abit

    Dalam kesempatan tersebut Wagub Sumbar juga menyampaikan bahwa tahun 2020 ini Sumatera Barat akan diselenggarakan berbagai Event Nasional yaitu Hari Keluarga Nasional, Penas Tani XVI, dan MTQ XVIII Nasional.

    "Ada banyak event nasional yang akan diselenggarakan di Sumbar, oleh karena itu kita mengajak semua itu untuk itu kita mengajak seluruh elemen dan masyarakat minang yang berada di rantau maupun di kampung halaman agar dapat saling bahu membahu untuk mensukseskan acara besar Nasional itu, “ Basamo Mangko Manjadi, saciok Ba Ayam, Sadantiang Ba Basi", ajak Nasrul Abit.


    Di Akhir acara Wakil Gubernur Sumatera Barat, atas nama pemerintah dan masyarakat Sumbar, memberikan apresiasi dan plakat Penghargaan untuk semua kegiatan kepedulian Gebu Minang mendukung dan mendorong pelaksanaan pembangunan perekonomian masyarakat di Sumbar.

    Penghargaan ini di terima langsung oleh ketua DPP Gebu Minang, Oesman Sapta. (zrd)

    Ayo Kita Sukseskan Sensus Penduduk 2020 di Sumbar

    Padang (sumbarkini.com) - Sensus Penduduk 2020 di Sumatera Barat direncanakan akan dilaunching Gubernur Irwan Prayitno pada hari Selasa tanggal 18 Februari 2020. Berbagai persiapan dilakukan termasuk hari rapat teknis dengan berbagai OPD terkait dilingkungan pemprov Sumbar.

    Hal ini diungkap Kabid Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar Krido Saptono, S.Si, M.Si disela sela rapat di Aula Kantor BPS Provinsi, Selasa siang 4 Februari 2020.

    Krido juga menyampaikan,  pelaksanaan acara launching Sensus Penduduk 2020 nanti akan ditandai dengan gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama Forkopimda dan semua Kepala OPD melakukan Sensus Penduduk Online.

    "Gubernur Irwan Prayitno bersama para pimpinan OPD  nantinya akan melakukan Sensus Penduduk Online, memasukan data kependudukan mandiri secara online melalui laman www.sensus.bps.go.id. Hal ini tentu bisa menjadi motivasi bagi masyarakat Sumbar untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020, terutama bagi semua ASN Pemprov Sumatera Barat dan generasi milenial," ujarnya.

    Krido juga mengatakan, soal tempat acara kita masih melakukan koordinasi dengan pihak pemprov Sumbar bagaimana baiknya.

    "Kita berharap suasana Launching Sensus Penduduk 2020 Sumatera Barat berjalan sukses dan lancar. Jika ada hal-hal masukan bagaimana gebyar hebohnya acara tentu butuh masukan sesuai dengan tempat lokasi, kondisi budaya dan tradisi yang ada di Sumbar," ungkapnya.

    Krido juga menyampaikan, acara ini juga akan dihadiri oleh Forkopimda,  kepala OPD dan Instansi vertikal, jika perlu utusan beberapa orang utusan generasi muda SLTA dan Perguruan Tinggi di Kota Padang.

    "Untuk meramaikan suasana juga kita akan menyanyikan theme song Sensus Penduduk 2020 'Mencatat Indonesia' yang secara khusus diciptakan oleh Eross Candra Sheila on 7 dengan format paduan suara. Selain itu juga akan dilakukan kegiatan sosialisasi lewat media dan berbagai hal himbauan kepada masyarakat untuk mensukseskan penyelenggaraan Sensus Penduduk 2020 di Sumbar", harapnya. (zrd)

    Gubernur Sumbar Puji Gerakan Dokter Masuk SLTA

    Padang (sumbarkini.com) - Pelaksanaan upacara senin pagi di sekolah-sekolah negeri SMA,  SMK dan MAN se Sumatera Barat dengan inspektur upacara pada dokter kita yang ada rumah sakit hingga pukesmas. Telah memberikan sesuatu semangat kebersamaan yang baik menyukseskan peringatan hari kanker sedunia tahun 2020 yang secara nasional di pusatkan di Kota Padang-Sumatera Barat.

    Hal ini disampaikan Ketua Pelaksana Peringatan Hari Kanker Sedunia Tahun 2020 di Sumatera Barat, Dr.dr. Irza Wahid, SpPD, KHOM, disela-sela kesibukan hari hari lewat Whastaapnya,  Selasa (4/2/2020).

    Irza wahid tambahkan, ada 29 sekolah setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) negeri di Kota Padang dan beberapa sekolah di luar kota Padang menyesuaikan kondisinya.

    "Ini sebagai gerakkan sosialisasi ke sekolah-sekolah generasi milenial  akan bahayanya penyakit kanker yang efektif dan efesien puji Pak Gubernur Irwan Prayitno kemaren. Sesuatu yang luar biasa bagi kawan-kawan semua", ujarnya senang dan bangga.

    Irza Wahid juga mengatakan, kegiatan peringatan hari kanker sedunia tahun 2020 di Padang ini juga pada akan berbagai kegiatan simposium, dan seminar tentang berbagai penyakit kanker oleh para dokter ternama.

    "Suksesnya acara peringatan hari kanker sedunia tahun 2020 tingkat nasional di Sumatera Barat, merupakan momentum bagi masyarakat untuk tahu banyak tentang bahaya dan solusi mengatasi (preventif) penyakit kanker. Ada banyak dokter spesialis yang akan bicara di Hotel Grand Inna Muara, dalam simposium dan seminar. Diharapkan dukungan media bagaimana menyukseskan acara ini dan menyampaikan kepada Publik, bahwa kanker penyakit pembunuh nomor satu", ajaknya.


    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar dr. Mery Yuliesday, MARS juga mengatakan, kita berterima kasih atas dukungan semua pihak atas kegiatan awal sosialisasi kesehatan dengan mengadakan upacara Senin di setiap sekolah setingkat SLTA negeri.

    "Para dokter kita turun ke sekolah-selolah memberikan sosialisasi bahaya penyakit kanker dan sekaligus memotivasi bakat dan minat siswa untuk masuk fakultas kedokteran. Hal ini perlu untuk membangkitkan kesadaran akan menjaga kesehatan dan pentingnya pengetahuan kesehatan bagi masyarakat," terangnya.

    Kadis Kesehatan juga sampaikan, kepada kawan-kawan panitia peringatan hari kanker sedunia tahun 2020, atas kerja dan semangat kebersamaan yang terlihat hari ini memberikan energi baru dalam meningkatkan pelayanannya kesehatan di Sumatera Barat.

    "Kita bersama tahu, dinamika kehidupan dan budaya masyarakat minang dengan pola makan dan masakan yang enak dan lezat. Namun cara mengimbangi pola makan enak ini kurang dibarengi kegiatan olahraga dan makan buah-buahan. Data hari ini Sumbar rangking nomor 2 setelah Yogyakarta, ke depan bagaimana Sumbar dapat menurunkan resiko kanker ini," ungkap Mery berharap. (zrd)

    Helikopter Ikut Cari ABK yang Hilang

    Air Haji Pessel (sumbarkini.com) - Pagi ini satu helikopter telah datang untuk membantu proses pencarian 10 dari 11  nelayan yang masih hilang di daerah Aia Haji, Kab. Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

    Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Nasrul Abit di sela-sela koordinasi lapangan dengan tim pencarian korban abk kapal bagan nelayan yang tengelam Rabu lalu, Muaro Air Haji Lenggosari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan,  Minggu 2 Februari 2020.

    Wagub Nasrul Abit katakan,  menurut informasi, Bagan (kapal nelayan), tersebut, tenggelam terkena badai dan  gelombang besar hari Rabu dinihari lalu (29/1/2020).

    " Hari ini dengan satu pesawat helikopter Tim SAR gabungan dengan BPBD, TNI AL, Kepolisian dibantu masyarakat serta nelayan, sudah melakukan pencarian. Dengan heli ini tim akan memantau tiga sisi lokasi, laut Muaro Air Haji, Muko-Muko dan terus ke Kepulauan Mentawai arah ke Selatan", ujar Nasrul Abit.



    Nasrul Abit juga tambahkan, dari 2 kapal bagan yang bersamaan terkena badai laut saat itu,  satu kapal sudah dinyatakan selamat. Sementara satu kapal tenggelam sudah ditemukan ini tim akan melakukan pencarian lebih jauh.

    " Biasanya para nelayan kita itu pandai berenang mencari tempat aman. Sayangnya dilokasi tempat kapal tenggelam pulau sangat jauh. Ada kemungkinan para nelayan itu dibawa kapal lain menuju Selatan. Kita masih terus berkoordinasi dengan semua pihak", ungkap Nasrul Abit.

    Nasrul Abit masih tetap berharap dan kita doakan mudah - mudahan, sanak saudara kita segera ditemukan dengan selamat. Aamiin

    Disaksikan Wagub Sumbar Nasrul Abit, Pemkab Sijunjung Launching BLUE Kendaraan Bermotor


    SIJUNJUNG, (Sumbarkini.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Sijunjung melaunching Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUE) kenderaan berbasis terintegrasi Kementerian Perhubungan di Halaman UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor setempat, Rabu (22/1).

    Launching tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin dan turut hadir dari Kementerian Perhubungan Kasubdit Uji Berkala, Firdaus Rasyad Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah III Provinsi Sumbar, Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Zefnihan, Kepala OPD se-Kabupaten Sijunjung, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar yang diwakili Kepala Bidang Lalu Lintas, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Sumbar serta undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Kasubdit Uji Berkala Kementerian Perhubungan RI, Firdaus Rasyad mengatakan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tidak menampik adanya pemalsuan data terkait pengujian KIR yang selama ini masih menggunakan sistem konvensional. Pasalnya, ada beberapa celah yang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan tindakan tersebut.

    "Namun, untuk meminimalisir permasalahan itu, Kementerian Perhubungan meluncurkan Bukti Lulus Uji Berkala Elektronik (BLUe)," jelasnya.

    BLUE ini merupakan sistem berbasis elektronik, yang terintegritas kepusat. Jadi kedepannya buku uji yg selama ini sebagai bukti lulus uji akan berubah menjadi kartu elektrik. Sijunjung merupakan daerah pertama di Provinsi Sumbar dan daerah ketiga di Pulau Sumatera yg telah menerapkan sistem BLUE ini, katanya.

    Ia berharap, semoga ke depannya sistem ini bisa mewujudkan transportasi yang aman, lancar dan khususnya terhindar dari resiko kecelakaan lalu lintas yg diakibatkan oleh faktor kendaraan.

    Kemudian, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung karena satu-satunya di Sumatera Barat, Sijunjung pertama kali melakukan penerapan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUE) kendaraan bermotor.

    "Kepada Kabupaten/Kota lain di Sumbar, agar mengikuti jejak Kabupaten Sijunjung yang telah melakukan penerapan BLUE," harapnya.

    Pada kesempatan itu, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan RI yang telah membimbing Kabupaten Sijunjung sehingga bisa menerapkan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUE) di Ranah Lansek Manih.

    "Penerapan Bukti Lulus Uji Elektronik ini, merupakan sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan lalu lintas dan sebagai pencegahan pemalsuan bukti lulus uji," katanya.

    Dalam laporan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sijunjung, Em Yasri mengatakan dasar pelaksanaan ini adalah Peraturan Menteri Perhubungan No 133 Tahun 2015 tentang pengujian berkala kendaraan bermotor dan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat No AJ.502/10/6DJPD/2019 perihal percepatan penerapan bukti lulus uji berkala kendaraan bermotor. Sekaligus merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari jadi Kabupaten Sijunjung ke-71 tahun 2020.(Dicko/Andrayanto)

    Wagub Nasrul Abit Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir dua Kecamatan di Sijunjung


    SIJUNJUNG,(Sumbarkini.com) - Wakil Gubernur Sumatera Barat H.Nasrul Abit bersama OPD terkait serta didampingi Bupati Sijunjung H.Yuswir Arifin serta kepala OPD meninjau langsung kawasan yang dilanda musibah banjir dan longsor, Rabu (22/1) serta menyerahkan bantuan kepada korban di Kecamatan Tanjung Gadang dan Kamang Baru.

    Bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Sijunjung tersebut diserahkan lansung oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit kepada Bupati Sijunjung Yuswir Arifin di posko bantuan banjir Kiliran Jao Kecamatan Kamang Baru. Bantuan dari pemerintah provinsi Sumbar tersebut berupa mie instan, beras dan sembilan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan korban pasca banjir.

    Sebelum penyerahan bantuan tersebut, Wakil Gubernur bersama dengan Bupti Sijunjung yang diikuti oleh sejumlah kepala OPD Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemkab Sijunjung meninjau jembatan yang rusak parah akibat diterjang banjir dan areal persawahan milik warga yang gagal tanam dan panen akibat musibah banjir tersebut di Kecamatan Tanjung Gadang.

    Usai melihat kondisi jembatan yang rusak parah tersebut, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit  langsung meminta kepada kepala dinas teknis seperti Dinas PSDA Provinsi Sumbar untuk merencakan perbaikan pada tahun 2020 ini. Untuk mencegah kerusakan berulang akibat luapan air sungai, Wagub  meminta untuk merekontruksi tebing sungainya (normalisasi) agar jembatan lebih tahan terhadap tekanan banjir di masa mendatang.

    “Normalisasi tebing sungainya supaya mampu menahan tekanan pada saat volume air sungai meningkat tajam,” katanya yang didengar langsung oleh Bupati Sijunjung Yuswir Arifin.

    Selain meninjau kawasan Tanjung Lolo, wakil Gubernur beserta rombongan juga berangkat menuju ke Kiliran Jao Kecamatan Kamang Baru untuk menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Nagari Muaro Takung Kecamatan Kamang Baru yang diterima oleh Bupati Sijunjung Yuswir Arifin  berupa Matras, Selimut, mie instan, peralatan sekolah serta perlengkapan bayi dan kebutuhan lainnya. 

    Dalam kunjungannya, Wakil Gubernur Sumbar  didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Kepala Dinas Sosial,  dan Kepala PSDA Provinsi Sumbar dan sejumlah instansi terkait lainnya. Kadis PSDA Rifda suriani
    Kadis sosial Jumadi

    Dalam mengatasi musibah bencana alam seperti banjir ke depannya, Wakil Gubernur mengatakan pemerintah akan mengalokasikan lebih banyak lagi dana cadangan untuk bencana di tiap­ tiap kabupaten dan instansi terkait.

    “Melihat dari pengalaman bencana sebelumnya dan proses penanganan di kabupaten, kita akan pengusulkan supaya dana cadangan siap pakai untuk bencana ditingkatkan di kabupaten dan instansi terkait, sehingga proses penanggulanan dan penanganan bencana di daerah ini dapat lebih maksimal,” ujar Nasrul Abit.
    (Andrayanto)

    Nasrul Abit Turut Prihatin, Tim BPBD Diminta Segera Mengatasi

    Tanah Datar - Kita prihatin dan berharap masyarakat yang terdampak dapat sabar akan musibah bencana banjir bandang yang melanda Jorong Tanjuang Sawah Nagari Padang Kecamatan Batipuh Selatan.

    Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di sela-sela kunjungan meninjau lokasi banjir bandang yang terjadi Jorong Tanjuang Sawah, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu, 18 Januari 2020.

    Wagub Nasrul Abit katakan akibat  banjir bandang yang terjadi pada Jumat kemarin, dipicu tingginya curah hujan, sebanyak 7 rumah warga, 1 bengkel dan tiga bangunan fasilitas umum berupa kantor walinagari, koperasi dan PDAM rusak.

    "Ini terjadi karena curah hujan yang begitu tinggi yang membawa material batu-batu yang cukup banyak beserta lumpur. Kita tidak dapat menduga apakah karena ada illegal logging atau tidak akan tetapi menurut Kasmir penerima Kalpataru zaman presiden SBY, katanya tidak ada illegal logging di daerah ini, jika ada ia yang akan turun langsung menegurnya," ungkap Nasrul Abit.

    Nasrul Abit juga ungkapkan, bencana dahsyat seperti ini dalam beberapa tahun terakhir hampir selalu terjadi di beberapa daerah Sumatera Barat. "Bencana seperti ini dalam beberapa tahun ini hampir selalu terjadi di Sumbar, perlu kiranya bantuan para peneliti untuk memberikan hasil pemantauan kajian dalam melihat kondisi alam dan proses penyebab bencana ini," usulnya.


    Nasrul Abut jelaskan, kajian dalam berbagai aspek dari kalangan akademisi tentu akan bermanfaat dalam menetapkan langkah dan kebijakan pembangunan daerah ke depan.

    "Sudah saatnya bupati dan walikota se Sumbar menganggarkan kegiatan kajian oleh para akademisi terhadap setiap bencana banjir bandang, lonsor di lokasi perbukitan di Sumatera Barat. Kita butuh sebuah analisis yang mampu memberikan gambar kondisi kekinian alam Sumbar, apakah ada hubungan dengan gempa bumi yang terjadi atau memang ulah para pelaku illegal logging," ujarnya.

    Nasrul Abit juga tegaskan,  pemerintah provinsi akan selalu memberikan perhatian besar terhadap kebencanaan ini. "Setiap bencana terjadi, tim penanggulangan bencana akan selalu diturunkan secepatkannya,  apakah lewat koordinasi antar daerah terdekat,  maupun dari OPD terkait di lingkup pemerintah provinsi. Masyarakat mesti kita bantu dan selamatkan secepatnya," ujarnya. (*)

    Nasrul Abit : Potensi Besar Sumbar Ada Pada Sumberdaya Manusianya

    Padang - Generasi saat ini adalah generasi
    masa depan yang menjadikan Indonesia 5 besar terbaik di dunia pada tahun 2045. Mereka ada jadi pemimpin masa datang Indonesia hebat. Ini generasi emas anak negeri ini mesti kita siapkan dalam banyak hal ketangguhan karakter, disiplin, kecerdasan, kreatif, inovatif yang religi dan berdaya saing. 

    Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat pada Acara TENSAI 10th & TENLICIOUS 7th  di SMAN 10 Padang, Pra-Olimpiade (SMA, SMP, dan SD) serta Lomba Keagamaan, Bahasa dan Seni se Sumatera Barat, Sabtu ( 18/1/ 2020).

    Hadir dalam kesempatan tersebut, 
    Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Yang Diwakili Kabid Pembinaan SMA, Kepala Sekolah SMAN 10 Padang, para guru dan wali murid dan para juri lomba. 

    Wagub Nasrul Abit tegaskan, kita tidak memiliki kekayaan alam yang banyak, satu-satu potensi besar Sumbar hanya bertumpa pada sumberdaya manusia (SDM) yang unggul. 

    " Keunggulan dan potensi besar Sumbar hanyalah pada kekuatan SDM. Oleh karena itu pembangunan sektor pendidikan menjadi hal yang amat penting terus dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Walaupun disadari pendidikan kita masih banyak yang mesti disempurkan lagi baik fasilitas maupun kemampuan guru-guru kita", ujarnya. 

    Nasrul Abit juga sampaikan, saya banggakan peserta lomba pra-olimpiade tingkat (SMA-SMP, dan SD) se-sumbar serta lomba keagamaan, bahasa, dan seni se-Sumbar merupakan sinergi pembanguan pendidikan pemkab/ko dan pemprov untuk melahirkan generasi yang tangguh berdaya saing.

    "Membangun generasi emas, peserta didik perlu dibekali keterampilan dan keahlian.  Keterampilan ini nantinya akan berguna bagi peserta didik, salah satunya dalam diadakannya Tensai 10 & Tenlicious 7 dengan tema “The New Dimension of Knowledge” dalam ajang Pra-Olimpiade (SMA, SMP dan SD) serta lomba keagamaan, bahasa da seni se-Sumbar sebagai wadah pemilihan wakil utusan Sumatera Barat untuk maju ke tingkat nasional", jelasnya. 

    Wagub juga ingatkan, perlu rasanya memberikan pembekalan keterampilan agar peserta didik mampu bersaing, inilah salah satu upaya mewujudkan itu. 

    " Perlu diketahui bahasa adalah bagian dari pendidikan karakter, dengan bahasa peserta didik diharapkan mampu untuk membagun jaringan komunikasi. Selain menguasai dari segi akademik akan tetapi peserta didik juga diharapkan mampu untuk menguasai keterampilan-keterampilan seperti acara yang diadakan. Dengan pendidikan karakter diharapkan peserta didik mampu menanamkan nilai olah rasa, olah fikir, olah hati dan olah raga yang akan hal itu dikemas dalam sebuah festival ini", ungkap Nasrul Abit. 

    Nasrul Abit juga sampaikan, untuk menyonsong revolusi industri 4.0, dan itu juga sebagai ajang silaturahmi antar sekolah baik dengan sesama murid dan guru ataupun pihak lain yang terlibat.

    "Kita senang saat ini siswa-siswa Kepulauan Mentawai sudah bergabung dalam kegiatan ini. Pembangunan sektor pendidikan itu mesti merata dan sama disetiap kabupaten dan kota. Dengan telah bergabung anak-anak kita dari Mentawai ini mari saling berinteraksi dalam meningkatkan kemampuan diri untuk berdaya saing dengan daerah-daerah lainnya secara nasional", ajaknya. 

    Nasrul Abit meminta, bersaing dengan sportif untuk mencapai kemenangan tanpa mengabaikan persahabatan, kita yakin pemenang nantinya adalah siswa terbaik untuk mewakili provinsi Sumatera Barat. 

    " Semua peserta yang hadir disini adalah seorang pemenang, dan untuk itu kita perlu mencari yang terbaik dari seorang pemenang, dan yang tidak terpilih jangan berkecil hati dan kecewa. Dan untuk para juri, jadilah juri yang baik dan adil tanpa memihak kepada pihak siapapun. Jadilah juri yang mampu  mengemban tugas dengan rasa tanggung jawab", harapnya.

    Sudah Saatnya Sumbar Punya Sirkuit Berskala Internasional

    Padang - Sudah saatnya Sumatera Barat memiliki sebuah sirkuit berskala internasional untuk mengembangkan potensi bakat dan prestasi otomotif generasi muda milenial di daerah ini. Kondisi hari ini memang pemprov Sumbar belum memiliki lahan untuk lokasi sirkuit otomotif, mungkin nanti kita akan coba tawarkan Pemko Padang membangun sirkuit untuk kemajuan otomotif generasi milenial di Padang.

    Penyerahan Penganugerahan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Barat Awards dalam Rangkaian Raker Provinsi IMI Tahun 2020, di Mercure Hotel Padang,  Sabtu malam 18 Januari 2020.

    Wagub Nasrul Abit juga katakan, saat ini momen bagi generasi muda milenial Sumatera Barat untuk berprestasi dalam banyak hal. Karena masa depan yang lebih baik telah menanti, ketangguhan, keunggulan, kecerdasan dan moralitas merupakan motivati keberhasilan.

    "Masa depan merupakan milik generasi milenial hari ini, persiapkan diri sebaik mungkin merupakan tugas  setiap generasi melanjutkan kesinambungan pembangunan dan kejayaan bangsa. Generasi milenial Sumbar mesti memiliki keunggulan diberbagai bidang dan sektor pembangunan, karena dari generasi unggul itu melahirkan kejayaan dan kesejahteraan negeri ini," ujar Nasrul Abit.

    Nasrul Abit juga ucapkan selamat dan sukses bagi penerima IMI Award tahun 2020, semoga ini memberi motivasi dan inspirasi kemajuan bidang otomotif di Sumatera Barat.

    "Kepada penerima IMI Award diucapkan selamat dan sukses, semoga terus berbuat dan menginspirasi untuk kemajuan otomotif di Sumbar. Generasi Milenial Sumbar juga diharapkan kembangkan diri pada hal-hal positif untuk kemajuan daerah dan jauhilah hal-hal negatif yang merusak diri dan nama baik daerahmu," himbaunya.

    Ketua Umum IMI Sumbar Defri Nasli dalam sambutannya juga menyampaikan,  Sumatera Barat belum memiliki event daerah yang permanen di daerah, begitu juga eventa nasional belum ada sama sekali.

    "Sumbar belum pernah melakukan event kejuaran otomotif yang berskala nasional. Namun tahun 2020 kita akan melakukan jambore IMI. Kegiatan komunitas motor Indonesia untuk berkumpul bersama di Sumbar. Semoga dukungan pemerintah daerah semakin besar dimasa-masa mendatang," harapnya. (zrd)

    Nasrul Abit, Kobarkan Semangat Rohana Koedoes Inspiratif Indonesia

    Padang - Kobarkan terus kegigihan berjuang untuk sebuah kreatifitas dan ketrampilan kaum

    perempuan minang untuk ikutserta berpartisipasi dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia dan meningkatkan nilai-nilai harkat dan martabat perempuan Indonesia.

    Hal ini diungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela acara melepas gerak jalan santai dalam rangka HUT Perkumpulan Rohana Koedoes ke-4 di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu 19 Januari 2020.

    Nasrul Abit katakan, berolah raga teratur setiap minggu sesuatu yang baik dalam menjaga kebugaran kesehatan tubuh.

    "Kita bangga dan senang kaum perempuan minang berkumpul bersama manfaatkan momen HUT Rohana Koedoes untuk menjaga kesehatan dan silaturrahmi. Kebersamaan dan silaturrahmi sesuatu yang indah, semoga kaum perempuan terus berkarya untuk kemajuan daerah",ujar Nasrul Abit.

    Nasrul Abit tambahkan, semangat berkarya dan kegigihan bekerja sosok pahlawan nasional Rohana Koedoes tentu menjadi inspirasi kaum perempuan Indonesia.

    Gerak Jalan Sehat HUT Rohana Koeddoes

    "Rohana Koedoes selain terampil dalam produktifitas kerajian kaum perempuan, juga merupakan wartawati perempuan pertama Indonesia. Beliau inspiratif menyuarakan nilai-nilai kepribadian luhur kaum perempuan Indonesia. Semoga semangat ini terus berkobar di jiwa perempuan Indonesia", harap Nasrul Abit. (zrd)

    Wagub Nasrul Abit, Mari Kita Sukseskan Penas Tani ke-XVI di Sumbar

    Padang - Mari kita sukseskan penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas)  Kelompok Tani Nelayan
    Andalan (KTNA) ke XVI di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman tahun 2020 dengan sebaik-baiknya.

    Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada saat membuka buka Rapat Persiapan Penyelenggara Penas Tani 2020 di Sumbar, ruang rapat Gubernur,  Kamis 16 Januari 2020.

    Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Pembangunan Ir. Benni Warlis, MM, Kadis Pertanian Ir. Chandra,  Wakil Walikota Padang Hendri Septa, Asisten Pembangunan Padang Pariaman, Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar, beberapa OPD terkaid di Kota Padang dan Pemkab Padang Pariaman.

    Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit katakan,  tanggal 22 Januari ini kita akan kedatangan tamu dari kementerian Pertanian RI dan KTNA Nasional untuk mengcek kelapangan kesiapan penyelenggaraan Penas Tani di Sumbar.

    "Kita akan kedatangan panitia dari pusat memastikan kesiapan setiap event dan kegiatan penyelenggaraan Penas Tani di Sumbar,  Apa kegiatan yang ada di Kota Padang dan apa-apa yang dilakukan dimasing-masing kegiatan. Mungkin saja akan ada masukan dan pandangan terhadap kegiatan yang kita rencanakan," ungkap Nasrul Abit.

    Nasrul Abit juga mengatakan kegiatan Penas Tani 2020 ini,  juga direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

    "Oleh karena itu, setiap kegiatan yang telah dipersiapkan agar dilaksana dengan sebaik - baiknya. Perlu juga dibahas saat ini,  mana-mana kegiatan tanggungjawab Provinsi, Pemko Padang dan Pemkab Padang Pariaman, agar nanti tidak terjadi tumpang tindih," ajak Nasrul Abit.

    Nasrul Abit tegaskan sesuai arahan Gubernur Sumatera Barat dan Kementerian Pertanian RI, penyelenggaraan Penas Tani 2020 terlaksana dengan baik dan sukses.

    "Kita berharap Penas Tani 2020 berjalan sukses dan terbaik di Sumatera Barat. Untuk mari kita bangun kebersamaan dan kekompakkan dalam koordinasi yang baik. Jika ada persoalan dilapangan cepat kita bahas agar nanti tidak menjadi kendala nantinya dalam penyelenggaraan Penas Tani ini," serunya. (*)

    130 Korban Wamena Terima Bantuan, Tak Ada Potongan

    Pessel - Tidak ada potongan sesen pun,  oleh siapapun dalam penyerahan bantuan korban kerusuhan Wamena yang berjumlah 130 orang ini. Kepada seluruh para donatur yang telah menyumbang untuk korban kerusuhan Wamena asal Sumbar diucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi semoga jadi amalan di sisi Allah SWT.

    Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di sela-sela
    Acara Penyerahan Bantuan Korban Kerusuhan Wamena di Kantor Bank Nagari Cab. Pessel, Senin (6/1/2020).

    Hadirin, Kabiro Bintal, Kabid Jamlinsos Dinas Sosial Prov Sumbar, Kacab Bank Nagari Pessel, Kacapem Bank Nagari Kantor Gubernur, Masyarakat asal Sumatera Barat korban kerusuhan Wamena

    Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit katakan, penyerahan bantuan dilakukan melalui bank nagari untuk korban yang toko atau rumahnya terbakar, masing-masing  senilai Rp.20 juta

    "Total bantuan yang diserahkan sejumlah Rp. 2,6 miliar dengan rincian 105 org menerima di Kantor Cabang Bank Nagari Painan atau senilai 2,1 M dan 25 orang menerima di Kantor Capem Bank Nagari Kambang sebesar Rp500 juta ", ujar Nasrul Abit.

    Wagub juga menyampaikan untuk bantuan ini silahkan digunakan sebaik mungkin, bisa untuk membuka usaha di Sumbar atau untuk biaya kembali ke Wamena.

    "Minggu lalu baru bertemu dengan Wamen PUPR Bapak Jon Wempi Wetipo (Bupati Jaya Wijaya 2008-2018) dimana beliau menyampaikan bahwa untuk bulan April 2020 mendatang, semua pembangunan pasca kerusuhan Wamena akan selesai, ada harapan untuk korban asal Sumbar bisa kembali lagi ke Wamena", ajaknya.

    Nasrul Abit katakan,  pemberian bantuan ini berdasarkan data yang dihimpun oleh Biro Bintal, Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau dan  Dinas Sosial Prov Sumbar bersama dg pengurus perantau minang di Wamena.

    " Bagi korban yg belum menerima bantuan atau belum masuk data, tetapi rumah atau tokonya terbakar silahkan bawa data yang komplit. Saat ini juga sudah dilakukan pendataan terhadap korban wamena yang anaknya masih sekolah di SD, SMP, SMA dan PT untuk diberikan bantuan juga", ungkap Nasrul Abit.

    Wagub juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Nagari yang telah membantu hingga saat ini untuk pengumpulan dan penyaluran bantuan korban wamena ini.

    "Semoga Bank Nagari tetap jaya memberikan yang terbaik bagi kemajuam perekonomian Sumatera Barat hari ini dan masa datang", serunya. (*)

    Nasrul Abit : Penas Tani 2020 Menjadi Perhatian Bibit Unggul Padi dan Jagung

    Limapuluh Kota - Pengembangan teknologi pertanian dalam acara Penas Tani 2020 di Sumatera Barat diharapakan hasil produksi pertanian padi sudah mesti di atas 10 ton per hektar.

    Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela kunjungan panen Jagung Super Hibrida bisi 18 dan Bisi 79, di VII Koto Talago, Kabupaten Limapuluh Kota, Jum'at (3/1/2020).

    Wagub Nasrul Abit lebih lanjutkan, dengan kementerian pertanian pengembangan teknologi pertanian hendak mampu memberikan peningkatan hasil produksi bidang pertanian.

    "Hasil produksi diatas 10 ton perhektar merupakan sebuah keharusan, tidak zamannya lagi hasil produksi padi 5 - 8 ton perhektar. Bibit padi yang mampu produk sebesar 10 ton perhektar itu yang mesti kita kembangkan kedepannya", ujarnya.

    Nasrul Abit juga katakan,  saat ini dengan Jagung Super Hibrida bisi 18 dan Bisi 79, di VII Koto Talago, Kabupaten Limapuluh Kota mampu panen hingga 12,6 ton perhektar.

    "Bibit jagung Super Hibrida bisi 18 dan Bisi 79, dengan produk 12,6 ton perhektar akan kita kembangan lagi di teknologi pertanian penastani yang akan diselenggarakan di Padang dan Padang Pariaman", ujarnya.

    Nasrul Abit juga ungkapkan, produktifitas tanaman padi dan jagung ini akan menjadi favorit dalam memajukan teknologi pada Penastani 2020 di Sumatera Barat, disamping aktifits lain tanaman, ternak, ikan dan lain-lain.

    "Penastani tahun 2020 di Sumbar akan menampilkan bibit-bibit unggul terutama untuk padi dan jagung. Karena ini menjadi perhatian bagaimana kebutuhan pangan rakyat dapat dipenuhi dan mampu menjadi swasembada nantinya", harapnya. (*)

    KJA di Danau Maninjau Bakal Segera Diangkat

    Padang (sumbarkinicom) -Pengangkatan keramba jala apung (KJA) di Danau Maninjau, Kabupaten Agam akan dimulai September tahun ini dan diperkirakan selesai pada 2020. hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul saat wawancara usai membahas hal tersebut bersama Pemprov Sumbar, Pemkab Agam dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di ruang rapat kantor Gubernur Sumbar, Kamis 22 Agustus 2019.

    "Jumlah yang diangkat tentunya menyesuaikan dengan anggaran yang sudah disediakan oleh Pemkab Agam yakni 500 juta rupiah, dan untuk pelaksanaannya akan dibantu oleh TNI" terangnya.

    Dengan anggaran yang tersedia tersebut, Wagub menjelaskan keramba yang dimiliki oleh pengusaha besar akan lebih diprioritaskan untuk diangkat terlebih dahulu, dan keramba milik perorangan belakangan.

    "Saat ini pemprov dengan Pemkab Agam sedang mencarikan alternatif mata pencaharian yang lain bagi pemilik keramba perorangan. Hal tersebut akan kita sampaikan ke pusat, dan saat rapat LIPI siap membantu dengan melakukan pelatihan-pelatihan untuk sektor ekonomi lain, tinggal kita maunya disektor apa" terangnya.

    Sebelumnya, Pemprov bersama Pemkab Agam dan LIPI juga sudah membahas hal yang sama pada Selasa (8/4/2019) di Kantor Bupati Agam.

    Saat ini jumlah keramba yang ada di Danau Maninjau diperkirakan berjumlah 17.000. Sedangkan daya tampung hanya 6.000 keramba. (*/MAR)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2