• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label Solsel. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Solsel. Tampilkan semua postingan

    Minat Kuliah Di Widyaswara Indonesia Solsel Makin Tinggi Dan Lulusannya Mampu Bersaing Di Bursa Tenaga Kerja


    Padang Aro (Sumbarkini-com) - Keberadaan perguruan tinggi di Solok Selatan ini sudah saatnya menjadi perhatian semua pihak. Pasalnya lulusan dari perguruan tinggi ini sudah teruji dengan keberhasilan para alumninya bertarung memperebutkan kuota CPNS di berbagai daerah di Sumatera Barat ini.

    “ lulusan Widyaswara Indonesia Solok Selatan ini sudah tidak diragukan lagi, pasalnya sudah banyak lulusan dari perguruan tinggi satu-satunya yang dibangun dan didirikan oleh perantau Solok Selatan, (almarhum – Zulfahmi Burhan-red)”, ungkap dosen Unand Padang, Dr. Syamsurizaldi, saat member kuliah umum pada mahasiswa baru Widyaswara Indonesia tahun pendidikan 2019-2020.

    Turut hadir pada kuliah umum bagi 73 orang mahasiswa dari 4 jurusan yang dibuka Widyaswara Indonesia tersebut, Ketua STKIP WI, Dr. H. Fidel Efendi, Ketua STIE, Novera Wandra, Ketua Sekretariat WI, Mandra Ardika Putra serta beberapa orang Ketua Program Studi (Prodi).

    Lebih lanjut Syamsurizaldi mengatakan, bahwa generasi muda pendidikan Solok Selatan jangan terbeli iklan untuk keinginan menuntut ilmu. Bagus lulusan sebuah perguruan tinggi tersebut ditentukan oleh terakreditasinya perguruan tinggi tersebut. Pasalnya keterjaminan lulusan tersebut, ditentukan oleh ijazah yang mereka terima diakui oleh Pemerintah.

    Sekarang, berbagai usaha peningkatan status telah dilakukan oleh pengelolah Yayasan kea rah yang lebih baik dan sejajar keberadaannya dengan perguruan tinggi lainnya di daerah ini (Sumbar-red). Maka dari itu, sudah saatnya putra-putri daerah ini mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang ada di daerah ini dalam rangka mendukung pemerintah mencerdaskan gernerasi bangsa.

    Syamsurizaldi juga memotivasi mahasiwa WI Solok Selatan untuk bisa menjadi panutan serta mereka bisa termotivasi untuk meraih cita-cita dengan membuktikan prestasi untuk membangun negeri maupun Negara kesatuan RI secara umum. Syamsurizaldi juga mengapresiasi para mahasiswa baru yang telah berani mengambil langka pasti dan benar untuk mengikuti perkuliah di perguruan tinggi Widyaswara Indoenesia ini.

    Sementara itu, Ketua Yayasan Widyaswara Indonesia, Eva Suryani didampingi Kepala Sekretariat Widyaswara Indonesia, Mandra Ardika Putra menjelaskan bahwa total mahasiswa saat ini adalah sebanyak 245 orang.

    Sementara untuk mahasiswa baru yang baru saja mengikuti kegiatan Morspek, tercatat sebanyak 78 orang, yang terdiri dari jurusan Manajemen sebanyak 33 orang, PGSD, 22 orang, PAUD, 14 orang dan jurusan Akutansi sebanyak 10 orang.

    “ kita sangat optimis kedepan keberadaan WI di Solok Selatan akan dapat menjadi bagian dalam usaha pemerintah untuk membangun daerah, terutama dibidang pembangunan Sumberdaya Manusianya,” ungkap Eva Suryani.


    Beberapa langkap baru yang sudah dilakukan pihak yayasan diantaranya telah melakukan kerjasama peningkatan mutu internal perguruan tinggi dengan perguruan tinggi Universitas Negeri Padang (UNP). Selain itu, kita juga terus melakukan penguatan ilmu pengetahuan para dosen dengan memberi kesempatan pada mereka untuk menambah ilmu, demikian Eva yang diamni Mandra Ardika Putra. Yoriza


    Turnamen Volly Ball Farizal Cup Ditabuh Di Nagari Pasar Muara Labuh Solok Selatan


    Padang Aro (Sumbarkini.com) - Dalam rangka memotivasi generasi muda untuk lebih berkreatifitas dibidang olahraga dan meningkatkan hubungan silahturahmi antara kelompok pemuda dalam rangka mendukung pembangunan daerah, Pemuda Pasar Muara Labuh dengan dukungan Jon Martias, gelar turnamen Volly Ball Fahrizal Cup memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 30 juta ditambah tropy bergilir dan tetap.

    Hebatnya pembukaan turnamen tersebut dilakukan oleh Kapolda Sumbar, diwakili Direktur Pengamanan Objek Vital (Pam Obvir) Polda Sumbar, Kombes Agus Krisdiyanto, dan dihadiri Bupati Solsel, H. Muzni Zakaria, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Mario Syahjohan, Kabid Propam Polda Sumbar Kombes Pol. Suranta Pinem, S.I.K Kadis Pendidikan Solsel, Zulkarnaini, Sekdis Novrizon, Ketua Koni Solsel, Rengga Husada, Wali Nagari Pasar Muara Labuh, Rahman serta Forkopincam Kecamatan Sungai Pagu.

    Ketua Penyelenggara Turnamen Jon Martias mengatakan, iven ini tidak saja membangun generasi muda dibidang keolahragaan, akan tetapi lebih jauh untuk menjadikan persatuan dalam berbagai bidang untuk mendukung pembangunan didaerah ini.

    “ kekompakan dan kebersamaan akan dapat mewujudkan harapan banyak pihak dalam mengisi pembangunan di daerah ini, sebagai wujud kecintaan kita pada negeri yang telah memberikan banyak keuntungan pada kita dalam berbagai hal,” ungkap Jon Martias.

    Pihak telah sering melakukan kegiatan turnamen volley ini diberbagai nagari di kabupaten berjuluk Nagari Saribu Rumah Gadang ini dengan biaya dan tropi yang disedian sendiri atas nama saya, tukuk Jon Martias.

    Hal ini saya lakukan tidak lain, dalam rangka mendukung generasi olahraga volly untuk lebih maju dan mampu bersaing dalam berbagai ivent. Selain itu, juga untuk memasyarakatkan olahraga ditengah-tengah berbagai kesibukan masyarakat. Bahkan yang tidak kala penting adalah untuk membangun silahturahmi antar masyarakat dan kelompok volley ball di daerah ini, demikian Jon Martias.

    Sementara itu, Bupati Solsel, H. Muzni Zakaria, mengapresiasi Jon Martias dan Kapolda Sumbar yang telah member dukungan untuk kemajuan olahraga di daerah ini, terutama melalui turnamen volley ball ini.

    Pertandingan ini akan banyak makna jika kita semua betul-betul melihat dari penyelenggaraan ini yang dihadirkan oleh putra daerah yang jauh merantau di pusat ibukota sana. Apalagi mampu membawa nama Kapolda Sumbar secara pribadi untuk sebuah nama turnamen, terang Muzni Zakaria.

    “ kita pantas berterima kasih pada Irjen Pol. Fahrizal yang juga Kapolda Sumbar, telah bersedia member kontribusi pada generasi olahraga Volly di daerah ini. Apalagi total hadiah yang diberikan cukup besar, yaitu sebesar 30 juta, belum lagi dukungan dana lainnya untuk kesuksesan acara ini”, tukuk Muzni Zakaria.

    Sementara itu, Direktur Pam Obvit Polda Sumbar, Kombes Agus Krisdiyanto dikesempatan itu, secara khusus member apresiasi pada generasi muda Solsel untuk terus bangkit dan mampu mengharumkan nama daerah. Seperti yang telah diraih oleh putra Solok Selatan, M. Idris yang telah berhasil memperoleh Bintang Adhi Makayasa, yang merupakan sebagai lulusan terbaik di Akademi Kepolisian Tahun 2019.

    "Kita semua patut berbangga dengan prestasi seorang M.Idris, sebagai lulusan terbaik dan dilantik langsung oleh Bapak Presiden di Istana Negara beberapa waktu lalu," katanya mengapresiasi

    Tak hanya itu, menurutnya prestasi lulusan terbaik Akademi Kepolisian bahkan dua kali berturut-turut diraih oleh lulusan dari Sumatera Barat dimana tahun lalu lulusan terbaik berasal dari Solok, dan tahun ini berasal dari Solok Selatan," terangnya.

    Kedepan tentu, akan ada Kapolda yang berasal dari Solok Selatan, dan ini harus terus dibangun dan disemangati oleh seluruh generasi muda Solsel, tukuk Kombes Agus Krisdiyanto yang berasal dari Solo itu.


    Terkait dengan kegiatan turnamen Irjen Fahrizal Cup, Agus mengajak semua pemuda dapat membangun silahturahmi dan melahirkan atlit volley yang handal. Sehingga kedepan akan lahir pula club volley yang mampu bersaing di berbagai ivent lainnya. Yoriza

    Pelaksanaan Giat Tangkas Pramuka Kwaran Pramuka Pauh Duo dan Sungai Pagu Sukses.


    Padang Aro, (Sumbarkini.com) - Meski kondisi bencana kabut asap melanda Solok Selatan secara umum, Kecamatan Pauh Duo secara khusus, perhelatan Giat Tangkas Pramuka tingkat Penggalang SD/MI, SMP/Madrasah diwilayah Kwaran Sungai Pagu dan Pauh Duo selama empat hari di lapangan belakang kantor Camat Pauh Duo berjalan aman dan sukses.

    Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kwarcab Pramuka 19 Solsel diwakili Ketua Harian Kwarcab 19 Solsel, Suwirman pada Kamis lalu itu berakhir pada Minggu (22/9) dengan menghasilkan pemuncak dari 7 jenis perlombaan yang dilaksanakan.

    Ketua Pelaksana Giat Tangkas Pramuka Tahun 2019 untuk kwaran Sungai Pagu dan Pauh Duo, Novrizon didampingi seksi acara Sri Mardiati, menjelaskan, kegiatan kali ini di ikuti oleh 503 orang penggalang dari 29 Gudep (gugus depan) tingkat SD/MI, dan 260 orang penggalang dari 13 Gudep tingkat SMP/Mts.

    Selain itu, turut mendampingi pramuka penggalang yang berkemah selama empat hari itu, antara lain sebanyak 42 orang pembina pramuka, dengan tenaga panitia penyelenggara kegiatan sebanyak 21 orang, terang Novrizon.

    “ meski kondisi cuaca kurang mendukung akibat kabut asap yang melanda Kecamatan Puah Duo sebagai lokasi bumi perkemahan giat tangkas pramuka penggalang tingkat SD/MI dan SMP/Madrasah tahun 2019 ini,  namun rangkaian lomba tetap terlaksana dengan lancar dan aman”, terang Novrizon.

    Kegiatan giat tangkas pramuka tahun ini telah terprogram dan terjadwal, dengan jenis lomba antara lain, lomba PBB, yel-yel, sholad jenazah, cerdas cermat, tapak perkemahan dan pionering serta lomba penjelajahan.

    “ meski saat kegiatan perkemahanan giat tangkas pramuka tahun ini bersamaan dengan musibah bencana asap yang melanda daerah ini, kita antisipasi dengan adanya pembagian masker bagi peserta dari Puskesmas Pauh Duo, dan adanya dukungan dari Damkar Solsel dan PDAM Solok Selatan untuk mendukung sukses kebutuhan peserta perkemahan giat tangkas tahun ini, terang Novrizon.
    Melihat kondisi alam yang kurang bersahabat, kegiatan lomba digelar dengan memakai tenda utama, dan pelaksanaan lomba PBB dan lomba lainnya yang menyesuaikan tempat yang bisa mengurangi resiko bagi peserta, tukuk Novrizon.


    Selama kegiatan perkemahan, Alhamdulillah tidak ada hal-hal yang terjadi baik bagi pramuka penggalang, maupun pendamping mereka, dan hari ini, Minggu (22/9), pelaksanaan perkemahan giat tangkas tahun 2019 ditutup secara resmi yang ditandai dengan penyerahan hadia lomba bagi masing-masing peserta. Keluar sebagai juara umum untuk tingkat SD/MI adalah SD Negeri 03 Pekonina, dan Juara Umum untuk tingkat SMP/MTs adalah MTs Negeri 3 Solok Selatan, demikian Novrizon. yoriza

    Kabut Asap Melanda Solsel Pemkab. Solsel Gerak Cepat Bagi Masker


    Padang Aro, (Sumbarkini.com) Semangkin tebalnya asap yang melanda wilayah Solok Selatan, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dinas Kesehatan Solok Selatan melakukan gerak cepat untuk membagikan masker pada masyarakat.

    “ kita segera melakukan upaya menyelamatan masyarakat dari bencana asap yang sudah melanda Solok Selatan akhir-akhir ini, dengan segera membagikan masker pada masyarakat”, ungkap Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Dr. H. Novirman, SKM, MM pada wartawan Senin, (16/9).

    Pembagian masker pada masyarakat menurut Novirman dilakukan dengan beberapa cara, ada yang lewat Puskesmas yang ada di Solok Selatan, ada melalui organisasi masyarakat yang mengajukan permohonan permintaan masker. Bahkan ada juga dilakukan organisasi, Forum Kabupaten sehat Kabupaten Solok Selatan, yang lansung beraksi membagikan masker di pintu gerbang kantor bupati Solok Selatan di Timbulun.

    Direncanakan forum Kabupaten Sehat ini akan membagikan masker untuk empat titik lokasi di tiga empat kecamatan di Solok Selatan, sisanya akan dibagikan oleh puskesmas, terang Novirman.

    Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman didampingi Kasi Penyehatan Lingkungan Abdul Haris mengatakan pihaknya sudah menyediakan masker sebanyak 20 persen dari jumlah penduduk. 
    "Saat ini kami menyediakan 685 kotak masker kalau kurang akan ditambah lagi," terang H. Novirman

    Dia menjelaskan, dengan kondisi udara saat ini pihaknya telah melakukan gerak cepat guna mengantisipasi penyakit akibat kabut asap. 

    "Besok petugas dinas akan membagikan masker kepada masyarakat," ujarnya. 
    Selain itu, Puskesmas juga sudah disurati untuk membagikan masker kepada masyarakat diwilayah kerja masing-masing. 

    Ditempat terpisah, Ketua Forum Kabupaten Solok Selatan Afrizal Amir, didampingi anggota, Sudirman, Mar Aprilia dan Erik menjelaskan bahwa dengan kondisi udara yang semakin hari tidak sehat sebaiknya saat aktivitas diluar ruangan menggunakan masker, dan kami segera membagikan seribu lembar masker kepada pengendara yang melintas". 

    Untuk hari ini Senin katanya, pembagian masker dilaksanakan di Padang Aro sebanyak 500 lebar dan sebagian lagi dilakukan di Muaralabuh, Pakan Rabaa dan Pekan Selasa. Dia mengatakan, pembagian masker kepada masyarakat merupakan bentuk kepedulian forum terhadap kesehatan warga disaat udara sudah tercemar asap. 

    Dengan kondisi udara sekarang katanya, sebaiknya masyarakat mengurangi aktivitas diluar ruangan kalaupun harus keluar sebaiknya menggunakan masker untuk mengurangi risiko terserang penyakit. 
    Saat kegiatan bagi-bagi masker dijalan katanya, banyak masyarakat yang meminta bahkan seribuan masker yang disediakan habis dengan cepat. 

    Dia berharap, kabut asap bisa segera hilang sehingga aktivitas masyarakat kembali normal tanpa kekhawatiran akan terserang penyakit. Yoriza

    Lulus Terbaik Akpol 2019 Kunjungi Sekolah Tempat Menuntut Ilmu Dulunya


    Padang Aro (Sumbarkini-com)  Momen cuti setelah lulus dan dilantik Presiden Jokowi, Muhammad Idris lulusan Akpol Tahun 2019, dari Jorong Mudiak Lawe Nagari Pasir Talang Utara, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan menyempatkan diri untuk beranjang sana dan bersilahturahmi dengan guru dan siswa asal dia menuntut ilmu dulu.


    “ Masa cuti saya setelah lulus Akpol, hanya tersisa beberapa hari dikampung halaman. Sebelumnya lebih banyak masa cuti saya habis di Jakarta untuk mengikuti wawancara dengan berbagai media, “ ungkap M. Idris usai memberi motivasi pada siswa madrasah MTs. Negeri 1 Solok Selatan, Sabtu (27/7).

    Idris berkunjung ke MTs Negeri 1 Solok Selatan di Pasir Talang. Tentu sangat menjadi suka cita bagi Kepala MTs Negeri 1 Solok Selatan, Hamdi, S.Pd, beserta seluruh keluarga besar madrasah tersebut. Bahkan Senin (29/7), M. Idris direncanakan akan menjadi Pemimpin Upacara pula di MAN 1 Solok Selatan Bariang Rao-Rao.

    “ meski saya lagi berada diluar daerah untuk kegiatan lain, saya sudah siapkan segala sesuatu untuk penyambutan M. Idris,” terang Hamdi.

    Saat di MTs Negeri 1 Solsel, Idris disambut oleh Waka Humas, Agustarijal, Waka Sapras, Hendrianto Risman, Waka Kurikulum Hutri Wanti, Waka Kesiswaan Agusril dan staf MTs Negeri 1 Solsel Yengsih Komela.

    Pada adik-adiknya di MTs Negeri 1 Solsel, Idris yang dua priode menjadi Ketua Organisasi Siswa Madrasah (OSIM) itu, membocorkan rahasia meraih kesuksesan dan menjadi yang terbaik. Diantaranya dalam keseharian, hendaknya selalu patuh dan taat pada perintah orang tua, dan guru. Selain itu yang tidak kala penting, adalah selalu ingin mau belajar lebih dari orang yang hebat atau yang terbaik sebelum kita.

    “ apapun yang kita peroleh hari ini, perbuatan apapun yang terbaik kita lakukan hari ini, itu adalah cerminan hidup kita untuk masa datang. Artinya jika hari ini kita sudah berbakti dan sayang pada kedua orang tua, dan guru, serta dihati sudah ditanamkan skeinginan untuk menjadi orang yang terbaik, maka inshaa allah, gelar yang terbaik itu akan dapat diraih nantinya,” terang M. Idris.

    Menurut Idris, menjadi orang terbaik dan berprestasi itu adalah hak semua orang. Akan tetapi untuk mencapainya harus pula melakukan kewajiban, yaitu belajar lebih baik dan terus berusaha untuk lebih baik.

    Dicontohkan Idris, saat dirinya tingkat dua di Akpol, awalnya dia hanya berprestasi pada peringkat 12. Setelah dirinya melihat apa yang dikejakan dan diperbuat oleh yang berprestasi sebelumnya, maka semua keinginan untuk berhasil menjadi yang terbaik itu dapat diraihnya.

    Artinya, ketika orang bisa berlari sepupuh putaran, kita harus lebih dari sepuluh. Ketika orang baru mau bangun tidur kita sudah rapi dan siap untuk melaksanakan aktifitas. Muaranya keberhasilan tersebut tentu didasari oleh kemauan kita masing-masing. Keberhasilan itu dapat diraih ketika kita sudah berusaha untuk lebih dari orang lain. Satu kata kunci dari keberhasil tersebut adalah kita harus bertaqwa kepada Allah Swt, terang M Idris.

    Selain memotivasi seluruh siswa MTs. Negeri 1 Solsel, Idris juga berbagai cerita dengan mantan wali kelasnya dulu, wali kelas 1 (kelas VII-red), Devi Hasmita, S.Pd, wali kelas VIII, Hendrianto Risman, SSI,SPd.I, dan walikelas IX, Hutri Wanti, S.Ag.

    Bahkan IPDA, Muhammad Idris, STK yang ditempatkan di Danton Dalmas, Polda Metro Jaya ini juga menyempatkan diri untuk bersilahturahmi dengan ibu-ibu kantin yang selama ini menjadi tempat Indris berbelanja saat sekolah.

    Salah seorang wali kelas M. Idris saat sekolah di MTs. N 1 Solsel, Hutri Wanti menuturkan, Idris diharapkan dapat menjadi ‘brand-nya’ madrasah ini. Pada masa sekolah,  Idris juga menjadi panutan bagi kawan-kawan satu sekolah, bahkan guru pernah meminta bantu pada Idris untuk memotivasi seorang anak yang malas belajarnya.


    Allhamdulillah Idris pada masanya sekolah sangat banyak menjadi motivasi bagi kawan-kawannya. Bahkan nama baik sekolah dan daerah ini juga pernah ditoreh Idris pada berbagai lomba di Tingkat Provinsi Sumatera Barat dulunya. Diantaranya juara 3 Bahasa Arab di Tingkat Provinsi, Juara 1 lomba PBB pada ajang Pramuka LT4 di Padang Besi Padang, demikian Hutri Wanti. Yoriza

    Jenggala Center Solsel Apresiasi Fakrizal Menuju Sumbar Satu


    Padang Aro (Sumbarkini-com) - Mencuatnya nama Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal sebagai kandidat calon gubernur Sumbar periode 2020-2025 mendapat sokongan dari Jenggala Solsel. Seperti disampaikan Jon Mathias selaku Ketua Jenggala Center Solsel pada awak media di Muara Labuh, Jumat (19/7).

    Pihaknya menilai, sosok jenderal bintang dua asli Minangkabau itu merupakan tipe pemimpin eksekutor, tegas dan religius yang layak memimpin Sumbar.

    "Sengaja kami bersama salah satu unsur niniak mamak menemui pak Kapolda untuk meminta beliau mencalon sebagai kandidat gubernur Sumbar. Baik jalur independen maupun koalisi partai politik," kata Jon Mathias.

    Menurutnya, Jenderal asal Kabupaten Agam itu dinilai dekat dengan seluruh lapisan masyarakat. Memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

    "Jika beliau menjadi gubernur nantinya, fungsi pengawasan, pengamanan dan fungsi eksekusi bisa berjalan dalam menjalankan roda pemerintahan. Apalagi, melihat rekam jejak kedinasan beliau di kepolisian cukup baik. Mulai dari satuan Intel, Propam dan satuan di Reserse," sebutnya.

    Melihat dari kaca mata Jon Mathias, perkembangan Sumbar secara umum, jauh tertinggal dari provinsi tetangga seperti, Riau dan Jambi. "Padahal, dahulu perkembangan dua provinsi tersebut masih berada dibawah Sumbar. Namun, sekarang Sumbar tertinggal baik sektor infrastruktur maupun ekonomi," katanya.

    Sehingga, imbuhnya dalam memimpin Sumbar dibutuhkan pemimpin eksekutor bukan yang pemimpin teoritis. "Figur tegas, amanah dan religius, saya lihat ada sama pak Jenderal Fakhrizal," lanjutnya.

    Kemudian katanya, tipe pemimpin yang melayani, mengayomi serta transparan dalam birokrasi juga ditemukan pada sosok Kapolda Sumbar itu. "Semenjak beliau pimpin, banyak perubahan ke arah positif di Polda Sumbar. Seperti, peningkatan sumber daya manusia dalam penerimaan calon polisi. Buktinya, dua tahun berturut-turut lulusan Akpol asal Sumbar meraih prestasi terbaik yang meraih Adhimakayasa," ujarnya.


    Selanjutnya, atas dukungan dan apresiasi yang diberikan oleh Kapolda Sumbar terhadap lulusan Akpol terbaik asal Solsel, M.Idris. Ia bersama tokoh masyarakat Solsel juga mengingatkan Jenderal Fakhrizal untuk bisa berkunjung ke Solsel karena semenjak menjabat Kapolda juga belum pernah berkunjung ke Solsel.

    "Sebagai bentuk apresiasi terhadap Kapolda, kami meminta supaya beliau harus berkunjung ke Solsel. Mengingat, perhatian dan penghargaan yang begitu besar untuk putra terbaik daerah. Melalui Kapolres Solsel, bapak Kapolda menginstruksikan untuk memberangkatkan orangtua dan kakak dari M.Idris serta memfasilitasi segala sesuatu sejak wisuda di Akpol Semarang hingga ke Istana dilantik Presiden Jokowi. Semua dibiayai Jenderal Fakhrizal," tuturnya.

    Ia menyebutkan, sosok kepemimpinan Irjen Pol Fakhrizal menurun dari kakeknya yang dulu merupakan panglima perang di massa Tuanku Imam Bonjol. "Kakek dari pak Kapolda dulu adalah panglima di era penjajahan," katanya. Yoriza

    Secara Aklamasi Rengga Husada Terpilih Sebagai Ketua Koni Solsel Pada Musorkablub


    Padang Aro (Sumbarkini-com) - Rengga Husada terpilih aklamasi menjadi Ketua Umum KONI Solsel periode 2019- 2023. Penetapan itu berdasarkan sidang pleno Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Solsel pada Sabtu (20/7) di Wisma Ummi Kalsum, Muara Labuh.

    Semenjak, Mario Syahjohan meletakkan jabatan sebagai Ketua KONI Solsel pada 16 Mei 2019 disebabkan terpilih menjadi wakil rakyat di DPRD Sumbar pada Pemilu 2019. Maka, dalam rentang waktu dua bulan hingga 19 Juli 2019, Rengga Husada yang saat itu menjabat Wakil Ketua I KONI Solsel mendapat amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt), Ketua KONI. Amanah Plt itu melalui penunjukan langsung oleh Mario Syahjohan.

    Musorkablub KONI Solsel, secara resmi dibuka oleh Bupati Solsel melalui Asisten I Sekdakab, Fidel Efendi. Hadir dalam kegiatan itu unsur pimpinan KONI Sumbar. Diantaranya, Ketua Umum Syaiful, Wakil Ketua II, Fazril Ale, Kabid Organisasi Nofi Sastra, Kabid Umum Darmansyah, Wakil Sekretaris I, Togi P Tobing, Kabid Humas, Daeng Suprapto. Selain itu, juga diikuti oleh sebanyak 40 cabang olahraga. Pengurus KONI Solsel serta unsur Forkompinda.

    Sidang pleno Musorkablub KONI Solsel, dipimpin oleh lima orang, yang mana dua orang dari unsur Pengurus KONI dan tiga dari unsur Cabor. Yakni, Ketua Wirdiansyah, Wakil I Ronal Syahjohan, Wakil II Yulidasriman, Wakil III Syailendra dan Sekretaris Mil Ul Azmi.

    "Apabila calon kandidat ketua hanya satu maka secara aklamasi suadara Rengga Husada ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Solsel terpilih," kata Wirdiansyah selaku Ketua Sidang Pleno Musorkablub dan disepakati oleh seluruh Cabor.

    Sehingga, sesuai berita acara Sidang Pleno Musorkablub, paling lambat 30 hari sejak penetapan. Rengga Husada selaku Ketua Umum KONI Solsel terpilih harus menyusun formasi pengurus KONI periode 2019- 2023.

    Ketua Panitia Musorkablub, Masri menyebutkan semenjak diumumkan jadwal pendaftaran seleksi calon ketua Umum KONI Solsel hingga waktu penutupan, hanya satu kandidat yang ikut mendaftar hingga proses verifikasi kelengkapan persyaratan.

    "Hanya ada satu orang kandidat. Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan ini berjalan sukses dan lancar," ujarnya.

    Dalam sambutannya, Ketum KONI Sumbar Syaiful memberikan apresiasi atas dedikasi Mario Syahjohan dalam memajukan prestasi olahraga di Solsel.

    Dikarenakan mendapat amanah sebagai wakil rakyat, Mario meletakkan jabatan ketua KONI Solsel. Ini pertanda menaati asas dan aturan. Mario bukan mengundurkan diri namun meletakkan jabatan," sebutnya.

    Menurutnya, selama memimpin KONI Solsel,  Mario Syahjohan mampu menorehkan prestasi membanggakan terhadap olahraga Solsel. "Enam tahun berturut-turut, Solsel selalu melaksanakan Pekan Olahraga Kabupaten. Semoga, pondasi yang telah ditanamkan oleh Mario bisa menjadi landasan kuat perkembangan olahraga kedepan. Mengusung motto, Berani Olahraga Hebat yang merupakan motivasi untuk mengajak masyarakat mengikuti pola hidup sehat," katanya.

    Ia juga berharap, dibawah kepemimpinan Rengga Husada, olahraga prestasi di Solsel lebih baik. "Tertumpang harapan untuk terus membangun dan membina atlet olahraga di Solsel. Lakukan proses berkelanjutan membina atlet. Jangan berlatih ketika akan bertanding saja," tuturnya.

    Selanjutnya, Mario Syahjohan menyebutkan daerah ini membutuhkan pemimpin KONI yang berkomitmen tinggi dan berintegritas dalam membangun olahraga. Sosok pemimpin itu harus memahami, persoalan hukum, administrasi dan peraturan berlaku.

    "Saya berpesan, Pemkab Solsel bersiap untuk menjadi tuan rumah Porprov 2022. Mohon dukungan, baik dukungan berupa materi maupun dukungan moril," katanya.

    Ia merasa, Solsel sudah mampu menjadi tuan rumah Porprov pada 2022 disebabkan memiliki GOR di Pekonina yang dibangun melalui dana CSR Supreme Energy sebesar Rp24 miliar. Dan pendirian GOR tersebut tidak terlepas dari lobi KONI Solsel. GOR tersebut juga nantinya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan Cabor. "Kami sangat apresiasi, karena semenjak kabupaten Solsel berdiri belum pernah ada GOR berstandar internasional," ucapnya.

    Mario mengatakan, tantangan dalam memimpin KONI Solsel jadikan sebagai motivasi untuk lebih baik. "Lakukan selalu kaderisasi bidang olahraga buat putra-putri terbaik daerah. Jadikan sebagai hobi sehingga bisa bekerja ikhlas dan cerdas," sebutnya.

    Sementara itu, atas nama Bupati Solok Selatan, Asisten 1 Pemkab Solsel, Dr. H. Fidel Efendi mengaku bangga dengan hasil kerja KONI Solsel karena berhasil harumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.

    "Tentunya, ini merupakan hasil kerjakeras. Melalui prestasi olahraga kedepan bisa terus meningkat. Dengan kerjakeras yang ikhlas, mampu untuk menggerakkan semua gerbong kearah kemajuan. Dan semoga selalu memberikan kontribusi positif," ucapnya.

    Ketua KONI Solsel terpilih, Rengga Husada merupakan mantan atlet berprestasi. Ia pernah meraih pelbagai prestasi tingkat nasional hingga mancanegara. Pada 2012 meraih medali emas di Asutralia kelas lompat tinggi dan meraih medali perunggu di kelas Lari 100 meter di Darwin Australia pada tahun yang sama. Rengga juga pelatih cabang olahraga atletik berlisensi internasional dan berhasil membawa Solsel meraih lima medali emas dan tujuh perak dan empat perunggu di Porprov Sumbar 2018.

    "Visi kedepan, bergerak bersama dalam peningkatan prestasi menuju Solok Selatan emas," katanya.

    Selian itu, Rengga mempunyai misi menjadikan KONI Solsel sebagai organisasi profesional. Serta, membangun karakter olahragawan guna menciptakan atlet berprestasi tingkat nasional hingga internasional.

    "Kemudian, membangun kerjasama dengan pemerintah daerah maupun pusat untuk membangun pusat pendidikan dan latihan pelajar daerah (PPLPD)," katanya.

    Terakhir, mewujudkan kampung olahraga di Solsel untuk meningkatkan dan mengoptimalkan potensi wilayah mencari bibit olahragawan. "Tentunya, dengan membangun kerjasama dengan pemerintah daerah," tutupnya. Yoriza


    Bupati Solsel Lantik Ridwan Sebagai Direktur PDAM Tirta Saribu Sungai


    Padang Aro (Sumbarkini-Com) - Bupati Solok Selatan  yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) H. Yulian Efi, melantik Ridwan sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Saribu Sungai, periode 2019-2023 di Aula Kantor Camat Sungai Pagu, Senin lalu.

    Alhamdulillah hari ini, proses lelang calon Direksi PDAM Tirta Saribu Sungai telah tuntas dengan telah ditetapkannya, Ridwan, S.Pd, MM sebagai pemimpin baru di PDAM setelah sebelumnya bersaing dengan putra-putra terbaik Solok Selatan lainnya, ungkap H. Yulian Efi.

    Kedepan tentu saja banyak harapan dan keinginan dari Pemerintah Solok Selatan maupun dari seluruh pelanggan PDAM agar adanya peningkatan pelayanan ke yang lebih baik. Bahkan harapan terobosan dan inovasi untuk memajukan perusahaan tentu sajangt diharapkan para seluruh karyawan PDAM dibawah kepemimpinan Ridwan.

    Bahkan Yulian Efi mengajak Direktur baru untuk membuang jauh-jauh perbedaan yang mungkin akan menjadi penghalang untuk kemajuan perusahaan daerah ini. Sebagai perusahaan, tentu upaya terobosan dan peluang-peluangan yang akan bisa membesarkan perusahaana tentu sangat diharapkan oleh seluruh karyawan, hal yang sama juga menjadi harapan masyarakat Solok Selatan, terutama untuk ketersediaan pelayanan air yang lebih baik lagi.

    Artinya, mari menyatu dengan masyarakat, untuk melakukan pembenahan dan percepatan kinerja, sehingga kedepannya pelayanan air bersih kepada masyarakat menjadi lebih baik.

    "Hal ini agar masyarakat dapat merasakan pelayanan yang baik, sehingga konsumen mendapatkan apa yang diharapkannya,"ujarnya.

    Dijelaskan, selama ini banyak keluhan dari konsumen dan masyarakat, seperti air kotor yang masih mengalir ke rumah serta adapula yang hanya keluar angin saja saat dibuka kran air. Untuk itu, direktur yang baru dilantik agar dapat melakukan terobosan internal untuk pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Serta mencari peluang dari pusat untuk berbagai peningkatan PDAM Tirta Saribu Sungai nantinya.

    "Beri dukungan bagi direktur yang baru dari seluruh karyawan, sehingga apa yang menjadi kendala dan laporan masyarakat selama ini bisa teratasi,"ungkapnya

    Menurutnya, kami akan terus memantau kinerja PDAM untuk dilakukan evaluasi kedepannya. Diharapkan ada terobosan dalam menggaet dana untuk kemajuan PDAM, karena jika mengandalkan APBD, kita memiliki dana yang terbatas.

    " Ditetapkannya Ridwan sebagai Direktur PDAM Solsel setelah sebelumnya dijabat oleh Endri Karani yang telah memasuki masa pensiun sejak 1 April lalu,Terima kasih kepada pejabat lama dan selamat bertugas kepada pejabat yang baru dilantik, semoga kedepannya perusahaan ini semakin maju," demikian H. Yulian Efi.

    Hadir pada pelantikan Direktur PDAM Tirta Saribu Sungai Solsel itu, Kabag Perekonomian Sekdakab. Solsel, yang baru dan yang lama,  Yulhendri Barma, dan Devi Miskiliati, Camat Sungai Pagu, Rolly Almar, pejabat dari Bank Nagari Muara Labuh, serta berbagai tokoh masyarakat lainnya. Yoriza


    Kemenag Buka Matsama MTs Negeri 3 Solsel Dan Apresiasi Para Guru Yang Telah Siapkan Program Pembelajaran


    Padang Aro (Sumbarkini-com). Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019-2020,  Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 3 Solok Selatan yang terletak di Kecamatan Pauh Duo, melaksanakan kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama).

    Kegiatan Matsama yang digelar dihalaman madrasah tersebut, secara resmi dibuka Kepala Kementerian Agama Solok Selatan, H. Syahrul dan dihadiri Kasi Pendis, Fitriyoni, Kepala MTs N. 3 Solsel, Zulkifli, Komite Madrasah, Raflius Mega serta 203 orang siswa madrasah.

    Syahrul dalam arahannya menegaskan bahwa pelaksanaan Matsama adalah bagaian dari rangkaian proses yang mesti di ikuti oleh seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019-2020. Kegiatan Matsama juga sebagai pelaksanaan kegiatan pada awal pertemuan seluruh civitas madrasah dengan peserta didik baru.

    Dikesempatan itu, Kemenag Solsel, juga member apresiasi pimpinan beserta seluruh majelis guru dan tata usaha MTs Negeri 3 yang telah menyiapkan mulai dari sosialisasi ke sekolah-sekolah sampai dengan terselenggaranya kegiatan Matsama .

    Secara khusus Kemenag juga memberi apresiasi pada 37 guru madrasah yang telah mempersiapan program pembelajaran, yang telah pula diserahkan secara lansung pada Kasi Pendis Kemenang Solsel saat kegiatan Matsama.

    “ dengan telah diserahkannya program pembelajaran oleh majelis guru, berarti pimpinan madrasah telah mampu memberi motivasi dan mendorong pada guru untuk betul-betul menaati kaidah yang menjadi kewajiban seorang guru sebelum melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM), “ terang Syahrul.

    Sementara itu, Kepala MTs Negeri 3 Solsel, Zulkifli didampingi Ketua Komite, Raflius Mega menjelaskan, bahwa seleksi PPDB Tahun Pelajaran 2019-2020 telah menghasilkan siswa baru sebanyak 203 orang siswa dengan jumlah rombel 7 kelas.

    “ dibanding tahun lalu, saat ini jumlah jauh lebih banyak. Pada tahun lalu kita hanya menerima siswa baru untuk 5 lokal, sekarang mencapai 7 lokal,” terang Zulkifli.

    Siswa baru sebanyak 203 ini sudah sangat ketat dalam menjaringan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Meski demikian para siswa yang berada disekitar madrasah tetap menjadi prioritas untuk dapat mengikuti pendidikan di Madrasah, terang Zulkifli.

    Meski ada beberapa ketentuan dan kemudahan dalam penerimaan siswa baru tahun ini, namun kita tidak mengabaikan beberapa ketentuan yang sesuai aturan  yang meski di patuhi oleh peserta didik, demikian Zulkifli.

    Sementara itu panitia pelaksana Matsama MTs Negeri 3 Solsel, Fira menguraikan beberapa tahapan kegiatan yang mesti di ikuti oleh peserta didik. Diantaranya kegiatan baca Al-Quran, sosialisasi kesehatan, tata tertib madrasah, baris berbaris, serta yang tidak kala penting adalah adanya kegaitan sosialisasi madrasah secara menyeluruh.

    “Matsama ini merupakan ajang perkenalan, kenalan dengan lingkungan sekolah, dengan guru, kakak kelas, dan juga sesama peserta didik baru, karena kalian berasal dari sekolah yang berbeda sebelumnya, jangan ragu untuk berkenalan, dengan kita saling mengenal maka akan menumbuhkan kasih sayang antara kita, sebab disinilah nantinya anak anak akan menempuh pendidikan selama 3 tahun ke depan,” ungkap Fira Yoriza

    Awak Angkutan Solsel Raih Teladan 2 Abdi Yasa Tahun 2018


    Fiti Riswanto Awak Angkutan Solsel Raih Abdi Yasa Teladan 2 Tingkat Sumbar
    Sumbarkini.com

    Padang Aro. (sumbarkini.com) - Fiki Riswanto, salah seorang peserta dari Solok Selatan yang mengikuti pemilihan Abdi Yasa tingkat Provinsi Sumbar tahun 2018 berhasil meraih juara 2, dan berhak untuk melaju kelomba yang sama di tingkat Nasional.
    Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria sebagaimana dikatakan Kadis Dishub Solsel, Armenses didampingi Kabid LLAJS, Akya Ivani, SE mengapresiasi Fiki Riswanto yang mampu mengharumkan nama baik Solok Selatan, khususnya hasil lomba bidang awak angkutan.
    “ kita sangat berbangga dengan hasil yang telah dicapai oleh peserta lomba Abdi Yasa tingkat Provinsi Sumbar, apalagi mampu meraih juara 2 teladan, dan menjadi duta Sumbar pula untuk Nasional,” kata Muzni Zakaria seperti disampaikan Armenses
    Dijelaskan Armenses, digelarnya pemilihan Abdi Yasa Teladan itu selain, kegiatan rutin tahunan, juga bertujuan untuk memilih pengemudi angkutan umum teladan sekaligus mendorong terciptanya angkutan umum yang selamat, aman, tertib dan nyaman.
    Kedepan dengan berhasilnya, Solsel meraih juara 2 dan menjadi duta Sumbar untuk Nasional akan dapat memotivasi awak angkutan di Solsel berbuat yang baik pula seperti dilakukan Fiki Riswanto.
    Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan dan Sungai (LLAJS), Dishub Solsel, Aksya Ivani, SE menambahkan, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pembinaan dan pemahaman regulasi dan tata cara operasional angkutan umum yang baik dan benar berorientasi pada keselamatan.
    “Pembinaan ini agar awak angkutan umum diharapkan bisa memiliki daya saing yang tinggi di karenakan kebutuhan masyarakat akan angkutan umum yang dinamis mengikuti perkembangan jaman dan teknologi,” kata Aksya Ivani, yang biasa dipanggil Ivan, pada awak media, Selasa (10/7).
    Ditambahkan Ivan, juara 2 teladan atau juara 2 Abdi Yasa tingkat Provinsi ini, diharapkan dapat pula meraih prestasi dilomba tingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun ini. bahkan kepada Fiki diharapkan untuk turut mendukung pemerintah dalam memotivasi awak angkutan umum didaerah ini berprilaku sesuai aturan dan menjadi teladan pula di daerah ini nantinya.
    Ia juga menambahkan, pengemudi angkutan umum diharapkan mempunyai kompetensi yang memadai yaitu tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, keterampilan yang andal. Namun juga diharapkan memiliki perilaku yang baik saat mengemudikan kendaraan di jalan, demikian Aksya Ivani. Afriyoriza

    Bupati Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator



    Bupati H. Muzni Zakaria Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator.Sumbarkini.com

    Padang Aro. (sumbarkini.com) - Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (II.b), dan tiga Pejabat Administrator (III.a) dilingkungan Pemkab. Solsel, di aula Sarantau Sasurambi, Selasa (10/7).

    Dari delapan Pejabat Tinggi Pratama (PTP) tercatat, dua  pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah hasil lelang jabatan, yaitu, Harri Trisna. AS. menduduki jabatan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (sebelumnya, Sekretaris Bapeda), dan Syamsurizal menjadi Kadis Kominfo (sebelumnya, Sekretaris Kominfo).

    Sementara itu, enam orang PTP yang juga dilantik melalui jobfit, antara lain, Dr. Yul Amri (Kepala Bapeda), Johny Hasan Basri, (Kepala BPBD), Amril Bakri ( Kadis Perumkim), Gusnawati (Kadis PMPTSP), Amdani (asisten III Sekdakab.Solsel), Editorial (staf Ahli Kemasyaratan).

    Adapun pejabat Adminstrator yang dilantik Bupati H. Muzni, antara lain, Yolni Hendra sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (sebelumnya Kabid Promisi Dinas Pariwisata), Budiman sebagai Sekretaris Diskoperindag (sebelumnya Sekdis Pariwisata dan Kebudayaan), dan Yeni Efrianti sebagai Sekdis Kominfo (sebelumnya Sekdis Koperindag)

    Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan, pejabat yang dilantik harus memahami isi dari sumpah jabatan yang diucapkan. Selain itu juga segera melakukan upaya-upaya percepatan pembangunan sesuai dengan tupoksi yang dibebankan di OPD masing-masing.

    "Setiap pejabat harus bisa bertanggungjawab sesuai tugas pokok dan fungsinya seperti yang diucapkan," katanya.

    H. Muzni Zakaria juga mengingatkan seluruh pejabat dan ASN dilingkungan Pemkab. Solsel, terkait dengan menjaga rahasia pimpinan. Artinya setiap pembicaraan dengan pimpinan ada yang mesti dipublikasikan untuk umum dan ada yang perlu dijaga kerahasiaannya.

    “ Tidak semua yang dibicarakan pimpinan dapat dikonsumsi  umum, ada pembicaraan yang disampaikan pimpinan itu dijaga kerahasiaan untuk menjaga etika sebuah tujuan untuk kebaikan dalam membangun Solok Selatan,” harap Muzni Zakaria.

    Muzni Zakaria juga berharap pada pejabat yang baru dilantik untuk dapat menyatukan semangat kerja dalam menjalankan program. Bahkan pimpinan di masing-masing OPD diharapkan juga untuk dapat memotivasi ASN dilingkungan masing-masing.
    Pelantikan Pejabat Dilingkungan Pemkab. Solsel Selasa (10/7). Sumbarkini.com

    "Kita berharap pejabat yang dilantik secepatnya bisa menyesuaikan diri di lingkungan baru serta lebih mengutamakan kepentingan negara dari pribadi," ujarnya.

    Dikesempatan itu, Muzni Zakaria juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan pelantikan pejabat yang masih dinilai terlambat. Hal ini dikarenakan tugas yang mesti dilaksanakan oleh bupati sangat banyak, karena masing banyaknya pimpinan OPD yang masih belum serius dalam menjewantahkan amanah yang diberikan.

    “Saya tidak mau lagi ada pimpinan OPD atau pejabat dilingkungan Pemkab. Solsel yang sering mematikan HP, karena suatu waktu, saya sangat butuh informasi data dari OPD masing-masing”, tegas Muzni Zakaria.

    Bupati H. Muzni Zakaria juga mengingatkan Sekdakab. Solsel H. Yulian Efi untuk mengevaluasi pejabat dilingkungan Pemkab. Solsel yang masih bekerja jalan ditempat.

    “ tidak ada lagi ada alasan bagi pejabat yang tidak mampu menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pimpinan, apalagi tugas untuk kepentingan mewujudkan kesejahteraan masyarakat atau untuk melayani kepentingan masyarakat,” tukuk Muzni.

    Selama ini, masih ditemukan pimpinan OPD yang membebani pimpinan dalam menghadapi persoalan tugas dilikungan kerjanya. Artinya masih ada pimpinan OPD yang tidak mampu menyelesaikan tugas kerja dilingkungannya. (Afriyoriza)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2