• Breaking News

    Tampilkan postingan dengan label pelatihan. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label pelatihan. Tampilkan semua postingan

    Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud dan Ristek Laksanakan PKW di Padang

    Padang - Kegiatan Pelatihan PKW Jasa Usaha Makanan yang dimulai tgl 04 September sampai dengan 11 Oktober 2023, dana kegiatan berasal dari Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Demikian dikatakan Fauzia Kepala Sanggar Kegiatan Belajar Wilayah II Kota Padang.


    Adapun materi yang dipelajari,  mulai dari Pendidikan Karakter kewirausahaan, pendidikan Keterampilan: Snack Box/ kotak, Nasi Kotak, Pemasaran dan Akses Permodalan, Pengelolaan Hasil Usaha, keselamatan dan kesehatan  kerja ( K3).


    Sementara ilmu yg didapatkan oleh SKB dan disalurkan kepada para anggota pelatihan melalui Instruktur dari Royal Asia Bakery, Minarko, Hikecy Kerupuk Singkong, Kripik Balado Salsabila, Pabrik Block.


    Sementara itu Asri Pelaminan dan Catering,  dipraktekkan dirumah atau tempat usaha, adapun instruktur wanti-wanti berpesan kepada para anggota pelatihan jangan sampai ilmu yang didapat dibawa tidur dan harus rajin menambah ilmu baik melalui Youtube, dari buku dll.

     

    Semua peserta diberikan Peralatan dan bahan untuk usaha. Setelah selesai mengikuti Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Peserta langsung membuka usaha di tempat usaha masing-masing.


    "Kami dari SPNF SKB Wilayah 2 yaitu Pamong Belajar dan Staf Tata Usaha akan memantau, mendampingi para peserta didik selama 12 bulan," ujarnya.


    Ruang Lingkup Pembinaa adalah: 1. Ketepatan memilih usaha dan tempat usaha, 2.Standar Produk/ jasa yg dihasilkan, 3. Kemampuan mendisain produk dan kemasan, 4.Kemampuan melakukan pemasaran, 5.Pengelolaan Hasil Usaha, 6. Diversifikasi Usaha, 7. Pemasaran Produk/ jasa.


    Dalam pemasaran nantinya yang perlu diperhatikan adalah,  yang pertama rasa harus dipertahankan selalu kedua penampilan : baik hasil Produk, maupun penampilan Kita sbg Pengusaha yang ketiga pelayanan kepada Konsumen harus ditingkatkan kita tidak boleh membeda-bedakan orang, sopan santun, tidak boleh sombong, iri dalam berusaha,  yang ke empat Ulet dan yang kelima adalah berdo'a. ujar Fauzia kepada para peserta pelatihan.


    Demikianlah pelatihan PKW ini dikemas dalam satu paket dan dengan mengucapkan Alhamdulillah kegiatan Pelatihan PKW ini kita tutup secara simbolis oleh Fauzia dengan membacakan Alhamdulillah, sekian dan perbanyak maaf,  bilahi taufik wal hidayah Assalamualaikum warah matullahi wabara katuh, demikian Fauzia menjelaskan. (andy)

    PKW Laksanakan Pelatihan dan Pendidikan untuk Masyarakat Kurang Mampu

    Padang - PKW (Pelatihan Kecakapan Wira usaha) Senin (4/9) yang merupakan, kerjasama antara SPNF-SKB Wilayah II Kota Padang dengan UMKM Kripik Balado Salsabila Asri Pelaminan dan catering dan kerupuk singkong Hikecy, Lembaga Permodalan PT. Permodalan Nasional Madani Cabang Padang dan Platform Digital Fabriek Block Padang dan Minarko Padang.


    SKB WILAYAH II Kota Padang adalah satu-satunya SKB yang mendapat bantuan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi dan mendapat kehormatan mengadakan pelatihan pada masyarakat kurang mampu sehingga kedepannya nanti para peserta tidak terlalu bergantung pada orang tua.


    SKB WILAYAH II bekerja sama dengan DIRJEND PENDIDIKAN VOKASI Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi mengadakan pelatihan Pendidikan Kewirausahaan kepada masyarakat sekitarnya.


    "Dalam mengadakan kegiatan kami hanya memberikan berupa barang karena disini kita perlu ekstra hati-hati sebab semua kegiatan difoto dan divideokan. Dengan kata lain belajar di sini tidak main-main dan itu pun diperiksa," ujarnya.


    Peserta adalah masyarakat yang berusia produktif yakni antara  16 sampai dengan 26 tahun dengan tujuan utama adalah untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.


    Adapun kurikulum atau materinya berupa wirausaha, keselamatan dan kesehatan kerja karena kesehatan harus dijaga. Adapun pemateri didatangkan dari PNM Kota Padang.


    Adapun peserta nantinya akan diberikan modal berupa pinjaman lunak dimana nantinya akan diberikan untuk usaha bagi peserta, tujuan utama dari pelatihan ini adalah mendukung sepenuhnya, masyarakat kurang mampu sehingga menjadi mampu dan mandiri.


    "Maka dari itu kepada para peserta diminta, ikutilah kegiatan ini dengan sepenuh hati karena itu merupakan modal dasar dari diri sendiri, dengan kata lain, perempuan itu harus mampu merobah keadaan yang kurang cemerlang menjadi baik dan sukses hendaknya," ujar Fauzia menjelaskan.

    Digelar Dinas Dikbud, 50 Orang Tutor PKBM se-Kabupaten Sijunjung ikuti Pelatihan

    Kadis Ramler membuka pelatihan peningkatan kompetensi tutor pendidikan kesejahteraan, Kamis,(5/3)

    SIJUNJUNG, (Sumbarkini.com) - Aparatur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Bidang Pembinaan PAUD dan PNF gelar pelatihan peningkatan kompetensi tutor pendidikan kesejahteraan Tingkat Kabupaten Sijunjung tahun 2020,

    Kegiatan yang digelar selama 3 hari, dari Kamis hingga Sabtu (5 - 7/3) di Aula Dinas Pendidikan tersebut diikuti 50 orang tutor  Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan dibuka secara resmi Kepala Dinas, Ramler, SH.MM pada Kamis 5 Maret 2020.

    Dalam sambutannya, Kadis Ramler menyebutkan bahwa, Keberadaan PKBM diharapkan dapat memberi wadah/tempat untuk mempersiapkan SDM yang lebih terarah, sehingga mampu bersaing di era
    golbalisasi.

    "Peran pendidikan nonformal sama
    pentingnya dengan pendidikan formal. Untuk itu, melalui pelaksanaan kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi tutor pendidikan kesetaraan Tahun 2020 ini, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga pendidik nonformal hendaknya," ujar Ramler.

    Ia juga berharap dengan terselenggaranya Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tutor Pendidikan Kesetaraan ini, akan mampu menghasilkan tutor pendidikan kesetaraan yang inovatif, kreatif, dan mampu menumbuhkan pengetahuan

    "Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap dapat terjalin kerja sama yang semakin erat
    di bidang pendidikan khususnya pendidikan non formal,"harap Kadis Ramler.

    Sementara itu, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Hendri Nurka, S.Sos, M.Si dalam laporannya menyebetkan tujuan diselenggarakannya pelatihan ini.

    "Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan pelatihan peningkatan kompetensi tutor dalam pelaksanakan pembelajaran kepada warga belajar agar pelaksanaan program kesetaraan dapat berjalan lebih baik dan mencapai hasil yang lebih optimal,"ucapnya.

    Pelatihan ini lanjut Hendri juga bertujuan agar terbentuknya forum tutor Kesetaraan sebagai bentuk pengejawantahan program pemerintah dalam upaya pemerataan pendidikan serta untuk meningkatkan ketrampilan pengajaran dan metode mengajar sebagai kompetensi yang dinilai dapat mendukung tugas sebagai tutor.

    "Kegiatan ini diikuti 50 orang peserta terdiri dari PKBM Kecamatan Sijunjung (SPNF SKB 6 orang, Al-Amin 6 orang dan Maju bersama 8 orang), PKBM Tanjung Gadang (Nurul Ihsan 6 orang), PKBM Kamang Baru ( Mutiara Hikmah 6),  PKBM Koto VII (Insan Mandiri 6 dan Tuah Sepakat 8 orang), dan PKBM Kecamatan Kupitan(Nurul Hidayah 6 orang)," jelas hendri.

    "Sedangkan Narasumber pada pelatihan ini adalah, Noviardi, A.Md (Tutor Pendidikan Kesetaraan Berprestasi Nasional/Dikbud Padang), Syamsul Hamdi, S.Pd ( Tutor Pendidikan Kesetaraan Provinsi Sumbar/SKB Padang), H. Elvis Betrizon, S.Sos (Sekretaris Forum Tutor PKBM Prov Sumbar/Dikbud Pariaman), dan Syafrizal Ben (Ketua Forum Tutor PKBM Prov Sumbar/Solok),"tambah Kabid Hendri Nurka.
    (andri)


    Bundo Kanduang Padang Bentuk Generasi Muda Berbasis ABS-SBK

    PADANG (sumbarkini.com) - Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang, Genny Putrinda menyambut baik inisiatif Bundo Kanduang Kota Padang mengundang generasi muda tingkat SMA/SMK se-Kota Padang untuk mengikuti kegiatan "Pembentukan Karakter Generasi Muda yang Berbasis Adat Basandi Syara'-Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK). 

    Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin 2 September 2019) itu, juga disejalankan dengan pelantikan Rang Mudo dan Puti Bungsu.

    Genny mengatakan kegiatan ini bernilai penting sebagai upaya pengembalian fungsi dan pencitraan dari falsafah ABS-SBK kepada generasi muda Minangkabau di Kota Padang. Terlebih, pada zaman globalisasi saat ini cenderung banyak yang dapat merusak akhlak dan menghapus nilai-nilai budaya khususnya terhadap norma adat dan agama di Minangkabau.

    "Dampak budaya asing yang digandrungi oleh para generasi muda saat ini telah menyebabkan mereka tidak lagi mempedulikan dan memelihara rasa nasionalisme atas sejarah dan budaya asli. Padahal, adat sopan santun, tata krama atau yang disebut dengan etika telah menjadi bahagian dari kehidupan masyarakat kita di Minangkabau," ulasnya.


    Istri Wawako Hendri Septa itu mengimbau semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan kembali nilai-nilai ABS-SBK dalam tatanan kehidupan generasi muda di Minangkabau. Dimana untuk ini perlu adanya pendidikan yang menyeluruh yang tertuang dalam program-program edukasi yang saran akan pemahaman nilai-nilai dari ABS-SBL baik secara formal atau informal.

    Kegiatan ini menghadirkan Ketua Bundo Kanduang Provinsi Sumbar Prof. Ir. Hj. Raudha Taib selaku narasumber serta Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Harneli dan Ketua Bundo Kanduang Kota Padang Ny. Fauzia Zainin. Selain itu juga hadir unsur LKAAM Kota Padang dan pihak terkait lainnya. (David/Bt)

    Ketua GOW, Genny Putrinda Apresiasi Pelatihan Menjahit Baju Kuruang Basiba

    PADANG (sumbarkini.com) - Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang, Ny. Genny Putrinda memberikan apresiasi atas digelarnya pelatihan "Menjahit Baju Kuruang Basiba" yang diikuti 30 pengurus dan anggota GOW Kota Padang. Adapun tema yang diangkat pada pelatihan ini yakni 'Dengan Pelatihan Menjahit Baju Kurang Basiba, Dapat Meningkatkan Ekonomi Keluarga dan Pelestarian Budaya Minangkabau'.

    Istri Wakil Walikota Padang, Hendri Septa itu menyebutkan bahwa salah satu hak perempuan di bidang sosial budaya adalah hak perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kompetensi tanpa diskriminasi.

    "Pelatihan-pelatihan yang bersifat menambah keterampilan perlu diberikan bagi kamu ibu-ibu seperti yang kita laksanakan pada saat ini. Saya tentu berharap, dengan ini ibu-ibu dapat membuka usaha dimulai dari keluarga, lingkungan sekitar dan masyarakat umum. Semoga semakin menambah tumbuh dan berkembangnya wirausahawan baru yang merupakan salah satu program unggulan Kota Padang," imbuh Genny dalam pelatihan yang dilangsungkan di Kantor Sekretariat TP-PKK Kota Padang, Rabu 21 Agustus 2019.


    Genny pun dalam kesempatan itu mengingatkan seluruh peserta pelatihan untuk serius mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan ini digelar Pemko Padang melalui DP3AP2KB.

    "Apabila kita serius dan sungguh-sungguh mengikuti pelatihan menjahit baju kuruang basiba insya Allah semua ilmu yang diberikan pelatih dapat kita terima dan implementasikan secara baik," pungkas nya.(*mella)

    Perdana di 2018, UPTD Diklat Perkoperasian Sumbar Latih 30 Penyuluh Koperasi dan pendamping UKM

    Padang - Kini gerakan koperasi dan UKM di Sumbar terbantu dengan keberadaan penyuluh koperasi lapangan (PKL) dan pendamping UKM. Penyuluh dan pendamping UKM ini tersebar pada berbagai daerah di Sumbar. 

    Untuk meningkatkan kompetensinya, mereka ini diberikan pelatihan perkoperasian. "Penyuluh koperasi lapangan ini diharapkan nantinya dapat menjadi perpanjangan tangan bagi dinas provinsi dan dinas kabupaten/kota dalam memberikan arahan terhadap koperasi-koperasi yang ada di daerah tugasnya. Kita menyadari tenaga pembina koperasi di dinas terbatas," ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM Sumbar, Zirma Yusri yang diwakili Kepala UPTD Diklat Perkoperasian Sumbar, Doni Ubani, Kamis 15 Februari 2018.

    Di sela-sela penutupan pelatihan tersebut, Doni mengungkapkan pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi penyuluh koperasi dan pendamping UKM. Dinas memberikan pengetahuan dasar tentang koperasi. Dan nantinya akan dibuat pelatihan berkelanjutan.

    Dia mengharapkan pelatihan ini dapat memberikan gambaran umum terhadap penyuluh dan pendamping UKM itu dalam melaksanakan tugasnya. Mereka diharapkan dapat mengkonsolidasikan pembentukan koperasi di kalangan pelaku UKM.

    Diungkapkan Doni, pendamping UKM ini sebenarnya lebih ke arah pendamping pasca pelatihan. Para UKM yang dilatih di UPTD, jika terkendala di lapangan seputar aplikasi pelatihan yang diterimanya dapat menghubungi pendamping mereka. 

    Mereka itu fasilitator dinas koperasi. Makanya mereka terus dilatih untuk merepresentasikan dinas yang diwakilinya. (fad)

    Komunitas Asosiasi Honda Hayati Ikuti Pelatihan Jurnalistik

    Padang - PT. Hayati Pratama Mandiri selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Sumatera Barat bersama dengan para bikers yang tergabung dalam Asosiasi Honda Hayati (AHH) menggelar Workshop Jurnalistik. Kegiatan bertema Komunitas Honda Santun & Aktif di online maupun di jalan dilaksanakan di Cisangkuy Cafe, Sabtu (27/1).

    Lebih kurang 50 bikers mengikuti pelatihan jurnalistik itu. Mereka antusias mendengarkan materi yang disampaikan Ocky Anugrah Mahesa. Banyak hal menarik yang disampaikan Redaktur Ekonomi, Politik dan Olahraga dari salah satu media online di Sumatera Barat.

    “Acara tersebut bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para bikers bagaimana cara menulis artikel yang menarik serta memberikan pemahaman kepada anggota komunitas motor Honda tentang dunia jurnalistik, dari sisi penulisan maupun etika jurnlistik, serta edukasi memanfaatkan media sosial dan media online,” ujar Marketing Communication & Development Manager PT.Hayati Pratama Mandiri, Asri Wirawan.

    Asri Wirawan, berharap para bikers juga dapat mempublikasikan kegiatan-kegiatan komunitas dengan baik kepada masyarakat. Publikasi dari anggota bisa melalui web resmi komunitas www.hayatihondacommunity.com.

    “Dengan adanya pelatihan ini, nantinya para bikers dapat mempublikasikan aktifitas klub baik itu seperti touring, bakti sosial maupun aktifitas lainnya dalam bentuk tulisan serta angle foto yang menarik di media sosial klub,” harap pria yang akrab dipanggil Wira itu.

    Maraknya berita hoax juga menjadi pembahasan dalam workshop tersebut. Bagaimana kita dapat mencari fakta-fakta sebelum mensharingkan informasi di media sosial. (yon)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2