• Breaking News

    Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Padang. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
    Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Padang. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

    Inilah Fakta Komitmen Satker PJN II Menjaga Jalan Nasional


    PADANG (sumbarkini.com) – Di balik liukan aspal yang membelah perbukitan Pesisir Selatan, ruas jalan nasional Padang-Painan-Kambang menjadi urat nadi yang tak ternilai bagi masyarakat Sumatera Barat. Menanggapi riak pemberitaan mengenai penanganan longsoran di jalur tersebut, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, Masudi, ST., MT, hadir memberikan tabir kejelasan demi transparansi publik.


    Bagi Satker PJN II, setiap suara dari masyarakat dan pena awak media adalah cermin untuk menjaga integritas pembangunan. Namun, sebuah fakta teknis perlu diletakkan pada tempatnya agar persepsi tidak bias oleh pandangan kasat mata.


    Terkait celah yang terlihat di antara pondasi struktur dan tanah dasar sebagaimana yang sempat mengundang tanya, Masudi menjelaskan bahwa hal itu bukanlah cacat dari lahirnya sebuah konstruksi.


    "Celah yang berada di belakang pondasi itu merupakan dampak dari aktivitas penanaman kabel optik oleh pihak terkait. Sayangnya, proses penimbunan kembali setelah penggalian kabel tersebut tidak dilakukan secara sempurna," ungkap Masudi. 


    Ia menegaskan bahwa fenomena tersebut adalah faktor eksternal dan bukan merupakan bagian dari kegagalan konstruksi utama.





    Dinding Penahan Tebing (DPT) yang berdiri tegak di jalur tersebut bukanlah sekadar tumpukan material. Masudi merinci bahwa setiap jengkal pekerjaan telah melewati 'ujian' teknis yang ketat: me ggunakan material pilihan dan kepadatan ya maksimal.

    Timbunan yang digunakan adalah material pilihan yang telah lulus uji laboratorium dan memenuhi standar spesifikasi. Kemudian proses pemadatan dilakukan dengan alat pemadat khusus dan telah divalidasi melalui density test (tes kepadatan) untuk memastikan daya dukung tanah yang stabil.


    Dalam penjelasannya, Masudi menekankan bahwa tembok penahan dari beton bertulang tersebut tidak mengalami kerusakan dini. Tidak ditemukan gejala kegagalan struktural yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.


    "Untuk menentukan sebuah bangunan mengalami gejala kegagalan struktural, diperlukan penelitian mendalam, peralatan uji khusus, dan dianalisis oleh para ahli di bidangnya. Hal ini tidak bisa disimpulkan hanya dengan pandangan kasat mata," tegasnya dengan lugas.


    Klarifikasi ini menjadi pesan kuat bahwa infrastruktur nasional dibangun dengan perhitungan matang. Jalur Padang-Painan kini tetap berdiri kokoh, siap menyambut deru kendaraan yang melintas di tengah indahnya bentang alam Sumatera Barat, membawa harapan dan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat luas. (*/nelvi)

    Sastrawan Kebanggaan Sumbar Terbaring Sakit, Irfendi: Sakitnya Cukup Sampai di Sini, Kami Kehabisan Bahan Sastra

    Payakumbuh (sumbarkini.com) - Sastrawan hebat Sumatera Barat, kebanggaan Kota Payakumbuh, Iyut Fitra kini terbaring sakit. Sudah satu tahun lebih penulis Cerpen Wanita Berpayung Hitam dan Wartel itu, kini hanya menghabiskan waktu di pembaringannya, menahan sakit tak terkira. Badannya pun kian kurus menjadi pertanda.

    Apa sakitnya? Pria yang akrab dipanggil Kuyut itu hanya minta doa. ”Doakan saja, mudah-mudahan penyakit ini segera diangkat Allah, dan Kuyut bisa kembali beraktivitas seperti biasanya,” harap pria yang aktif di Sanggar seni Intro Payakumbuh itu.

    Kunjungan rekan-rekan yang mengenalnya, termasuk para jurnalis di Kota Batiahi itu sembari menjadi pelipur lara bagi pemilik nama Zulfitra itu. Apalagi dalam kunjungan tersebut para rekannya itu membawa donasi yang digalang untuk meringankan beban saudara mereka itu. 

    ”Alhamdulillah, sampaikan rasa terima kasih atas donasi/bantuan bapak/ibu dan dermawan semuanya, semoga dibalasi Allah dengan kebaikan,” ucap yang banyak meraih penghargaan tingkat nasional itu, Minggu 15 Maret 2026.

    Irfendi, Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 juga turut menunjukkan kepeduliannya. Senin, 16 Maret 2026, Irfendi mengunjungi Iyut Fitra di kediamannya di Padang Tangah Balai Nan Duo Kecamatan Payakumbuh Barat.

    ”Pagi ini kami sengaja datang untuk melihat langsung kondisi sastrawan kebanggaan Sumatera Barat, Iyut Fitra yang terbaring sakit sejak tahun lalu, semoga kedatangan kami dapat terus memberikan semangat agar ia kembali sehat,” ungkapnya.

    Dengan berseloroh, Irfendi menyebut bahwa sastrawan tidak boleh lama-lama sakit, sebab karyanya ditunggu oleh masyarakat. ”Sakitnya cukup sampai di sini, sebab kalau sakit terus, kami kehabisan bahan bacaan/sastra untuk dibaca atau dinikmati.”ucap politisi yang dikenal luas kepeduliannya itu.  (nelvi)


    DPP KJI Sambungkan Tali Kasih Donatur kepada 177 Insan Pers dan Warga Kota Padang

    Padang (sumbarkini.com) – Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP KJI) kembali menunjukkan komitmennya sebagai wadah kebersamaan bagi insan pers lewat kegiatan bertajuk ‘Tali Kasih’. Senin, 16 Maret 2026, KJI bagikan 177 paket sembako kepada rekan jurnalis lintas organisasi pers dan masyarakat umum di kantornya Jalan Delima No.77 F Ujung Gurun, Kota Padang, Sumatera Barat .

    Kepedulian sosial ini, menurut Ketua Umum KJI Andarizal menjadi bagian dari upaya organisasi untuk memperkuat solidaritas di kalangan insan pers. Mempererat hubungan antarsesama jurnalis serta masyarakat di sekitar mereka.

    Andarizal menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya ingin menjadi rumah yang nyaman bagi para pekerja media di seluruh Indonesia. “KJI adalah rumah bagi para insan pers. Melalui kegiatan Tali Kasih ini, kami ingin memastikan solidaritas di antara jurnalis tetap terjaga. Ini juga bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama rekan profesi dan masyarakat,” ujar Andarizal.

    Diungkapkannya, kegiatan sosial tersebut bukan hanya program insidentil. DPP-KJI akan menjadikannya sebagai agenda rutin tahunan organisasi.

    Dalam kegiatan itu, DPP KJI membentuk panitia yang bertugas menyalurkan 177 paket Tali Kasih kepada berbagai penerima manfaat. Rinciannya, 100 paket diberikan kepada anggota yang berada di bawah naungan DPP-KJI serta sejumlah jurnalis lainnya dari berbagai organisasi pers. Sementara 77 paket disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di luar lingkungan pers sebagai bagian dari tanggung jawab sosial profesi jurnalis.

     

    Andarizal tentu saja menyampaikan penghargaan kepada para donatur yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kontribusi para dermawan memungkinkan organisasi untuk berbagi kebahagiaani momen jelang Idul Fitri ini dengan lebih banyak orang.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya kepada kami. Semoga kolaborasi semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus tumbuh di hati seluruh anggota KJI di mana pun berada,” katanya.

    DPP-KJI berharap aksi “Tali Kasih” dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk memperluas kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan serta solidaritas di kalangan insan pers di seluruh Indonesia.

    “Jadi, meski berakar di Sumatera Barat, jaringan DPP-KJI kini telah berkembang ke berbagai provinsi serta kabupaten dan kota di Indonesia. Melalui kegiatan sosial seperti ini, organisasi ingin menunjukkan bahwa profesi jurnalis tidak hanya identik dengan ketajaman berita, tetapi juga dengan kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat, tegasnya.

     

    Senada dengan itu, Ketua Nasional KJI Irvand turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial yang dilakukan oleh Kolaborasi Jurnalis Indonesia tersebut. Menurutnya, aksi ‘Tali Kasih’ mencerminkan nilai dasar yang seharusnya dimiliki setiap insan pers, yakni kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.

    “Program seperti ini menunjukkan bahwa jurnalis tidak hanya hadir untuk menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral terhadap lingkungan sosialnya. Saya mengapresiasi langkah DPP-KJI yang terus menjaga semangat solidaritas di antara wartawan sekaligus berbagi dengan masyarakat. Terima kasih juga KJI Kota Padang yang telah turut menyukseskan kegiatan kita ini,” ujar Irvand.

    Ia juga menilai kegiatan tersebut dapat menjadi contoh positif bagi komunitas pers di berbagai daerah agar lebih aktif membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

    “Ketika jurnalis bersatu dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini, kehadiran pers akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Saya berharap kegiatan ‘Tali Kasih’ ini terus berlanjut dan dapat menginspirasi organisasi pers lainnya di Indonesia,” tambahnya. (*)

     

    Maxim Sumbar Salurkan Sembako Ramadan untuk Mitra Pengemudi di Tiga Kota

    Padang (sumbarkini.com) - Maxim di wilayah Sumatera Barat menyelenggarakan program berbagi sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan mitra pengemudi. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa kota di Sumatera yaitu Padang, Pariaman, dan Batu Sangkar. Penyaluran bantuan dilakukan di Kantor Maxim di masing masing kota tersebut dan diikuti oleh mitra pengemudi dari berbagai latar belakang. 

    Bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, dan mie instan. Maxim juga membagikan hampers berisi kudapan khas Hari Raya. Ini diharapkan dapat membantu para mitra pengemudi dalam memenuhi kebutuhan Ramadan dan Hari Raya.

    Head of Subdivision Maxim Padang, Rachmat Ari Yarman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan kepada para mitra pengemudi yang telah berkontribusi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

    “Kami ingin menjadikan Ramadan sebagai momen untuk berbagi dan  memberikan dukungan kepada para mitra pengemudi. Semoga bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan selama bulan puasa serta menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para mitra,” ujar Rachmat.

     


    Ia juga menambahkan bahwa perusahaan akan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi mitra pengemudi di berbagai daerah. 

    Maxim Sumbar salurkan paket sembako.

     

    Apresiasi disampaikan oleh salah satu mitra pengemudi Maxim di Batu
    Sangkar, Nurfajri Aini, yang merasakan langsung manfaat dari bantuan
    tersebut. “Bantuan sembako ini sangat berarti bagi kami, terutama selama bulan
    Ramadan dan Lebaran ketika kebutuhan rumah tangga meningkat. Kami merasa senang
    karena perusahaan memberikan perhatian kepada para mitra pengemudi,”
    ujar Nurfajri.

    Program lainnya sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengemudi adalah potongan aplikator nol persen bagi mitra pengemudi penyandang disabilitas yang dihadirkan sebagai upaya
    perusahaan dalam menciptakan kesempatan yang lebih inklusif bagi seluruh mitra.

    Di samping itu, perusahaan transportasi online ini juga menyatakan kesiapan untuk menyalurkan Bonus Hari Raya kepada mitra pengemudi. Bonus tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi perusahaan atas kontribusi para mitra pengemudi dalam mendukung operasional layanan Maxim. (*/elsi)


    PMI Salurkan Bantuan Non-Tunai untuk 858 Keluarga Penyintas Bencana di Sumatera Barat.

    PADANG (Sumbarkini.com) - Selain Huntara, Palang Merah Indonesia (PMI) juga menyalurkan Bantuan Non-Tunai (BNT) untuk masyarakat yang terdampak Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatera Barat. Jum'at (13/3) PMI Provinsi Sumatera Barat menyalurkan secara serentak Bantuan Non-Tunai masyarakat terdampak di dua wilayah yang terdampak cukup parah, yaitu Kabupaten Agam dan Kota Padang.

    Senilai 858 Juta dana disalurkan untuk 858 Keluarga penyintas bencana di dua wilayah tersebut. “Masing-masing keluarga mendapatkan BNT senilai 1 juta rupiah” ucap Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar pada saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan BNT untuk warga kota Padang di Palanta Walikota Padang."Sebanyak 544 KK di Kabupaten Agam dan 314 KK di Kota Padang" Terang Aristo. 

    Penyerahan Bantuan Non-Tunai ini, lanjut Aristo, telah melalui proses yang cukup panjang. Dilakukan melalui penilaian bersama antara masyarakat terdampak, pemerintah setempat, kecamatan, PMI, serta IFRC, sehingga data penerima benar-benar valid. Mulai dari assessment dampak bencana terhadap calon penerima manfaat, hingga verifikasi data pemerintah daerah melalui KTP dan Kartu Keluarga, imbuhnya. 

    Beberapa kriteria juga harus dipenuhi oleh calon penerima manfaat, sambungnya adalah masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor. PMI juga memastikan rumah tersebut merupakan rumah milik pribadi calon penerima manfaat. 

    Selain itu, calon penerima BNT adalah masyarakat yang belum mendapatkan bantuan Hunian Sementara atau Hunian Tetap dari pemerintah. Terakhir, Tidak bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil atau Pejabat Pemerintah, Polisi maupun militer. 

    "Kami juga menilai kerentanan calon penerima manfaat BNT ini. Seperti Lansia, Ibu Hamil, Anak-anak, Disabilitas, dan Perempuan yang sebagai kepala keluarga" Tambah Aristo. Dalam penyaluran bantuan ini, PMI bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia

    Walikota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir dalam seremonial penyerahan BNT di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, juga menyampaikan apresiasi yang begitu tinggi atas dukungan yang diberikan oleh PMI. Kehadiran PMI saat ini telah meringankan beban ekonomi masyarakat, "apalagi sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H" Ujar Fadly. 

    Bantuan PMI, diakui Fadly sudah dirasakan sejak awal kejadian bencana November tahun lalu. "Mulai dari sembako, kebutuhan rumah lainnya, hingga dukungan membersihkan rumah. Bahkan sampai saat ini bantuan air bersih untuk masyarakat dari PMI juga masih berjalan" Pungkas Fadly

    Ia juga menyampaikan Terimakasih kepada masyarakat Indonesia yang telah berdonasi bersama PMI selama ini. 

    Rasa haru dan syukur juga disampaikan oleh Widya (45) warga Tabiang Banda Gadang, salah satu wilayah terdampak bencana yang cukup parah di Kota Padang. Bantuan yang ia terima hari ini, bagi Widya akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan menyambut  lebaran juga membayar sewa rumah yang ia tempati sementara ini. 

    "Sekarang masih ngontrak, karna rumahnya sudah tidak bisa dihuni. Alhamdulillah bisa nambah bayar uang sewanya" Tutur Widya. 

    (Humas PMI Sumbar) 

    Gubernur Sumbar Letakkan Batu Pertama Relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie



    Pasaman Barat – Gubernur Sumatera Barat, Buya H. Mahyeldi Ansyarullah, melakukan peletakan batu pertama pembangunan relokasi SMK Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat pada Rabu, 11 Maret 2026 . Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan vokasi di wilayah pesisir Pasaman Barat, khususnya setelah sekolah tersebut terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.

    Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Cabang Dinas Wilayah VI, unsur Forkopimda Pasaman Barat, Camat Sasak Ranah Pasisie, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, serta para guru dan siswa SMKN 1 Sasak.

    Sekolah Direlokasi Setelah Terdampak Banjir

    Kepala SMK Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie, Dr. Desman, S.Pd., M.A, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pembangunan sekolah di lokasi baru ini berawal dari musibah banjir yang melanda kawasan sekolah pada 27 November 2025 lalu.

    Banjir tersebut menyebabkan genangan air setinggi sekitar 1,2 meter di area sekolah lama, setelah dilakukan peninjauan langsung oleh pihak Kementerian Pendidikan melalui Direktur BSMK, akhirnya diputuskan bahwa sekolah tersebut harus direlokasi ke lokasi yang lebih aman dari potensi bencana.

    “Alhamdulillah setelah kita bergerak bersama tokoh masyarakat, akhirnya masyarakat melalui Kelompok Tani Bundo Kanduang dan KUD Rantau Pasaman bersedia menghibahkan tanah untuk pembangunan sekolah ini,” ujar Desman.

    Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan relokasi SMKN 1 Sasak mendapatkan dukungan anggaran dari Kementerian Pendidikan sebesar Rp12 miliar, dengan tahap awal pembangunan sebesar Rp3 miliar.

    Menurutnya, hibah tanah dari masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.

    “Semoga tanah yang dihibahkan ini menjadi amal jariyah bagi masyarakat dan menjadi awal lahirnya generasi yang beriman, berprestasi, serta menguasai teknologi,” tambahnya.

    Apresiasi Gubernur kepada Masyarakat

    Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansyarullah mengapresiasi kepedulian masyarakat Sasak Ranah Pasisie yang telah menghibahkan lahan seluas sekitar dua hektare untuk pembangunan sekolah tersebut.

    Menurut Mahyeldi, peristiwa ini menunjukkan bahwa di balik musibah selalu ada hikmah dan jalan keluar yang diberikan Allah SWT.

    “Allah berfirman bahwa bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Apa yang terjadi pada SMK Negeri 1 Sasak ini menjadi bukti bahwa ketika masyarakat bersatu dan bertakwa, Allah akan memberikan jalan keluar,” ujarnya.

    Mahyeldi juga menilai keberadaan SMK tersebut nantinya akan memberikan dampak besar bagi perkembangan ekonomi dan pendidikan masyarakat di sekitar kawasan Sasak Ranah Pasisie.

    Ia mencontohkan bagaimana pembangunan kampus Universitas Andalas di Limau Manis, Kota Padang, mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

    “Keberadaan sekolah akan menggerakkan ekonomi masyarakat, meningkatkan pendidikan, dan memotivasi generasi muda untuk belajar lebih tinggi,” katanya.

    Gubernur juga berharap SMK Negeri 1 Sasak nantinya dapat menjadi pusat pendidikan vokasi yang melahirkan tenaga kerja terampil, khususnya di bidang pelayaran, perikanan, dan sektor kelautan, sesuai dengan karakter wilayah pesisir Pasaman Barat.

    Harapan untuk Masa Depan Pendidikan

    Mahyeldi berharap pembangunan SMK Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie dapat berjalan lancar serta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku.

    Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak menjaga integritas dalam pelaksanaan pembangunan agar tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan dunia pendidikan.

    “Kita berharap pembangunan ini berjalan lancar dan benar-benar menjadi investasi pendidikan bagi generasi masa depan Pasaman Barat,” tutupnya.

    Dengan peletakan batu pertama tersebut, pembangunan relokasi SMK Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie resmi dimulai, menjadi simbol kebangkitan pendidikan setelah bencana, sekaligus harapan baru bagi generasi muda di wilayah pesisir Pasaman Barat. (Jimi)

    Ditlantas Polda Sumbar Tetapkan One Way di Lembah Anai

    PADANG - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat resmi menetapkan skema rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di jalur utama Padang–Bukittinggi. One way ini khusus diberlakukan pada kawasan Lembah Anai. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus mudik dan balik Lebaran 2026.

    Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan hasil koordinasi lintas sektor dalam menyambut Operasi Ketupat 2026. Langkah ini diambil mengingat kondisi infrastruktur di Lembah Anai yang belum pulih total pascabencana beberapa waktu lalu.

     


    Menurut Reza, sistem one way dibagi menjadi dua shift harian guna menjamin kelancaran arus.  Shift Pertama dari arah Padang menuju Bukittinggi pada pukul 10.00–14.00 WIB. Sementara shift kedua dari arah Bukittinggi menuju Padang pada pukul 14.00–18.00 WIB. 

    "Kami juga memberlakukan clearance time atau waktu steril selama 30 menit sebelum perpindahan arus. Selama masa tersebut, jalur sepanjang 20 kilometer akan dikosongkan untuk memastikan keamanan dan mencegah benturan kendaraan dari arah berlawanan," ujar Kombes Pol Reza, Jumat, 6 Maret 2026.

    Meskipun diterapkan sistem satu arah, pihak kepolisian menargetkan perbaikan infrastruktur jalan dapat selesai tepat waktu. "Perbaikan terus dikebut. Kami menargetkan pada H-7 Lebaran, jalur Lembah Anai sudah dapat difungsikan secara normal dua arah selama 24 jam," tambahnya.

    Lebih jauh dijelaskannya, guna memastikan keamanan, Polda Sumbar mendirikan pos pantau di titik-titik krusial seperti Lembah Anai dan Padang Panjang. Pemantauan tidak hanya dilakukan secara manual, tetapi juga mengandalkan teknologi modern.

    “Kita melakukan pemantauan 24 jam melalui sistem Regional Traffic Management Centre (RTMC) serta patroli udara menggunakan drone untuk memantau titik kepadatan secara real-time,” imbuhnya.

    Untuk jalur alternatif Padang Bukittingi via Malalak, pihak kepolisian belum memberlakukan sistem one way karena status jalan yang masih dianggap darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mematuhi instruksi petugas di lapangan, dan selalu memantau informasi terkini sebelum memulai perjalanan mudik. (nelvi)


    Kolaborasi LKAAM Sumbar dan Jurnalis Makin Erat Demi Kemajuan Ranah Minang


    PADANG (sumbarkini.com)
    – Perkembangan teknologi informasi dan tersebarnya hoaks yang kian cepat, kekuatan silaturahmi tetap menjadi pondasi utama dalam menyatukan stakeholder terkait guna membangun daerah. Inilah semangat yang mendasari Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) menginisiasi pertemuan sederhana namun sarat makna bersama Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, Dt. Nan Sati.

    ‎Pertemuan di kediaman tokoh Sumbar, kawasan Gunung Pangilun Padang, Selasa 2 Maret 2026, KJI sukses merangkul rekan-rekan Ikatan Keluarga Wartawan Republik Indonesia (IKW-RI) dalam sebuah momen buka puasa bersama yang penuh kekeluargaan.

    ‎Fauzi Bahar, yang juga Wali Kota Padang dua periode, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif yang digagas oleh KJI. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pers adalah mitra strategis yang tak terpisahkan dari lembaga adat maupun pemerintah.

    ‎"Sinergi yang digagas rekan-rekan hari ini adalah cermin dari kedewasaan profesi. Kami berharap harmoni antara KJI dan IKW-RI terus terjaga, karena peran jurnalis sangat krusial dalam memberikan informasi yang konstruktif bagi publik," ungkapnya.

    Ia juga menekankan bahwa di era digital saat ini, penyampaian informasi yang berimbang dan berlandaskan fakta menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas daerah. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara lembaga adat dan media dapat mencegah kesalahpahaman serta memperkuat nilai-nilai kearifan lokal.

    Sementara itu Ketua Umum KJI, Andarizal menyebutkan silaturahmi semacam ini penting untuk memperkuat kepercayaan dan sinergi dalam menyampaikan informasi kepada publik. Andarizal menyampaikan terimakasih atas gerbagn keterbukaan informasi dari LKAAM Sumbar dalam membangun komunikasi dengan insan pers. 

    “Ini menunjukkan komitmen Bang Fauzi Bahar untuk terus membangun komunikasi terbuka dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan jurnalis. Kita semua sama-sama ingin pembangunan daerah yang harmonis dan berlandaskan nilai adat serta budaya Minangkabau,” tegasnya.

    ‎Acara yang berlangsung hangat ini, diisi dengan rangkaian kegiatan yang menggugah. Kultum singkat di momen jelang buka puasa bersama itu menekankan pentingnya kejujuran dan etika dalam menyampaikan informasi. Menunjukkan bagaimana KJI mau seayun selangkah dengan rekan jurnalis lintas organisasi guna menciptakan kondusifitas dan kerjasama yang erat dalam membangun informasi yang kuat dan valid serta bermanfaat bagi Ranah Minang. (elsi)


    Asosiasi PPKIPAITI Kota Padang Resmi Dilantik untuk Masa Bakti 2026-2031

    PADANG (sumbarkini.com) – Babak baru bagi organisasi profesi di Kota Padang dimulai hari ini. Segenap keluarga besar Asosiasi PPKIPAITI menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses atas terlaksananya pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Padang untuk periode 2026 s.d 2031.
     

    Acara yang berlangsung khidmat pada Senin, 02 Maret 2026, ini menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dan sinergi yang lebih kuat bagi para anggotanya di wilayah Kota Padang.
     

    "Selamat bertugas kepada jajaran pengurus baru. Semoga amanah ini menjadi ladang pengabdian yang memberikan dampak luas bagi kemajuan Asosiasi PPKIPAITI di Kota Padang." ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi PPKIPAITI, Antonius Lase, S.Sos.
     

    Antonius mengharapkan kepengurusan DPC Asosiasi PPKIPAITI Padang di bawah pimpinan Nelviani, S.Pd. berkomitmen untuk memperkuat solidaritas antaranggota serta meningkatkan peran aktif Asosiasi PPKIPAITI dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan profesi di Kota Padang.
     

    Ketua Asosiasi PPKIPAITI Padang, Nelviani S.Pd menyatakan kesiapannya membawa organisasi sebagaimana yang diharapkan oleh DPP. Dia dan pengurus lainnya siap menyelenggarakan kegiatan strategis, teknis, edukatif, sosial dan advokatif di Kota Padang. 
     

    “Kami siap berkontribusi atas tumbuh dan berkembangnya pelatihan teknis dan vokasi di berbagai bidang berbasis SKKNI, KKNI dan trend global,” ujarnya.
     

    Nelviani optimis dukungan yang mengalir dari berbagai pihak, dapat menjadi penyemangat pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan inovasi demi kemajuan organisasi. Dia menegaskan pengurus akan segera melakuan rapat kerja untuk menentukan rencana program kerja satu tahun ke depan. 
     

    Adapun susunan pengurus inti DPC PPKIPAITI Kota Padang adalah Nelviani, S.Pd. (Ketua), Belin Heyo Fathia (Sekretaris) dan Tuti Sismonita, S.Pd.I., S.Pd (Bendahara). Pengurus akan dibantu oleh empat bidang yaitu 1). Bidang Organisasi dan Keanggotaan, 2.)Bidang Pengembangan Kompetensi, Penelitian dan Ketenagakerjaan, 3.) Bidang Hukum, Advokasi dan Etika Profesi dan 4.) Bidang Humas, Kemitraan dan Publikasi. (elsi)


    Fauzi Bahar Menyelamatkan Generasi Muda Lewat Pesantren Ramadhan

    Di awal milenium, ketika gelombang modernisasi mulai menyapu pesisir Sumatra Barat, sebuah kecemasan kolektif muncul, apakah nilai-nilai tradisional Minangkabau akan larut dalam hiruk-pikuk perubahan zaman? Di tengah persimpangan budaya itu, muncul sebuah gagasan yang melampaui zamannya. H. Fauzi Bahar, M.Si., Wali Kota Padang periode 2004–2014, tidak memilih membangun monumen fisik yang dingin. Ia memilih membangun "monumen hidup" dalam jiwa generasi muda.

    Safari Ramadan 1447 H, Evi Yandri Gaungkan Rehabilitasi Narkoba dan Zero Pasung di Padang

    Padang (sumbarkini.com) - Momentum Safari Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Dt Rajo Budiman, untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap persoalan penyalahgunaan narkoba dan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

    Mau Tagihan Setelah Lebaran Aman? Ini Kiat dari Perumda Air Minum Padang

    Padang – Ramadhan sudah bergulir beberapa hari. Tak lama lagi datang Idul Fitri. Untuk itu Perumda Air Minum Kota Padang mengingatkan pelanggannya untuk lebih rhati-hati terutama jika memanaatkan mmen dul fitri itu dengan berkumpul engan keluarga du kampung halaman. 

    Agar momen itu makin berkesan dan pelanggan tidak mengalami kejutan di Bulan April 2026, sebaiknya pelanggan melakukan beberapa hal yang disarankan oleh Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, Selasa 24 Februari 2026.  

    alam libur idul 1447 H/2026 sebentar lagi. Momen ini biasanya di gunakan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman, merayakan lebaran bersama sanak keluarga.

    "Pertama, saat meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama, pelanggan harus memastikan stop kran dalam keadaan terkunci. Jika masih khawatir, mematikan stop kran di dekat meteran air untuk memastikan tidak ada air mengalir akibat kebocoran di instalasi pemipaan di rumah pelanggan," ujar Adhie.

    Adhie mengingatkan seperti itu, berkaca dari pengalaman-pengalaman atau keluhan dari pelanggan. Mereka merasa tidak memakai air sebanyak itu, lantaran cukup lama di kampung. 

    Biasanya, kata Adhie, karea buru-buru mau pulang kampung ada beberapa hal yang terlupa. Termasuk mematikan kran air dan stop kran dekat meteran. Tentu hal ini akan mengakibatkan air akan mengalir terus, angka di meteran pun selalu bergerak sesuai kecepatan aliran air yang melewati meteran tersebut. Dan ujung-ujungnya tagihan membengkak.

    "Selama terjadi aktivasi stop keran meteran dan keran air yang ada di rumah, akan mengakibatkan angka meteran bergerak sesuai kecepatan air yang mengaliri meteran tersebut. Berapa yang tertera, dan selisihnya dengan angka meteran bulan lalu, sebesar itulah yang harus dibayar pelanggan," tegasnya.

    Petugas hanya mencatat angka yang tertera di meteran. Dan pihak Perumda pun hanya berpedoman kepada angka yang tertera tersebut, untuk menentukan berapa besar tagihan pelanggannya.

    "Jadi sebelum hal ini terjadi, makanya pihak kami mengingatkan demi kebaikan berasma. Pelanggan senang, petugas kami pun tenang," ungkapnya sambil bercanda.

    Adhie berharap, pelanggan tidak terkena kejutan di tagihan airnya pada April nanti. Jangan disangka Perumda tengah melakukan April mop terhadap pelanggannya. 

    "Lebih baik berhati-hati dan memastikan semuanya mati. Kran air mati, semua peralatan listrik mati, kompor mati sebelum bepergian. Tagihna aman, liburannya pun nyaman," pungkasnya. (zul)

     


    Hal ini tak lepas dari aktivasi kran saat penghuni rumah berada di kampung halaman. Termasuk rembesan air di pipa yang berdampak pada tagihan.

    Humas Perumda Air Minum Kota Padang memberikan trik kepada pelanggan sebelum bepergian ke kampung halaman atau saat melakukan libur lebaran.



    Hal ini sebagai antisipasi dari aktivasi air dari beberapa kran yang ada di dalam rumah yang mengakibatkan membengkaknya tagihan air. (rif)

    Masjid Megah Tumbuh Pesat: Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Ajak Generasi Muda Ramaikan Saf dan Makmurkan Masjid


    Padang- Pertumbuhan pembangunan masjid dan musala di Sumatera Barat terus menunjukkan tren positif. Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, , mengapresiasi pesatnya pembangunan rumah ibadah tersebut, seraya mengajak masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dalam memakmurkan masjid, terutama dari kalangan generasi muda.

    Hal itu disampaikannya saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Barkah Sungai Lareh, Kota Padang, Senin (23/2/26).

    Menurutnya, pembangunan masjid di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat berkembang cukup pesat. Tidak hanya di pusat kota, bangunan masjid yang megah juga berdiri hingga ke pelosok nagari. Ia menilai kondisi ini merupakan capaian yang patut disyukuri, namun harus diiringi dengan peningkatan jumlah jamaah dalam pelaksanaan ibadah berjamaah.

    “Pembangunan fisik masjid sudah sangat baik. Sekarang yang perlu kita dorong adalah bagaimana masjid semakin ramai dan makmur dengan kehadiran jamaah, khususnya di luar bulan Ramadan,” ujarnya.

    Ia menyoroti bahwa di luar Ramadan, jumlah jamaah laki-laki yang melaksanakan salat berjamaah masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, momentum Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih aktif ke masjid.

    Evi Yandri juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam kegiatan keagamaan. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter, pendidikan sosial, dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi pelajar dan pemuda.

    Melalui kegiatan Safari Ramadan, pihaknya memanfaatkan meningkatnya kehadiran masyarakat di masjid untuk menyampaikan pesan-pesan edukasi sosial dan keagamaan secara lebih efektif. Ia menilai, suasana Ramadan yang penuh kebersamaan menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan umat.

    Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumbar turut menyerahkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp50 juta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sarana ibadah dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.(Put)

    Sekilas Surya Tri Harto, Urang Awak di Pucuk Pimpinan PT Pertamina International Shipping

    Padang - Ir. H. Surya Tri Harto, MT., MBA akrab dipangil leh eman-teman atau adik-adik alumninya Oyon. Ternyata adalah urak awak. Dari Namanya, orang bakal menduga dia orang Jawa. Padahal dia adalah orang asli Solok yang memulai kariernya di PT Pertamina pada 1994 dan kini menjabat sebagai Direktur Utama PT International Shipping, salah satu sub-holding Petamina di bidang Integrated Marine Logistics. 

    “Saya kelahiran Solok, dibesarkan  di Solok dan baru meninggalkan Solok ketika kuliah. Sementara kampung di Jorong Batu Panjang, Nagari Koto Laweh Kecamatan X Koto Tanah Datar. Anak Kemenakan dari Dt Rangkayo Mulia. Suku saya Guci,” ujarnya sambil tertawa saat ditanya orang soal namanya yang berbau Jawa itu.

    Sebagai penegas keminangannya, dia berhak menyandang gelar Datuak Rangkayo Mulia Nan Di Apa. Ia lahir di Solok Tanggal 21 Oktober 1966, dari rahim Ibu bernama Yasminar yang berasal dari klan suku Guci Nagari Koto Laweh, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kaum suku Guci asal ibunya inilah yang memercayakan amanah kepadanya untuk memimpin kaum dengan gelar adat Dt. Rangkayo Mulia Nan Di Apa. 

    Sedangkan ayahnya Syamsuar berasal Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Ayahnya seorang guru yang mengakhiri pengabdiannya sebagai Kepala Sekolah di SMP Negeri Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
    Surya menghabiskan masa kecilnya di Kota Solok sampai menyelesaikan pendidikan menengahnya di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Solok. Ia melanjutkan pendidikan sarjana di Fakultas Teknik Universitas Andalas Jurusan Teknik dan lulus pada tahun 1991, dan kemudian berkiprah di Pertamina, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang minyak dan gas (migas).


    Perjalanan Karir

    Sebagai praktisi perminyakan, ia telah menjalani berbagai penugasan yang memperkaya dirinya dengan berbagai pengetahuan, keterampilan dan pengalaman baik di dalam maupun di luar negeri di bidang Engineering, Project Management, Operation Management, Supply Chain Management, Sales & Marketing, Strategic Planning, Business Development, Business Partnership & Negotiation Management serta Leadership.

    "Saya memulai karier di Pertamina sebagai engineer staff (tahun 1994)," ungkapnya. 

    Ia pernah memegang berbagai jabatan mulai dari Business Development Manager, Supply Chain Management & Infrastructure Manager, Vice President Ship Chartering & Performance (2019-2020), Vice President Petroleum Product Operation[10]. Lalu Director of Human Capital & Corporate Services PT Pertamina International Shipping. Dan saat ini memegang amanah sebagai Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.

    Sebagai penujang karirnya, Surya mengikuti pendidikan eksekutif, General Management Program di Harvard Bussiness School, Amerika Serikat tahun 2012. Juga ikut Global Executive Development Program, kerjasama Pertamina dengan INSEAD Singapore tahun 2014. 

    Surya juga tak lupa dalam pendidikan akademik lanjutan. Ia meraih gelar Magister Teknik dalam bidang Manajemen Proyek dari Universitas Indonesia pada tahun 2002 serta Master of Business Administration (MBA) dari Universitas Gadjah Mada tahun 2009.
         

    Suka Berorganisasi

    Sejak di Sekolah Menengah Pertama, ia telah dipercaya memimpin organisasi di antaranya sebagai Ketua Umum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 2 Solok, serta Sekretaris Umum OSIS di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Solok.

    Semasa kuliah, ia pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Andalas periode 1987-1990. Setelah berkiprah sebagai profesional bisnis, ia juga memiliki aktivitas organisasi kemasyarakatan dengan menjadi pendiri dan terpilih sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas (KATUA) dalam dua kali Kongres KATUA periode 2005 - 2010 serta periode 2010-2015.

    Pada tahun 2016, eksponen KATUA memberikan dorongan kuat baginya untuk menjadi salah satu calon dalam pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) periode 2016-2021. Proses pemilihan berlangsung dengan bergairah di antara dua calon yaitu Surya Tri Harto dan Asman Abnur yang saat itu adalah Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pemilihan berakhir dengan antiklimaks dengan musyawarah mufakat yang menetapkan Asman Abnur sebagai Ketua Umum dan Surya Tri Harto sebagai Wakil Ketua Umum/Ketua Harian IKA Unand Periode 2016-2021.

    Di tengah kiprahnya sebagai profesional di BUMN, ia pun dipercaya menjadi Anggota Dewan Penasehat Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) Sumatera Barat yang dipimpin oleh Fadli Amran yang saat itu adalah Wali kota Padang Panjang. Dia juga didapuk sebagai Anggota Dewan Penyantun Gebu Minang Pusat yang dipimpin oleh Osman Sapta Odang (OSO) Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo.


    Peduli Alumni

    Bersama beberapa sahabat aktifis sosial kemasyarakatan, ia mendirikan Yayasan Kateda yang bergerak di bidang introduksi perubahan perilaku, alih teknologi dan pemberdayaan masyarakat dengan salah satu programnya Gerakan Keluar Bersih. 

    Lewat Kateda, Surya ingin membantu adik-adik alumninya, terutama alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas. Kateda menjadi semacam incubator bagi para alumni agar memiliki pengalaman dan skill yang dibutuhkan dunia kerja.

    Dengan adanya Kateda, Surya membuktikan keinginannya berkontribusi nyata terhadap kampung halaman dan niat tulusnya agar para alumni meraih pekerjaan yang dicita-citakannya. Kateda berhasil bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan nilai tambah terhadap pembangunan daerah Sumbar sebagai daerah tujuan wisata. 

    Kateda mengajak masyarakat Sumatera Barat 'berinvestasi' lewat toilet. Toilet dibuat dengan memperhatikan nilai Kesehatan, aksesibilitas, keamanan, kenyamanan serta lokasi dan ketersediannya. Gerakan Keluar Bersih adalah cara Kateda mengedukasi masyarakat agar memperhatikan kebersihan toilet setelah mereka gunakan. (*)


    Kualitas Air Buruk, Dirut Perumda: Tim Teknis Tengah Memperbaiki Kerusakan di Pipa Dosing

    Padang - Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan kualitas air bersih pada Senin 23 Februari 2026. Gangguan diakibatkan oleh kerusakan pada pompa dosing di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.

    Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan pompa dosing memiliki peran vital dalam proses pengolahan air bersih, terutama dalam pengaturan dosis bahan kimia untuk menjernihkan dan menstabilkan kualitas air sebelum dialirkan ke pelanggan. Jika terjadi kerusakan pada sistemnya tentu saja berdampak langsung pada kualitas air yang didistribusikan.

    “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang hari ini menerima air dalam kondisi keruh atau kurang baik. Tim teknis sedang bekerja maksimal melakukan perbaikan agar distribusi air kembali normal secepatnya,” ujar Hendra.

    Selain kerusakan pada pompa dosing, kekeruhan air baku terjadi di intake Kampung Koto. Hal ini disebabkan teradinya peningkatan melampaui batas pengolahan.

    Hendra menegaskan bahwa gangguan ini merupakan situasi yang tidak diharapkan. Ini berada di luar kendali operasional rutin. Namun demikian, pihaknya memastikan langkah cepat telah diambil untuk meminimalisir dampak terhadap masyarakat.

    “Kami memahami bahwa air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat, baik untuk rumah tangga maupun aktivitas usaha. Karena itu, perbaikan dilakukan secara intensif agar kualitas air kembali sesuai standar pelayanan,” tambahnya.

    Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik, manajemen memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang. Perumda AM Padang juga mengimbau pelanggan agar segera melaporkan melalui kanal layanan resmi perusahaan jika masih mengalami gangguan kualita air yang mereka terima. 

    Tak lupa Hendra Pebrizal mewakili seluruh jajaran di perusahaan milik daerah tersebut, menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses perbaikan berlangsung. Pihaknya optimis distribusi air bersih di wilayah terdampak akan kembali normal. (*)

    Inilah Sosok Ketua Komisi Informasi Sumbar yang Mundur Demi Soliditas Lembaga

    Musfi Yendra, tokoh muda Nagari Tabek Sumatera Barat kelahiran Nagari Tabek Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar, 22 Mei 1982. Dia menjabat Ketua Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat sejak 12 Februari 2024 dan mundur demi soliditas lembaga hingga purna tugas pada 2028. Musfi mundur digantikan Idham Fadhil pada 18 Februari 2026. Kini dia menjabat Ketua Bidang PSI Komisi Informasi Sumatera Barat, 

    Musfi dikenal juga sebagai peneliti, dosen, filantropis, penulis, public speaker. D iajuga tercatat sebagai akademisi. Mengajar di Kampus STISIP YPKMI (2007-2016), dosen luar biasa STISIPOL Imam Bonjol Padang (2009-2012), dosen luar biasa Universitas Dharma Andalas (2019). 

     Universitas Taman Siswa mempercayakan sebagai dosen teknis (2019-2022). Dia baru mau menjadi dosen tetap di Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Ekasakti Padang (2016 sekarang).

    Pada tahun 2024 lalu, Musfi menerima Pin Emas piagam penghargaan tersebut dari Pemerintah Kota Padang. Pin dan penghargaan itu diberikan atas jasa dan dedikasinya dalam pembangunan Kota Padang di Bidang Sosial. Bersamaan dengan 11 tokoh lainnya termasuk Gubernur Sumbar, Mahyeldi. 

    Suami dari Syafitri Ikhnas ini merupakan alumni SDN 15 Nagari Tabek, MTSN Batusangkar, MAN 2 Batusangkar. Ia menamatkan S-1 di Universitas Andalas (Unand) Jurusan Ilmu Politik dan S-2 Prodi Politik Lokal dan Otonomi Daerah di kampus yang sama. 

    Musfi juga lulusan Certified of Mediator (C.Med) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan terakreditasi Mahkamah Agung Republik Indoenesia. Dengan gelarnya itu, Musfi bisa menjadi mediator profesional untuk persidangan di pengadilan (litigasi) maupun di luar pengadilan. Kemudian ia juga alumni Lemhannas RI. Mengikuti program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai) pada 2014. 

     

    Perjalanan Karir 

    Musfi aktif di organisasi kemanusiaan. Pada 2011—2016 ia menjadi Kepada Cabang Dompet Dhuafa Singgalang, cabang Dompet Dhuafa Republika di Sumatera Barat. Kemudian ia mendirikan Dompet Dhuafa Riau pada 2013. 

    Lalu periode 2016—2021 Musfi menjadi Direktur PT. Dompet Dhuafa Niaga, unit sosial bisnis di bawah holding Social Enterprise Dompet Dhuafa. Kemudian dipercaya sebagai General Manager di PT. Daya Consumers Good 2021—2023. Masih di holding yang sama. 

     

    Penghargaan yang Diterima

    Melalui aktivitas sosial yang ia tekuni, Musfi menerima penghargaan Marketeer of The Year Padang kategori Public Service tahun 2014 dari MarkPlus. Ia juga menerima Social Welfare Award Sumbar tahun 2016 dari Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), lembaga sosial di bawah Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sumbar. 

    Dia pun didapuk sebagai Ayah GenRe Kategori Inspirator Tahun 2023 dari Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat. Menerima pin emas dan piagam penghargaan dari Pemko Padang di Bidang Sosial tahun 2024. 

     

    Sosok Pengusaha

    Di dunia usaha, Musfi mendirikan perusahaan di bidang event organizer, pertanian, pelatihan, dan lingkungan. Tercatat sebagai Direktur CV. Prisma Promosindo (2011—2018). Usaha ini bergerak di bidang event organizer dan MICE. 

    Dia juga dipercaya sebagai Komisaris PT. Bumi Subur Jaya (2016—2021). Perusahaan ini merupakan distributor pupuk Petrokimia Gresik. Di CV. Shoulifa Resource yang merupakan distributor pupuk organik, dia pun jadi Komisaris dari 2019 hingga sekarang. 

    Dia pun tercatat sebagai Komisaris PT. Ecovisi Sahabat Alam (2019—sekarang) yang bergerak di bidang konsultansi lingkungan. Terakhir, ditunjuk sebagai Komisaris PT. Obor Creativa Serangkai (2022—sekarang), sebuah usaha di bidang training. 

     

    Aktif Berorganisasi 

    Ia aktif di berbagai organisasi sejak siswa, mahasiswa, sosial, kepemudaan, pengusaha dan ormas. Ia pernah bergabung dengan organisasi Remaja Masjid (1998). Pernah jadi Wakil Ketua OSIS MAN 2 Batusangkar (1999), Ketua Forum Studi Islam FISIP Unand (2003—2004), Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Sosial Unand (2003—2004). 

    Dia termasuk pendiri dan Sekjen Unit Kegiatan Mahasiswa Pengenalan Hukum dan Politik Unand (2003—2004), Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Unand (2005—2006), Menteri Dalam Negeri BEM KM (2006—2007). HIngga dia dinobatkan sebagai Bintang Aktivis Kampus saat wisuda sarjana pada 2007. 

    Sejumlah posisi strategis pada beberapa organisasi tingkat Sumatera Barat pernah didudukinya. Antara lain Wakil Sekretaris Forum Komunikasi Mahasiswa Kekaryaaan Sumbar (2011—2017), Wakil Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumbar (2011—2014) dan Anggota Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Sumbar (2014—2017). 

     Ia pernah menjadi Ketua Depertemen Hubungan Media Massa BPD HIPMI Sumbar (2011—2014), Ketua Bidang Koperasi dan UMKM BPD HIPMI Sumbar (2014—2017), Ketua Bidang Perdagangan, Perindustrian dan ESDM BPD HIPMI Sumbar (2017—2020), dan Dewan Pembina BPD HIPMI Sumbar (2021—2024). 

    Beberapa jabatan di KADIN Sumatera Barat pernah dipegangnya. Ketua Komite Tetap Pengembangan Koperasi Kadin Sumbar (2017—2022) dan Wakil Ketua Umum Kadin Sumbar Bidang Sosial dan Kebencanaan (2022—2027). Dia juga pernah jadi Pengurus LKKS Sumbar Bidang Pendidikan dan Pelatihan (2016—2021), Ketua Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga KONI Sumbar (2017—2021), Wakil Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah Sumbar (2018—2021), Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni Ilmu Politik Unand (2019—2023 dan 2024-2029). (zul)

    Perumda Air Minum Kota Padang Lakukan Pengurasan Tangki, Distribusi Air Terhenti

    Padang - Perumda Air Minum Kota Padang terus berupaya menjaga kualitas yang akan didistribusikan kepada pelanggan. Untuk itu, Perumda melakukan pengurasan reservoir utara dan pengerjaannya dilaksanakan Sabtu 21 Februari 2026 pukul 09.00 WIB. 

    Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan, “Pembersihan rutin ini memastikan suplai air tetap sehat, mencegah kontaminasi, serta menjaga kinerja infrastruktur optimal selama penyaluran air bersih,” ujarnya Jumat (20/2).

    Dikatakannya, pengurasan itu dilaksanakan untuk membuang endapan dasar tangki reservoair air. Tentu saja pengerjaan ini berdampak terhadap distribusi air untuk sementara waktu. Pelanggan terdampak meliputi Tabing, Linggarjati, Asrama  Haji, Dadok Tungguh Hitam, Siteba, Lubukbuaya, RSUD, Rumah Sakit Baiturahmah, Padangsarai, Lp Anakair dan sekitarnya.

    "Kita berharap pelanggan bisa memahami pentingnya pengurasan air ini. Perumda Air Minum hanya ingin memastikan kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan jernih, layak dikonsumsi serta sehat," ungkapnya.

    Pelanggan diberi ahu lewat media social Perumda Air Minum Kota Padang. Pelanggan juga diedukasi untuk selalu menampung air sebagai cadangan agar aktivitas sehari-hari perti mandi, cuci, kakus tetap lancer. Meski distribusi air terganggu, apakah karena pengurasan rutin tersebut atau hal-hal lain di liuar perkiraan kita.  

    Ditegaskan Adhie, pekerjaan yang dilakukan oleh tim teknis mereka, kata Adhie, juga sekaligus dalam rangka perawatan rutin. Perumda Air Minum beruaya melakukan Tindakan pencegahan kerusakan instalasi yang pastinya berpotensi mengganggu distribusi air.

    “Ini bentuk tanggung jawab PDAM dalam memberikan layanan air bersih yang bersih, aman, dan berkelanjutan kepada masyarakat. Pengurasan ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) untuk memastikan fungsi penampungan air berjalan optimal,” ujarnya. (zul)


    Pemko Akan Akselerasi Realisasi Visi Misi dan Progul

    Padang - Kota Padang di bwah kepemimpinan Fadly Amran dan Maigus Nasir akan mepucayakan akselerasi visi misi dan program unggulan (Progul) mereka. Sisa empat tahun akan diupayakan semaksimal mungkin pencapaian itu. Hal itu disampaikan Fadly Amran dalam Rekleksi Satu Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Padang, Jumat 20 Februari 2026 di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan Padang.

     

    Dikatakan Fadly, sejumlah program prioritas telah mulai direalisasikan sepanjang tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Maigus Nasir. Terlihat pada penguatan infrastruktur peningkatan mutu pelayanan publik serta mengembangan ekomomi masyarakat.


    Selain itu, Pemko Padang juga harus fokus pada pemulihan pascabencana hidrometeorologi ang melanda kota pada akhir November 2025. Namun semua itu tidak akan melupakan upaya pembangunan menuju visi besar Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar yang berlandaskan nilai agama dan budaya. 

     

    "Setahun ini adalah fondasi awal, Kami berupaya menjalankan program prioritas secara bertahap dan terukur agar arah pembangunan semakin jelas dan berdampak bagi masyarakat," ujarnya.  

     

    Fadly juga meminta semua stakeholder di Kota Padang mengambil peran dalam memajukan kota ini. "Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi adalah kunci agar Padang semakin maju dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Mari kita tetap satu tujuan untuk kejayaan Kota Padang,” katanya.

     

    Maigus Nasir, menyebut refleksi satu tahun kepemimpinan bukan hanya untuk memaparkan capaian, tetapi juga sebagai bahan evaluasi agar kinerja pemerintahan ke depan semakin optimal.

     

    Ia menambahkan, dalam empat tahun sisa masa jabatan, pemerintah daerah akan terus mengakselerasi realisasi visi-misi serta sembilan Program Unggulan (Progul) sebagai instrumen percepatan pembangunan.

     

    “Kami berkomitmen memastikan setiap program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kota Padang,” tegas Maigus. (*)

    Adu Argumen Soal Parkir Berujung Pelemparan Batu di Pantai Padang, Ketua DPRD Padang, Muharlion Minta Penertiban Juru Parkir


    Padang- Insiden dugaan pelemparan batu terhadap kendaraan pengunjung terjadi di kawasan Pantai Padang, Jumat (20/2/2026). Peristiwa tersebut dipicu adu argumen antara seorang pengunjung dengan oknum juru parkir saat singgah di tepi pantai.

    Pengunjung bernama Sisca (46) mengaku mobilnya dilempari batu berukuran cukup besar setelah terjadi perdebatan terkait penarikan retribusi parkir. Kejadian itu berlangsung tidak jauh dari posko (Satpol PP) di kawasan itu.

    Sisca menuturkan, awalnya ia hanya berhenti sejenak di pinggir pantai untuk menikmati pemandangan laut bersama anaknya. Setelah turun sebentar, ia kembali masuk ke dalam mobil dan membalas pesan di telepon genggamnya.

    “Saya hanya berhenti sebentar karena anak minta lihat laut, lalu membalas pesan di HP. Tiba-tiba didatangi juru parkir dan diminta bayar. Saya jelaskan cuma singgah sebentar, bukan parkir. Tapi terjadi adu argumen dan saya diminta segera pergi,” ujarnya.

    Menurutnya, juru parkir berdalih bahwa pungutan tetap dilakukan karena ada kewajiban setor ke (Dishub). Setelah percakapan itu berakhir, Sisca mengaku tetap berada di dalam mobil untuk menyelesaikan aktivitasnya.

    Tak lama kemudian, sebuah batu dilempar ke arah mobilnya. Ia mengaku terkejut, sementara anaknya mengalami ketakutan akibat insiden tersebut.

    Merasa terancam, Sisca mendatangi posko Satpol PP terdekat untuk meminta bantuan. Salah seorang petugas Satpol PP di lokasi menyatakan bahwa alasan yang disampaikan oknum juru parkir tersebut tidak tepat dan mengada-ada.

    Petugas juga menegaskan, kehadiran Satpol PP di kawasan wisata itu bertujuan menjaga ketertiban serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan bagi masyarakat dan wisatawan.

    Sisca menekankan bahwa dirinya tidak mempersoalkan kewajiban membayar parkir. Namun, ia menilai aturan harus disosialisasikan secara jelas tanpa disertai tindakan intimidatif.

    “Saya bukan tidak mau bayar. Saya sering bayar parkir, bahkan kadang lebih. Tapi kalau hanya berhenti sebentar di dalam mobil untuk membalas pesan, apakah itu langsung dianggap parkir? Yang saya harapkan aturan jelas dan tidak ada kekerasan,” katanya.

    Ia juga menyayangkan adanya ucapan bernada menyinggung yang dilontarkan oknum tersebut, serta aksi pelemparan batu yang dinilai mencederai rasa aman pengunjung kawasan wisata.

    Menanggapi kejadian itu, Ketua DPRD Kota Padang, , menegaskan bahwa tindakan kekerasan di kawasan wisata tidak dapat dibenarkan dan harus segera ditertibkan.

    “Hal seperti itu tidak bisa dibiarkan. Harus ada penertiban. Untuk biaya parkir memang ada penyetoran ke Dishub, tetapi ada aturan dalam memungut parkir,” tegasnya.

    Muharlion menilai, tindakan anarkis seperti pelemparan batu terhadap kendaraan pengunjung sangat tidak etis dan berpotensi menimbulkan rasa takut bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana Pantai Padang.

    “Kalau sampai terjadi pelemparan batu, ini bisa membuat orang enggan datang. Citra kawasan wisata juga bisa terdampak,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Dishub Kota Padang hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut.

    Masyarakat berharap pengawasan terhadap aktivitas parkir di kawasan wisata diperketat agar keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga. (putra)

    Satu Tahun Kepemimpinan Fadli-Maigus, Perkuat Sinergi di Acara Buka Bersama

    Padang - Pemerintah Kota Padang gelar Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Padang di gedung Youth Centre Bagindo Aziz Chan, Jumat 20 Februai 2026.  Ratusan orang  hadiar dalam acara yang tutup dengan buka bersama itu.

     

    Pj. Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan acara bertema Satu Tahun Kepemimpinan, Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang merupakan momentum untuk menguatkan komitmen dalam. "Ini adalah momentum untuk mewujudkan pembangunan Kota Padang yang unggul dan berkelanjutan," tegasnya. 

     

    Raju mengatakan acara itu dihadiri berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Dalam kegiatan ini pemimpin Kota Padang ingin lebih dekat dengan warganya. Mereka ingin mendengarkan aspirasi masyarakat. Keduanya, Fadli dan Maigus berkesempatan memaparkan apa saja yang telah dilakukan sesuai visi dan misi pasangan tersebut. Masyarakat yang hadir diberi waktu untuk menyampaikan pendapat dan harapannya. 

     

    "Kita ingin acara ini menjadikan pertemuan ini hangat dengan diskusi membangun untuk kemajuan kota yang kita cintai. Makanya acara ini diselaraskan dengan buka bersama untuk menambah suasana kekeluargaan," pungkasnya. (zul)

    SUMBARKINI

    Merupakan situs yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2