Jangan Asal Menjawab Ujian Hidup
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
“Dan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”(QS. Al-Baqarah: 155)
Orang beriman tahu bahwa hidup ini adalah ujian. Kita juga tahu jawabannya: ketika mendapat nikmat, bersyukur; ketika mendapat musibah, bersabar.
Anehnya, ketika ujian di sekolah kita serius mencari jawaban yang benar karena takut gagal. Tetapi ketika Allah menguji kehidupan, terkadang kita justru menjawabnya dengan cara yang salah.
Ada yang menghancurkan rumah tangga karena tidak sabar menghadapi ujian. Ada yang kehilangan harapan, bahkan mengakhiri hidup, karena merasa tidak sanggup menghadapi beratnya kehidupan.
Padahal setiap orang mempunyai lembar ujian yang berbeda. Ada yang sehati tetapi tidak serumah, karena pekerjaan memisahkan jarak. Ada pula yang serumah tetapi tidak sehati, bahkan komunikasi suami-istri harus melalui anak.
Kalau ujian di dunia saja kita takut salah menjawab, maka lebih seriuslah menjawab ujian yang menentukan kehidupan akhirat. Jawablah nikmat dengan syukur, musibah dengan sabar, kesalahan dengan tobat, dan semua keadaan dengan ketaatan kepada Allah.
Ya Allah, berikan kami kesabaran dan petunjuk agar mampu menjawab setiap ujian kehidupan dengan benar, dan jangan jadikan ujian dunia sebagai sebab kegagalan kami di akhirat.
