• Breaking News

    HKB 2018, Bersiap untuk Selamat Saat Bencana

    PADANG (sumbarkini.com) – Pemahaman dan kesadaran semua orang terhadap karakteristik bencana dan resikonya sangat diperlukan untuk meminimalisir dampak bencana. Peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana memerlukan simulasi bencana secara teratur. Akan lebih baik lagi jika mampu menjadikan kesiapsiagaan sebagai budaya.

    “Dalam menghadapi bencana, kita harus siap untuk selamat,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang Edi Hasymi di ruangan PPID Pemko Padang, Selasa 17 April 2018. 

    Hal itu diungkapkannya dalam persiapan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang akan dilaksanakan pada 26 April bulan ini.

    Lebih lanjut dia mengatakan momen Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun ini bertujuan untuk membangun kapasitas dan kapabilitas semua pihak terkait kesiapsiagaan. Jadi, siaga bencana harus dimulai dari diri sendiri, keluarga dan komunitas.

    Berdasarkan hasil survey Great Hansin Earthquake 1995 di Jepang, 35% korban yang selamat dari bencana gempa diselamatkan oleh diri sendiri, 31% diselamatkan anggota keluarga, 28,1% oleh teman atau tetangga, 2,6% oleh orang lewat, 1,7% oleh Tim SAR, dan sebesar 0,9% oleh yang lainnya.

    Untuk itu, pada HKB 2018 digelar simulasi evakuasi mandiri serentak se-Kota Padang pada 26 April 2018, pukul 10.00 WIB di kantor masing-masing instansi, seperti sekolah, kampus, rumah sakit, kantor pemerintah, dan lokasi dimana masyarakat berada. Selain itu, juga diadakan uji sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan keluarga.
    Peserta HKB 2018 ditargetkan berjumlah 100 ribu peserta, dengan melibatkan TNI, Polri, serta fasilitator dari BASARNAS, BPBD, FKSB, RAPI, TAGANA, SENKOM, KSB, ORARI, KOGAMI, Jemari Sakato, Rumah Zakat Sumbar, DRRI, FPRB, Dompet Dhuafa, SCB, DRRI, RBR, KOSBEMA, ACT, HET RP2B, dan penggiat kesiapsiagaan bencana lainnya. (z4l)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...