Header Ads

  • Breaking News

    Geliat Pembangunan Infrastruktur Dharmasraya: Enam Ruas Jalan Strategis Segera Diaspal pada September 2026

    DHARMASRAYA (SUMBARKINI.COM)— Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memacu akselerasi pembangunan infrastruktur daerah. Sebagai langkah konkret, Pemkab Dharmasraya merencanakan eksekusi pengaspalan enam ruas jalan strategis di berbagai wilayah pada bulan September 2026, yang sepenuhnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


    Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Zakirman, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Willy Kurniawan, pada Senin (7/9/2026), mengungkapkan bahwa pengerjaan jalan ini merupakan bagian esensial dari program besar peningkatan infrastruktur jalan daerah yang terintegrasi.

    “Rencana pengaspalan pada September ini mencakup enam titik ruas prioritas, yakni rute Lagan Jaya–Sipangkur, Pulau Punjung–Lubuk Bulang, RSUD Lama Sungai Dareh segmen satu, Sungai Limau–Batu Kangkung, Pulau Punjung–Kampung Surau, serta Lingkar Puskesmas Sungai Rumbai Timur,” papar Willy.

    Pekerjaan perbaikan jalan di enam ruas tersebut seluruhnya mengandalkan pos APBD Kabupaten Dharmasraya. Hal ini, menurut Willy, merepresentasikan komitmen teguh dari pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan infrastruktur dasar publik, demi memastikan peningkatan kemantapan jalan dan menyajikan akses transportasi yang nyaman serta representatif bagi mobilitas harian warga.


    Komitmen Pembangunan di Tengah Pengetatan Fiskal

    Tantangan ekonomi dan efisiensi anggaran tidak lantas memadamkan semangat pembangunan di Dharmasraya. Di tengah kebijakan pengetatan alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD), Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, telah berulangkali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar di tengah berbagai keterbatasan anggaran yang ada [cite: 1.2.3].

    “Bupati terus memberikan instruksi agar denyut pembangunan infrastruktur tidak melambat walau kondisi fiskal daerah cukup menantang. Selain mengoptimalkan kemampuan murni APBD, kami juga didorong untuk terus berinovasi mencari dukungan dari sumber pembiayaan pembangunan lainnya yang strategis,” jelas Willy.

    Sebagai bukti masifnya akselerasi pembangunan tahun ini, sepanjang 2026 Kabupaten Dharmasraya juga tercatat tengah menggenjot pengerjaan infrastruktur lain dengan sokongan dana mencapai sekitar Rp63,6 miliar [cite: 1.1.2]. Alokasi dana bernilai fantastis tersebut ditujukan tidak hanya untuk menggarap empat ruas jalan, namun juga dialirkan oleh Dinas PUPR untuk merampungkan tiga proyek jembatan vital, yaitu Jembatan Batang Mimpi, Jembatan Sungai Pinang, dan Jembatan Sungai Duo [cite: 1.1.3].


    Strategi Pembiayaan Inovatif Melalui Sinergi CSR

    Selain bertumpu pada APBD dan APBN, Pemkab Dharmasraya sukses merumuskan strategi taktis dengan menggandeng dunia usaha untuk memperluas landasan sumber daya pembangunan. Bupati Annisa Suci Ramadhani berhasil menerapkan skema pembiayaan inovatif yang cemerlang guna mempercepat pembangunan infrastruktur daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang membelenggu [cite: 1.3.2].

    Melalui sinergi lintas sektor yang harmonis tersebut, Pemkab Dharmasraya telah berhasil menghimpun dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp31,55 miliar. Dukungan CSR tersebut secara spesifik diarahkan untuk mendukung berbagai agenda krusial perbaikan dan pembangunan jalan raya di wilayah Dharmasraya [cite: 1.3.3]. Skema kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah ini menjadi pilar percontohan agar percepatan pembangunan infrastruktur dapat segera dieksekusi tanpa harus bergantung sepenuhnya secara eksklusif pada kas keuangan daerah [cite: 1.3.1].

    Namun demikian, Willy memberikan penegasan akhir bahwa meskipun suntikan dana CSR sangat berperan besar dalam menyokong visi daerah, khusus untuk program pengerjaan pengaspalan enam ruas jalan prioritas yang digulirkan pada bulan September ini tetap murni menggunakan alokasi sepenuhnya dari APBD Dharmasraya.

    Secara keseluruhan, penanganan infrastruktur jalan di penjuru kabupaten ini terus dikerjakan secara cermat dan bertahap dengan kalkulasi matang terkait kelayakan ruas, mendesaknya kebutuhan warga, serta sinkronisasi dengan ketersediaan anggaran daerah. Peningkatan mutu jalan ini diproyeksikan akan membawa multiplier effect (efek ganda) yang sangat positif—mulai dari memperlancar mobilitas warga, mengakselerasi rantai pasok distribusi komoditas pertanian dan perkebunan, hingga mendorong laju aktivitas ekonomi kerakyatan seraya memperkokoh sabuk konektivitas antarwilayah di Kabupaten Dharmasraya. (Febri)

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad