Tari Pasambahan Sambut Kapolda Baru, Irjen Jawari Memulai Langkah di Sumbar
PADANG, SUMBARKINI.COM — Nuansa adat Minangkabau mengiringi langkah awal Irjen Pol Drs. Jawari, S.H., M.H. dalam menjalankan amanah sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Setibanya di Markas Polda Sumbar, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 09.55 WIB, Irjen Pol Jawari bersama istri disambut dengan Tari Pasambahan, sebuah tradisi Minangkabau yang sarat makna penghormatan kepada tamu dan pemimpin yang datang.
Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan jajar kehormatan personel Polda Sumbar. Suasana berlangsung khidmat, menandai dimulainya rangkaian pergantian kepemimpinan di tubuh kepolisian daerah.
Penyambutan itu turut dihadiri Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. beserta istri, Wakapolda Sumbar beserta istri, Irwasda, para Pejabat Utama Polda Sumbar beserta istri, serta personel Polda Sumatera Barat.
Sekitar pukul 10.10 WIB, usai prosesi penyambutan, Irjen Pol Jawari memasuki gedung utama Mapolda Sumbar untuk melanjutkan agenda kedinasan.
Bukan Sekadar Seremoni
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr. mengatakan, welcome parade merupakan tradisi organisasi Polri yang dilakukan untuk menyambut pimpinan baru yang akan menjalankan tugas di satuan kewilayahan.
Namun, menurutnya, prosesi tersebut memiliki makna lebih luas dibanding sekadar acara seremonial.
Penyambutan menjadi simbol penghormatan institusi sekaligus gambaran kesiapan jajaran dalam menyambut kesinambungan kepemimpinan di Polda Sumbar.
“Momentum penyambutan ini menjadi bagian dari tradisi institusi sekaligus wujud penghormatan kepada pimpinan yang akan melanjutkan tugas dan pengabdian di Polda Sumatera Barat,” ujar Susmelawati.
Di balik prosesi yang berlangsung singkat tersebut, terselip pesan tentang kesiapan organisasi. Kapolda baru tidak hanya datang untuk memimpin institusi, tetapi juga membawa tanggung jawab menjaga keamanan, memberikan pelayanan, serta merawat kepercayaan masyarakat.
Polda Sumbar menyatakan seluruh jajaran siap mendukung kepemimpinan Irjen Pol Jawari dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Menanti Arah Kepemimpinan Baru
Pergantian pimpinan di tingkat Polda selalu menjadi momentum penting bagi sebuah institusi. Ada kesinambungan program yang harus dijaga, namun di saat bersamaan terdapat tantangan baru yang menuntut respons dan kebijakan yang tepat.
Di Sumatera Barat, tugas tersebut bersentuhan langsung dengan beragam dinamika masyarakat—mulai dari persoalan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum, pelayanan publik, hingga kebutuhan membangun komunikasi yang semakin dekat antara polisi dan masyarakat.
Karena itu, dukungan internal menjadi salah satu modal penting bagi Kapolda baru untuk menerjemahkan visi kepemimpinannya ke dalam kerja nyata.
Polda Sumbar juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.
Harapannya, kesinambungan kepemimpinan tidak berhenti pada pergantian jabatan, tetapi berlanjut menjadi penguatan soliditas dan pelayanan yang semakin dirasakan masyarakat.
Kini, setelah Tari Pasambahan membuka pintu penyambutan, perjalanan kepemimpinan Irjen Pol Jawari di Ranah Minang resmi memasuki babak baru.
Masyarakat tentu akan menanti bagaimana arah kepemimpinan tersebut diterjemahkan dalam kerja nyata Polda Sumbar ke depan. (Zul)
