• Breaking News

    Dibuka Wabup, Kepala Sekolah SMP dan SMA Sederajat di Sijunjung Ikuti Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB) gelar sosialisasi kesehatan reproduksi remaja bagi siswa SLTP dan SLTA di daerah tersebut pada Senin 24 Agustus 2020.

    Kegiatan yang diikuti oleh Kepala Sekolah SMP dan SMA sederajat se Kabupaten Sijunjung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Muaro ini dibuka Wakil Bupati Sijunjung, H. Arrival Boy SH serta dihadiri Asisten I Setdakab, Yenuarita, SH.MHum, Kepala OPD, Kasi Humas Djonedi Deyusa Putra Ilham, ST, S.Si. M.I.Kom dan undangan lainnya.

    Wakil Bupati Sijunjung H Arrival Boy dikesempatan itu menyebutkan bahwa,  menjaga kesehatan reproduksi adalah hal yang sangat penting, terutama pada remaja.

    "Masa remaja adalah waktu terbaik untuk membangun kebiasaan berprilaku baik dan akan menjadi aset dalam jangka panjang. Dalam hal itu peran orangtua dan guru merupakan satu hal yang penting dalam edukasi seksual pada remaja saat ini",ujarnya.

    Wabup juga berharap kepada remaja di Kabupaten Sijunjung melalui guru dan orang tua agar mampu berbuat lebih bertanggung jawab, terutama mengenai proses reproduksi, dan dapat berpikir ulang sebelum melakukan hal yang dapat merugikan "apalagi saat ini masih belum banyak orang yang peduli terhadap resiko-resiko yang bisa menyerang remaja seperti salah pergaulan", jelas Wabup Arrival Boy.

    Sementara itu, Kepala Dinas Dalduk-KB Rina Defita Eka Putri mengatakan, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan informasi kepada para remaja untuk merencanakan pelayanan kesehatan remaja yang lebih baik karena saat ini maraknya kenakalan remaja.

    “Hasil Penelitian BKKBN Dr. Teguh Widodo menujukkan pengetahuan remaja terhadap masa subur masih rendah (2,5%) namun mereka tahu (63%) bahwa hubungan seksual dapat menyebabkan kehamilan. Informasi tentang kesehatan reproduksi yang didapat remaja kebanyakan dari media elekronik dan petugas kesehatan (82%),” terangnya.

    Dikatakan Rina, sebelumnya, Pemkab juga sudah melakukan kegiatan penyuluhan dan kegiatan Generasi Berencana (Genre). (hms Kominfo/Andri)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...

    Pendidikan

    5/pendidikan/feat2