Jangan Sembunyikan Nikmat Allah
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
“(Yaitu) orang-orang yang kikir, menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia yang telah Allah berikan kepada mereka.”(QS. An-Nisa’: 37)
Harta, ilmu, kepandaian, pengalaman, dan ide yang kita miliki bukan semata-mata karena kehebatan kita. Allah yang memudahkan kita mendapatkannya. Semuanya adalah nikmat sekaligus amanah.
Karena itu, jangan hanya pandai mengumpulkan tetapi tidak mau berbagi. Punya harta, bantulah. Punya ilmu, ajarkanlah. Punya pengalaman, bagikanlah. Punya ide dan kemampuan, gunakanlah untuk membantu orang lain.
Lebih buruk lagi, seseorang bukan hanya tidak mau berbagi, tetapi ketika orang lain diajak berbagi, dia justru menghalangi dan mengajak orang lain ikut kikir. Inilah yang diperingatkan dalam ayat: mereka kikir dan menyuruh orang lain berbuat kikir.
Allah memperingatkan sikap menyembunyikan karunia dan mengingkari nikmat yang Allah berikan. Maka jangan sampai nikmat yang seharusnya menjadi jalan pahala justru menjadi sebab kerugian kita.
Rasulullah ï·º bersabda, “Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim)
Jangan sembunyikan nikmat Allah. Berbagilah dengan harta, ilmu, pengalaman, ide, tenaga, dan kemampuan. Apa yang Allah titipkan kepada kita, jadikan jalan untuk memberi manfaat kepada orang lain.
Ya Allah, jadikan kami hamba yang bersyukur, jauhkan kami dari kekikiran, dan jadikan setiap nikmat yang Allah berikan kepada kami bermanfaat bagi banyak orang.
