Header Ads

  • Breaking News

    Rektor UNES Prof. Dr. Sufyarma Marsidin Teken MoU Double Degree dengan University MWIP di Kuala Lumpur


    KUALA LUMPUR (SUMBARKIN.COM) – Universitas Ekasakti (UNES) terus memperluas langkah menuju panggung pendidikan internasional. Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd, secara langsung menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rektor University MWIP di Kuala Lumpur, Malaysia, dalam rangka pengembangan kerja sama akademik, termasuk program Double Degree.

    Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen UNES dalam memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman pendidikan lintas negara.

    MoU ini tidak hanya menjadi simbol hubungan kelembagaan antara dua perguruan tinggi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi strategis dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas akademik, pertukaran pengalaman, serta peluang pelaksanaan program Double Degree bagi mahasiswa.

    Sebagai pimpinan tertinggi Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd menjalankan fungsi strategis dalam membangun arah pengembangan institusi, memperluas kerja sama, serta memastikan UNES mampu beradaptasi dengan dinamika pendidikan global.

    Menurut Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd, kerja sama internasional merupakan bagian penting dari upaya perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

    “Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis Universitas Ekasakti untuk memperluas jaringan kerja sama internasional. Sebagai perguruan tinggi, kami memiliki tanggung jawab untuk terus membuka peluang bagi mahasiswa dan civitas akademika agar memperoleh akses terhadap pendidikan yang lebih luas, pengalaman internasional, serta kompetensi yang mampu menjawab tantangan global,” ujar Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd.

    Ia menegaskan, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan dalam program-program nyata yang memberikan manfaat langsung.

    “MoU ini harus menjadi pintu masuk bagi implementasi kerja sama yang konkret. Kami berharap program Double Degree dan berbagai bentuk kolaborasi akademik lainnya dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa UNES, dosen, maupun institusi secara keseluruhan,” tegasnya.

    Dikatakannya program Double Degree menjadi salah satu bagian penting dalam kerja sama tersebut. Melalui program ini, mahasiswa berpeluang memperoleh pengalaman akademik dari dua institusi pendidikan sekaligus sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang nantinya disepakati kedua perguruan tinggi.

    Lebih dari sekadar mengejar gelar akademik, pengalaman belajar lintas negara juga diyakini mampu membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan luas, kemampuan beradaptasi, jejaring internasional, serta kesiapan menghadapi persaingan dunia kerja.

    Di tengah perubahan dunia yang berlangsung begitu cepat, perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi dan berkompetisi dalam lingkungan global.

    Karena itu, langkah UNES menjalin kerja sama dengan University MWIP di Kuala Lumpur menjadi bagian dari ikhtiar membangun masa depan pendidikan yang lebih terbuka.

    Dari Sumatera Barat Menuju Dunia

    Penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi pesan penting bahwa kampus di daerah memiliki kesempatan yang sama untuk membangun jaringan dan reputasi di tingkat internasional.

    Mahasiswa Sumatera Barat tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perkembangan global. Mereka harus diberi ruang, akses dan kesempatan untuk tampil serta membuktikan kemampuan di tingkat yang lebih luas.

    Bagi Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd, internasionalisasi pendidikan bukan sekadar membangun hubungan dengan perguruan tinggi luar negeri, melainkan bagian dari transformasi untuk meningkatkan mutu dan daya saing institusi.

    “Kami ingin Universitas Ekasakti terus berkembang dan mengambil peran dalam ekosistem pendidikan global. Yang paling penting adalah bagaimana kerja sama ini nantinya benar-benar memberi manfaat bagi mahasiswa dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” katanya.

    Sebuah penandatanganan mungkin hanya berlangsung dalam hitungan menit. Namun di balik tinta yang dibubuhkan di Kuala Lumpur itu, tersimpan harapan panjang bagi masa depan generasi muda.

    Dari ruang pertemuan di Malaysia, sebuah jembatan baru sedang dibangun. Jembatan yang menghubungkan mahasiswa dengan dunia yang lebih luas. Jembatan yang membuka peluang agar mimpi tidak lagi dibatasi oleh jarak dan batas negara.

    Dan bagi Universitas Ekasakti, MoU tersebut menjadi satu langkah penting dalam perjalanan panjang menuju kampus yang semakin terbuka, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi global. (Zul)

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad