Semakin Dekat ke Tempat Pulang
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.” (QS. Ali ‘Imran: 185)
Di sela-sela awan, Kota Padang mulai terlihat. Rumah-rumah, jalan raya, gedung-gedung, dan masjid tampak dari ketinggian.
Dari atas sini, kita diingatkan betapa kecilnya diri kita.
Di bawah sana, kehidupan terus berjalan. Ada yang sibuk bekerja, berdagang, mencari rezeki, mengurus keluarga, dan mengejar berbagai keinginan.
Pesawat perlahan turun, membawa kita semakin dekat ke tempat pulang.
Begitu pula perjalanan umur kita. Setiap hari yang berlalu, sesungguhnya semakin mendekatkan kita kepada saat kembali kepada Allah.
Kita tahu kapan pesawat akan mendarat, tetapi tidak seorang pun tahu kapan perjalanan hidupnya akan berakhir.
Masjid yang terlihat dari ketinggian mengingatkan hati bahwa ke mana pun kita pergi, sesibuk apa pun urusan kita, jangan tinggalkan salat dan jangan lupakan Allah.
Kita boleh pergi jauh mencari rezeki, menuntut ilmu, berobat, atau mengurus berbagai keperluan dunia. Namun jangan lupa, semua perjalanan di dunia memiliki akhir, dan perjalanan terakhir kita adalah kembali kepada Allah.
Maka, sebelum perjalanan itu berakhir, perbanyaklah bekal berupa iman, ibadah, dan amal saleh.
Jangan hanya sibuk mempersiapkan tempat tinggal di dunia, tetapi lupa mempersiapkan tempat kembali di akhirat.
Ya Allah, selamatkanlah setiap perjalanan kami, izinkan kami kembali berkumpul bersama keluarga, berkahilah sisa umur kami, dan jadikan kami hamba-hamba yang selalu bersyukur serta siap kembali kepada Allah dalam keadaan husnul khatimah.
