Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung Perkuat Kompetensi Guru melalui Bimtek Koding dan Kecerdasan Artifisial
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 September 2026, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung tersebut diikuti oleh 40 orang guru dari 8 kecamatan se-Kabupaten Sijunjung.
Bimbingan teknis dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Puji Basuki, SP., MM. Turut hadir Kabid SD, Ade Primawati, ST., MT., serta Kasi Kurikulum dan Ketenagaan SD, Andi Furnandi, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Puji Basuki menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus diikuti dengan peningkatan kapasitas dan kompetensi guru. Menurutnya, kegiatan bimtek tidak boleh hanya berhenti pada proses pembelajaran selama kegiatan berlangsung, tetapi harus memberikan dampak nyata ketika peserta kembali ke satuan pendidikan masing-masing.
“Saya berharap bapak dan ibu tidak hanya mengikuti kegiatan ini sampai selesai, tetapi ilmu dan pengalaman yang didapat di sini benar-benar dibawa pulang dan diimplementasikan di kecamatan serta sekolah tempat bapak dan ibu mengajar. Apa yang dipelajari hari ini harus bisa memberikan manfaat bagi peserta didik dan juga dapat ditularkan kepada guru-guru lainnya,” ujar Puji Basuki.
Ia juga menekankan bahwa koding dan kecerdasan artifisial merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang perlu disikapi secara positif dan bijaksana oleh dunia pendidikan.
“Teknologi akan terus berkembang. Karena itu, kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Guru harus terus belajar, beradaptasi, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran. Namun, yang paling penting adalah bagaimana teknologi tersebut digunakan secara tepat dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” tambahnya.
Puji Basuki berharap peserta yang mengikuti Bimtek Koding dan KKA Angkatan 1 dapat menjadi penggerak dan agen berbagi pengetahuan di wilayah masing-masing.
“Bapak dan ibu yang hadir di sini adalah perwakilan dari delapan kecamatan. Setelah kembali ke kecamatan masing-masing, saya berharap ilmu yang diperoleh dapat dibagikan kepada rekan-rekan guru lainnya. Dengan begitu, manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh 40 peserta, tetapi dapat berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sijunjung,” ungkapnya.
Bimtek tersebut menghadirkan Rozi Pebrianto, S.Kom. sebagai narasumber. Peserta mendapatkan pembekalan terkait koding dan kecerdasan artifisial, termasuk pemahaman mengenai pemanfaatannya untuk mendukung proses pembelajaran di jenjang sekolah dasar.
Pelaksanaan Bimtek Koding dan KKA Angkatan 1 ini menjadi bagian dari langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang adaptif, kompeten, dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing, sekaligus dibagikan kepada rekan sejawat di kecamatan, sehingga tercipta efek berantai dalam peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia pendidikan dan mendorong terciptanya pembelajaran yang inovatif, kreatif, relevan, dan bermakna bagi peserta didik. (Adek)
