Header Ads

  • Breaking News

    Dinas Pangan dan Perikanan Dharmasraya Gelar Penebaran Benih Ikan dan Penandatanganan Kontrak Kelompok OVOP 2026


    DHARMASRAYA – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendongkrak roda perekonomian sektor perikanan darat, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pangan dan Perikanan resmi menggelar agenda Penebaran Benih Ikan dan Penandatanganan Kontrak Seluruh Kelompok OVOP (One Village One Product) Tahun Anggaran 2026, Sabtu (20/06).

    Kegiatan strategis ini dipusatkan di lokasi Pembudidayaan Ikan Kelompok Berkah Abadi, Jorong Seberang Piruko Timur, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Dharmasraya beserta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, unsur pimpinan kecamatan, wali nagari, serta perwakilan kelompok pembudidaya ikan se-Kabupaten Dharmasraya.


    Program OVOP perikanan tahun ini difokuskan pada optimalisasi komoditas lokal unggulan agar memiliki daya saing tinggi dan keberlanjutan usaha yang matang. Penandatanganan kontrak bersama seluruh kelompok OVOP ini menandai komitmen legal serta mulainya pendampingan teknis intensif yang akan diberikan oleh pemerintah daerah dari sektor hulu hingga hilir.


    Dalam arahannya, Bupati Dharmasraya menekankan pentingnya sinergi dan komitmen nyata dari para kelompok penerima manfaat. “Melalui bantuan benih dan komitmen kontrak kerja ini, pemerintah daerah berharap sektor perikanan darat di

    Dharmasraya dapat tumbuh linier dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat nagari. Kelompok Berkah Abadi dan seluruh kelompok OVOP 2026 harus menjadi motor penggerak ekonomi baru di lingkungan masing-masing,” ujarnya.


    Setelah prosesi penandatanganan kontrak selesai, Bupati bersama Kepala Dinas Pangan dan Perikanan serta tokoh masyarakat setempat melakukan penebaran benih ikan secara simbolis di kolam budidaya. Jenis benih yang disalurkan telah melewati uji kualitas dan disesuaikan dengan karakteristik perairan setempat guna memastikan tingkat kelangsungan hidup (survival rate) ikan yang optimal saat masa panen nanti.


    Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Dharmasraya menambahkan bahwa skema pengawasan program OVOP tahun ini akan berjalan lebih ketat dan terukur. Dinas juga menyiagakan para penyuluh perikanan lapangan (PPL) secara berkala untuk mengawal manajemen pakan, kualitas air, hingga pengelolaan keuangan kelompok demi memastikan sirkulasi usaha berjalan sehat dan mandiri.

    Kegiatan berjalan dengan tertib dan khidmat, kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara jajaran pemerintah daerah dan para pembudidaya untuk menyerap aspirasi serta tantangan riil di lapangan. (Febri Rajomudo

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad