Header Ads

  • Breaking News

    Yang Merusak Kita Seringkali Adalah Perasaan Kita

    Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said


    “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”(QS. Ar-Ra'd: 28)


    Dalam hidup ini, sering kali yang paling menyiksa kita bukanlah kejadian yang menimpa kita, tetapi perasaan kita terhadap kejadian itu. Karena itu Allah memerintahkan kita untuk selalu mengingat-Nya agar hati menjadi tenang.


    Ada orang yang rumahnya dirusak atau kendaraannya digores. Ketika mengetahui pelakunya adalah orang yang mengalami gangguan jiwa, ia tetap kecewa, tetapi mampu memakluminya. Ia tidak membiarkan kebencian menguasai hatinya.


    Seandainya cara pandang seperti ini kita terapkan dalam berbagai ujian kehidupan, hati kita akan lebih tenang. Ketika ada orang menyakiti kita, mungkin ia sedang dikuasai hawa nafsu, kemarahan, atau jauh dari petunjuk Allah. Karena itu kita belajar untuk bersabar dan memaafkan.


    Seorang mukmin meyakini bahwa tidak ada sesuatu pun yang terjadi kecuali dengan izin Allah. Manusia hanyalah sebab, sedangkan Allah Yang Maha Bijaksana yang menakdirkannya terjadi.


    Mari melatih diri untuk menerima segala sesuatu yang Allah izinkan terjadi dalam hidup kita. Boleh sedih, boleh kecewa, tetapi jangan sampai kehilangan kesabaran, akhlak, dan kedekatan dengan Allah.


    Ya Allah, tenangkan hati kami dengan mengingat-Mu, lapangkan dada kami menerima takdir-Mu, dan jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang ridha terhadap ketetapan-Mu.

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad