Header Ads

  • Breaking News

    Kloter 06 Tiba, Dua Jemaah Kepulangannya Tertunda

     

     

    PADANG (SUMBARKINI.COM) - Rintik hujan pada Rabu (10/6/2026) malam,  menjadi saksi kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 06 Debarkasi Padang.

    Meski cuaca kurang bersahabat, jemah tampak tersenyum lega setelah menempuh perjalanan panjang, sementara jemaah lanjut usia mendapat pendampingan khusus dari petugas yang telah bersiaga sejak sebelum pesawat mendarat.

    Kedatangan jemaah disambut Bupati Agam Beni Warlis, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenhaj Sumbar, Amrizal, serta jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang, serta jajaran Kakan Kemenhaj Agam.

    Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, Amrizal, mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah kembali ke Tanah Air setelah menunaikan rangkaian ibadah haji.

    “Alhamdulillah jemaah Kloter 06 telah tiba kembali di Tanah Air dalam keadaan selamat. Kami bersyukur proses kedatangan berjalan lancar dan jemaah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam kondisi sehat,” ujar Amrizal.

    Berdasarkan data PPIH Debarkasi Padang, Kloter 06 membawa 391 orang yang terdiri dari 308 jemaah asal Kabupaten Agam, 77 jemaah asal Kota Padang Panjang, empat petugas kloter, dan dua Petugas Haji Daerah (PHD).

    Kloter ini juga tercatat memiliki 117 jemaah lanjut usia berusia 65 tahun ke atas, sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih selama perjalanan pulang ke Tanah Air.

    Di balik lancarnya kepulangan Kloter 06, terdapat dua jemaah yang belum dapat kembali bersama rombongan karena alasan kesehatan. Keduanya harus menjalani perawatan di Arab Saudi setelah mengalami gangguan kesehatan menjelang keberangkatan.

    Ketua Kloter 06, Editiawarman, mengatakan kedua jemaah tersebut sebelumnya berada dalam kondisi baik saat meninggalkan hotel menuju Bandara Jeddah. Namun setelah tiba di bandara, kondisi kesehatan mereka menurun sehingga harus dirujuk ke fasilitas kesehatan dan tidak mendapatkan surat keterangan laik terbang.

    “Secara umum proses pemulangan berjalan lancar. Namun kami juga menyayangkan ada dua jemaah yang belum bisa pulang bersama kloter karena harus menjalani perawatan. Kita doakan semoga keduanya segera pulih dan dapat kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat,” kata Editiawarman.

    Dua jemaah yang menunda kepulangan tersebut adalah Syafruddin Sutan Badarun (62 tahun) dan Emma Yuliati (57 tahun), keduanya berasal dari Kota Padang Panjang.

    Meski demikian, Kloter 06 membawa kabar baik karena seluruh jemaah yang berangkat ke Tanah Suci dilaporkan dalam keadaan sehat dan tidak ada jemaah yang wafat selama penyelenggaraan ibadah haji.

    Editiawarman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kloter, tenaga kesehatan, serta jajaran PPIH yang telah mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

    “Alhamdulillah seluruh proses pelayanan berjalan baik. Ini tentu berkat kerja sama semua pihak, mulai dari petugas kloter, tenaga kesehatan, petugas haji daerah, hingga para ketua rombongan dan ketua regu yang selalu mendampingi jemaah,” ujarnya.

    Dengan kedatangan Kloter 06, jumlah jemaah dan petugas Embarkasi Padang yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 2.342 orang. (*)

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad