Maafkan, Maka kesetiaan Akan Datang
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
Dan tidaklah sama kebaikan dan keburukan. Tolaklah (keburukan itu) dengan cara yang lebih baik, maka orang yang ada permusuhan antara kamu dengan dia akan seperti teman yang setia."
(QS. Fussilat: 34)
Allah Maha Mengetahui hati dan tabiat manusia. Karena itu, ketika Allah menunjukkan satu jalan, itulah jalan terbaik yang harus kita ikuti.
Allah mengajarkan bahwa ketika ada orang yang berbuat salah, menyakiti, atau menzalimi kita, lalu kita membalasnya dengan maaf dan kebaikan, maka permusuhan dapat berubah menjadi persahabatan dan kesetiaan.
Pelajaran ini sangat penting dalam rumah tangga. Suami dan istri sama-sama manusia yang tidak luput dari kesalahan. Justru ketika pasangan berbuat salah, di situlah peluang pahala terbuka lebar untuk memaafkan dan tetap berbuat baik.
Jika kepada orang lain yang menyakiti kita, maaf dapat melahirkan kesetiaan, maka kepada pasangan dan keluarga, maaf akan menumbuhkan kasih sayang yang lebih dalam dan hubungan yang lebih kuat.
Ya Allah, lapangkan hati kami untuk memaafkan, hiasi kami dengan kesabaran dan kasih sayang, serta jadikan keluarga kami keluarga yang penuh cinta, kesetiaan, dan keberkahan.
