Silaturahmi dengan Kadis Sosial Sumbar, Pengurus LLI Sampaikan Program Kerja
PADANG (SUMBARKINI.COM) - Ketua lembaga Lanjut Usia (LLI) Sumatera Barat (Sumbar), Dr. H. Ali Asmar, M.Pd, bersilaturahmi ke Dinas Sosial Sumbar, Selasa 30 Juni 2026. Rombongan diterima Kepala Dinas, Drs. H. Syafrizal, MM,
"Tujuan kami kesini salah satunya mengucapkan terima kasih atas fasilitasi Kepala Dinas Sosial saat Musda November 2025. Alhamdulillah sekarang kepengurusan sudah lengkap dan sudah di SK-kan oleh Ketua LLI Pusat, H. Bachtiar Chamsyah Dt Marajo Nan Sati," ujar Ali Asmar.
Ali Asmar mengatakan bahwa sebagai mitra Pemerintah Provinsi Sumbar, yang leading sector-nya Dinas Sosial Sumbar, tentu saja dia dan pengurus terpilih melaporkan hal ini dan mengharapkan dukungan dari kepala dinas agar pada kesempatan pertama audiensi dengan Gubernur, H. Mahyeldi Ansharullah, Dt. Marajo, S.P, MIM terkait pengesahan kepengurusan LLI.
"Kami juga berharap agar Pak Kadis bisa juga menyampaikan program-program kerja LLI Sumbar sehingga Pak Gubernur bersedia mendukung dan ikut memfasilitasi kesuksesan pelaksanaan program tersebut," harap Ali Asmar.
Ditegaskan oleh Ali Asmar, pihaknya memahami situasi dan kondisi terkini dimana Pemerintah Provinsi Sumbar sedikit dipusingkan oleh efisiensi anggaran. LLI optimis dengan rekomendasi dan fasilitasi dari Pemerintah Provinsi akan sangat membantu keberhasilan pelaksanaan program terebut.
![]() |
| Foto bersama usai silaturahmi. |
Ali Asmar pun mengungkapkan, sesegeranya akan dilakukan pengukuhan kepengurusan setelah SK Pengurus LLI Sumbar Periode 2025-2030 mendapat pengesahan dari Gubernur Sumbar. LLI juga saat in tengah mengupoayakan sekretariat yang cukup representatif guna mendukung jalannya roda organisasi dan suksesnya pelaksanaan program kerja, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Ditambahkan oleh Sekretaris LLI Sumbar, Dra. Hj. Indarefis, kolaborasi dinas, Baznas bersama LLI diyakini bisa menggembirakan lansia Sumbar di daerah bencana. Rencananya akan disejalankan dengan pengukuhan nantinya. LLI Sumbar juga tengah mempersiapkan bentuk kepedulian kepada lansia di Kampung Guo Kecamatan Kuranji.
"Kita tengah mengupayakan agar para lansia yang terkena bencana galodo di sana berupa sembako dan pendamping lainnya kepada lansia di sana. Ada sekitar 40 lansia yang kehilangan rumah dan hancurnya lahan pertanian mereka. Sudah selayaknya kita membantu para lansia tersebutt," ungkapnya.
Tak lupa Indarefis mengucapkan selamat memasuki masa pensiun kepada Kabid Rehsos Dinas Sosial Sumbar Heni Yunida, S.E. Heni purna tugas mulai 1 Juli 2026. "Terima kasih atas bantuan dan kerjasama selama mengampu bidang rehabilitasi sosial. Semoga berkah dan tetaplah berkegiatan, LLI siap menerima kiprah nyata adinda," tegasnya.
LLI Luar Biasa
Kepala Dinas Sosial Sumbar. Drs. H. Syaifullah, M.M menyebutkan kehadiran Lembaga Lanjut Usia merupakan hal yang luar biasa. Kadang kita sangat perhatian dengan mendukung kegiatan generasi muda, sehingga lansia terlupakan.
Padahal lansia itu butuh perhatian khusus untuk menghadapi hari esok yang sangat penting. "Jangan sampai, selama ini dia bagus namun setelah jadi lansia mereka gagal menghadapi hari yang sebenarnya. Hari akhirat itu," ungkap Syaifullah.
Disebutkan oleh Syaifullah, jika diteliti lebih jauh, maka akan ditemukan fakta betapa banyak lansia yang perlu perhatian kita bersama. Jika diharapkan kepada permerintah semata, hanya mampu menampung sekitar 150 lansia di dua panti werdha, yakni di Sicincin dan Batusangkar. Juga ada beberapa panti milik masyarakat yang juga daya tampungnya terbatas.
Untuk itu, keberadaan lembaga seperti LLI ini sangat diperlukan. Dinas akan coba memberikan dukungan dan fasilitas terhadap kegiatan LLI Sumbar sesuai kondisi kita saat ini. Kemungkinan akan difasilitasi kegiatannya, memfasilitasi rapat-rapat yang mereka lakukan, memberikan dukungan pengajuan dukungan dana kepada Baznas, CSR, kelompok charity dan lainnya.
Sementara, untuk kegiatan pemberdayaan bisa dikerjasamakan dengan banyak pihak. Bisa dengan melibatkan perantau Minang juga. "Nanti kita lihat apa penguatan yang kita lakukan sesuai kondisi anggaran yang ada di dinas," ujarnya.
Perlu Digagas Pesantren Lansia
Kita berharap OPD-OPD di pemerintahan baik provinsi, kabupaten dan kota dan swasta memberikan porsi cukup kepada lansia ini. Sehingga banyak kegiatan yang ramah lansia, termasuk membangun gedung atau fasilitas yang ramah lansia.
Begitu juga dengan mitigasi bencana, ada perhatian terhadap keselamatan mereka. Jika perlu kita gagas ada semacam sekolah lansia atau pesantren lansia. Di sana akan terperhatikan keagamaan mereka. Lansia juga nantinya dibekali dengan keterampilan yang membuat mereka merasa masih berharga, masih diperlukan.
"Kita banyak melihat, para lansia umumnya paibo hati. Oleh karena itu perlu upaya membuat mereka bahagia di hari tuanya. Kita akan coba bicarakan ini kepada Pak Gubernur. Karena beliau sangat peduli lansia, terbukti bagaimana perhatian beliau terhadap orang tua beliau," pungkas Syaifullah. (zul)

