Kebenaran Ditegakkan, Silaturahmi Dipertahankan
Oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang paling baik."(QS. An-Nahl: 125)
Menasihati dalam kebenaran adalah kewajiban. Menjaga silaturahmi juga kewajiban. Seorang mukmin tidak boleh meninggalkan salah satunya.
Jangan karena takut hubungan rusak, kita enggan menyampaikan kebenaran. Namun jangan pula karena menyampaikan kebenaran, kita memutus silaturahmi dan menumbuhkan kebencian.
Tugas kita adalah menyampaikan kebenaran dengan hikmah, lemah lembut, dan penuh kasih sayang. Adapun hidayah adalah hak Allah. Jika orang lain belum menerima nasihat kita, jangan sampai hati kita dipenuhi permusuhan.
Rasulullah ï·º tetap menyampaikan kebenaran dengan tegas, namun beliau tidak pernah memutus silaturahmi. Bahkan kepada orang yang memusuhinya, beliau tetap menunjukkan akhlak yang mulia.
Ya Allah, karuniakan kepada kami hikmah dalam menyampaikan kebenaran, kelembutan dalam berdakwah, dan kemampuan menjaga silaturahmi tanpa mengorbankan ajaran-Mu.
