Header Ads

  • Breaking News

    Dibuka Bunda Paud Nedia Fitri, Ratusan Operator PAUD se Kab Sijunjung Ikuti Sosialisasi


    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) - Sebanyak 354 Orang operator lembaga Pendidikam Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Sijunjung mengikuti Sosialisasi tentang data Dapodik, Sulingjar, Revitalisasi, Rapor Pendidikan, dan Anak tidak Sekolah yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung, Selasa 21 Juli 2026.

    Sosialisasi ini dibuka langsung Bunda PAUD Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Puji Basuki, SP, MMa beserta Kabid PAUD dan Pnf, Delvianti Basri, SE, M. Pd beserta jajaran.

    Sementara itu, pemateri pada kegiatan tersebut diantaranya, Amrul, S.Pd ( Penilik ) Mayang Sari, S,Pd ( Pengawas ) Neldawati,M,Pd ( Pengawas ) Kasi Kurikulum dan Penilaian, Trivami Handayani, S,Pd , Kasi Sarana Prasarana, Arif Febrianto,STr IP dan Widya Prada Bid Pembinaan PAUD dan PNF, Neng Azmi, M, Kom.

    Dalam sambutannya, Bunda PAUD Nedia Fitri menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sangat bersemangat mengikuti sosialisasi tersebut. Ia berharap seluruh peserta agar serius mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber agar nantinya tidak ragu dalam mendata para siswa.

    "Kami berharap agar Pemutakhiran data satuan PAUD, pendidik, dan peserta didik secara akurat dan tepat waktu sebagai basis acuan program nasional. Kami juga menghimbau agar kita semua dapat mendukung penuh Sulingjar (Survei Lingkungan Belajar) yaitu Pengisian survei yang berlangsung dari 20 Juli hingga 17 Agustus 2026 secara mandiri melalui laman resmi Survei Lingkungan Belajar PAUD, " Ujarnya.

    Nedia fitri juga berharap operator dan tenaga pendidik paud agar dapat meningkatkan fasilitas dan mutu kelembagaan melalui intervensi program nasional. Serta Pendataan dan penanganan anak usia prasekolah agar mendapatkan hak akses layanan pendidikan yang layak.

    Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Puji Basuki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sangat antusias mengikiti sosialisasi tersebut.

    "Dengan semangat ibuk ibuk hari ini, kedepan tentu akan kita lanjutkan kembali kegiatan sosialisasi ini agar apa yang kita sampaikan bisa selesai dengan tuntas dan dimengerti oleh operator semua, " harapnya.

    Kabid PAUD dan PNF, Delvianti Basri mengatakan, saat ini Kementrian tengah jor joran meluncurkan dana untuk lembaga PAUD se Indonesia.

    "Saat ini IFP ( Interaktif Flat Fanel ) alias tv besar yang sudah sampai dilembaga masing- masing merupakan alat pembelajaran yang sangat di butuhkan bagi lembaga. Alat tersebut langsung diberikan oleh Kementrian ke lembaga dan dapat digambarkan," ujarnya.

    Di Sijunjung sendiri lanjut Delvianti Basri, tinggal 100 lembaga lagi yang belum memiliki IFP tersebut. (Andri)

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad