• Breaking News

    Kekeringan, TRC Semen Padang Distribusikan 27 Ribu Liter Air Bersih

    PADANG - Musim kemarau yang mulai melanda Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat sejak dua
    Minggu terakhir, membuat sejumlah daerah di ibukota provinsi itu mengalami kekeringan. Ada delapan daerah yang mengalami kekeringan ini. Hingga hari ini, telah 27 ribu liter air bersih didistribusikan.

    Menyikapi hal itu, PT Semen Padang melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) perusahaan langsung bergerak cepat.  Perusahaan semen tertua di Indonesia itu mengirim kan bantuan air bersih pada dua kecamatan di Kota Padang, yaitu Lubuk Begalung dan Lubuk Kilangan. Untuk di Lubuk Begalung, daerah yang terdampak kekeringan meliputi Kelurahan Kampung Jua. Sedangkan di Lubuk Kilangan ada dua yaitu Kelurahan Tarantang dan Baringin.

    "Di Tarantang dan Baringin, jumlah air bersih yang kami salurkan sebanyak 15 ribu liter. Kemudian di Kampung Jua 12 ribu liter," kata Koordinator TRC Semen Padang, Kiki Warlansyah, Jumat 9 Februari siang.

    Penyaluran air bersih itu, lanjutnya, dilakukan pada Kamis kemarin setelah TRC Semen Padang mendapat informasi dari BPBD Kota Padang, bahwa ada delapan daerah di Kota Padang mengalami kekeringan.

    Delapan daerah itu, yakni Kelurahan Batung Taba Ampalu, Pengambiran, Kampung Baru, Bukit Gado-gado, Batang Arau, Baringin, Tarantang dan Kelurahan Kampung Jua.

    "Nah, setelah kami berkoordinasi dengan BPBD, kami putuskan untuk mendistribusikan air bersih ke daerah Kampung Jua, Baringin dan Tarantang. Jumlah anggota yang kami turunkan 14 orang," ujarnya.

    Kiki menyebut jika dalam dua hari ke depan daerah-daerah tersebut masih mengalami kekeringan, maka pihaknya akan kembali menyalurkan air bersih. Namun ia berharap, agar Hujan segera mengguyur Kota Padang, sehingga daerah terdampak kemarau bisa dialiri air.

    Ketua Forum Nagari Kelurahan Baringin, Riki Gusmaidi, berterimakasih atas bantuan distribusi air bersih dari TRC Semen Padang, karena pendistribusian air tersebut meringankan beban masyarakat Baringin, termasuk Tarantang dan Kampung Jua.

    Namun, ia berharap agar Pemko Padang melek terhadap persoalan kekeringan ini dengan memperbaiki saluran irigasi ke Baringin, dan Tarantang yang jebol akibat meluapnya Sungai Baringin pada Maret 2017 lalu.

    "Kondisi ini diperparah dengan musim kemarau yang mulai melanda Kota Padang. Untuk itu, kami berharap agar Pemko Padang segera memperbaiki saluran irigasi yang rusak. Jika tidak, maka akan seterusnya masyarakat mengalami kekeringin," harap Riki. (*)

    Tidak ada komentar

    Masukan dan informasinya sangat penting bagi pengembangan situs kita ini...