window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-2BWP9LK8PX'); Dari Ruang Kuliah ke Tengah Masyarakat, Mahasiswa KPJ Healthcare University Belajar dari Padang - Sumbarkini

Header Ads

  • Breaking News

    Dari Ruang Kuliah ke Tengah Masyarakat, Mahasiswa KPJ Healthcare University Belajar dari Padang



    PADANG (SUMBARKINI.COM) — Pembelajaran tidak selalu berlangsung di dalam ruang kuliah. Ada pengetahuan yang tumbuh ketika seseorang bertemu langsung dengan masyarakat, mendengar pengalaman mereka, memahami kebiasaan setempat, dan melihat bagaimana sebuah komunitas bergerak bersama.

    Semangat itulah yang terasa dalam program keterlibatan masyarakat delegasi KPJ Healthcare University Malaysia bersama Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Jumat (11/9/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara dunia pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan kehidupan sosial. Para mahasiswa KPJ Healthcare University tidak hanya memperoleh pengalaman di luar lingkungan akademik, tetapi juga berkesempatan mengenal secara lebih dekat praktik pemberdayaan keluarga dan masyarakat di Kota Padang.

    Ketua TP PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai penting karena PKK bersentuhan langsung dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat.

    “PKK mempunyai peran yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pemberdayaan perempuan dan anak, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan keluarga,” ujarnya.

    Dalam pertemuan itu, TP PKK Kota Padang memaparkan 10 Program Pokok PKK, sementara DWP memperkenalkan peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga.

    Pertemuan tidak ditempatkan semata sebagai kegiatan berbagi pengetahuan satu arah. Sebaliknya, kedua pihak didorong untuk saling belajar melalui pengalaman masing-masing.

    Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut membuka kesempatan untuk melihat bagaimana konsep yang diperoleh secara akademik dapat beririsan dengan kehidupan masyarakat. Sementara bagi tuan rumah, kedatangan delegasi menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai praktik pemberdayaan sekaligus kekayaan sosial dan budaya Kota Padang.

    Dian berharap para mahasiswa tidak hanya mengenal Padang dari sisi akademik dan kegiatan pengabdian masyarakat.

    Ia juga mengajak para delegasi melihat kehidupan masyarakat secara lebih dekat, termasuk mengenal kuliner dan adat budaya Minangkabau.

    “Jangan hanya mengenal Kota Padang melalui kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat, tetapi juga kenali masyarakatnya, kuliner terutama, dan adat budaya Minangkabau,” katanya.

    Dengan nada hangat, Dian bahkan mengingatkan para delegasi agar tidak meninggalkan Padang sebelum mencicipi rendang khas daerah tersebut.

    Di sisi lain, Executive and Programme Advisor Department Student Affairs KPJ Healthcare University, Nur Aryanni Binti Abdul Manaf, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa di luar ruang kuliah.

    Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman yang berbeda dari proses pembelajaran akademik.

    “Kegiatan ini untuk memberikan mahasiswa pengalaman dan pembelajaran di luar ruangan kuliah, serta berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan masyarakat sekitar,” ujarnya.

    Lebih jauh, kegiatan itu diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar dan bekerja sama sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

    Harapan tersebut menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat dapat menjadi jembatan yang menghubungkan dua lingkungan pendidikan sekaligus mempertemukan pengalaman sosial dari dua negara bertetangga.

    Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumbar, Darmawi, turut melihat pertemuan ini sebagai kesempatan bagi delegasi Malaysia untuk mengenal lebih jauh potensi Sumatera Barat.

    Menurutnya, Padang memiliki modal pengalaman yang kuat melalui kuliner, keindahan alam, dan kekayaan budaya.

    “Kota Padang sudah populer dari dahulunya. Kuliner, keindahan alam, dan kekayaan budaya akan memberikan pengalaman terbaik bagi para delegasi dari Malaysia ini,” katanya.

    Lebih dari sekadar sebuah agenda kunjungan, program tersebut memperlihatkan bagaimana pembelajaran dapat berkembang ketika kampus membuka ruang interaksi dengan masyarakat.

    Ada ilmu yang dibagikan. Ada pengalaman yang dipertukarkan. Ada pula budaya yang diperkenalkan.

    Di tengah hubungan Indonesia-Malaysia yang memiliki kedekatan sejarah dan budaya, perjumpaan seperti ini memberi ruang bagi generasi muda untuk membangun pemahaman melalui pengalaman langsung.

    Karena itu, harapan TP PKK Kota Padang agar pertemuan tersebut menjadi awal hubungan yang lebih berkelanjutan antara KPJ Healthcare University dan Kota Padang menjadi bagian penting dari kegiatan ini.

    Ke depan, hubungan tersebut berpeluang berkembang melalui kerja sama maupun pertukaran pengalaman di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

    Pada akhirnya, pengalaman terbaik dari sebuah kunjungan bukan hanya tentang tempat yang didatangi. 
    Ia juga tentang orang-orang yang ditemui, pengetahuan yang dipertukarkan, budaya yang dipahami, dan hubungan baik yang dibawa pulang. (elsi)

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad