Amal Salih adalah Jalan Keluar
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
Rasulullah ï·º menceritakan kisah tiga orang yang terkurung di dalam sebuah gua. Sebuah batu besar menutup pintu gua sehingga mereka tidak dapat keluar. Dalam keadaan terjepit itu, mereka tidak mengandalkan kekuatan diri, tetapi memohon pertolongan Allah dengan menyebut amal-amal terbaik yang pernah mereka lakukan dengan ikhlas.
Seorang di antara mereka bertawassul dengan baktinya kepada kedua orang tua. Yang kedua bertawassul karena meninggalkan zina padahal ia sangat mampu melakukannya. Yang ketiga bertawassul dengan amanahnya menjaga hak seorang pekerja hingga berkembang menjadi harta yang banyak.
Setiap kali mereka berdoa dengan amal shalih tersebut, batu penutup gua bergeser sedikit demi sedikit hingga akhirnya mereka dapat keluar dengan selamat.
Kisah ini mengajarkan bahwa amal shalih bukan hanya menjadi tabungan akhirat, tetapi juga dapat menjadi sebab datangnya pertolongan Allah di dunia. Berbakti kepada orang tua, menjaga diri dari maksiat, berlaku jujur, dan menunaikan amanah adalah amalan yang sangat dicintai Allah.
Karena itu, jangan remehkan amal kebaikan sekecil apa pun. Bisa jadi suatu hari ketika kita menghadapi kesulitan, sakit, musibah, atau persoalan hidup yang berat, Allah menolong kita karena amal yang pernah kita lakukan dengan ikhlas.
Jika anak sakit, usaha sulit, atau hidup terasa sempit, berdoalah kepada Allah sambil mengingat amal-amal terbaik yang pernah kita lakukan karena-Nya. Semoga amal tersebut menjadi sebab turunnya rahmat dan pertolongan Allah.
Ya Allah, terimalah amal-amal kami, jadikan ia pemberat timbangan kebaikan kami, dan jadikan ia sebab datangnya pertolongan, keberkahan, serta jalan keluar dalam setiap urusan hidup kami.
