Header Ads

  • Breaking News

    Kanwil Kemenhaj Berikan Penghargaan Kepada Petugas Kloter 01


     

    PADANG (SUMBARKINI.COM) - Kepulangan jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Padang berlangsung lancar dan aman. Jemaah juga mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan petugas, mulai dari tanah air, di tanah suci dan kembali pulang ke Ranah Minang.

    Fakta ini mendapat respon positif dari Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki. Petugas kloter, ketua regu (Karu), dan ketua rombongan (Karom) menerima penghargaan atas dedikasi mereka mendampingi jemaah selama menjalankan ibadah haji.

    Di sela-sela penyambutan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan kloter perdana Debarkasi Padang tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

    Menurut Rifki, keberhasilan penyelenggaraan haji hingga fase kepulangan tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak yang terlibat. Mulai dari petugas kloter, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, hingga berbagai instansi pendukung bekerja bersama memastikan jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan aman dan nyaman.

    “Alhamdulillah proses pemulangan Kloter 1 berjalan lancar. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji,” kata Rifki.

    Selain menyambut kepulangan jemaah, panitia juga memberikan penghargaan kepada petugas kloter, Karu, dan Karom yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dalam melayani jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

    Menurut Rifki, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi petugas yang mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air. Di balik kelancaran pelaksanaan ibadah haji, para petugas menjalankan tugas yang tidak ringan.

    "Selama di Tanah Suci, mereka tidak hanya memastikan administrasi dan layanan ibadah berjalan baik, tetapi juga mendampingi jemaah yang sakit, membantu jemaah lanjut usia, hingga memberikan pelayanan selama 24 jam," kata Rifki.

    Diakui Rifki, dengan empat petugas kloter didukung dua Petugas Haji Daerah (PHD) dan satu petugas KBIHU, tanggung jawab mereka mendampingi 390 jemaah ini bukan hal yang mudah.

    "Dalam banyak situasi, petugas menjadi tempat bertanya, tempat mengadu, sekaligus tangan yang membantu jemaah saat membutuhkan pertolongan," sebut Rifki.

    Oleh karena itu lanjut Rifki, penghargaan yang diberikan bukan sekadar simbol seremonial. Ini bentuk penghormatan atas pengabdian para petugas yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan kenyamanan pribadi demi memastikan jemaah dapat menunaikan ibadah dengan aman dan lancar.

    “Penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih kami kepada para petugas. Mereka bekerja tanpa mengenal waktu, mendampingi jemaah siang dan malam. Bahkan dalam banyak kesempatan mereka mendahulukan kepentingan jemaah daripada kepentingan pribadi,” kata Rifki. (*)


    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad