Header Ads

  • Breaking News

    Kloter 13 Berangkat ke Jeddah, Jemaah Diminta Jaga Stamina untuk Armuzna

    PADANG (Sumbarkini.com) - Kloter 13 Embarkasi Padang berangkat menuju Jeddah, Jumat (8/5/2026). Kloter ini dilepas Kepala Kanwil Kemenhaj, M. Rifki, bersama Kabiro Kesra Edi Dharma, Sekretaris Daerah Afrizon bersama Kakan Kemenhaj, Dafrizon, Kepala BKK, pimpinan Garuda, Otban, Gapura dan Tim Teknis penerbangan

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengingatkan jemaah agar tidak menguras tenaga sebelum puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

    “Sekarang Makkah mulai sangat padat. Jemaah dari Madinah juga sudah bergerak menuju Makkah. Saya minta jemaah kita benar-benar menjaga stamina,” ujar Rifki saat melepas Kloter 13 di Bandara Minangkabau.

    Menurutnya, banyak jemaah yang terlalu memforsir tenaga untuk ibadah sunnah setibanya di Tanah Suci, padahal fase terberat ibadah haji justru berada di Armuzna. “Puncak haji itu di Armuzna. Di situlah energi, fisik, dan mental benar-benar diuji. Jangan sampai sebelum wukuf tenaga sudah habis,” katanya.

    Rifki meminta jemaah, khususnya lansia dan risiko tinggi, mengurangi aktivitas yang tidak terlalu penting dan memperbanyak istirahat agar kondisi tubuh tetap stabil. Rifki menyarankan untuk mengutamakan ibadah wajib, jaga pola makan, cukup minum, dan jangan memaksakan diri. 

    "Menjaga kesehatan juga bagian dari ikhtiar ibadah,” ujarnya.

    Selain mengingatkan soal stamina, Rifki juga meminta Jemaah muda lebih peduli terhadap jemaah lansia dan pengguna kursi roda selama berada di Tanah Suci. “Di sana kita satu keluarga besar. Kalau melihat jemaah lansia kesulitan, bantu. Jangan biarkan mereka berjalan sendiri,” ucapnya.

    Rifki juga menyebutkan, berangkat dengan Pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 nomor penerbangan GIA 3513, lepas landas dari BIM pukul 06.50 WIB atau 20 menit lebih cepat dari jadwal semula pukul 07.10 WIB. Kloter ini membawa 392 jemaah dan petugas dengan satu kursi kosong (open seat) setelah satu jemaah asal Tanah Datar atas nama Desma Herman Saer (63) dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang karena kondisi kesehatan yang tidak laik terbang.

    "Rombongan ini berasal dari Kabupaten Tanah Datar sebanyak 201 orang, Kota Payakumbuh 162 orang, serta Kota Padang 24 orang," sebut Rifki.

    Jemaah tertua pada kloter ini Alizar Darun Jamak (83 tahun) asal Tanah Datar, sementara jemaah termuda adalah Fakhry Ahmad Mahendra (18 tahun) asal Kota Payakumbuh.

    Adapun petugas yang mendampingi Kloter 13, Ketua Kloter Endra Rinaldi, Pembimbing Ibadah Helmi Zuldi Idrus, dokter Irham Adhani Siregar, paramedis Dini Safitri, serta Petugas Haji Daerah Irnaldi Amir Bais dan Ozi Yuliandra. (*)

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad