Rektor : Alumni Fakultas Teknik Unand Banyak Menorehkan Jejak Membanggakan
PADANG (SUMBARKINI.COM) - Fakultas Teknik Universitas Andalas (FTUA) rayakan Dies Natalis ke-41 bertempat di Convention Hall Kampus Limau Manis, Padang, Selasa (19/5). Peringatan tahun ini mengangkat tema “Akselerasi Fakultas Teknik yang Unggul, Adaptif, dan Berdampak bagi Daya Saing Nasional.
Segenap civitas akademika menjadikan momentum ini sebagai ajang refleksi perjalanan sekaligus penegasan arah pengembangan Fakultas Teknik yang unggul, adaptif, dan berdampak, sebagai respons atas perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat.
Rektor UNAND Efa Yonnedi, SE, MPPM, Akt, CA, CRGP, Ph.D., menekankan pada kontribusi besar sumber daya manusia Fakultas Teknik terhadap perkembangan Universitas Andalas selama ini. Menurutnya, banyak alumni Fakultas Teknik yang telah menorehkan jejak membanggakan di tingkat nasional, tidak hanya sebagai pelaku di level menengah, tetapi juga sebagai pengambil keputusan strategis di berbagai sektor penting.
“Alumni Fakultas Teknik telah menjadi CEO dan pemimpin yang mempengaruhi sektor energi, keuangan, infrastruktur, dan berbagai sektor strategis lainnya di Indonesia,” ujarnya.
Rektor juga mengungkapkan adanya peluang besar bagi Universitas Andalas untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur strategis di Sumatera Barat, termasuk pembangunan jalan tol dan terowongan.
Ia menyebut telah terjadi pertemuan dengan berbagai pihak strategis, termasuk COO Danantara dan Kepala BP BUMN, guna mendorong keterlibatan UNAND dalam masterplan pembangunan Sumatera Barat.
Sebagai langkah konkret, Rektor menggagas pembentukan pusat studi yang fokus pada kajian terowongan dan struktur kompleks bawah tanah melalui kolaborasi antara UNAND, Hutama Karya, Kementerian PUPR, dan Pemerintah Daerah Sumatera Barat.
“Ini peluang besar bagi Fakultas Teknik. Kita bisa menghadirkan pusat studi terowongan dan struktur kompleks yang tidak hanya mendukung pembangunan, tetapi juga menghasilkan riset, publikasi, hingga peluang magang dan studi lanjut berbasis riset,” jelasnya.
Dekan Fakultas Teknik UNAND, Prof. Dr. H.Is Prima Nanda , MT, IPU, ASEAN. Eng, dengan pencapaian saat ini, dia mengajak seluruh civitas akademika untuk mempercepat langkah, memperkuat kemitraan, memperbanyak riset kolaboratif, serta menyiapkan lulusan yang semakin unggul, adaptif, berdampak bagi daya saing nasional bahkan menciptakan lapangan pekerjaan. Karena itulah tema Dies Natalis ke-41 dipilih sedemikian sebagai respons atas perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat.
Menurutnya, saat ini dunia industri masih berakar pada era industri 4.0, sementara masyarakat telah bergerak menuju society 5.0. Kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi untuk mampu beradaptasi dan menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga kreatif dan inovatif dalam menciptakan solusi nyata.
“Transisi energi menuntut insinyur yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan solusi konkret bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua Umum DPP Keluarga Alumni Teknik Universitas Andalas (KATUA), Ir. Yosviandri, MM mempertegas bahwa capaian di usia 41 tahun Fakultas Teknik merupakan dampak nyata yang telah diberikan kepada masyarakat dan bangsa. Menurutnya, benih yang ditanam sejak puluhan tahun lalu kini telah tumbuh dan melahirkan generasi baru yang berkontribusi di berbagai sektor strategis.
“Ini bukan lagi soal potensi, tetapi tentang rekam jejak nyata. Alumni FT UNAND hari ini sudah berada di berbagai sektor, mulai dari BUMN, pemerintahan, perbankan hingga industri strategis lainnya. Kita tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi melahirkan para pengambil keputusan,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Direktur Supply Chain SIG.
Yosviandri mengingatkan tantangan dunia industri saat ini telah berubah. Dunia kerja, katanya, tidak hanya membutuhkan individu yang pintar, tetapi juga cepat, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, sektor konstruksi harus bergerak lebih efisien dan berkelanjutan, sementara teknologi harus hadir sebagai solusi nyata, bukan sekadar wacana.
Yosviandri juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara kampus, alumni, dunia usaha, dan pemerintah. KATUA, katanya, siap menjadi jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan industri guna membuka akses, mempercepat peluang, serta mendorong kolaborasi yang konkret. “Karena masa depan tidak dimenangkan oleh mereka yang paling besar, tetapi oleh mereka yang paling terhubung dan adaptif,” katanya.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-41 FT UNAND, Ir. Insannul Kamil, M.Eng, Ph.D, IPU, ASEAN Eng, mengatakan, rangkaian kegiatan dimulai dengan perkuatan internal. Ini dimaksudkan agar menghasilkan komunikasi yang bagus di tata kelola dan ditutup dengan jalan sehat bersama yang dilaksanakan Minggu (17/5), yang dihadiri civitas akademika dan alumni.
Dies Natalis juga dimeriahkan dengan kegiatan expo mahsiswa. Pada expo prestasi yang diraih oleh mahasiswa FT baik yang diperoleh di ruang kelas, laboratorium dan organisasi kemahasiswaan merreka ramu sedemikian rupa. Juga prestasi saat mereka mengikuti iven dan medapatkan penghargaan maupun jadi juara.
Diungkapkan pria yang akrab dipanggil Nanuk ini, "Expo menjadi hak publik untuk mengetahui apa yang dihasilkan oleh mahasiswa FT."
Dilaporkannya, puncak Dies Natalis ini yaitu Rapat Pimpinan Terbuka dengan mengangkat tema “Akselerasi Fakultas Teknik yang Unggul, Adaptif, dan Berdampak bagi Daya Saing Nasional”.
“Persoalan kontribusi FT terhadap daya saing itu memang harus digerakkan dengan mesin penggerak yang kita sebut Unggul dimana komitmen terhadap kualitas, kemudian adaktif merespon dengan cepat dinamika perubahan dan peningkatan ekskalasi yang sedang terjadi hari ini serta memberikan dampak kepada masyarakat,” ujar Ketua Umum LPJK RI tersebut.
Pada peringatan Dies Natalis ke-41 tersebut juga digelar orasi ilmiah yang menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Feri Afrinaldi (akademisi) dan Dr. Ir. Ajrun Karim (praktisi) yang merupakan General Manager PLN UID Sumbar. Pada kesempatan itu juga dilakukan pemberian penghargaan kepada dosen, Tendik, dan mahasiswa berprestasi. (nelvi/elsi)
