Bersyukur di Tempat Kita Barada
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
Allah berfirman:
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا
“Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.”
(QS. An-Nahl: 18)
Menjelang Isya, ada sebuah taman yang menyimpan banyak pelajaran.
Kolam bercahaya, ikan-ikan berenang, sementara seekor katak tampak tenang di tempatnya.
Di sekelilingnya, tanaman tumbuh beraneka rupa. Ada pohon rimbun, ada pula daun yang berguguran.
Begitulah kehidupan. Setiap makhluk memiliki tempat, rezeki, dan perjalanan yang Allah tetapkan.
Katak tak perlu menjadi ikan. Pohon pun tak selamanya berdaun.
Belajarlah bersyukur dengan keadaan kita, tanpa iri melihat kehidupan orang lain.
Malam semakin gelap, waktu Isya pun tiba.
Nikmatilah keindahan ciptaan Allah, tetapi jangan sampai melupakan Allah sebagai Penciptanya.
Ya Allah, jadikan kami hamba yang pandai bersyukur, ridha dengan ketetapan-Mu, dan selalu mengingat-Mu. Āmīn.
