Header Ads

  • Breaking News

    Data Perlinsos Koto Tangah Terus Diperbarui, 17.221 KK Terdaftar untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran


    PADANG (SUMBARKINI.COM) – Pemerintah Kecamatan Koto Tangah terus memperkuat akurasi data penerima bantuan sosial melalui optimalisasi pendataan dan verifikasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Langkah ini dilakukan agar setiap bantuan yang disalurkan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak secara adil, transparan, dan tepat sasaran.

    Hingga saat ini, dari 13 kelurahan yang berada di Kecamatan Koto Tangah, tercatat sebanyak 17.221 Kepala Keluarga (KK) telah masuk dalam sistem pendataan Perlinsos. Proses tersebut didukung oleh 294 agen aktif yang membantu masyarakat dalam melakukan pendaftaran, pembaruan, serta verifikasi data.

    Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edwar, mengatakan bahwa validitas data menjadi faktor utama dalam menentukan kelayakan penerima bantuan. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar informasi yang tercatat selalu sesuai dengan kondisi sebenarnya.

    "Bantuan sosial hanya akan efektif apabila data penerimanya akurat. Oleh sebab itu kami mengajak masyarakat untuk aktif melakukan pengecekan maupun pembaruan data melalui mekanisme resmi yang telah disediakan pemerintah," ujarnya.

    Berdasarkan data terbaru, pada kategori Program Keluarga Harapan (PKH) terdapat 15.233 KK yang terdaftar. Dari jumlah tersebut, 3.786 KK berpotensi layak menerima bantuan, 11.417 KK dinyatakan tidak layak, sementara 30 KK masih dalam proses verifikasi.

    Sementara itu, pada kategori Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tercatat 16.847 KK. Sebanyak 9.453 KK berpotensi layak, 7.362 KK tidak layak, dan 32 KK masih menjalani proses verifikasi.

    Program Perlindungan Sosial sendiri diperuntukkan bagi keluarga maupun individu yang tergolong prasejahtera, rentan miskin, atau terdampak kondisi sosial ekonomi tertentu, dengan mengacu pada kriteria yang ditetapkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    Pemerintah Kota Padang juga mengimbau masyarakat agar secara berkala memantau status kepesertaan bantuan melalui kanal resmi Kementerian Sosial maupun papan informasi yang tersedia di kantor kelurahan masing-masing. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan kesalahan data sekaligus meningkatkan transparansi dalam penyaluran bantuan.

    Wahyudi menegaskan bahwa keberhasilan program perlindungan sosial tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga validitas data.

    "Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan sosial dan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak, kami mengimbau masyarakat untuk proaktif melakukan pengecekan dan pendaftaran data diri melalui mekanisme resmi yang telah disediakan oleh pemerintah."

    Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mengawal program tersebut agar manfaat bantuan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

    "Mari bersama-sama kita wujudkan penyaluran bantuan sosial yang adil, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan."

    Melalui pembaruan data yang berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Koto Tangah berharap seluruh program bantuan sosial dapat disalurkan secara lebih efektif, akuntabel, dan mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat yang memang memenuhi persyaratan. (zul)

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad