Kenapa Sumbar Sulit Maju? ASANTARA Hadirkan Irman Gusman dalam Dialog Publik
PADANG (SUMBARKINI.COM) — Pertanyaan tentang masa depan Sumatera Barat kembali mengemuka. Di tengah potensi daerah yang besar, kekayaan sumber daya alam, budaya, serta kualitas sumber daya manusia yang dikenal luas, Sumatera Barat masih menghadapi berbagai tantangan dalam mendorong percepatan pembangunan.
Lantas, kenapa Sumbar sulit maju? Pertanyaan tersebut akan menjadi tema utama dalam Dialog ASANTARA yang digelar Dewan Pimpinan Nasional (DPN) ASANTARA (Asosiasi Media Online Nusantara), Kamis (23/7/2026).
Dialog publik tersebut menghadirkan Anggota DPD RI, Irman Gusman, sebagai narasumber utama. Mengangkat tema “Kenapa Sumbar Sulit Maju?”, forum ini diharapkan menjadi ruang terbuka untuk membedah berbagai persoalan pembangunan Sumatera Barat.
Ketua Umum DPN ASANTARA, Drs. H. Marlis, MM, C.Med, mengatakan dialog tersebut digelar sebagai ruang diskusi yang terbuka, independen, dan konstruktif. Menurutnya, tema yang diangkat bukan dimaksudkan untuk menyudutkan pihak tertentu.
Sebaliknya, pertanyaan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk melakukan evaluasi bersama terhadap berbagai persoalan yang selama ini menghambat percepatan pembangunan Sumatera Barat.
“ASANTARA ingin menghadirkan diskusi yang berbasis data, gagasan, dan solusi. Pertanyaan ‘Kenapa Sumbar Sulit Maju?’ bukan untuk menyalahkan siapa pun, melainkan menjadi momentum melakukan evaluasi bersama agar Sumatera Barat mampu bergerak lebih cepat, lebih kompetitif, dan lebih sejahtera,” ujar Marlis.
Menurut Marlis, pembangunan daerah membutuhkan keberanian untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis. Sebab, tanpa evaluasi yang jujur, berbagai persoalan yang sama berpotensi terus berulang.
Dialog ini juga diharapkan dapat mempertemukan berbagai elemen yang memiliki kepedulian terhadap masa depan Sumatera Barat. Mulai dari tokoh nasional, media, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum diharapkan dapat berkontribusi dalam pertukaran gagasan.
Mencari Jalan Keluar untuk Sumbar
DPN ASANTARA berharap dialog tersebut tidak berhenti pada perdebatan mengenai persoalan pembangunan. Lebih jauh, forum ini diharapkan mampu melahirkan gagasan strategis dan rekomendasi yang dapat menjadi kontribusi bagi percepatan pembangunan daerah.
Sebab, Sumatera Barat memiliki banyak modal untuk tumbuh. Namun, modal tersebut perlu didukung oleh kebijakan yang tepat, keberanian melakukan terobosan, tata kelola yang efektif, investasi yang produktif, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.
Pada akhirnya, pertanyaan “Kenapa Sumbar Sulit Maju?” bukan sekadar tema sebuah dialog. Pertanyaan itu merupakan refleksi yang perlu dijawab bersama. Bukan hanya dari satu sudut pandang, dialog tersebut akan mengulas tantangan daerah dari berbagai perspektif, mulai dari kebijakan, investasi, tata kelola pemerintahan, kualitas sumber daya manusia, hingga kepemimpinan daerah. (*/Galuh)
